1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-7 dalam seri Nama Seri yang membahas tentang ranjang yang tak bergoyang. Ustadz Yulian Purnama, Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan Kajian

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Kajian ini membahas secara mendalam adab dan hukum syar'i seputar hubungan suami istri (ranjang), yang merupakan bagian penting dari manhaj atau cara beragama yang benar dalam rumah tangga. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi:

* Manhaj dalam Keluarga: Menekankan bahwa muamalah yang baik dengan pasangan adalah bagian tak terpisahkan dari manhaj yang lurus; akidah yang kokoh harus tercermin dalam akhlak yang baik kepada keluarga.
* Adab Pembahasan Ilmiah: Mengambil pelajaran dari Ummu Sulaim dan Aisyah radhiallahu 'anhuma tentang cara membahas masalah sensitif secara ilmiah, santun, dan tanpa rasa malu yang menghalangi ilmu.
* Hak dan Kewajiban Istimta: Penjelasan bahwa bermesraan dan hubungan intim adalah hak bersama (musytarakah). Istri wajib memenuhi ajakan suami untuk menjaga suami dari fitnah, namun suami juga wajib memberikan nafkah batin sesuai kebutuhan istri dan kemampuannya.
* Nasihat dari Kisah Abu Darda: Pentingnya keseimbangan antara ibadah ritual (seperti salat malam) dengan pemenuhan hak pasangan agar tidak terjadi penelantaran nafkah batin.
* Meningkatkan Motivasi Keharmonisan: Tips praktis saat terjadi penurunan gairah, seperti meluruskan niat untuk ibadah, berdandan (grooming) bagi suami maupun istri, serta pentingnya mubasyarah (cumbuan/foreplay) sebelum hubungan inti.
* Sunnah dan Herbal Alami: Keutamaan khusus hubungan intim di pagi hari Jumat serta penggunaan bahan alami seperti madu dan Qustul Hindi untuk menjaga vitalitas tanpa efek samping berbahaya.

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."