1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-111 dalam seri Kajian Tematik yang membahas tentang menyiapkan diri untuk dilamar ajal. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🗓️ Sabtu, 30 Agustus 2025

🏢 Muslim Path KPMI ICE BSD

Disaat suasana chaos dimana-mana, tetap istiqamah beribadah merupakan keistimewaan, sebagaimana sabda Nabi ﷺ

نْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:«الْعِبَادَةُ فِي الْهَرْجِ كَهِجْرَةٍ
إِلَيَّ».[صحيح] - [رواه مسلم] - [صحيح مسلم: 2948]

Ma'qil bin Yasār -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,"Ibadah di masa harj (fitnah) sama seperti berhijrah kepadaku."[Sahih] - [HR. Muslim] - [Sahih Muslim - 2948]

Kemudian perintah untuk tetap beribadah sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى dalam Surat Yunus Ayat 87;

أَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰ وَأَخِيهِ أَن تَبَوَّءَا لِقَوْمِكُمَا بِمِصْرَ بُيُوتًا وَٱجْعَلُوا۟ بُيُوتَكُمْ قِبْلَةً وَأَقِيمُوا۟
ٱلصَّلَوٰةَ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُؤْمِنِينَ

Artinya: Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya: "Ambillah olehmu berdua beberapa buah rumah di Mesir untuk tempat tinggal bagi kaummu dan jadikanlah olehmu rumah-rumahmu itu tempat shalat dan dirikanlah olehmu sembahyang serta gembirakanlah orang-orang yang beriman".

Berbicara tentang dekatnya kematian, tidak identik dengan jumlah usia karena kematian bisa terjadi pada siapapun, oleh karena itu sisa usia itu bukan mereka yang sudah tua. Maksud sisa usia adalah waktu yang sedang kita lalui, masing-masing sedang menjalaninya karena kita tidak tahu kapan ajal menjemput. Jika sudah menyadari dekatnya kematian, berarti persiapannya harus sejak sekarang karena kita bisa menghadapi kematian kapanpun, sehingga muslim akan selalu dalam kondisi siaga mati. Oleh karena lemahnya kesadaran tentang dekatnya kematian, maka angan-angan tentang dunianya tidak pernah habis-habis. Bagi muslim maka harus mempersiapkan bekal sebanyak-banyaknya.

Masing-masing kita bisa mengukur diri sendiri tentang tingkat ketaatan yang mampu dilakukannya, karena sebagian kita masih keberatan untuk meninggalkan perkara yang haram, terutama jika sudah mendapatkannya.

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."