Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Alhamdulillahi rabbil alamin wasalatu wassalamu ala asrofil
mursalin nabiina wa Maulana Muhammadin wa ala alihi wasohbihi ajmain wa Asyhadu
alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan
abduhu wa rasuluh shallallahu alaihi wa ala alihi wasohbih waman tabiahum
biihsanin Ila yaumiddin
Alhamdulillah puji syukur kita haturkan
k hadirat Allah subhanahu wa taala pagi ini kembali kita melanjutkan
kajian rutin dengan membaca kitab umdatul Ahkam
dan kita sampai pada bab yang baru yang diberi judul oleh penulis dengan judul
kitabul jihad bab tentang masalah
aljihad.di sebag ajian bab seperti ini terkadang
dilompati sehingga kalau membahas buku fikih nanti di bagian jihad itu
dilompati enggak dibahas tapi Insyaallah di masjid almarhamah ini akan tetap dibahas karena
ilmu tidak boleh dilupakan walaupun bisa jadi untuk saat ini belum
terlaksanakan karena mungkin ada sebagian orang yang ketakutan dengan istilah jihad ya seolah-olah istilah
jihad ini istilah yang melambangkan radikalisme,
mengesankan terorisme, dan kesan-kesan yang lainnya sehingga orang menjadi fobia
menjadi takut dengan istilah jihad.
demikian pula Ketika kita membahas
tentang alhudud Wal jinayat-hukum seputar masalah peradilan dan tindak kriminal dalam Islam Islam terkadang
pembahasan tentang masalah rajam, tentang masalah cambuk, tentang masalah potong
tangan, itu dihindari oleh sebagian orang karena takut mengkaji seperti itu.
dianggap sebagai kajian yang terlalu keras, menunjukkan kajian yang kurang
elegan dan seterusnya. Nah kita Tentu saja tidak demikian, karena ilmu seperti
ini tidak dianulir oleh para ulama se .sehingga Bapak Ibu kalau mau melihat buku
fikih apapun pasti pembahasan ini ada, baik fikih klasik maupun
kontemporer dan umdatul Ahkam maupun Bulughul Maram yang kita jadikan sebagai
referensi dalam belajar fikih dengan mengacu kepada hadis dua-duanya
menyebutkan yang seperti ini di bulgul Maram, ada kitabul jihad, di umdatul Ahkam
juga ada kitabul jihad.
Jadi apa yang yang harus kita khawatirkan dan kita takutkan ketika ilmu semacam ini
dipelajari, memang ada kesan bahwa nama jihad itu dianggap sesuatu yang kurang
baik ya radikalisme dan seterusnya. saya awali dengan sedikit
cerita nanti kita akan baca ini, ini sedikit kumpulan apa oret-oretan yang
tadi malam saya bikin saya pengantar tentang fikih jihad tapi saya Awali dulu
dengan sedikit cerita ya mungkin Bapak Ibu sudah pernah mendengar cerita ini sudah pernah dengar
Belum kenapa oh belum cerita
ya Ini pengalaman pertama ketika saya masuk Singapura G ya yang kemudian saya
dicurigai membawa sesuatu dan yang lainnya pertama diminta untuk tes urin kau mau enggak
tes urin ya mungkin saya dicurigai pengguna narkoba nah saya dengan berani
mengatakan Ya silakan tapi jadinya enggak enggak jadi disuruh tes urin
akhirnya malah saya dimasukkan ke dalam sebuah ruangan petugasnya bawa senjata bawa
senpi dan mungkin ada tiga atau empat petugas
seluruh Barang saya digeleda termasuk laptop suruh buka HP suruh buka dan dia
lihat seluruh isi dari HP dan laptop saya selesai digeleda dia tidak
menemukan sesuatu yang nampaknya berarti lalu mulailah diskusi
nah dia tanya
tentang islam dia tanya tentang ee termasuk salah satunya tanya tentang
jihad menurut kamu jihad itu apa kemudian apa kaitannya dengan
terorisme terus saya sempat ditunjukkan sebuah video ini ada yang ditangkap ya
jadi nampaknya dia mau memberikan efek syok pada saya kalau nanti ditangkap
seperti ini. Tapi saya merasa wong saya enggak salah apa-apa ngapain saya harus takut. nah di posisi jihad ini kayaknya
pertanyaan yang paling ee sensitif ya karena pilihannya antara
bisa masuk atau deportasi terus saya tanya di negara
kamu ada Army enggak ada pasukan bersenjata Enggak dia bilang ada di
negara Amerika ada enggak Oh banyak dan hampir semua negara punya pasukan
bersenjata Apakah senjata itu identik dengan radikalisme jawab dia tidak terus kenapa
yang dipermasalahkan dari jihad itu apa membunuh orang menyerang orang nah
namanya pasukan bersenjata juga tugasnya kayak gitu
