/
Khawatir Terjerumus pada Kesyirikan (Kitab Tauhid)| Ustadz Muhammad Rezki Hr, ST, M.Eng., Ph.D
Kitab Tauhid - Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-3 dalam seri Kitab Tauhid yang membahas tentang khawatir terjerumus pada kesyirikan (kitab tauhid)| ustadz muhammad rezki hr, st, m.eng., ph.d. Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
wabarakatuh
alhamdulillah alhamdulillah
was nabi Muhammadin wa
alihibihiahumin bapak-bapak ibu-ibu para hadirin hadirat para pemirsa di mana pun
anda berada rahimani warahimakumullahu Jamian Alhamdulillah kita kembali
diberikan kesempatan oleh Allah subhanahu wa taala untuk bisa kembali bertemu di majelis ini, kita akan
melanjutkan kembali pelajaran kita membahas kitabut tauhid.
Sebelum kita lanjutkan ke bab
yang baru di malam hari ini ada beberapa poin yang ingin saya
tambahkan ada beberapa poin yang ingin saya tambahkan dari pertemuan kita sebelumnya karena keterbatasan waktu
pada pertemuan sebelumnya ada beberapa faedah yang ingin saya
bawakan
tes tes
mungkin baik ada beberapa pelajaran yang akan kita ambil dari kisah Said bin
jubair dengan Husein bin Abdurrahman kita ulangi lagi ceritanya Said bin
jubair bertanya siapa di anara kalian yang melihat bintang jatuh tadi malam ya
maka dijawab oleh eh Husein Saya melihat bintang jatuh tadi malam Namun bukan
karena saya salat namun saya tersengat kala jengking lalu Said bertanya kenapa
apa yang engkau lakukan lalu kata Husein saya melakukan rukiah Saya minta
dirukiah e lalu apa alasannya dibawakan alasannya
oleh Husein sebuah riwayat lalu kemudian apa yang dikatakan oleh Said bin jubair
sungguh telah berbuat baik orang yang mengamalkan apa yang yang telah didengarnya dia mengapresiasi Husein
terlebih dahulu baru kemudian dia meluruskan ya Pak
ya dia apresiasi karena Husein dia punya hadis yang dia upayakan untuk dia
amalkan namun Said bin jubair dia ingin menjelaskan ada hadis lainnya Nah maka
di sini kita bisa mengambil pelajaran ini di antara metode kita pak dalam mengingkari
atau meluruskan seseorang kalau kita lihat ada orang berbuat salah maka kita
lihat sisi positifnya terlebih dahulu kita lihat sisi positifnya kita apresiasi dia terlebih dahulu baru kita
luruskan sebagaimana Said bin jubair tadi Husin menurut dia ini kurang tepat
sikap dia namun dia katakan Semoga Allah apa Sungguh telah berbuat baik
orang-orang yang berupaya mengamalkan hadis namun ada hadis lainnya dia Puji terlebih lebih dahulu orang-orang yang
seperti itu
baik n maka ini juga metode Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nabi ketika ada salah seorang sahabat Pak
salat masbuk nabi nabi ruku dia baru masuk di
pintu masjid dia ikut ruku di sana belum belum bergabung bersama jemaah ya dia
belum bergabung bersama jemaah dia rukuk kemudian berjalan dia rukuk kemudian berjalan bersabung bergabung bersama saf
maka selepas salat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian meluruskan orang ini namun nabi apresiasi terlebih
dahulu kata nabi zadakallahu zadakallahu hirsan Fala taud
kata nabi sahu Ali wasallam Semoga Allah menambahkan semangatmu kamu sudah bersemangat mau bergabung bersama jemaah
Semoga Allah menambah semangatmu tapi jangan diulangi lagi yaat ini metode
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam meluruskan sesuatu dalam mengingkari sesuatu maka demikian kita kita pak kita
lihat ada orang semangat ya membuat perayaan
macam-macam dalam Islam ya kita apresiasi ada ada unsur positifnya Pak
mereka cinta kepada nabi mereka punya semangat untuk mendapatkan pahala namun caranya yang kurang benar ya mereka
