1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-6 dalam seri Kitab Al Minah Al Aliyah Fi Bayani As Sunan Al Yaumiyyah yang membahas tentang aneka sunnah ketika itidal (kitab al. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🗓️ Selasa, 16 Juli 2024

🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Sleman

Berikut pembahasan beberapa sunnah ketika itidal, bangkit dari rukuk dan disana ada beberapa sunnah yakni:

1. Memperpanjang rukun ini & memperlama duduk diantara dua sujud

Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan dari Tsabit Al-Bunani, dari Anas –Radhiyallahu Anhu- ia berkata,

“Aku sama sekali tidak mengurangi sedikitpun dari shalat Rasulullah – ﷺ- yang aku saksikan sendiri saat beliau memimpin shalat kami.” Setelah menyampaikan riwayat ini, Tsabit berkata, “Ada sesuatu pada shalat yang dicontohkan oleh Anas namun aku tidak melihat kalian melakukannya, yaitu ketika ia mengangkat kepalanya dari ruku’, maka ia akan berdiri tegak mematung, sampai-sampai ada yang bergumam di dalam hatinya, ‘pasti ia lupa.’ Begitu pula ketika ia bangun dari sujudnya, ia berdiam dengan sangat lama sampai-sampai ada yang bergumam di dalam hati, ‘pasti ia lupa.’”(HR. Bukhari no.821, dan Muslim no.472)

Gerakan shalat terdiri dari :

rukun ; berdiri, ruku, itidal, sujud, duduk diantara 2 sujud, tasyahud akhir

wajib ; tasyahud awal, jika lupa maka sujud sahwi

sunnah ; semua gerakan minor yakni angkat tangan, sedekap, isyarat jari, menoleh saat salam,

Rukun wajib tumaninah, artinya tenang sejenak hingga cukup untuk membaca 1 doa, gerakan yang sering menjadi korban ketika shalat yakni tidak dilakukan dengan tumaninah adalah itidal dan duduk diantara 2 sujud

2. Membaca doa ketika Itidal

Ada beberapa variasi doa diantara dalilnya hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu, beliau mengatakan:

ن رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم إذا قامَ إلى الصَّلاةِ يُكبِّرُ حينَ يقومُ، ثم يُكبِّرُ حينَ يركَعُ، ثم يقولُ: سمِعَ اللهُ لِمَن حَمِدَه، حين يرفَعُ صُلْبَه مِن الرُّكوعِ، ثم يقولُ وهو قائمٌ: ربَّنا ولك الحمدُ

“Rasulullah ﷺ ketika berdiri untuk shalat beliau bertakbir ketika berdiri, dan bertakbir ketika rukuk kemudian mengucapkan: sami’allahu liman hamidah. Kemudian bangun dari rukuk hingga meluruskan tulang sulbinya kemudian mengucapkan: rabbana walakal hamdu” (HR. Bukhari no. 789, Muslim 392).

Wallahu'alam

Silakan dibantu share

Semoga bermanfaat

Barakallahu fiikum

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."