/
Mendakwahkan Laa Ilaha Illallah (Kitab Tauhid)| Ustadz Muhammad Rezki Hr, ST, M.Eng., Ph.D
Kitab Tauhid - Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-4 dalam seri Kitab Tauhid yang membahas tentang mendakwahkan laa ilaha illallah (kitab tauhid)| ustadz muhammad rezki hr, st, m.eng., ph.d. Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
bapak-bapak ibu-ibu ikhwan akhwat para jemah dan para pemirsa di manapun anda
berada rahimani waahimakumullahu Alhamdulillah kita
tidak bosannya Bersyukur kepada allah subhanahu wa taala atas berbagai nikmat yang Allah berikan kepada kita yangah
satu nikmatnya hari ini Allah berikan kita kesan untuk bisa bertemu di masjid
ini dalam rangka kita melanjutkan pelajaran kita mempelajari kitabut tauhid karya Syekh Muhammad at-tamimi
rahimahullahu taala langsung saja kita akan lanjutkan pelajaran kita pada malam hari ini bagi
Bapak Ibu ikhwan akhwat yang memegang bukunya silakan dibuka di halaman
25 kita akan lanjutkan bab berikutnya bab yang baru yaitu bab mendakwahkan
syahadat Lailahaillallah di halaman 25 kita baca terlebih dahulu judul bab
lengkapnya dan juga ayat pertama yang dibawakan oleh penulis di dalam bab ini
silakan bab mendakwahkan syahadat Lailahaillallah dan FirmanNya Katakanlah
inilah jalan Agamaku bersama orang-orang yang mengikuti yaitu aku berdakwah kepada Allah dengan
hujah yang nyata maha suci Allah dan aku tidak termasuk orang-orang yang musrik
Surat Yusuf ayat 108
baik, baik Inilah dia BAB berikutnya yang
dibawakan oleh penulis dalam Kitab Tauhid. di antara pembahasan yang berkaitan dengan tauhid yaitu
mendakwahkan syahadat laahaillallah. bahas
Arabnya bab mendakwahkan syahadat bahwasanya tidak ada Ilah yang berhak
disembah kecuali Allah maka kita bahas terlebih dahulu terkait bab ini terkait judul babnya
Yang pertama apa definisi dari dakwah dakwah secara bahasa adalah
menyeru atau mengajak secara bahasa maknanya adalah
menyeru atau mengajak dikatakan berdakwah yaitu
ketika seseorang dia mengajak orang lainnya kepada agama
Islam ketika dia mengajak orang lainnya kepada Allah subhanahu wa
taala maka perlu kita ketahui terkait dakwah terlebih dahulu sebelum kita
membahas dakwah Lailahaillallah bahwasanya dakwah adalah di antara ibadah yang paling utama di
dalam agama kita kita tahu Allah subhanahu wa taala
menciptakan berm manusia di antara miliaran manusia yang
diciptakan oleh Allah subhanahu wa taala yang paling utama di antara mereka
adalah para rasul ya
Para Rasul adalah manusia-manusia pilihan yang paling
utama manusia-manusia paling utama adalah para rasul dan kalau kita tanya apa tugas
para rasul. Apa tugas utamanya para rasul? Kenapa mereka diangkat oleh Allah subhanahu wa taala menjadi rasul? maka tidak lain jawabannya adalah tugas utama
mereka adalah menyampaikan dakwah, sehingga dakwah adalah amalan yang Allah
pilihkan untuk manusia-manusia pilihan yaitu para rasul ini tugas utama para
rasul. sehingga ini menunjukkan keutamaan
dakwah dan juga tentunya keutamaan ini juga bisa didapatkan oleh orang-orang yang ikuti jalannya para rasul ya.