Apa kaitannya dengan radikalisme
kalau semua negara punya pasukan bersenjata jika jihad dianggap radikalisme maka semua negara ini
radikal semua termasuk negara kamu juga radikal wong kamu juga punya pasukan
bersenjata ya tapi kita punya hak untuk melindungi negara hal yang sama juga
jihad itu dipakai untuk melindungi kedaulatan agama maka jika pasukan bersenjata dipakai
untuk melindungi kedaulatan negara jihad dipakai untuk melindungi kedaulatan
agama ya meskipun ada pihak yang salah dalam penggunaan istilah jihad ini dan
mereka salah dalam penerapannya tapi kesalahan yang dilakukan oleh pelaku agama tidak boleh
dinisbahkan kepada agama tidak boleh dikaitkan dengan kesalahan agama itu
kesalahan salah satu penganutnya bukan kesalahan ajaran
agamanya dan Islam punya hak untuk melindungi kedaulatan negara kalau ada
orang yang menginjak-injak kedaulatan negara Islam kedaulatan agama maka kaum
muslimin punya hak bertugas untuk melindungi kedaulatannya ya
walhamdulillah jawaban seperti ini diterima dan semoga juga bisa memberikan
pemahaman bagi mereka yang punya stigma negatif
terhadap istilah jihad sehingga kenapa selama ini kita dibodohi dengan
stigma-stigma negatif terhadap istilah syariat dengan alasan yang tidak masuk
akal dan tidak rasional Padahal di bagian ini di pihak
yang lain pun ada nah dari sinilah sebenarnya pemahaman seputar masalah
jihad pemahaman seputar masalah al hudud Wal jinayat fikih seputar masalah
peradilan itu bukan sesuatu yang seharusnya dihindari bukan suatu yang seharusnya
dianggap hal buruk atau kurang elegan untuk dibahas karena ilmu adalah ilmu
yang semuanya perlu untuk kita ketahui walaupun ya bisa jadi belum diterapkan
di kehidupan kita termasuk misalnya masalah perbudakan perbudakan itu dalam
Islam ada enggak pak perbudakan itu ada enggak
ada nyatanya di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada perbudakan di zaman Sahabat juga ada perbudakan zaman tabiin
dan seterusnya ada budak baru kemudian dihapuskan setelah kesepakatan yang
diselenggarakan oleh PBB kesepakatan di Jenewa kalau enggak yang kemudian saat
itu sudah tidak boleh ada lagi perbudakan.
kemudian juga masalah rajam,
ini sempat juga jadi diskusi antara saya dengan salah satu jamah di masjid
Assalam minomartani dan beliau sempat bilang
sudah tidak ada rajam, itu pernyataan tidak ada rajam ini berbahaya bedakan
antara tidak mengakui dengan tidak mengamalkan sebatas tidak mengamalkan
itu kita semuanya belum pernah merajam orang kan ya, pernah ikut praktik rajam enggak Pak?
belum ya! kita enggak pernah mengamalkan praktik rajam tapi itu karena
kondisi beda dengan tidak mengakui kalau orang mengatakan rajam itu tidak ada dalam hukum Islam nah ini beda lagi
karena tidak mengakui sesuatu yang ada ini lebih berbahaya daripada tidak bisa
mempraktikkan sesuatu yang ada tidak mengakui yang ada atau
mengadakan yang tidak ada dua-duanya kan salah ya ada dalam syariat ini tapi
tidak diakui ini salah atau menetapkan sesuatu yang tidak ada
dalam syariat ini juga salah.
Maka kalau kita belajar ya
mengakui yang ada mengenali yang ada atau yang kedua adalah menganulir
sesuatu yang ditambahkan oleh masyarakat yang sebenarnya itu tidak ada
jihad itu ada sehingga kalau orang mengatakan jihad sudah tidak lagi berlaku ini pemahaman yang bermasalah
maka tidak berjihad dengan tidak mengakui jihad sama atau beda beda Nah
kita belajar untuk mengenali yang ada mendudukkan yang ada itu pada porsinya
dan EE bukan dengan cara menolaknya baik sekarang Coba kita lihat
di sini sedikit mukadimah tentang fikih C jihad saya Awali dari mengenal jihad
secara bahasa aljihadu fil Lughah ya Oh ini enggak fungsi ya jihad secara
bahasa coba saya pindahkan dulu file-nya
jihat secara makna bahasa makudun Minal juhdi diambil dari
kata aljuhdu maknanya adalah badlut
thqoh mengerahkan kemampuan atau
usaha atau almasyaqah J Dalam makna bahasa artinya adalah sesuatu yang
sulit sehingga jihad secara makna bahasa ada dua makna jihad secara bahasa
ada dua makna ya pertama apa tadi
mengerahkan kemampuan yang kedua adalah
kesulitan inilah makna jihad secara bahasa.