punya kebaikan punya niat baik sebenarnya Cuma caranya yang mereka tempuh itu yang kurang tepat seperti itu
kita apresiasi ketika kita ingin meluruskan orang lain
kemudian di antara pelajaran berikutnya dari kisah Said bin
Zubair dan Husin Bin Abdurrahman Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan pada hari kiamat ada seorang nabi yang dia bersama sekelompok
pengikutnya ada seorang nabi yang pengikutnya cuma satu atau dua orang
bahkan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada nabi yang tidak punya pengikut sama sekali Pak nabi tidak ada
pengikut ikutnya pada hari kiamat para nabi nanti Mereka berdiri masing-masing
di belakang Mereka berdiri umat mereka masing-masing Maka nanti ketika dalam
kondisi seperti itu di padang mahsyar ada nabi yang cuma berdiri di belakangnya satu atau dua orang bahkan ada yang tidak berdiri seorang pun di
belakangnya apa pelajaran tentang hal tersebut Pak pelajarannya standar kebenaran dalam
agama kita itu bukan banyak sedikitnya orang pak banyaknya jumlah itu belum tentu benar
jangan kita tertipu pengikutnya banyak orang yang mengamalkan amal ini banyak
ini amalan Kebanyakan orang Masa sih salah Masa sih tidak boleh bukan standar
kebenaran dalam agama kita bukan banyaknya orang apa hubungannya tadi lihat kita
beriman bahwasanya yang namanya nabi pasti membawa kebenaran nabi pasti
membawa kebenaran tapi lihat nabi tidak ada pengikut nya atau cuma satu atau dua orang artinya ini minoritas yang ikut
cuma satu dua orang artinya ini minoritas
Kebanyakan orang tidak mengikuti kebenaran yang dibawa oleh
Nabi tersebut sehingga standar kebenaran dalam agama kita Sekali lagi bukan angka
banyaknya orang yang mengikuti banyaknya orang mengamalkan belum tentu itu
benar kemudian pelajaran yang
berikutnya terkait hukum ee meminta di rukiah Sudah
saya sampaikan secara umum kita ulangi lagi para ulama sepakat ya bahwasanya
tidak sampai haram hukumnya meminta diukiah tidak sampai haram karena Said
bin zubairkan membawakan hadis ini dalam konteks kata Nabi Sallallahu alaii wasallam ada 70.000 orang yang masuk
surga tanpa hisab dan tanpa azab ketika nabi ditanya siapa 70.000 orang ini nabi
mengatakan yang pertama ciri-ciri mereka tidak pernah minta dirukiah tidak pernah
minta diukiah orang ini apakah kemudian artinya meminta
diukiah itu haram jawabannya tidak sehingga apa yang diinginkan oleh Nabi Sallallahu wasallam dengan sabda beliau
bahwasanya 70.000 orang ini adalah orang-orang yang tidak pernah minta dirukiah
maksud nabi sallallahuaii
wasallam adalah orang-orang yang tawakalnya tinggi kepada Allah subhanahu wa taala kalau kita lihat konteksnya EMP
kriteria yang disebutkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tentang 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab itu semua berkaitan
dengan tawakal orang-orang yang murni tawakalnya kepada Allah subhanahu wa
taala sehingga ketika Bapak Ibu merasa aman kalau saya rukiah saya tetap
bergantung kepada Allah saya minta dirukiah namun saya yakin Allah yang menyembuhkan ini cuma sarana maka
seperti itu tidak menghalangi Insyaallah tidak menghalangi Bapak Ibu sekalian
untuk termasuk dalam 70.000 golongan itu masih ada peluang Pak ya ada yang
bertanya Saya pernah sudah pernah minta diukiah belum tahu ada hadis tadi dulu
sudah pernah terlanjur minta di rukiah apakah saya masih ada peluang untuk
masuk dalam 70.000 golongan itu maka dirinci kalau kita tidak ada
ketergantungan pada metode rukiahnya maka masih ada peluang Pak Ya silakan
mau minta dirukiah asalkan jangan bergantung kepada metodenya jangan bergantung kepada orang yang merukiahnya
tetap bergantung kepada Allah Azza waalla.
