1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-2 dalam seri Safari Dakwah Gorontalo yang membahas tentang kembali kepada al quran & as sunnah. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Kembali Kepada Al Quran & As Sunnah

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Minggu, 17 Mei 2025

🏢 Safari Dakwah Gorontalo

Pembahasan kajian malam ini adalah tentang memahami Al Quran dan As Sunnah, perkara ini dimotivasi oleh Allah dan Rasul Nya, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى

مَآ أَرْسَلْنَٰكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَٰلَمِينَ

Artinya: Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.[Surat Al-Anbiya Ayat 107]

Firman Allah: (Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam (107)) Allah سبحانه و تعالى memberitahukan bahwa Dia menjadikan nabi Muhammad ﷺ sebagai rahmat bagi alam semesta. yaitu, Dia mengutusnya sebagai rahmat untuk mereka semua. Maka barang siapa yang menerima rahmat ini dan mensyukuri nikmat ini, maka dia berbahagia di dunia dan akhirat. Dan barang siapa menolak dan mengingkarinya, maka dia merugi di dunia dan akhirat, sebagaimana Allah سبحانه و تعالى berfirman: (Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan (28) yaitu neraka Jahanam; mereka masuk ke dalamnya; dan itulah seburuk-buruknya tempat kediaman (29)) (Surah Ibrahim). Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Dan tiadalah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam (107)) dia berkata bahwa orang-orang yang mengikutinya mendapatkan rahmat di dunia dan di akhirat. dan orang-orang yang tidak mengikutinya terhindar dari cobaan yang pernah dialami umat-umat lain berupa ditenggelamkan ke bumi, dikutuk, dan ditimpa azab.[Tafsir Ibnu Katsir]

Yang menjadi rahmat adalah ajaran beliau ﷺ karena jasad beliau dibatasi oleh waktu dan tempat, karena pengertian alam adalah sesuatu selain Allah. Oleh karena rahmat untuk seluruh alam maka kita maknai sebagai nikmat. Namun sebagian orang justru menganggap ajaran islam itu sebagai adzab dan beban hidup, pendapat ini jelas keliru,

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."