selanjutnya di sini ada keterangan arragib al-asfahani beliau punya buku mufradat Fi garibil
Quran kosakata yang yang asing dalam al-qur'an asing maksudnya adalah ee bagi
sebagian orang yang tidak berbahasa Arab butuh penjelasan tambahan aljahdu Wal juhdu secara makna
bahasa artinya adalah ataqoh kemampuan Wal masyaqah dan kesulitan waakila ada
yang dibaca dengan fathah aljahdu dan terkadang dibaca dengan Al
dengan dma aljuhdu jadi secara mana bahasa bisa dibaca aljahdu bisa dimakna dibaca
aljuhdu waqala Ibnu Hajar kata Ibnu Hajar aljihad dengan kasrah Jim secara
makna bahasa artinya adalah almasyaqqoh sesuatu yang sulit sehingga butuh
perjuangan untuk melakukannya maka untuk kegiatan yang tidak butuh perjuangan
tidak butuh mengerahkan tenaga tidak bisa disebut jihad sehingga misalnya
nanti malam saya tak jihad dulu ya ngapain Kemulan selimut Nah itu bukan
jihad ya Jadi guring-guring ya tiduran
kemudian gelimbang-gelimbung itu tidak bisa disebut jihad olahraga umur 60 ya sat
dua narik selimut merem
kegiatan yang di situ tidak ada sisi sulitnya tidak ada beratnya tidak bisa disebut
jihad selanjutnya kita akan membaca pengertian jihad secara
syariat diambil dari makna bahasa tadi ada sebuah keterangan yang disampaikan
oleh syaikhul Islam beliau menyebutkan Wal jihadu makna dari jihad adalah badl
mengerahkan Kemampuan wahua alqudrah kemampuan
untuk mendapatkan kebenaran yang disukai mengerahkan Kemampuan untuk
mendapatkan kebenaran yang disukai waq main ak dan beliau
menyebutkan dalam kesempatan yang lain anal jihadaqatu
alijtihad jihad itu secara hakiki adalah berjuang jihad itu secara hakiki adalah
berjuang Fi husuli Ma yuhibbuhullah untuk mendapatkan apa yang
Allah cintai untuk mewujudkan apa yang Allah cintai Minal Imani Wal amal sheh baik
berupa Iman maupun amal saleh Wamin daf'i Ma
yubiduhullah atau menolak apa yang dibenci oleh Allah baik
kekufuran kefasikan atau atau perbuatan maksiat ya ini pengertian jihad secara
istilah jadi jihad kita tulis di sini ya jihad secara
istilah adalah mewujudkan apa
tadi sesuatu yang dicintai Allah sesuatu yang
dicintai Allah atau
meng menghilangkan atau
menghilangkan sesuatu yang dibenci
Allah maka mewujudkan praktik salat berjuang
untuk salat itu jihad ya bangun subuh atau sebelum subuh
terdengar suara hujan Masyaallah hati Pengin apa H merasa
malam masih panjang apalagi campur angin sehingga ketika mau bangun tuh rasanya
berat lebih berat walaupun masih di dalam rumah tiba-tiba semangat jiwa ini
kendor untuk ke masjid itu ketika hujan begitu Buka pintu Oh ngomong gerimis
tapi suaranya itu kan membuat orang jadi hatinya kendok untuk melakukan sesuatu jadi enggak
semangat tapi ketika dia lawan itu dan dia berusaha untuk mewujudkan itu maka
perbuatan ini masuk kategori jihad.
demikian pula menghilangkan
sesuatu yang dibenci oleh Allah sehingga dia merasa ini harus dihilangkan enggak
boleh misalnya ada aneka kemaksiatan baik di dalam rumah di lungkanya dan
seterusnya berusaha untuk menghilangkan itu bagian dari jihad maka jihad di sini
berdasarkan pengertian ini mencakup kalau ini apa Amar
Makruf kalau ini nahi mungkar baik yang
ada pada dirinya maupun orang lain sehingga Amar ma'ruf yang paling
dekat dengan kita itu siapa diri kita sendiri Kamu sudah Amar Makruf pada
dirimu belum Sudah Buktinya apa saya sudah salat saya sudah puasa Saya sudah
mengerjakan ini mengerjakan ini baik selanjutnya ditularkan ke orang lain maka kita perintahkan orang lain untuk
ikut seperti kita kamu sudah nahi mungkar pada dirimu belum sudah saya sudah menghindari ini
saya menghindari ini saya menghindari ini selanjutnya kita tularkan kepada yang lain maka mewujudkan amar maruf
nahi mungkar dan di situ ada tantangan yang harus kita lalu itulah
jihad baik maka berdasarkan hal ini jihad adalah
Amar Makruf nahi mungkar nah Dalam praktiknya Ketika seseorang melakukan
Amar mak'ruf nahi mungkar Ketika seseorang melakukan Amar
mak'ruf nahi mungkar itu kan ada apa ada tantangan Nah di
sinilah tantangan itu bertingkat ada tantangan yang
ringan ada tantangan yang menengah dan ada
tantangan yang berat untuk tantangan yang ringan ya
tidak tidak butuh dan tidak perlu menggunakan senjata ya ayo salat
kalauaro nodong pistol ini ini ya tidak sejalan dengan