sehingga nanti kita bahas tugas dakwah itu tidak hanya tugasnya para rasul Namun kita semua juga memiliki beban
untuk berdakwah dalam berbagai bentuknya nanti akan kita bahas terkait hal tersebut
sehingga ini yang pertama menunjukkan keutamaan dakwah bahwasanya dakwah adalah amalan para Manusia pilihan yang
kedua perlu kita ketahui Bapak Ibu sekalian ikhwan akhwat rahim warahimakumullahu Jamian di dalam agama
kita ada yang namanya ibadah jihad ada yang namanya jihad dan jihad itu ada dua pak, ada
jihad dengan pedang, lalu yang kedua ada jihad dengan
lisan dan Bayan. dengan penjelasan maka perlu diketahui di
antara dua jenis jihad ini jihad yang lebih utama yang merupakan tujuan utama adalah jihad dengan
lisan yaitu dakwah, Adapun jihad dengan pedang
menurut para ulama menurut Sebagian ulama jihad dengan pedang itu hanyalah sarana Pak. jihad dengan pedang itu hanya
sarana kalau kita bisa mampu kalau kita mampu untuk menyampaikan jihad dengan lisan kalau kita mampu untuk
menyampaikan dakwah tidak ada orang yang menghalangi kita untuk menyampaikan dakwah maka tidak ada kewajiban untuk
jihad dengan pedang. jihad dengan pedang itu hanya sarana bukan tujuan, tujuannya
adalah berjihad dengan lisan yaitu berdakwah
sehingga ini menunjukkan keutamaan jihad dengan lisan yaitu berdakwah dan Jihad jenis kedua inilah
yang Allah sebut dalam surah al-furqan dengan jihadan Kabir jihad yang besar
jihad yang sesungguhnya sehingga sekali lagi ini di
antara hal yang menunjukkan tentang keutamaan dakwah nah lalu di
sini penulis membawakan judul yaitu berdakwah tentang syahadat
Lailahaillallah apa konteksnya Apa hubungannya Kenapa
kok tiba-tiba penulis melompat ke pembahasan mendakwahkan
Lailahaillallah setelah di bab-bab sebelumnya kita sudah membahas tentang definisi tauhid keutamaan tauhid lalu
yang terakhir kita bahas tentang bahayanya Syirik sekarang baru kita membahas tentang mendakwahkan tauhid
sehingga jawabannya hubungannya dengan bab-bab sebelumnya bahwasanya tauhid
seseorang itu belum sempurna kalau dia belum mengajak
orang-orang di sekitarnya untuk juga mentauhidkan Allah subhanahu wa taala
kalau dia belum berdakwah belum mendakwahkan Lailahaillallah kepada orang-orang di
sekitarnya maka tauhidnya itu belum sempurna namun jangan Bapak Ibu
bayangkan yang namanya dakwah itu hanya berbicara di meja di mimbar-mimbar tidak
dakwah itu banyak bentuknya dan semua kita wajib untuk
berdakwah termasuk dalam mendakwahkan Lailahaillallah sesuai dengan kadar kemampuan
kita
di antara bentuk dakwah tadi sudah kita sampaikan definisi dakwah itu intinya mengajak orang lain Pak! mengajak
orang lain sehingga definisi dakwah adalah dakwah Lailahaillallah dakwah tauhid kita mengajak orang lain untuk
mentauhidkan Allah subhanahu wa taala dan bentuknya beragam ketika Bapak Ibu
sekalian mengajak orang untuk ikut hadir di pengajian tauhid seperti ini termasuk
bentuk dakwah ya aajak orang lain termasuk juga membagikan poster
pengajian di sini ada pengajian tauhid ayo kita bersama-sama ikut ini termasuk
dalam bagian dari dakwah membagikan link streaming misalnya Pak ini pengajian kita Bapak
Ibu sekalian barangkali ada yang belum tahu sekarang sudah ada siaran langsungnya Pak Jadi kalau Bapak Ibu
nanti ada halangan ingin menyimak langsung bisa Pak ya ada siaran langsung dan ada rekamannya ingin dibagikan ke
anggota keluarganya juga di rumah juga bisa maka ini juga di antara bentuk
dakwah inti dari dakwah adalah mengajak orang lain menyeru orang lain kepada
ajaran tauhid sehingga kita memiliki kewajiban untuk mendakwahkan Tauhid
Dalam berbagai bentuk nya yang bervariasi itu maka di sini yang
pertama penulis membawakan firman Allah subhanahu wa taala dalam Surah
Yusuf
Atang lengkap kalau mau lihat ayat lengkapnya ada di halaman paling belakang di cover
belakangakang Yusuf 108 baik yang artinya adalah Katakanlah
wahai Muhammad inilah jalan
agamakuersor ak Bir apa itu basirah basirah adalah di
