Kisah kaum ‘Aad dan Tsamud bukanlah legenda atau mitos, tetapi peringatan nyata yang Allah abadikan dalam Al-Qur'an. Dalam tafsir QS Fushshilat, Ustadz Amrullah Akadhinta menjelaskan bagaimana kesombongan dan keingkaran membawa mereka kepada kehancuran.
Pelajaran dari Kaum ‘Aad & Tsamud
فَأَمَّا عَادٌ فَاسْتَكْبَرُوا فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ ...
Kaum ‘Aad menolak dakwah Nabi Hud dan sombong terhadap perintah Allah, maka dikirimlah angin yang menghancurkan mereka selama tujuh malam delapan hari.
وَأَمَّا ثَمُودُ فَهَدَيْنَاهُمْ فَاسْتَحَبُّوا الْعَمَىٰ عَلَى الْهُدَىٰ...
Kaum Tsamud mendustakan Nabi Shalih dan menyembelih unta yang menjadi tanda kekuasaan Allah, maka datanglah suara keras yang mematikan mereka.
Hikmah dari Kisah Ini:
- Azab Allah benar-benar nyata bagi orang yang sombong dan ingkar.
- Setiap umat memiliki ujian keimanan yang berbeda, namun ujungnya sama: kebenaran pasti menang.
- Kisah ini bukan dongeng, tetapi peringatan agar manusia tidak mengulangi kesalahan masa lalu.