suasana tantangan ringan ngejak salat pedangnya dihunuskan ya kayak gini tidak
sejalan dengan prinsip kemaslahatan syariat demikian pula tantangan menengah
tantangan menengah misalnya ya ada sedikit perlawanan tapi butuh
tekanan ya tidak perlu pakai senjata baru ketika tantangannya berat atau yang
sangat berat misalnya ya atau yang sangat berat untuk menghilangkan
kekufuran kita harus berlawanan dengan senjata nah di saat itulah keluar
senjata sehingga jihad posisinya bertingkat tergantung keadaan dalam
situasi ketika tantangannya tidak terlalu berat maka tidak perlu mengeluarkan iot yang berat tapi kalau
tantangannya sangat berat sekali di saat itulah kita harus mengeluarkan sesuatu yang berat baik kita
lanjutkan qala Ibnul qayyim kata Ibnul qayyim Nah di sinilah ada satu keterangan yang bagus yang disebutkan
oleh Ibnu qayyim dalam zadul maad Beliau mengatakan urifa H apabila sudah diketahui makna
ini Fal jihadu ARB maratib
maka jihad
itu ada empat Tingkatan, pertama jihadun nafs-Jihad melawan diri sendiri, yang kedua jihadus sititan-Jihad
melawan godaan setan, yang ketiga Jihad melawan orang kafir, dan yang keempat
Jihad melawan orang munafik. sehingga seperti apa kamu akan
menghadapi tantangan itu tergantung dari siapa yang kau lawan jihadnya. sekarang
melawan diri sendiri ya enggak perlu nodong pistol di kepalanya Ayo Sal nek R
tangi dor ya ya bunuh diri sehingga Jihad melawan diri sendiri
adalah melawan hawa nafsu melawan kemalasan melawan keinginan untuk
santai-santai melawan keinginan untuk melakukan sesuatu yang haram jiwa misalnya pengin sesuatu yang haram ada
enggak pak kayak gitu Pak ada dilawan Jangan nanti kamu dosa tapi enak ya Ya
enak tapi kan nanti ada konsep buruk yang Kau Dapatkan sebab yang namanya jiwa punya
kecenderung apa innan nafsa La amarum bisui illa Ma rohimabbi
sesungguhnya jiwa ini selalu menyuruh orang untuk melakukan hal yang buruk penginnya jelek penginnya jelek ya nek
dituruti Dadi elek kabeh kadang ada orang punya prinsip yang ngawur ya mumpung kamu masih kuat
masih muda dipuas-puasin aja dipuas-puasin tapi tanpa
aturan sehingga Kadang orang nyuruh anaknya nyuruh siapa Bahkan termasuk
nyuruh dirinya sendiri Mumpung masih muda dipuas-puasin aja hidup ini Nah itu juga
berbahaya.
ada juga Jihad melawan setan Nah nanti akan dirinci oleh Ibnu qayyim
faihadun Nafsi Jihad melawan diri
sendiri situ ada empat tingkatan juga yang pertama
ayujahidaha ala taalumil Huda pertama adalah berjuang memaksa
diri untuk belajar agama belajar itu butuh perjuangan enggak Pak saya yakin orang kalau habis
subuh diminta untuk milih balik Mindo turu ya balik mulai pulang tidur lagi
atau duduk di masjid mendengarkan kajian pilih mana Pak
Hah Tergantung apa tergantung niat yang bersangkutan
tergantung sing ngisi ya ne sing isi moseni marakno ngayeli ah timbangan mulh
ae turu sehingga misalnya tadi salat subuh salat subuh bisa dua kali lipatnya
sekarang kan waktu salat subuh begitu Ada kajian subuh kelisik-kelisik sudah
mulai ngapain pak ngantuk mas dia lebih milih untuk tidur daripada
melawan ngantuknya untuk belajar apalagi kalau sedang puasa
Masyaallah kalau lagi puasa itu habis subuh
ngapain ngaji habis subuh
tidur Nah maka belajar mempelajari petun uk mempelajari
ilmu mempelajari agama yang benar alladzi laa Wi Maha di mana seseorang
tidak akan bisa mendapatkan keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat ill bihi kecuali dengan
ilmu wataha amaluhu Sita
fidin ketika orang tidak berilmu maka bisa jadi dia gagal untuk
mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat karena salah perbuatannya baik Insyaallah kita
sepakat dengan hal ini dan ini butuh perjuangan banyak orang yang enggak mau
belajar Pak dan yang belajar pun banyak yang lebih milih nek ngaji II ya sing
gampang-gampang ae sing era berat-berat mikire ada juga yang ngaji yo ngaji tapi
sing kira-kiro membahagiakan orang yang menyenangkan sing lucu-lucu
ya sing digolei op sampeyan mangkat ngaji golek lucu apa golek
ilmu ha yo golek ilmu tapi sing
lucu akhirnya yang ngisi itu kepekso harus
ngelucu terus terang ya membuat lelucon itu perjuangan
juga jihad jihad membuat lelucon akhirnya kan
kadang ada orang yang membuat luucon tapi jadinya malah wagu ya ini enggak
lucu tapi disebut lucu.