sini diterjemahkan hujah yang nyata atau Sebagian ulama mengatakan basirah itu
adalah ilmu yang mendalam aku berdakwah kepada Allah di
atas ilmu yang mendalam maha suci Allah dan aku tidak termasuk orang-orang yang
menyekutukan Allah
maka ayat ini sangat jelas Bapak Ibu sekalian Allah subhahu wa taala memerintahkan nabi Muhammad dan juga
memerintahkan orang-orang yang mengikuti Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk berdakwah kepada Allah dan yang
didakwahkan untuk berdakwah ke jalan Allah dan yang didakwahkan adalah tauhid
sebagaimana tadi di akhir ayat kata Allah subhanahu wa taala W Minal
musyrikin kita diperintahkan untuk mengatakan dan mendakwahkan bahwasanya aku tidak termasuk dalam golongan
orang-orang yang menyekutukan Allah subhanahu wa taala artinya aku adalah dari kalangan ahlut tauhid Aku adalah
orang termasuk orang-orang yang mengesakan Allah subhanahu wa
taala sehingga hadirin dan hadirat rahimani warahimakumullahu Jamian kita
semua diperintahkan untuk mengikuti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak hanya dalam hal ibadah beliau diperintahkan
untuk mengikuti tata cara salat beliau kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Shu kamaitumuni usoli salatlah kalian
sebagaimana kalian melihat aku salat dalam hal salat diperintahkan untuk
mengikuti Nabi dalam hal Haji juga Nabi memerintahkan untuk mengikuti manasik haji beliau dan secara umum dalam
berbagai tata cara ibadah kita diperintahkan untuk mengikuti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam tata cara pelaksanaan
ibadah namun tidak terbatas di sana dalam hal dakwah pun kita juga
diperintahkan untuk mengikuti nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
apa yang Allah perintahkan bagi nabi kita Muhammad sahu wasallam dalam hal dakwah yaitu Nabi diperintahkan untuk
mendakwahkan tauhid sehingga perintah ini juga berlaku bagi kita semua dan
Sekali lagi saya sampaikan tadi bahwasanya tauhid kita belum sempurna kecuali ketika kita telah ikut
mendakwahkan tauhid tersebut sebagaimana firman Allah Subhanahu Watala
Demi Masa kata Allah subhanahu wa taala sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian semuanya rugi kecuali
sekelompok orang yang pertama syaratnya orang-orang yang tidak merugi yaitu orang-orang yang beriman yang pertama
lalu yang kedua beramal saleh setelah mereka beramal saleh yang ketiga barulah
kata Allah subhanahu wa taala mereka saling menasihati dengan kebenaran dan mereka saling menasihati dengan
kesabaran Apa itu saling menasihati dengan kebenaran saling saling menasihati dalam kesabaran itulah dia
dakwah Pak berdakwah mendakwahkan kebenaran saling menasihati kebenaran yaitu mendakwahkan
kebenaran dan sebesar-besar kebenaran sebesar-besar Alhaq adalah tauhid
sehingga ketika kita diperintahkan untuk saling menasihati dengan kebenaran yang paling pertama kita saling nasihatkan
adalah masalah tauhid.
kemudian di antara pelajaran yang kita bisa kita ambil dari ayat
tadi kita sering mendapatkan pertanyaan Pak kita tidak menutup mata bahwasanya
di dalam agama kita ada banyak aliran Ustaz
itu dakwahnya berbeda-beda warnanya berbeda-beda
afiliasinya berbeda-beda materi dakwah yang disampaikan cara dakwah yang
disampaikan pun berbeda-beda sehingga kita sering mendapatkan pertanyaan Ustaz dakwah seperti apa yang harus saya ikuti
Ustaz seperti apa yang harus saya lazimi maka di antara indikatornya Pak dalam
kita memilih dakwah dalam kita memilih pengajian dalam kita memilih Ustaz ada tiga indikator utama yang di
sampaikan di dalam ayat yang sudah kita baca tadi Apa itu indikatornya yang
pertama adalah dalam firman Allah Subhanahu Wa
taalauallah kata Allah subhanahu wa taala Katakanlah wahai Muhammad inilah jalanku bersama orang-orang yang
mengikutiku aku berdakwah ke jalan Allah berdakwah ke jalan Allah mengajak orang
untuk mendekat kepada Allah subhanahu wa taala
