Kajian ini membahas tentang tercelanya sifat Namimah (mengadu domba), sebagaimana dijelaskan dalam Syarah Kitabul Jami'. Namimah merupakan dosa besar yang dapat merusak tali persaudaraan (ukhuwah) di antara kaum muslimin dan menjadi salah satu sebab utama seseorang diadzab di alam kubur. Umat Islam diwajibkan untuk senantiasa menjaga lisannya dan menjauhi perbuatan adu domba.
Tukang Namimah (Syarah Kitabul Jami')
Syarah Kitabul Jami - Ustadz Zulkarnaen Nurhasan, Mudir Pesantren YAUMI Yogyakarta Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-3 dalam seri Syarah Kitabul Jami yang membahas tentang tukang namimah (syarah kitabul jami'). Ustadz Zulkarnaen Nurhasan, Mudir Pesantren YAUMI Yogyakarta memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah innalhamdalillahi nahmaduh wasasta'inuhu wasastagfiruh wa naudubillahiuru anfusina iatialina yahdihillahu Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadialah wa Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu la nabiya ba'dah Allahumma shalli wasallim ala nabiina Muhammadin bapak-bapak ibu-ibu dan jemah sekalian rahimakumullah terlebih dahulu Mari kita mohon maaf atas segala perbuatan dosa dan maksiat yang kita lakukan dan hanya kepadaNya kita memohon agar segala nikmat dan karunia yang ia berikan
kepada kita senantiasa ia langgengkan atas kita dan nikmat-nikmat itu sebagai pengantar kita mendapatkan kenikmatan yang lebih besar di hari kiamat kelak allahum Amin selawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam juga kepada keluarga beliau para sahabat beliau dan orang-orang yang mengikuti petunjuk beliau dengan baik hingga hari kiamat nanti jemaah sekalian rahimakumullah pada pagi hari ini kita akan membahas Hadis ke-25 yaitu tentang perbuatan Namimah perbuatan Namimah Namimah artinya apa jemaah adu domba kenapa pakai domba ya kenapa enggak adu kucing gitu atau adu
ular adu domba kasihan dombanya ini diadu-adu terus tib jemaah sekalian rahimakumullah hadis ini dari hudzaifah Ibnu Yaman radhiallahu Anhu Beliau berkata samitun Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yaakul laadul jann aku mendengar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkata tidak akan masuk surga seorang yang qattad qattad artinya orang yang suka mengadu domba jadi ada istilah lain untuk orang yang suka mengadu domba yaitu apa namam ya dalam sebagian riwayat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda la yadkhulul jannata nammamun ya namam Ini juga artinya pengadu domba nah jemah sekalian rahimakumullah
ya tentunya kalau kita membahas sesuatu maka kita pertama kali membahas tentang pengertian biasanya kan begitu ya Apa itu qattad apakah ada perbedaannya dengan namam ini yang dibahas pertama kali jadi menurut Imam ibnuir rahimahullah Beliau mengatakan qal hadquu u wahu jadi qal hadis melakukan qun terhadap pembicaraan Jika dia mempersiapkan perkataan tersebut kemudian dia olah ya kemudian dia Putar Balikkan dipalsukan kandungan maknanya ya dengan niat untuk membuat kerusakan atau merusak hubungan di antara dua pihak jadi misalnya ya ada orang ya kumpul-kumpul Misalnya kemudian dia gabung di situ ada orang-orang
kumpul-kumpul ada si a ini gabung di majelis itu kemudian dia mendengarkan ya isi pembicaraan orang-orang di majelis itu ketika misalkan ternyata di majelis itu sedang dibahas tentang C misalnya ya tentang c atau tentang B ya tadi kan a ini b maka kemud ya a ini memberikan informasi ya yang ia dapatkan dari majelis ini ya misalkan orang-orang ini menyebut B begini begini begini ya tentunya keterangan yang buruk maka kemudian a Setelah dia dapatkan informasi tentang B dari orang-orang ini maka dia sampai sampikan kepada B B tadi itu saya begini ada orang-orang kumpul ya Saya dengar Mereka bicara tentang
kamu yang buruk ya dia sampaikan ucapan buruk itu kepada orangnya si B yang dibicarakan ini ya jemaah sekalian rahimakumullah ini apa namanya menukil memindahkan atau menyampaikan banya ada syubhat ya Ada syubhat yang kadang kala menjerumuskan kita kan kan pernah ada usaha mendapaya si a ini apa waspada dilakukan ya untuk seseorang yang apa yang dinamimahi yang mendapatkan informasi buruk tentang dari orang apa namanya dari seseorang mengenai penilaian orang terhadap kita nanti ada ada ininya ada tips-tipsnya jemaah sekali rahimakumullah ya menunjukkan dirinya secara terang-terangan ikut nimrung
ngobrol di situ Itu namam jadi kalau sembunyi-sembunyi dia nguping gitu ya terus dia nuk ya kita berusaha apa ingat kebaikan-kebaikannya maka begitu juga ketika informasi orang lain ya ent dulu entar dulu entar dulu ya sudah Pak misalnya kita dapat informasi ee Mas ya tong enggak ya kemarin ini saya ketemu sama fulan-fululan dia bilang jenengan tuh begini-begini orangnya enggak enak ya suka iniah sudah tunggu dulu tunggu dulu sudah kita yang lain aja L ngobrol yang lain ya jangan sampai apa maka ya Dari sini maka ya Dari sini kita ambil pelajaran ya Bapak Ibu kalau misalnya kita mau menashati anak-anak
kita ya Jangan cuman dikasih manfaat dunia dia sudah keluar
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."