Saya pernah tanya sama ee salah satu
perawat rumah sakit jiwa gitu saya kalau nonton ya sekilas nonton
apa itu namanya Stand Up Komedi ya itu sebenarnya enggak lucu tapi kok kenapa kok pada peserta itu pada gergeran Iya
itu ada namanya istilahnya apa gitu jadi Sudah ada dalam pikiran dia pokoknya
Buatlah tertawa walaupun sebenarnya enggak lucu Saya yakin seperti kasus es teh itu
enggak lucu itu Pak tapi sampingnya itu bisa ketawa terpingkal-pingkal itu sebenarnya memang dibuat-buat jadi
pokoknya apapun yang keluar dari orang ini kita buat lucu sehingga buat diri kamu untuk tertawa bapak lihat kejadian itu tadi ya
yo didol kono Goblok gitu Misalnya ini mohon maaf saya cuma menirukan
ya bagi anda lucu enggak itu pak gak lucunya di mana tapi ke sebelahnya itu
kenapa bisa terpingkal-pingkal ini lucunya di mana oh ternyata ada tersetting dalam pikiran dia pokoknya
apapun yang keluar dari orang ini dianggap lucu Maka ketawa meksso itu
enggak nikmat tertawa tapi apa meksso itu
enggak nikmat sehingga Pokoknya kita buat aja
ketawa tapi sebenarnya itu bukan ketawa yang organik ya tapi ketawa yang
dibuat-buat baik kembali ke sini maka ee berjuang untuk
belajar mau belajar itu butuh perjuangan Enggak semua orang Pak mau Pak tonggone
masjid loh Pak disuruh duduk untuk sinau itu berat ngrungokno opo toh Mas kita
itu mas lah ngrungokno pelajaran mongkoy ngono dirungokno Mas leh milih nontonh
milih mangan ngemil daripada dia
ngaji yang keduaahal berjihad untuk beramal
mengamalkan apa yang sudah diketahui setelah misalnya kita kenal amalan-amalan sunah-sunah sekarang
prakkkan itu butuh perjuangan lagi
karena sebatas punya wawasan mengenal tapi tidak diamalkan ada dua kemungkinan
berbahaya atau minimal tidak bermanfaat maka kata Ibnu qayyim
kalaupun orang itu tidak mengamalkan ilmu yang sudah diketahuinya illam yadurraha jika tidak
membahayakannya minimal tidak bermanfaat baginya apa yang kamu pelajari itu
enggak ada manfaatnya kalau seperti ini caranya apa apagi bisa jadi membahayakan
kamu karena nanti dituntut di di akhirat sehingga setelah kita kenal
misalnya amalan sunah itu seperti ini sunah-sunah harian seperti ini tapi kita
tidak melakukannya Minimal kita tidak mendapatkan manfaat
darinya alalitatu tingkatan yang
ketigaaii berjuang untuk mendakwahkannya mengajarkannya kepada orang lain yang belum
mengetahuinya karena orang yang menyembunyikan ilmu Wal bayinat
menyembunyikan penjelasan itu akan merasa
nyaman misalnya jenengan Kenapa kok tidak ajarkan ke yang lain malas Aku
ngajari wong Lio witimbangane engko gesekan timbangannya padu Wis Tak
tinggal a karena dia tidak mau resiko ya enggak orang enggak mau ngajari itu salah satu pertimbangannya apa enggak
mau resiko iki aku nek ngomong engko diseneni wong Oke disengiti
tetangga dan Sebab Dia tidak mau resiko jadi misalnya kita mengetahui
tetangga kita ada yang berbuat salah jenengan loh sebagai tetangga sing ngerti Mbok dielengke
engko nek dielingke padu milih apa
daripada beresiko mending dia hindari resiko menang sebab orang ketika sudah punya
ilmu dia tidak akan mau untuk ee apa mengalami resiko makanya dia
pilih tidak berdakwah dan itu beresiko juga di
akhirat makanya beberapa pendeta Yahudi ya yang mereka tahu Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam itu betul nabi terakhir itu Allah subhanahu wa taala Sebutkan mereka
sembunyikan kebenaran
wahumam mereka menyembunyikan kebenaran Padahal mereka itu tahu Allah ngerti isi hati
Yahudi sehingga Allah sebutkan dalam Alquran Yahudi itu menyembunyikan kebenaran Padahal mereka itu tahu k
ngerti l Pak kalau sebenarnya Nabi Muhammad wasam itu nabi terakhirak mau
disembunyikan sampai ketika ada Yahudi yang tanya betul enggak sih nabi yang
diceritakan dalam kitabmu itu adalah Muhammad itu ah Mereka bilang Oh enggak benar bukan kayak gitu
orangnya bukan kayak gitu orangnya lah terus orangnya kayak gimana belum
muncul terus belum muncul Sampai kapan dia akan muncul sampai sekarang enggak ada nabi terakhir versi
Yahudi nabi terakhir versi Yahudi itu siapa Dajal sehingga nanti ketika Dajal muncul
barulah para Yahudi itu ngikuti Dajal
yang keempat
ayujahidaha alri berjihad untuk bersabar melawan
kesulitan ketika berdakwah mengajak orang untuk kembali kepada Allah berjihad bersabar ketika
ada orang yang menyakiti dirinya dan dia sanggup untuk menanggung semuanya lillahi dalam rangka untuk
berdakwah misalnya saya ngomong seperti ini terus di YouTube ada komentan pedes banget ya ya ada komentar pedes misalnya