kemudian pelajaran yang
berikutnya bahwasanya ketika sahabat ukasyah bin bin muhsan meminta kepada
nabi sallahuaii wasallam agar dia dimasukkan ke dalam 70.000 golongan tersebut maka nabi mengatakan engkau
termasuk salah satu di antara mereka Maka ini contoh lainnya sahabat yang
dijamin dengan surga yang terkenal sahabat yang dijamin
dengan surga jumlahnya 10 ya 10 orang yang diberi kabar gembira dengan surga
Kenapa dibatasi 10 seperti ini karena itu adalah orang-orang yang disebutkan oleh Nabi dalam satu hadis dalam satu
hadis nabi menyebutkan Abu Bakar fil Jannah ya Abu Bakar di surga Umar di surga Utsman di surga Ali di surga thhah
di surga 10 orang disebutkan sekaligus makanya disebut 10 orang yang
diberi kabar gembira dengan surga tapi kalau kita tanya berapa para sahabat jumlahnya yang dijamin dengan Surga oleh
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam jumlahnya sangat banyak Pak tidak terbatas pada 10 salah satunya adalah di
sini ukasah sahabat ukasyah termasuk sahabat yang dijamin surga oleh nabi kita
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian pelajaran yang terakhir dari hadis tersebut adalah ketika ada sahabat
lain yang juga meminta doa kepada Nabi Sallallahu wasallam Ya wahai Rasulullah tolong Doakan saya juga setelah ukasyah
tadi minta doa maka kemudian lihat bagaimana bagusnya metode Nabi dalam
menolak Pak nabi tidak mengatakan tidak kamu tidak berhak tidak kamu tidak bisa masuk 70.000 golongan tidak nabi tidak
mengatakan dengan kalimat negatif seperti itu tapi lihat kalimat nabi kata nabi kamu sudah kedahuluan oleh
ukasyah ini baiknya metode komunikasi nabi Sallahu
alaii wasallam memilih kalimat yang sekiranya tidak membuat orang itu sakit hati tidak membuat orang itu pesimis
kalimat-kalimat nabi adalah kalimat-kalimat yang demikian Pak ya nabi adalah orang yang pandai menjaga
perasaan orang-orang di sekitarnya.
baik itu di antara pelajaran yang bisa kita ambil dari bab yang
terakhir
kita baca sekarang kita akan lanjutkan bab yang berikutnya kita baca
terlebih dahulu Apa yang dibawakan oleh penulis di dalam Bab
iniikak
apaapa takut terjatuh dalam
kesirikan dan tidak akan mengampuni dosa Syirik
dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari Syirik itu bagi siapa saja
yang dikehendakinya Quran surah Annisa ayat
48. Ini dia BAB berikutnya di dalam Kitab Tauhid yang dibawakan oleh penulis yaitu Babul khaufi minirki bab takut atau
khawatir terjerumus ke dalam kesyirikan maka terkait judul ini yang
pertama perama Bapak Ibu sekalian yang perlu kita ketahui sudah pernah saya singgung bahwasanya kita dalam
mempelajari sesuatu Pak kita harus mempelajari dua sisi tahu kebaikan juga harus tahu
kejelekan bukan dalam rangka ingin mengerjakan kejelekan tapi dalam rangka berhati-hati agar tidak terjerumus ke
dalam kejelekan sahabat hudzaifah Ibnu Yaman pernah
mengatakan k
ah tentangun aku aku
kepadaasahel nimpa diriku karena memang demikian Bapak Ibu sekalian realitanya
dalam keseharian kita orang-orang yang tidak tahu kejelekan itu seperti apa Pak dia secara tidak sadar bisa terjerumus
ke dalamnya tidak tahu kejelekan itu seperti apa makanya ada perkataan yang bagus dari Umar Bin Khattab kata Umar