maka ini Pak indikator pertama dalam bapak ibu memilih saya harus ikut Ustaz siapa saya harus dengarkan pengajian Siapa yang pertama dilihat dia
itu mengajak ke jalan Allah ataukah tidak dakwah yang benar mengajak
jemaahnya. Bagaimana caranya jemah ini mendekat kepada Allah subhanahu wa taala bukan yang diajak adalah yang
penting orang ini bergabung ke kelompok saya yang penting orang ini ikut yayasan
saya ikut program Saya tidak karena sebagian orang ada demikian Pak dakwahnya itu adalah mengajak orang
bergabung ke partainya ada orang berdakwah demikian
ada menyampaikan pengajian dengan berbagai caranya di berbagai tempat gol
dari pengajiannya itu program dakwahnya itu bagaimana caranya orang bergabung ke partai dia ketika Pemilu orang nyoblos
partai dia dianggap dakwah sudah
berhasil ketika orang sudah bergabung dengan partai dia maka ini tentu dakwah
yang tidak benar dakwah yang benar yang pertama adalah dakwah tersebut mengajak
kita semua. Bagaimana caranya kita mendekat kepada Allah peribadatan kita kepada Allah subhanahu wa taala semakin
benar semakin baik ini yang pertama berdasarkan tadi firman Allah aduallah
aku berdakwah kepada Allah
lalu indikator yang kedua adalah sebagaimana tadi di akhir ayat Allah memerintahkan nabi Muhammad untuk
mengatakan aku bukanlah dari kalangan orang-orang yang menyekutukan Allah
sehingga nabi diperintahkan untuk mendakwahkan tauhid sehingga indikator yang kedua dakwah yang benar yaituakwah
yang perhatian hadap dakwah tauhid Pak dakwah yang perhatian terhadap
dakwah tauhid kalau Ustaz tersebut dia perhatian terhadap materi tauhid maka
Insyaallah Ustaz tersebut aman Pak Tapi kalau ada Ustaz yang dia
berupaya untuk menghindari mendakwahkan tauhid maka ini patut kita pertanyakan
karena memang ada Pak sebagian orang zaman sekarang itu tidak mau mendakwahkan tauhid katanya
dakwah tauhid itu dakwah yang memecah belah memecah belah umat mengganggu
tradisi dan seterusnya sebagian orang alergi dengan dakwah tauhid alergi
bahkan dengan istilah tauhid
maka ini patut kita pertanyakan di antara indikator utama dakwah yang
benar, pengajian yang benar Ustaz yang patut untuk kita ikuti adalah Ustaz yang
senantiasa dia memperhatikan dakwah tauhid tidak tidak harus selalu
berbicara tentang Tauhid tidak harus namun ini mendapatkan perhatian yang serius dari dakwah tersebut dari Ustaz
tersebut ini yang kedua lalu indikator yang ketiga dakwah yang benar Ustaz yang
benar yang patut untuk kita ikuti adalah dari firman Allah subhanahu wa taala tadi ala basirah berdakwah di atas
ilmu sehingga kalau dakwah tersebut Kalau pengajian tersebut kalau Ustaz
tersebut yang disampaikan adalah ilmu Maka Insyaallah aman Pak Apa itu ilmu
qallah qala Rasul Allah berfirman Rasulullah bersabda Allah berfirman
Rasulullah bersabda Allah berfirman Rasulullah bersabda kalau isi pengajiannya dipenuhi dengan hal-hal
yang demikian maka ini indikator yang benar Pak silakan ikuti dakwah tersebut
silakan ikuti pengajian tersebut silakan belajar kepada Ustaz tersebut
Tapi kalau Ustaz Ustaz dari awal sampai akhirnya
hanya mendongeng hanya melucu ini yang Kita patut berhati-hati Pak bukan tidak
boleh melucu tidak boleh menyampaikan cerita Bukan tapi apa yang mendominasi
apa yang menjadi perhatian utama dia dalam materi dakwahnya ya betapa Sebagian ulama eh
maaf sebagian orang di tempat kita pak sebagian
Ustaz materinya itu saya pernah mendengarkan Pak khutbah Jumat padahal pak khotbah Jumat yang begitu
sakralnya dari awal khotbah sampai selesai khutbah tidak ada satu ayat pun
tidak ada satu Hadis pun yang dibawakan tidak demikian Pak dakwah yang
dibangun di atas ilmu itu dakwah hendaknya dibangun di atas
ilmu dan ilmu itu apa ilmu itu al-qur'an dan hadis sehingga yang menjadi objek
dakwah maaf yang menjadi materi dakwah yang disampaikan itu hendaknya
berlandaskan ayat berlandaskan hadis sehingga ini menjadi tiga indikator
utama tiga panduan bagi Bapak Ibu sekalian bagi ikhwan akhwat sekalian berdasarkan surah Yusuf 108 tadi dalam