Sok tahu kamu suka menggurui orang lah saya harus
disuruh apa ya seharusnya kamu diam kalau diam Yao or sed
kajian jadi ada komentar-komentar negatif nyelekit
dan seterusnya itu konsekuensi Ketika kita menyampaikan sesuatu yang tidak
disukai oleh orang lain ya wajar saja ketika kita berjuang
pasti akan mendapatkan itu makanya kadang tadi ya orang lebih milih ya
mending meneng sing penting anteng daripada ngomong tapi perlu dengan
resiko penuh dengan resiko faastakmal hadil maratib faakmalil
maratibul Arba SH minar rbaniin apabila dia bisa menyempurnakan
empat tingkatan tadi maka dia adalah seorang ulama Rabbani karena para ulama Salaf sepakat
bahwa orang yang berilmu tidak bisa disebut Rabbani sampai dia mengenali
kebenaran dia mengamalkannya dia mengajarkannya yaan alima Siapa yang
ngerti dan dia mengamalkan dan dia mengajarkan itulah orang yang e
yudiman faka yudiman fakutis samawat itulah
Nanti orang yang dimuliakan di kerajaan langit maksudnya
adalah orang yang dikenal oleh para malaikat ini Jihad melawan diri sendiri
ya jihad mengendalikan diri sendiri intinya empat yang empat ini disebutkan di surah al-asri Innal insana lafi khusr
illalladzina amanu wailus shihat wata Tawau bilhaqqi wa Tawau bisabri orang
yang tidak rugi itu cuman empat yang pertama beriman dan beriman
itu sama dengan berilmu karena kita punya iman setelah kita belajar yang kedua mengamalkan ilmu
yang ketiga tawasau bilhaqqi mengajarkan kebenaran itu yang keempat sabar dalam
melaksanakan tiga yang di atas Wa Amma jihadus sititan yang kedua
Jihad melawan setan di situ ada dua tingkatan yang pertama adalah jihadu ala
daf'i Ma yulki Ilal Abdi minasubuhat wasyukuk
alqadiihah melawan Bisikan Setan berupa syubhat
syubhat itu pemikiran-pemikiran yang menyimpang atau pemahaman-pemahaman yang
menyimpang misalnya saya belum bisa menerima apa yang dikatakan oleh Pak
ustaz itu karena bagi saya kayak gini nah dia
punya pemahaman yang enggak benar sehingga menghalangi pemahaman yang
benar ya mohon maaf ya misalnya kita kasih
penjelasan tidak boleh menjual kulit binatang kurban misalnya karena itu bisa
membatalkan amalan kurban itu kan enggak semua orang Nima lah apa kon makan kulit
kabeh kalimat itu itu syubhat namanya ya apa Kita harus makan kulit kulit kok
dimakan ya kulit paling gampang ya Dijual mok enggak entuk jual kulit
misalnya nah dia punya alasan Untuk membentengi dari pernyataan
di awal tadi karena dia merasa mempertahankan apa yang sudah menjadi
tradisi karena itu yang paling gampang menurut dia itu lebih nyaman Nah kalau
kemudian ada orang bilang enggak boleh ee jualan kulit kurban tidak boleh menjual kulit kurbanal karena bisa
membatalkan praktik korbannya itu kalau kemudian diterima itu kan mengubah
tradisi betul enggak Pak Nah bagi orang enggak nyamanal Itulah namanya syubhat nah
setan menghembuskan itu agar dia bertahan dalam
maksiat setan menghembuskan itu agar dia bertahan dalam kesalahan termasuk juga meragukan
sesuatu yang meragukan dalam iman sehingga Kadang
orang diajak kamu harus percaya ini saya enggak yakin Nih ada seperti itu
misalnya besok akan ada Dajal Masa sih ada orang kok kayak aneh gitu Nabi Isa
turun Apa mungkin ada manusia bisa turun dari langit ya orang kalau naik ke atas kan
harus pakai apa pakai pakaian Astronaut karena bisa apa pakai pakaian
Astronaut Nah contoh seperti itulah yang disebut dengan syubhat yang kedua jihad
ala Dafi Ma yulki ilaihi Min iradatil fasidah was syahwat Jihad melawan
Bisikan Setan untuk melakukan maksiat ya Misalnya mengkonsumsi sesuatu yang
haram mengambil harta yang haram itu enak enggak Pak harta haram itu enak enggak
Hah durung ngerasa ng ya Misalnya hasil suap amplop
liar kemudian ketika akhir tahun tiba-tiba ada yang ngasih dari kantor ini Duit apa Wis Tompo wa loh Tompo wae
terima saja ko Bojomu kan senang toh nompo koy
ngini menolak itu jihad enggak jihad setan membisikan terima saja ini kan
uang kamu kan enggak minta lumayan sikat
sudah melawan itu Ji jihad sehingga ada orang misalnya ee dia
vendor ya terus diterima ketika mau kerja sama oleh instansi tertentu nah
sama kepala instansi ini atau kepala kantornya vendor itu punya kontribusi apa kepada kita lah maunya gimana ya
kalau bisa ngasih persenan pilihannya Kan dua ya ditolak
atau bayar orang berpikir ini peluang masa ditolak daripada nanti orang lain yang
masuk mending saya tapi harus bayar dengan orang
dalam ya itulah syubhat dan syahwat baik sudah bunyi Belnya
ya mau jihad untuk melawan itu
karena nanti saya diprotes ini kalau melebihi waktu.