Bin Khattab innama tunqu atau tunq Islami Atan uratan
Nasya Islami Man la y'rif Al jahiliah
kata Umar Bin Khattab simpul Islam itu perlahan-perlahan akan
terlepas apabila bermunculan di tengah-tengah kaum muslimin orang-orang
yang tidak tahu apa itu perkara-perkara jahiliah sudah tidak tahu lagi perkara-perkara jahiliah itu seperti apa
maka ikatan Islam itu akan terlepas
sehingga ketika kita ingin mempelajari
sesuatu kita pelajari yang benar yang baik itu seperti apa di bab-bab awal
kita sudah mengetahui tentang definisi tauhid kita sudah mengetahui tentang keutamaan tauhid apa saja
balasan-balasan yang akan diterima oleh ahlu tauhid maka dimulai dari bab ini kita akan membahas dan beberapa bab
berikutnya tentang lawan dari tauhid yaitu kesyirikan lawan dari tauhid
adalah kesyirikan kita akan melihat betapa berbahayanya perkara kesyirikan ini
kemudian tentang definisi Syirik ya Insyaallah Bapak Ibu sudah tahu Syirik yaitu mengakui adanya tandingan bagi
Allah subhanahu wa taala menyekutukan Allah bahasa kitanya ya kalau mau lebih lengkap yaitu
mengakui adanya tandingan bagi Allah subhanahu wa taala meskipun dia secara
lisan dia mengatakan saya tidak mengakui namun perbuatan dia yang
menunjukkan hal tersebut dia mengatakan Allah Maha Esa misalnya tidak ada sekutu
bagi Allah namun perbuatan dia dia masih berdoa kepada selain Allah dia masih
melakukan kesyirikan-kesyirikan yang lainnya maka klaim lisan dia tidak teranggap ya sehingga yang namanya
kesyirikan adalah mengakui Baik itu dengan lisan termasuk
juga dengan perbuatan adanya tandingan bagi Allah subhanahu wa taala
kita lihat tadi ayat yang pertama sudah dibacakan dalam bab ini yaitu ayat dari surah Annisa ayat 48 di mana Allah
subhanahu wa taala berfirman
Inah k Allah Subu Wa Ta Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa Syirik
dan dia akan mengampuni segala dosa selain Syirik bagi siapa saja yang dia
kehendaki
maka ini dia yang pertama Bapak Ibu sekalian bahayanya menyekutukan Allah yaitu Barang siapa
yang menyekutukan Allah lalu dia mati dalam kondisi membawa dosa tersebut
Allah tidak akan mengampuni dosa tersebut adapun dosa-dosa yang lain Pak
seseorang itu berzina minum khamer membunuh Apun itu korupsi dosa-dosa yang
lain kalau dia mati membawa dosa tersebut kita katakan masih ada peluang
Allah mengampuninya tidak kita pastikan namun peluangnya itu masih ada ini terkandung
tergantung kehendak Allah subhanahu wa taala namun kalau dosa kesyirikan yang
dibawa mati pasti Allah tidak akan mengampuni ini bahaya kesyirikan yang
pertama Lalu bagaimana kita mengkompromikan dengan ayat yang
lainnya kata Allah subhanahu wa taala laqnatuahmatillah Innallaha yagfirunuba
jaman ada ayat lainnya yang mengatakan jangan kalian itu berputus asa dari
kasih sayang Allah sesungguh Allah subhanahu wa taala mengampuni dosa
seluruhnya liat Pak lihat
titik kontradiksinya ya Secara Zahir ada kontradiksi apa kontradiksinya P
perbedaannya apa bertolak belakangnya apa Annisa 48 tadi kata Allah Allah katakan Sesungguhnya Allah tidak akan
mengampuni dosa Syirik ini di ayat Surah Annisa namun di ayat yang lainnya Allah
mengatakan Allah mengampuni dosa seluruhnya Jangan berputus
asa Bagaimana bentuk komprominya Pak?