kita memilih Ustaz dalam kita memilih dakwah dalam kita memilih pengajian yang pertama kita lihat ini mengajaknya
kepada Allah subhanahu wa taala ataukah tidak ataukah hanya mengajak kepada golongan dia kepada kelompok dia kepada
partai dia yang kedua dakwah ini memprioritaskan tauhid atau tidak
memberikan perhatian terhadap tauhid atau tidak lalu yang ketiga tadi dibangun di atas ilmu ataukah
tidak itu di antara pelajaran yang bisa kita ambil dari Surah Yusuf
108
kita baca hadis yang berikutnya dari Ibnu Abbas Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda
kepada mu ketika mengutusnya Ke Yaman Sungguh kamu akan mendatangi orang-orang
ahli kitab Yahudi dan Nasrani maka hendlah pertali yang harus kamuak san
kepada mereahatahaallahiway diseb sup mentkan
Allah jika Mere memuhi yang kamuakahkan maka sampaikan kepada mereka bahwa Allah
telah mewajibkan kepada merekaat l waktu dalam sehari
yangu
kepadaaj tidak ada Tabir penghalang antara doanya dan Allah hadis riwayat Bukhari dan Muslim baik hadis ini adalah
hadis yang sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan imam muslim diriwayatkan dari sahabat yang mulia Abdullah bin
Abbas radhiallahu anhuma ceritanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengutus
sahabat Muad Bin Jabal radhiallahu Anhu untuk pergi ke negeri Yaman menyampaikan
dakwah di negeri Yaman nabi posisi Nabi di kota Madinah
maka Bapak Ibu sekalian Ketika Nabi mengutus Muadz Bin Jabal untuk pergi
berdakwah ke negeri Yaman nabi menyampaikan beberapa pesan kepada Muadz
Bin Jabal di antara Pesan yang disampaikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nanti kita baca secara detail di antara
Pesan yang disampaikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah materi apa yang pertama kali hendaknya
disampaikan kepada penduduk negeri Yaman ini
sehingga Bapak Ibu sekalian ini
merupakan Jawaban dari pertanyaan kita Bapak Ibu tahu di dalam agama kita
pak cabang ilmu itu sangat banyak ada fikih ada Ushul fikih ada hadis ada adab
ada akhlak ada ilmu tajwid dan seterusnya ilmu Quran banyak sekali
cabang ilmu dalam agama kita sehingga kalau bapak ibu bertanya dari berbagai
cabang ilmu tersebut dari luasnya Khazanah keilmuan Islam tersebut Apa yang harus saya
prioritaskan ilmu apa yang pertama kali harus saya
pelajari cara menjawabnya pertanyaan tersebut kita lihat Ketika Nabi mengutus
para sahabat untuk berdakwah ke suatu daerah Apa yang diperintahkan oleh Nabi
untuk didakwahkan pertama kali ini menunjukkan hal tersebut adalah
prioritas Pak ya bisa dipahami logikanya Ketika Nabi mengutus sahabat kamu
berdakwah ke negeri Yaman nabi memberikan panduan yang pertama kali kamu dakwahkan adalah materi ini tentu
materi tersebut adalah materi yang paling penting Nabi memerintahkan untuk memprioritaskan hal tersebut terlebih
dahulu nah Maka itulah yang akan kita baca pada hadisnya kita lihat yang pertama kata
nabiam kepada Mu sungguh kamu akan angi
orang-orang Ahlul kitab sebelum kita
lanjutkan lihat Bagaimana Nabi memberikan pesan kepada Muad Bin Jabal
informasi nabi menyampaikan informasi kepada Muad Bin Jabal bahwasanya orang yang akan didatangi oleh Muad Bin Jabal
itu adalah Ahlul kitab
apa pelajarannya di sini pak? pelajarannya adalah di antara fikih
dakwah di antara metode dalam k kita berdakwah kita harus paham tentang
kondisi orang yang kita dakwahi Nabi sampaikan pesan kepada muaz Bin Jabal nanti yang kamu datangi adalah
Ahlul kitab tentu pendekatannya berbeda ketika berdakwah dengan Ahlul kitab
dengan orang-orang non Ahlul kitab makanya ini juga hikmahnya Bapak
Ibu sekalian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu Kalau bertemu dengan orang
sering sekali beliau bertanya manilquum Man Anta Siapakah kaum ini Siapakah Anda nabi
bertanya terlebih dahulu tentang orang-orang yang beliau temui Apa hikmahnya supaya nabi bisa menyampaikan
dakwah menyesuaikan dengan status mereka terkadang yang ditemui oleh Nabi sahu
wasam adalah pembesar-pembesar kaum maka metode dakwah kepada pembesar-pembesar kaum ini
berbeda metode dakwah kepada orang-orang kaya dengan orang-orang miskin ini dakwahnya berbeda kalau di zaman kita
konteksnya menyampaikan pengajian di masjid-masjid kampung menyampaikan pengajian kepada para akademisi caranya
berbeda bahasanya Berbeda sehingga ada metodenya dalam berdakwah makanya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menyampaikan kepada Muad Bin Jabal nanti yang akan kamu dakwahi adalah Ahlul kitab ini
informasi dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang ini menjadi
pelajaran utama kita kata nabi hendaklah yang pertama kali yang harus kamu
sampaikan kepada mereka adalah syahadat
Lailahaillallah dalam riwayat lain digunakan lafaz hendaknya yang
yang engkau sampaikan kepada mereka yaitu supaya mereka mentauhidkan
Allah
lihat Pak baru mau membuka dakwah di negeri Yaman pesan Nabi yang pertama kali didakwahkan adalah Lailahaillallah
atau yang pertama kali engkau ajarkan kepada mereka bagaimana caranya mereka itu mentauhidkan
Allah ini menunjukkan yang pertama tentang urgensi Tauhid lalu Yang kedua
juga menunjukkan tentang pentingnya mendakwahkan tauhid ya pentingnya mendakwahkan
tauhid lalu kata nabi sahu wasallam jika mereka mematuhi apa yang kamu dakwahkan
maka sampaikan kepada mereka Bahwasanya Allah telah mewajibkan kepada mereka
salat lima waktu dalam sehari semalam kalau sudah bertauhid sudah
mengucapkan Lailahaillallah baru diwajibkan salat lalu kalau mereka telah melakukan
hal tersebut maka sampaikanlah kepada mereka Bahwasanya Allah telah mewajibkan kepada
mereka zakat yang zakat tersebut diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan diberikan kepada orang-orang yang
fakir dan jika mereka telah mematuhi apa yang kamu sampaikan janganlah kamu maka
jauhkanlah dirimu dari mengambil harta pilihan mereka dan takutlah kamu dari doanya orang-orang yang dizalimi karena
sesungguhnya tidak ada penghalang antara doa orang-orang yang terzalimi dengan Allah subhanahu wa taala
sehingga maksudnya Bapak Ibu sekalian yang pertama tauhid yang kedua ajarkan salat yang ketiga baru ditarik
zakat dari mereka Dan inilah metode dakwah kita secara umum
Pak kita kuatkan pondasi tauhid terlebih dahulu kuatkan pondasi tauhid terlebih dahulu amal itu mengikuti
tauhid Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berdakwah di Kota Mekah fokus dakwahnya
adalah akidah fokus dakwah ya adalah tauhid termasuk juga sebenarnya di kota
Madinah Ya nabi di kota Madinah bukan kemudian artinya meninggalkan dakwah tauhid tidak tetap juga mendakwahkan
dakwah tauhid di kota Madinah namun Fokus utama ketika fase mekah adalah menguatkan tauhid menguatkan iman
terlebih dahulu setelah itu barulah Allah secara bertahap mewajibkan salat mewajibkan zakat mewajibkan puasa
mewajibkan Haji dan seterusnya ini belakangan Pak setelah
tah itu kuat pada diri seseorang
sehingga Bapak Ibu sekalian barangkali ada orang-orang di sekitar kita
pak anak pasangan orang tua kok rasa-rasanya
diberitahu tentang Halal Haram itu sulit sekali rasanya pak tidak boleh seperti itu riba
Pak kerjaan seperti ini haram amal seperti ini tidak diperkenankan dan
seterusnya
sulit bagi sebagian orang untuk kita memberitahu hal ini boleh hal ini tidak boleh ini halal ini haram
sulit bagi mereka untuk menerimanya kalau kita menemui kasus seperti itu salah satu sebabnya yang
sangat berpotensi adalah karena tauhid itu belum menancap pada diri mereka Pak
ajarkan tauhid terlebih dahulu orang kalau sudah kuat tauhidnya amal ibadah itu Amaliah itu
mengikuti Pak mudah bagi kita untuk mengatakan ini halal ini haram mudah
kalau tauhid Itu sudah tertancam makanya inilah Dia metode yang disampaikan oleh
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada para sahabat dan ini juga metode para sahabat dalam mendidik anak mereka Pak
para sahabat itu mendidik anak-anaknya itu dididik dengan iman terlebih dahulu tentu ketika kita berbicara tentang iman
iman yang pertama adalah iman kepada Allah yaitu mentauhidkan Allah sehingga ketika sudah kuat iman itu
mudah untuk mengajarkan ibadah orang itu sudah taat mudah untuk mengikutinya
mudah untuk meninggalkan amal yang haram itu mudah kalau seseorang itu sudah memiliki tauhid yang benar memiliki iman
yang benar Itulah kenapa Nabi Sallallahu Ali wasallam mengatakan kepada Muad Bin Jabal yang pertama dakwahkan itu Tauhid
setelah itu baru salat setelah itu baru zakat yang lain-lain itu
mengikuti
Kemudian dari hal tersebut juga kita mengambil aran lihat Bapak Ibu
sekalian nabi tidak mengajarkan kepada Muad Bin Jabal Bagaimana caranya yang
pertama Muad Bin Jabal supaya berkuasa di negeri Yaman tidak Bagaimana caranya
supaya Muad berpolitik dia naik jadi pemimpin dia naik jadi raja di negeri Yaman
tidak karena sebagian orang punya kesalahpahaman terkait hal ini Pak
sebagian orang mengatakan tauhid itu itu nanti kita berpolitik terlebih dahulu
kita tegakkan khalifah terlebih dahulu Khilafah terlebih dahulu baru kita
dakwahkan tauhid kalau Khilafah sudah tegak kalau kita sudah naik jadi pemimpin mudah bagi kita untuk
mendakwahkan tauhid ini pemikiran sebagian orang Pak pemikiran seperti ini
tidak tepat lihat pesan Nabi kepada muaz Bin Jabal pokoknya yang pertama itu Tauhid nabi tidak memerintahkan Muad Bin
Jabal Bagaimana caranya dia naik jadi pemimpin tidak Bahkan dalam contoh yang sangat jelas nabi ketika di Makkah
orang-orang kafir Quraisy semakin risih semakin tidak nyaman dengan dakwah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam akhirnya
mereka berputus asa apa yang mereka lakukan Pak mereka tawarkan kepada Nabi Muhammad Nabi Muhammad menjadi raja di
Kota Mekah mau tidak Kamu jadi raja tapi jangan kamu dakwahkan tauhid stop dakwah
tauhidmu kamu jadi raja di Kota Mekah diberikan penawaran demikian oleh penduduk kota Mekah tapi Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam tidak memilih opsi itu Pak
seandainya logika tadi benar tentu
nabi naik terlebih dahulu Jadi Raja nanti baru saya dakwahkan tauhid tidak
tapi nabi tetap fokus beliau yang pertama dan yang paling utama adalah dakwahkan tauhid bukan yang pertama itu
bagaimana caranya kita berpolitik Bagaimana caranya kita mendegakkan Khilafah
tidak itulah pelajaran utama yang bisa kita
ambil dari hadis dari Abdullah bin Abbas radhiallahu anhuma yang diriwayatkan
oleh Imam Bukhari dan imam muslim yang baru saja kita baca tadi baik kita baca hadis yang terakhir
yang ada di dalam bab ini hadis berikutnya halaman
27 dari Sahl bin Saad bahwasanya Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam
pada perang khaibar sungguh akan aku serahkan
bendera Sungguh aku akan serahkan bendera komando perang perang ini pada
besok pagi kepada orang-orang yang mencintai Allah dan rasulnya dan dia
dicintai hleh Allah dan rasulnya Allah akan memberikan kemenangan
seb makaam Sun Sahat minangkan Siapakah Diara mereka yang akan disahi
Bend Diend
was
ang di Temp mudiaklah Mere kepada is Danan
kepada kan tentang ee judul bab yaitu mendakwahkan
Lailahaillallah
ceritanya pada penaklukan benteng khaibar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ingin
menyerahkan Komando Pasukan kepada seseorang yang kata nabi su wasallam
seseorang tersebut adalah orang yang mencintai Allah dan rasulnya dan dia juga dicintai oleh Allah dan
rasulnya perlu diketahui benteng khaibar itu di antara benteng yang sangat sulit
ditaklukkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini adalah bentengnya orang-orang Yahudi Pak dari zaman ke
zaman orang-orang Yahudi itu memang dikenal memiliki pertahanan yang kokoh
tidak hanya di zaman kita zaman kita sekarang Pak negara Israel itu luar biasa pak militernya ya dalam hal defens
mereka teratas dalam hal pertahanan militer Padahal mereka kecil namun luar
biasa pertahanan militernya Dan Kita tidak kaget Memang mereka dari zaman ke zaman demikian termasuk di zaman Nabi
benteng pertahanan mereka di khaibar ini luar biasa kokohnya para sahabat mereka
sampai putus asa Sempat ingin pulang Ya saking sulitnya menaklukan ini Nah maka
pada episode Inilah dalam upaya penaklukan kota ee benteng khaibar inilah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kemudian ingin menyerahkan komando itu kepada seseorang yang kata Nabi orang
ini dicintai oleh oleh Allah dan rasulnya maka para sahabat orang-orang
yang sangat bersemangat untuk
Mer
mereka jadiar
fisik satu-satunya
satu-satunya
cari
bi was menyerahkan bendera kepada Ali Bin Abi thb bar k mengatak melangkahlah
engkau ke depan dengan tenang hingga sampai di tempat mereka kemudian ajaklah
mereka orang-orang yang ada di khaibar tersebut kepada agama Islam dan ini yang menjadi
pelajaranemudlah tentang hak-hak Allah di dalam
Islam
ada yang masih ingat hadis Siapa yang berbicara tentang hak-hak Allah hadis siapa sahabat yang mulia meriwayatkan hadis tersebut siapa namanya tentang hak
Allah atau sebelumnya hak Allah Apa disebutkan dalam hadis tersebut halaman berapa halaman berapa halaman enam halaman berapa
12 ya hadis dari Muad Bin Jabal ya ketika muaz dibonceng oleh Nabi
sallallahaihi Wasallam ketika itu nabi bertanya kepada muaz wahai Muad Apakah kamu tahu apa hak Allah lalu Nabi
Sallallahu alaihi wasallam menjelaskan hak Allah adalah hendaknya mereka beribadah kepada Allah
dan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun maka Inilah dia H Allah
yang Nabi memerintahkan Ali Bin Abi Thalib ketika berdakwah ke khaibar yang pertama kali ajarkan mereka tentang hak
Allah iaitu tentang Tauhid sehingga sekali lagi ini materi pertama dan
materi utama kita dalam kita menyampaikan dakwah hendaknya dakwah tersebut dimulai dengan dakwah
tauhid Lal kata nabi S wasam demi Allah sungguh Allah memberi Hidayah kepada seseorang dengan sebab dirimu itu lebih
baik daripada unta merah Apa itu unta merah unta merah adalah harta kebanggaan
orang-orang di zaman dulu harta yang sangat berharga bagi
mereka menjadi kebanggaan
sehingga itu tidak lebih berharga daripada ketika kita menyampaikan dakwah kepada
seseorang lalu seseorang itu menerima dakwah kita lalu orang tersebut mengamalkan apa yang kita dakwahkan
tersebut ini jauh lebih baik daripada unta merah harta yang sangat berharga
sehingga di sini juga Memberikan motivasi kepada kita semua hendaknya kita semua bersemangat untuk
menyampaikan dakwah dakwah islam secara umum dakwah tauhid secara khusus kepada
orang-orang di sekitar kita kalaukau ada di anara mereka yang menerima dakwah tersebut dan mereka mengamalkannya hal
tersebut jauh lebih baik bagi kita dari harta yang paling berharga yang mungkin
kita miliki di zaman ini karena prinsipnya dalam agama kita Barang siapa mengajarkan kebaikan maka orang yang
mengajarkan kebaikan tersebut akan mendapatkan pahala orang yang
mengamalkannya Bapak Ibu mengajak seseorang ke pengajian ini misalnya Lalu ada orang yang mendapatkan hidayah dia
mengamalkan apa yang dia dengarkan maka bapak ibu mapatkan pahala dari orang
yang mengamalkan tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang beramal
tersebut sehingga hal tersebut
Di antara keutamaan dakwah yaitu berpotensi menjadi amal jariah berpotensi menjadi aliran pahala bagi kita semua
lebih-lebih kalau yang kita dakwahkan tersebut adalah tauhid dan kita tahu keutamaan yang besar dari tauhid
sehingga kita bisa mengambil ee bisa mendapatkan pahala dari orang-orang yang kemudian mendapatkan hidayah terkait
tauhid demikian pembahasan kita Pada kesempatan kali ini yaitu tentang pentingnya bagi kita semua untuk
mendakwahkan Lailahaillallah mendakwahkan tauhid dan bahwasanya tauhid adalah materi dakwah yang paling
utama dan yang paling pertama Yang hendaknya kita sampaikan kepada umat manusia.
wallahuam lebih kurangnya mohon maaf, mudah-mudahan ada manfaatnyaaha hakahamuah anagfir Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."