Cukup sampai di
sini nak kan biasanya tanya jawab tanya jawab atau materi baik satu
pak Dr Muslih Pak Profesor dulu biasanya yang lebih
senior Oh gitu Baik Pak Muslih silakan
ng silakan baik bmillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, mungkin ada beberapa pertanyaan yang pertama untuk
menegaskan saja Apakah benar tadi disebutkan bahwa
perbudakan itu yang boleh dalam hukum Islam tapi terus ditiadakan karena
ee ada perkembangan baru dalam pemahaman termasuk dari tekanan dari PBB atau
apapun tadi itu yang pertama.
Kemudian yang kedua kalau Islam
yang sudah ditetapkan dalam al-qur'an atau hadis itu bisa dirubah atau
disesuaikan dengan kehidupan baru modern apakah yang lain-lain juga bisa di ee
lakukan serupa misalnya tadi ada apa hukum hudud ya
rajam, Apakah itu juga bisa disesuaikan dengan perkembangan ee
modern?
kemudian satu lagi ee ada hukum ketentuan yang Saya pernah
mendengar bahwa orang yang murtad itu dihukum
mati tentunya sesuatu yang sangat apa Ee tidak bisa diterima oleh hak asasi
manusia atau kehidupan modern mungkin itu Pak matur nuwun.
wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.baik, kita ulangi ya pertanyaannya yang
online bisa dengar enggak tadi? bisa? nah jadi yang pertama tentang masalah
perbudakan, Apakah betul bahwa dalam Islam itu perbudakan sudah dihapuskan
jawabannya tidak benar ya jadi hukumnya ada perbudakan aturan perbudakan itu
ada sehingga kalau bapak ibu membaca kitab-kitab
fikih baik yang klasik maupun yang kontemporer kontemporer Contohnya apa yang karangan ulama sekarang yang Bapak
Ibu kenal misalnya fikih sunah Sayyid Sabiq itu kontemporer enggak itu sekitar tahun
4-an kontemporer ya masih di era
eh apa di era kemerdekaan pasca perang dunia kedua kalau itu dianggap
kontemporer maka tentang masalah fikih budak itu
ada di kitab fikih sunah Sayid Sabiq juga ada di kitab misalnya alul islamiu
ya Dr Wahbah Zuhaili kitab ini cukup terkenal dan
banyak jadikan referensi sehingga hukum tentang masalah perbudakan itu tidak
dihilangkan ya Meskipun budaknya enggak ada sehingga bukan berarti ketika
objeknya enggak ada terus ini ditiadakan karena itu apakah hukum
perbudakan dalam Islam ditiadakan jawabannya tetap ada walaupun budaknya tidak tidak ada nah
budaknya tidak ada itu kan karena kondisi masyarakat Andaikan nanti ke depan ada
perbudakan lagi ya hukum itu berlaku maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pernah menyebutkan dalam hadis tentang tanda hari
kiamat Jibril bertanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam akhbirni
amartiha Jelaskan kepadaku tentang tanda kiamat kemudian Nabi Sallallahu alaii
wasam mengatakan analidal amatubataha waantaral khufatar urata Rua
asyai yatatawaluna fil bunyan kaau akan melihat ada
fenomena seorang budak wanita melahirkan tuannya ya meskipun ada banyak tafsir
tentang makna ini salah satunya adalah ada seorang lelaki kawin dengan
budak perempuan lalu melahirkan anak dari lelaki ini anaknya ini statusnya
Merdeka ikut bapaknya sementara ibunya budak maka
budak melahirkan tuannya karena anaknya ini adalah anak
tuannya yang statusnya ngikuti bapaknya.