Nah bentuk komprominya ayat yang
kedua Allah mengatakan Allah akan mengampuni seluruh dosa ini kalau
seseorang itu dia masih bertobat ketika hidupnya apapun dosanya selama seorang
itu mau bertobat pasti Allah akan mengampuninya termasuk dosa Syirik kalau
dia masih hidup masih bertobat Allah akan mengampuninya Nah Adapun ayat dalam
surah Annisa 48 tadi di mana Allah mengatakan Allah tidak akan mengampuni dosa Syirik ini dosa yang dibawa mati
pak mati tapi belum sempat bertobat ha mati tapi belum sempat
bertobbat kalau saya tidak salah ada kejadian baru-baru ini apa ya Ada yang ingat ya dia mati dalam kondisi
mempraktikkan kesyirikan ada satu dua tahun belakangan
ini yang sempat viral contohnya ya orang yang mati secara Zahir kita menilainya dia
mati dalam praktik kesyirikan maka itu dia contohnya orang-orang yang membawa
dosa kesyirikan tidak akan diampuni oleh Allah subhanahu wa taala kecuali kalau dia sempat bertobat
menjelang mati Nya maka Allah akan mengampuni seluruh dosa sehingga ini dia
bahaya dosa kesyirikan yang pertama baik ayat
berikutnya wanibudal asnam dan FirmanNya dan
jauhkanlah aku dan anak cucuku dari perbuatan menyembah berhala Quran Quran
Surah Ibrahim ayat ayat 35
maka ini dia ayat yang kedua yang dibawakan oleh penulis yaitu firman Allah subhanahu wa
taala dalam surat Ibrahim ayat 35 yang ini merupakan doa yang pernah
dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim alaih salam jadi ini adalah doanya Nabi Ibrahim Pak sehingga ini ayat atau dalil
utama yang beliau bawakan untuk mendukung judul bab t judul bab kan
adalah takut terjerumus dalam kesyirikan contoh orang yang takut
terjerumus ke dalam kesyirikan adalah Nabi Ibrahim Alaihissalam
Padahal kalau bapak ibu ingat di bab sebelumnya sudah kita pelajari Kenapa
penulis membawakan ayat yang memuji tentang Ibrahim sudah kita Jelaskan karena Nabi
Ibrahim adalah contoh seseorang yang menerapkan tauhid secara sempurna
tauhidnya adalah tauhid yang sempurna. Nabi Ibrahim namun di sisi
lain beliau adalah orang yang menerapkan tauhid secara sempurna namun beliau
adalah juga orang yang sangat khawatir terjerumus ke dalam perbuatan kesyirikan
makanya beliau meminta kepada Allah subhanahu wa taala agar dijauhkan dari
perbuatan kesyirikan bahkan tidak hanya untuk beliau tapi juga untuk anak
keturunannya
makanya Nabi Ibrahim kemudian berdoa W
waanial asnam jauhkanlah aku dan anak cucuku dari perbuatan menyembah berhala
dari perbuatan kesyirikan. sehingga pelajaran yang pertama dari ayat ini
yang bisa kita ambil semakin sempurna tauhid seseorang maka semakin khawatir
dia terjerumus ke dalam kesyirikan pak! semakin khawatir.
Jangan pernah kita merasa aman dari perbuatan kesyirikan. Insyaallah saya
aman tidak dan jangan pernah juga kita menganggap remeh untuk mengulang-ulang
pelajaran tauhid selalu perlu dan selalu penting untuk kita mengulang-ulang
pelajaran Tauhid Dalam rangka kita berhati-hati. Jangan sampai kita terjerumus kepada dosa besar yang paling
besar ini kemudian pelajaran yang kedua dari ayat tersebut di anjurkan bagi kita
untuk meneladani nabi Ibrahim karena Nabi Ibrahim adalah di antara Uswatun Hasanah bagi kita semua dianjurkan bagi
kita untuk berdoa dengan doa yang
semisal. Ya Allah jauhkanlah aku dan juga anak keturunanku dari menyembah
berhala.
baik hadis berikutnya
dalam hadis sesuatu yang paling aku khawatirkan dari kalian adalah perbuatan
Syirik kecil Kemudian beliau ditanya tentang itu dan beliau pun menjawab
yaitu R hadis riwayat Ahmad trani dan Abu Daud maka pada hadis yang
diriwayatkan oleh Imam ahmadabarani dan Abu Daud ini penulis juga ingin
menunjukkan tentang judul bab bahwasanya kita diperintahkan untuk takut kepada
perbuatan kesyirikan dalam artian khawatir untuk terjerumus salah satu dalilnya adalah Firman atau sabda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tadi kata nabi akhwafu Ma akhofu alaikum yang aku takutkan yang aku
khawatirkan yang paling aku khawatirkan terjadi pada diri kalian adalah syirik
kecil lihat nabi pun juga mengkhawatirkan Pak. maka Bagaimana
mungkin kita merasa aman dari perbuatan Syirik, nabi saja khawatir kita lihat
Nabi Ibrahim yang pertama Nabi Ibrahim khawatir untuk dirinya sendiri dan untuk anak keturunannya.
Nabi kita Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam khawatir untuk diri beliau sendiri dan khawatir untuk umat beliau
apa dalilnya Nabi Muhammad khawatir terjerumus dalam perbuatan kesyirikan Nabi juga berdoa allahum inniubika an
usrika Bika wa Aam watagfiruka lima La Aam Nabi Muhammad juga berdoa ya Allah
aku berlindung kepadamu dari perbuatan menyekutukanmu dalam keadaan aku
mengetahuinya dan aku memohon ampun Ya Allah dari perbuatan yang aku tidak mengetahuinya dan bagaimana Nabi
Muhammad juga berlindung kepada Allah subhanahu wa taala jangan sampai terjerumus kepada perbuatan
kesyirikan kemudian tadi lihat nabi pun khawatir tentang perbuatan kesyirikan
dan itu pun syiriknya adalah Syirik kecil Pak nabi saja Syirik kecil saja sudah sangat khawatir lebih-lebih lagi
Syirik besar. Apa itu Syirik kecil? Syirik besar? sebentar lagi akan kita Jelaskan.
Namun kita baca terlebih dahulu lanjutan hadisnya, Ketika Nabi ditanya apa itu Syirik kecil wahai Rasulullah kata
beliau arriya Riya Pak sehingga Riya itu termasuk perbuatan
syirik Pak Apa itu Riya beribadah dalam rangka ingin dilihat oleh orang lain dan
ingin mendapatkan pujian dari orang lain Pak ini termasuk dalam
kesyirikan termasuk dalam kesyirikan Pak riay ingin dipuji orang lain Kenapa
termasuk riay karena seseorang itu harusnya menujukkan ibadahnya kepada Allah subhanahu wa taala murni 100%
sedekah itu ya untuk Allah subhanahu wa taala l murni tapi ketika ada orang dia
bersedekah ingin dipuji ingin disebut sebagai orang Dermawan
Maka itulah dia memalingkan yang sesuatunya yang seharusnya untuk Allah Azza waalla tapi dia palingkan kepada
manusia berharap pujian dari manusia seharusnya dia berharap balasan dari Allah subhanahu wa taala murni tidak
peduli apa yang orang katakan Saya ikhlas bersedekah untuk mengharap
balasan dari Allah subhanahu wa taala sehingga Riya itu termasuk ke dalam
kesyirikan namun Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sendiri yang mengatakan Syirik
kecil sehingga ada istilah Syirik besar dan Syirik kecil ini sudah pernah kita
singgung ketika kita belajar akidah nanti akan kita bahas lagi secara detail di bab-bab berikutnya.
namun saya sampaikan terlebih dahulu di awal tentang perbedaan Syirik besar dan Syirik kecil.
Syirik besar jenisnya banyak, Syirik kecil jenisnya banyak ya. Salah satu bentuk Syirik besar menyembelih untuk
selain Allah, salah satu bentuk siri kecil ri tadi ya. Nah kita akan lihat
perbedaannya atau persamaannya terlebih dahulu ya. persamaannya Syirik itu sama-sama menyekutukan Allah dan
sama-sama dosa besar Pak! jangan tertipu dengan kata-kata kecilnya Pak ya! kata-kata kecil di sini
hanya untuk membedakan antara Syirik besar dan Syirik kecil. namun meskipun dia Syirik kecil tetap termasuk dosa
besar. riya itu dosa besar Pak! riya itu termasuk dosa
besar, nah Apa perbedaan antara Syirik besar dan Syirik kecil? Syirik Akbar dan
Syirik asghar, ada tiga perbedaan;
yang pertama
Syirik Akbar bisa menghapuskan seluruh Amal Adapun syiri kecil hanya menghapus amal yang dicemari olehnya saja.
tadi misalnya kita sebutkan ada orang dia menyembelih
untuk Jin Pak, seluruh amalnya otomatis terhapus, salatnya puasanya, sedaqahnya,
semuanya terhapus. orang Islam yang menyembelih untuk
Jin Terhapus semuanya. ini kalau dosa besar Syirik besar. Adapun kalau Syirik
kecil dia hanya menghapus amal yang sedang dia kerjakan, itu orang bersedekah harusnya
ikhlas karena Allah namun riya ingin dipuji maka yang terhapus pahalanya
adalah pahala sedekahnya saja. pahala salat dia yang lain itu tidak pengaruh, pahala puasa dia yang lain itu tidak
terpengaruh, ini perbedaan pertama.
perbedaan yang kedua
Syirik Akbar menyebabkan pelakunya kekal di dalam neraka kalau dia tidak
bertatik besar, orang menyembelih untuk Jin, mati dia dalam keadaan belum
bertobat kekal di neraka. Adapun pelaku Syirik kecil dia tidak sampai kekal di
neraka, dia bisa mampir di neraka terlebih dahulu namun tetap nanti Allah akan keluarkan dia.
perbedaan yang kedua, syirik besar dan ikcilekal
ataunyaaun an Syirik Akbar yaitu Syirik Akbar menyebabkan keluarnya seseorang
dari Islam Pak keluar dari Islam Adapun syi kecil tidak menyebabkan seseorang itu keluar
dari agama Islam sehingga tadi hadis yang tadi kita baca berbicara tentang riya salah satu
Syirik kecil.
baik hadis berikutnya masudin radhiallahu Anhu Anna rasulullahiallahu Alaihi Wasallam Q
wuaillahiahu bukh dari Ibnu Masud bahwa
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda, Barang siapa yang mati dalam keadaan menyembah selain Allah maka
pasti ia masuk neraka hadis riwayat Bukhari maka Bapak Ibu sekalian kalau
kita lihat hadisnya sebenarnya dalam bahasa Arabnya nabi Sallahu Alaihi Wasallam mengatakan
wuah Barang siapa yang mati dalam keadaan dia berdoa kepada selain
Allah maka dia pasti masuk neraka maka di sini lafaz aslinya sebenarnya nabi
mengatakan berdoa namun perlu kita ketahui ketika kita membaca lafaz doa
dalam al-quran ataupun dalam hadis
maka doa bisa kita maknai dengan dua makna, doa yang pertama itulah yang disebut dengan doaul ibadah yaitu ibadah seluruh ibadah itu
bisa disebut sebagai doa ya. semua jenis ibadah apapun itu salat itu ya do,a puasa
itu ya doa, sedekah itu ya doa, ini makna doa yang luas. Lalu ada makna doa yang
lebih sempit yaitu doau almasalah, itu meminta doa dalam artian meminta Ya,
seperti kita biasa ya Allah saya minta ini, saya minta itu, maka ini definisi doa yang kedua.
kalau kita membaca hadis atau kita membaca ayat yang ada kata-kata doanya
sehingga berlaku hadis ini untuk kedua kasus tersebut yang pertama Barang siapa
yang dia mati dalam keadaan dia beribadah kepada selain Allah dia akan masuk neraka atau yang kedua Barang
siapa yang dia mati dalam keadaan dia berdoa kepada selain Allah dia berdoa
kepada selain Allah maka dia akan masuk neraka juga sehingga berdoa kepada
selain Allah itu termasuk Syirik Akbar, termasuk
dosa termasuk Syirik besar Pak Ya berdoa kepada selain Allah maka hati-hati Pak
wirid-wirid Bapak Ibu sekalian mohon perhatikan Pak betapa banyak Pak di
tempat kita masyarakat itu dibagikan oleh Kiai dibagikan oleh ustaz-ustaznya wirid-wirid tertentu, bacaan-bacaan doa
tertentu, ternyata pak isinya adalah meminta kepada selain Allah. yang paling
banyak meminta kepada siapa ada yang tahu? Biasanya kepada Syekh Abdul Qadir
aljailani, berdoa kepada Syekh Abdul Qadir aljailani. ini banyak Pak, banyak di
tempat kita orang beramal tidak sadar yang dia baca itu, dia tidak paham ya. sebagian lagi meminta kepada Nabi
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam, bahkan Nabi Muhammad pun tidak boleh Pak! kita berdoa kepada Nabi Muhammad
sebagian orang dalam selawat-selawatnya Pak, selawat-selawat itu sebagiannya berlebih-lebihan meminta kepada
Rasulullah. yang meminta dimudahkan berbagai perkara, dilapangkan urusan, dibukakan ikatan-ikatan
kesulitan. ada Pak selawat-selawat itu seperti itu kandungannya ya
kita tidak anti selawat, selawat adalah amalan yang
mulia dalam agama kita sebanyak-banyak mungkin kita berselawat kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam namun sebagian selawat itu Gulu
berlebih-lebihan yang dibuat-buat itu meminta kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka hal tersebut bisa
termasuk dalam hadis ini barang siapa yang dia berdoa kepada selain Allah maka
dia akan masuk neraka hadis sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari hadis terakhir kita baca pada an
k
iniiwayat musl daribir
bahwaasahuaii wasa
yang padanya pasti ia masuk surga dan barang siapa yang menemuinya dalam
keadaan mati atau mati dalam keadaan berbuat kesyirikan maka pasti ia masuk
neraka.
Maka Bapak Ibu sekalian, ini dia hadis yang terakhir yang dibawakan oleh penulis menunjukkan bahwasanya yang
namanya tauhid itu adalah kunci Pak Barang siapa yang dia mati dalam keadaan
dia tidak menyekutukan Allah tidak berbuat syirik seberapa besar pun
maksiat yang dia lakukan Pak asalkan dia adalah ahlut tauhid maka pasti dia akan
masuk surga pasti dijamin oleh Allah dijamin oleh Rasulullah orang-orang yang
mati dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dan sebaliknya seberap pun
kebaikan yang pernah dikerjakan oleh seseorang namun kalau dia mati dalam keadaan menyekutukan Allah tidak ada
maknanya kebaikan yang pernah dia kerjakan tersebut dia dijamin oleh Allah dan Rasulullah sebagai penduduk neraka
orang-orang yang pernah atau orang-orang yang mati dalam keadaan membawa dosa
menyekutukan Allah subhanahu wa taala sehingga dari sini dari berbagai ayat
dan berbagai hadis yang kita baca tadi mudah-mudahan menyadarkan kita semua
tentang bahayanya kesyirikan dan membuat kita takut atas perbuatan kesyirikan membuat
kita berhati-hati membuat kita rajin berdoa kepada Allah untuk dijauhkan dari kesyirikan dan membuat kita rajin dan
rutin untuk mengulang-ulang pelajaran tauhid mengulang-ulang tentang bahayanya
kesyirikan.
hadza wallahuam kita cukupkan pelajaran kita waktu yang tersisa
barangkali bisa kita gunakan untuk tanya jawab yang sudah beberapa pertemuan sebelumnya kita tidak ada tanya jawab
Monggo Bapak Ibu sekalian kalau ada pertanyaan,
Har tidak akan lagi mengulanginya di masa
depan jadi syarat tobat itu tiga terkait masa lalu masa sekarang masa depan kalau
terpenuhi tiga syarat tobat ini maka Insyaallah tobat yang diterima oleh
Allah subhanahu wa taala yang harus dilakukan sekarang ad diaan memperbanyak
amalnya dalam rangka mempersiapkan matalnya untuk menghadap Allah subhanahu wa taala haallahu taala
kita cukupkan lebih kurangnya mohon maaf mudah-mudahan ada manfaatnyaahb Muhammad wa al wasallam
subhanakallahumma wabihamdika asadu allaahailla Anta astagfiruka
wauaialamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."