baik dan itu tanda hari kiamat
tanda hari kiamat kan berarti muncul di bagian akhir maka hukum seputar masalah
perbudakan tetap ada dan akan berlaku kembali Andaikan budak itu muncul kembali di
masyarakat Nah mungkin ada yang mempertanyakan berarti Islam mendukung perbudakan Pak Islam mendukung
perbudakan bukan mendukung manusia jadi budak ya tapi ngatur ketika ada
budak karena kalau kita baca hukum seputar masalah perbudakan justru memuliakan manusia walun pun diposisi
sebagai budak sebab dalam aturan masalah
perbudakan ada anjuran agar budak itu dimerdekakan agar ada anjuran agar budak
itu di al-qur'an ada ya Fain alimtum fihim Khair
fakatibuhum kalau kalian melihat pada budak-budak kalian itu dia punya potensi
untuk membebaskan dirinya dengan membayar maka lakukanlah akad mukatabah
bebaskan mereka dengan akad mukatabah sehingga bukan mendukung manusia jadi
budak tapi mengatur jika ada manusia yang jadi
budak dan ini tidak sama dengan mendukung manusia jadi budak terlebih
lagi dalam semua ajaran agama perbudakan itu ada sehingga nonmuslim juga mengakui
adanya perbudakan sebelum dilarang dalam Konferensi Jenewa itu kan di negara
Islam ada budak di negara nonmuslim juga ada budak ada enggak masyarakat
Indonesia yang pernah dijadikan budak H aneka sejarah yang pernah kita baca
baik kerja rodi romusa Terus yang dipindah ke
Suriname itu kan dalam pemahaman mereka kalian makhluk terjajah yang kami
perbudak enggak dibayar dan tidak dihargai sebagai
manusia ketika kerja artinya praktik itu dilakukan oleh
mereka yang membawa prinsip Gospel kalau mereka bilang 3G Gold Glory
dan Gospel berarti prinsip Suci juga mengajarkan perbudakan oleh
Belanda dan korbannya adalah nenek moyang kita masa silam ada yang selamat
bertahan hidup dan ada banyak yang mati whamdulillah orang Indonesia juga enggak
habis-habis walaupun dulu banyak sekali yang yang mati baik jadi perbudakan dalam aturan
agama kita tidak hilang Pak ya namun tetap ada dan dibahas oleh para ulamaun kasusnya belum
terjadi kemudian yang kedua bisa enggak sih
Eh aturan Islam itu disesuaikan dengan perembangan zaman sebenarnya Islam itu isinya apa
Pak hukum ya dalam Islam itu isinya apa hukum dan
aturan sementara yang terjadi di perkembangan zaman itu isinya
apa budaya tradisi teknologi dan seterusnya nah hukum itu tidak akan
berubah Apun yang berubah di bawahnya kalau budaya tradisi teknologi berubah
Biarin berubah tapi hukum tidak berubah apa yang perlu di diubah dari hukum
kalau budayanya berubah misalnya membuka aurat
haram kalau budayanya berubah apakah hukum ini jadi berubah ya harusnya hukum
menyesuaikan gimana ya jangan haram makruh gitulah
harusnya apakah gara-gara teknologi berubah kemudian budaya berubah yang
dulunya haram harus berubah jadi makruh nanti Lucu jadinya kalau di zaman Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam hukum berubah mungkin karena apa ada perubahan Wahyu ada
nasah ada yang dihapus ada nasah dan ada yang dimansuh dihapus itu selama Wahyu
masih turun kalau Wahyu sudah enggak turun ya sudah tidak ada perubahan sudah
terkunci dengan turunnya firman Allah Taala alyauma akmaltu lakum dinakum pada
hari ini agama kalian telah aku sempurnakan karena agama itu telah disempurnakan maka sudah tidak ada lagi
yang perlu ditambahi maupun dikurangi sebab sudah komplit sudah sempurna
baik sehingga kadang kita juga merasa bingung gitu mengubah Islam itu harus
menyesuaikan yang menyesuaikan itu apanya wong Islam itu isinya hukum
sedangkan hukum itu tidak boleh berubah karena kalau hukum itu berubah ya jadinya hukum itu Berdasarkan
kesepakatan orang bukan turun dari Allah beda dengan hukum yang Berdasarkan
kesepakatan itu berubah ya terserah manusia karena itu buatan manusia baik
rajam tetap berlaku walaupun tidak dilakukan artinya hukum itu tidak
hilang Apakah ini tidak sejalan dengan prinsip
manusiawi Saya kira semata hukum bunuh dengan teknis membunuh tertentu itu
tidak bisa disebut tidak manusiawi ada banyak praktik hukuman yang dilakukan oleh nonmlim yang lebih
tidak manusiawi dietrum itu manusiawi enggak Pak dietrum Pak
hah gimana Pak kebayang enggak Pak hukuman kursi
listrik Pak di Amerika ada itu ya masih ada Pak
Pak Profesor di Amerika kursi
listrik hukuman mati Iya hukuman mati kursi listrik masih ada intinya hukuman
mati intinya hukuman mati ya bagaimana caranya
yangum Iya jadi esensinya hukuman mati mengenai teknisnya kan bermacam-macam Ya
nah dan ini kan Tidak Dianggap anu ya wah ini tidak manusiawi dan seterusnya
artinya diakui juga nah termasuk juga murtad itu
dihukum mati karena itu
pengkhianatan murtad itu dianggap pengkhianatan sehingga orang yang
berkhianat layak dihukum mati beda dengan nonmuslim dari awal
kalau dia sudah muslim Terus murtad keluar dari Islam maka dia dianggap
pengkhianat sehingga dia boleh dihukum mati dalam aturan agama
kita begitu ya wallah wuam ya Semoga bisa
diterima kalau masih berat diterima ada syubhat mungkin ya Ada baik waktu kita karena sudah
habis jadi mungkin pak Profesor mau menyampaikan sesuatu nanti Insyaallah
pekan depan
Ya siap nanti diskusi kita belum berakhir pekan
depan nanti bisa kita sambung lagi untuk bahas seputar masalah masih pengantar jihad ya kita baru pengantar ya belum
masuk ke dalam ruangan jihad baik demikian semoga yang kita
bahas ini bermanfaat wasallallahu ala nabiina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi wasallam wa akhiru da'wana
anilhamdulillahi rabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh