Agar Hidup Tenang Dan Damai
Agar Hidup Tenang Dan Damai - Ustadz Firanda Andirja, Doktor Aqidah Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-1 dalam seri Agar Hidup Tenang Dan Damai yang membahas tentang agar hidup tenang dan damai. Ustadz Firanda Andirja, Doktor Aqidah memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
Pada kesempatan bahagia ini kita sama-sama saling mengingatkan tentang ayat-ayat Allah yang menjanjikan kebahagiaan kepada manusia jika mengikuti petunjuk Allah subhanahu wa taala ya dan pada saat kali ini saya lebih fokus menyampaikan ayat-ayat yang Allah beri janji dalam ayat tersebut
lâ khaufun ‘alaihim wa lâ hum yaḫzanûn
Maka tidak ada ketakutan bagi mereka ketakutan atas mereka Dan tidaklah mereka bersedih saya mencoba mengumpulkan ayat-ayat ini kemudian saya baca tafsirnya untuk saya transferkan kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta'ala
Karena sesungguhnya yang membuat orang tidak bahagia adalah dua penyakit ini penyakit khauf dan penyakit khazan
Apa itu khauf? khauf yaitu khawatir dengan suatu yang makruh yang dibenci yang akan menimpa di masa depan, itu namanya khauf kekhawatiran tentang masa depan sehingga orang gelisah khawatir. Khauf HAM gam ya kegelisah gundah Gulana itu semua masuk dalam koridor khauf
Adapun hazan wum yahzanun Dan tidaklah mereka bersedih hazan adalah mengingat terus suatu yang tidak disukai yang telah lewat masa lalu, merenungkan kembali ya terngiang-ngiang terbawa dalam hati selalu hal-hal yang menyedihkan yang kita tidak sukai yang telah lewat namun dipikirkan terus maka itu namanya hazan
Jadi semuanya terkait dengan perkara yang makruh yang tidak disukai khauf terkait dengan masa depan dan hazan terkait dengan masa masa lalu
yang sudah lewat inilah yang merusak kebahagiaan oleh karenanya eh di antara kenikmatan yang Allah
berikan kepada penghuni surga adalah ini tidak ada ketakutan dan tidak ada
kesedihan di antara ciri-ciri penghuni surga kata Allah subhanahu wa taala
udanikum W Antum Tahzan dalam surat al'f kata Allah subhanahu wa taala masuklah kalian
ke dalam surga ya tidak ada ketakutan sama sekali dan tidak ada kesedihan sama
sekali ya makanya di semua yang dilihat mendatangkan kebahagiaan k Allah subhahu
Wa taal kau di kau Melat di Manun kau
Arahkan pandanganu maka yang kauat kenikm yang
kaubah atas ke belakang semua yang dilihat mendatangkan apa kebahagiaan yang Allah juga tekankan dalam ayat yang
lain Inal Abun sesungguhnya orang-orang yang saleh
dan Shat orang-orang yang baik di surga mereka di atas dipan-dipan dan mereka memandang semua
yang mereka pandang di surga mendatangkan kebahagiaan berbeda dengan kita di dunia di dunia banyak yang kita
lihat banyak yang kita dengar mendatangkan kekhawatiran membuat kita sedih dan
itulah perusak kebahagiaan maka orang yang berbahagia semakin kadar ketakutannya
dan kadar kesedihannya semakin sedikit maka dia semakin apa bahagia maka dia semakin
bahagia dan ini semua sebenarnya sederhana yaitu untuk bisa bahagia intinya harus beriman itu saja Ya
intinya harus beriman ya Man Amila shihan Min dzakarin au
untsa Allah sudah janjikan Siapa yang beramal
saleh dan beriman laki-laki maupun perempuan maka kami akan anugerahkan
kepada kepada dia kehidupan yang bahagia kehidupan yang bahagia maka pada kesempatan kali ini
saya akan fokus saya katakan tadi tentang ayat-ayat yang di situ Allah katakan Siapa yang melakukan ini atau
melakukan amal tertentu maka tidak ada kekhawatiran atas mereka
dan tidak ada kesedihan diantara bagi mereka diantaranya dalam surat
Yunus ayat 63 sampai 62
sampai sampai 64 atau 62 sampai 64 Allah subhanahu wa
taala
berfirman
kata Allah subhanahu wa taala:
ketahuilah allahungguhnya waliali Allah maka tidak ada kekhawatiran atas
mereka dan mereka tidak bersedih siapa
merekau orang-orang yang beriman dan bertakwa bagi mereka kabar
gembiraunun akun bagi mereka kabar gembira dalam
kehidupan dunia dan juga di akhirat ayat ini Allah
mengatakanun kita bicara tentangnya maka salah satu dari metode
Allah menafikan jins la nafiat jins bisa dengan mansub
la khaufa tetapi dalam metode yang lain bisa dengan marfu la khaufun ketika
tidak ada ihtimal Menunjukkan dia adalah nafyu fard maka dia maknanya nafyul jins
ya oleh karena dalam hadis Ummu zara ya zauji ya suamiku nanti Harun Wun dalam
riwayat la Har W dalam riwayat terkadang dengan mansub terkadang dengan
Mar seperti dalam ayat ini yang dimaksud dengan maksudnyau tidak ada kekhawatiran sama
sekali tidak ada kekhawatiran sama sekali ini yang pertama kemudian Allah
mengatakan tidak ada ktir atas mereka jadi Allah tidak mengatakan
m- Allah khawatirak ada kekhawatiran atas mereka
Maksudnya apa orang lain yang melihat mereka tidak khawatir dengan mereka orang lain lihat
mereka tidak khawatir dengan mereka tidak Allah tidak mengatakan la khaufa fihim ya atau la khaufa lahum Allah
mengatakan la khaufun alaihim maknanya secara bahasa Indonesia tidak ada kekhawatiran atas mereka artinya orang
lain yang melihat mereka tenang misalnya kita lihat ada orang Saleh Dia menghadapi Banyak permasalahan kita
bilang tenang dia orang baik Insyaallah aman kita yang melihat kita bilang aman Kenapa karena kita tahu dia orang Saleh
orang ini rajin sedekah orang ini Rajin baca Quran orang ini sering ke masjid tenang aman dia bisa hadapi kita yang
melihat bilang tidak ada khaufa Alaihi gak ada khawatiran dan ini lebih ablak
lebih mengena jangankan dia bahkan orang lain yang melihat dia bilang gak usah
khawatir Kenapa karena dia di antara wali-wali Allah subhanahu wa taala jadi
la khaufun alaihim maksudnya adalah tidak ada kekhawatiran sama sekali atas
mereka dan orang yang melihat pun tidak mengkhawatirkan Mereka kemudian Allah berkata W Hum
yahzanun dan mereka tidak bersedih mereka tidak bersedih Bapak dan Ibu yang dirahmati
Allah subhanahu wa taala banyak ahli tafsir membawakan makna ini tidak ada
kekhawatiran dan tidak ada Kesedihan mereka bawakan kepada Hari akhirat saja
bahasanya orang ber iman itu tidak khawatir tidak sedih kalau di surga Adapun di dunia mereka mengalami
kesedihan mengalami kekhawatiran mereka mengalami ketakutan mereka mengalami sehingga mayoritas ahli tafsir
membawakan ayat ini kepada makna nikmat akhirat Kenapa karena kenyataan
membuktikan di dunia orang beriman juga ada takut ada sedih ada khawatir dan yang lainnya ya tapi sebagian ahli
tafsir di anaranya thaahir bin asur membawakan ayat ini umum kenapa Apa
karena di akhir ayat Allah mengatakan lahumul Bu fyatid Dunya wa akhir bagi
mereka kabar gembira di dunia maupun di akhirat Artinya mereka merasakan kebahagiaan itu bukan cuma di akhirat
saja tetapi di dunia juga mereka Mer merasakan mereka juga merasakan ini saya
lebih condong pada pendapat ini bahwasanya tidak ada kekhawatiran tidak ada kesedihan itu bukan cuma berlaku di
surga saja tetapi orang-orang beriman ketika di dunia mereka juga tidak mengalami hal ini
tib bukankah kita dapati bahkan nabi juga sedih nabi juga khawatir dan tidak
ada yang melebihi keimanan nabi sahu wasallam maka thahir bin asur rahimahullah menjelaskan Dir maksud
dengan la khauun alaih maksudnya adalah la
khauunitunauunirun tidak ada ketakutan yang menetap benar ketakutan menimpa
tapi kemudian akan sirnaah bukan berarti tidak ada kesedan
sama sekali benar ada kesedihan tapi tidak menetap akan apa sir sirna dan Itulah sifat orang-orang beriman
kalaupun mereka khawatir kalaupun mereka sedih maka akan segera sirna segera
hilang karena konsekuensi keimanan yang mereka miliki contoh Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam ketika Perang Badar Apakah Rasul si wasallam takut Iya Rasul si
wasam khawatir Bagaimana tidak khawatir rasulahu alaii Wasallam ketika itu cuma
315 orang atau 319 ada 31 sementara
musuh 1000 Abu Jahal dan pasukannya 1000 orang sampai rasam berdoa berulang-ulang
di malam hari ketika para sahabat semua tidur Ras tidak tidur salat malam salat malam sambil berdoa didengar oleh Ali
Bin Abi th R beroa Allah
ya ya allahuhil Ju ya Allah i Ya Allah jika kau binasakan kami maka kau tidak
akan disembah ini khawatir atau tidak khawatir dan berulang-ulang nabi doa
tersebut diulang-ulangb malam harinya besoknya ketika perang Rasul wasam membangun Aris
atau para sahabatangun Aris buat nabi S was semam teduhan kecil kemud ras wasam
bersama Abu Bakar berdua saja berdoa di situ sahabat yang lain perang maka Rasul
wasam mengangkat kedua tangannya berdoa Allah an
Ya Allah penuhilah janjimu Ya Allah kalau kau binasakan kami kelompok kecil ini binasa kau tidak akan
diembah maka Rasulullah berdoa Abu Bakar juga berdoa Abu Bakar radhiallahu Anhu
sudah selesai berdoa nabi masih terus berdoa sampai Rida Nabi Sallallahu alaii wasallam jatuh karena terus berdoa
kekhawatiran maka Abu Bakar mengambil Rida nabi alaihiatu wasalam kemudian
diletakkan di atas pundak nabi Abu Bakar berkata Ya Rasulullah
cukup sebagian doamu Ya Rasulullah Allah akan mengabulkan tapi ras wasam tap mengkat kedua tangan yang Allah abadikan
dalam
Alquran ketika kalian beristighah kepada Allah tapi apakah nabi takut terus tidak
setelah itu Allah turunkan ayatnya Bahwasanya Allah akan beri pertolongan maka nabi pun Tam kemud R wasam
mengatakan Sungguhnya pasukan tersebut akan kalah dan mereka akan kabur kocar-kacir Rasulullah
tersenyum artinya kekhawatiran itu ada orang beriman tapi khawatiran tersebut tidak akan bercokol terus-menerus akan
hilang menjadi ketentraman demikian juga Rasul sahu Al wasallam pernah sedih dan berulang-ulang kesedihan beliau di
antaranya ketika anak beliau meninggal Ibrahim di pangkuan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika itu rasul wasam
tidak punya anak laki-laki semua anaknya perempuan enam orang semuanya empat orang semuanya perempuan kemudian lahir
dari Mari alqibtiah anak laki-laki yang sangat disayangi oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahkan nabi kasih nama
dengan nama nenek moyangnya Ibrahim ternyata si kecil Ibrahim di pangkuan
nabi meninggal Rasul wasam melihat bagaimana dia melepaskan nafas terakhirnya di pangkuan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam maka Rasul wasam Pun Menangis wasam berkata
Inal Ibrah kata nabi su wasam sungguh kedua mata mengelirkan air mata Sungguh hati
ini sangat sedih ya Dan kami sedih dengan kepergianmu wahai Ibrahim akan
tetapi kami tidak berucap kepada Allah kecuali yang mendatangkan keridaan Allah subhanahu wa taala namun Apakah
kesedihan terus bercokol terus jawabannya tidak jadi thaahir bin asyur dalam
tafsirnya dia ingin menyatakan bahwasanya orang beriman dia akan tentram dan tenang ya
karena konsekuensi keimanannya akan buat dia bahagia dan sudah banyak janjinya dalam dalam al-qur'an Kalaupun dia
mengalami kesedihan maka sebentar akan selesai kalau dia mengalami ketakutan kekhawatiran maka sebentar kemudian akan
sirna anzalaak Allah pun menurunkan Sakinah
ketenangan kepada nabi dan kepada kaum mukminin setelah tadinya ada kekhawatiran nah ini ayat ini
menjelaskan bahw orang beriman dia pasti tentram meskipun ada sedikit kesedihan
tapi akan sirna meskipun ada sedikit kekhawatiran maka akan akan
sirna ak bagi mereka kabar gembira dunia maupun di akhirat nah caranya bagaimana
maka harus jadi wali-wali Allah subhanahu wa taala untuk jadi wali-wali Allah
bagaimana caranya Allah jelaskan dalam ayat tersebut
ketahuilah Bahwasanya wali-wali Allah tidak ada ketakutan kekhawatiran atas mereka Dan tidaklah mereka bersedih
Siapa Mereka alladina amanu Wu yattaquun yaitu orang yang beriman dan bertwa
tidak ada cara lain untuk mendapatkan kebahagiaan kecuali dengan iman dan
takwa siapun yang mencari kebahagiaan di luar iman dan takwa kebahagiaan tersebut kebahagiaan semua hanya fat Morgana
bukan Hakiki anda mungkin lihat dia tertawa tapi hatinya belum tentu bahagia anda mungkin lihat diaat hidup dalam
kemewahan belum tentu hatinya apa bahagia kita lihat dalam sebagian negara
negara yang di situ banyak ateis kalau mau dibilang Apakah mereka bahaga kita akan sebab kebahagiaan penuh di negara
tersebut keamanan kemewahan kenyamanan Hidup glamor tapi banyak di
antara mereka yang bunuh diri Kenapa karena hati mereka tidak bahagia kebahagiaan tempatnya bukan di luar
fisik kebahagiaan tempatnya di mana di hati yang menguasai hati kita rabbul alamin dia akan beri kebahagiaan kepada
orang yang beriman dan bertakwa memang orang beriman dan bertakwa Allah janjikan banyak ujian tapi dalam ujian tersebut mereka bahagia Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam orang paling bahagia orang paling banyak ujian tapi paling apa bahagia Ibnu Taimiyah rahimahullahu
taala di penjara berulang-ulang delan kali di penjara sampai meninggal di penjara Apakah dia sengsara jawabannya
tidak Dia berkata Maza yaf'alu adai ma yaalui jannati fibi apa yang hak
dilakukan oleh musuh-musuhku padaku Surgaku di hatiku mau mereka Bawa saya ke mana pun saya bahagia mau dalam
penjara Saya bahagia mau diusir diasingkan Saya bahagia kata Ibnu imiyah rahimahullahu taala makanya suatu
perkataan emas Dia berkata Inna Fid Dunya jannatan Man lam yadulha lam
yadkul jannatal akhirah di dunia itu ada Surga itu kebahagiaan Siapa yang tidak masuk dalam surga tersebut maka dia
tidak akan masuk surga di akhirat seakan-akan Beliau berkata kalau ada orang beriman tidak bahagia imannya
enggak beres ada orang beriman tidak bahagia imannya enggak beres imannya dengan rukun iman
yang enam ada masalah kenapa dia tidak bahagia ada masalah dengan imannya Karena orang beriman pasti bahagia
sampai sebagian Salaf berkata laimal Mul wa abnaul Muluk Ma ala Ma ala Min Naim
laaladuna Alaihi seandainya para raja dan para pangeran tahu tentang nikmat yang kami rasakan kata orang-orang Saleh
tersebut tentu mereka akan merampas kenikmatan tersebut meskipun dengan pedang ingin rampas kenikmatan yang kami
rasakan Jadi ini poin penting kita ini hidup gak ada orang hidup tanpa problem
ada orang hidup tanpa problem enggak ada mau kaya mau populer
mau terkenal mau Ustaz enggak Ustaz ya mau ngaji enggak ngaji yang enggak ngaji
saja dapat Masalah apalagi yang ngaji Bukankah semakin beriman semakin
tinggi ujian jelas Allah Allah sudah nabi sudah janjikan Allah sudah
janjikan Apakah manusia menyangka mereka dibiarkan berkata kami telah beriman lantas tidak diuji omong kosong enggak
mungkin ente bilang saya beriman saya di atas sunah kemudian tidak diuji mustahil
mustahil justru semakin tinggi Iman seorang semakin diuji kata nabi sallallu Alaihi Wasallam
asuni bala albiya orang yang paling berat ujiannya para nabi
orang kemudian berikutnya dan berikutnya seorang diuji berdasarkan
kadar keimanannya ingat seorang diuji berdasarkan kadar keimanan Imam Syafii
rahimahullah Dia
berkata kata Imam Syafii ujian kehidupan ini
banyak berganti tidak ada hentinya dan kesenangan datang cuma sesekali imam Syafi'i rahimahullah mentadbir tentang
apa yang di alami kata dia ujian banyak tapi orang beriman dalam ujiannya tersebut dia tetap berbahagia ini
poinnya ya Abu Bakar assiddiq diuji atau tidak diuji Umar diuji enggak Utsman
diuji Ali diuji semua diuji mereka bahagia mereka sangat bahagia para ulama
diuji tidak diuji tapi mereka sangat bahagia kali Karen jangan bermimpi hidup
tanpa ujian ibu-ibu mimpi ingin hidup tanpa ujian gak akan terjadi ibu-ibu mimpi
ingin hidup tidak diomelin suami Nah itu mustahil apalagi suami mimpi tidak diomelin istri lebih mustahil lebih
mustahil Jangan harap itu itu enggak ada itu itu ngong kosong ya kecuali istrinya bisu atau suaminya beo Ya sudah kalau
istrinya bisa ngomong suaminya bisa ngomong pasti ada omelan pasti engak ada sih ada yang tidak mungkin ada tapi satu
di antara sejuta Ya jarang Ya jarang hidup pasti ada ujian Nah kita enggak
mungkin lari dari Ujian ujian akan datang dilepas dari ujian satu akan datang ke ujian berikutnya hidup ini hanyalah dalam ujian Allah ciptakan kita
untuk diuji tidak ada orang nongkrong tidak diuji enggak ada kalau ada orang tertawa cuma dua kemungkinan satu dia
bahagia dia bisa menghadapi ujian sehingga dia bisa tertawa dalam ujiannya yang kedua dia baru lepas dari ujian
tertawa karena akan masuk ke ujian berikutnya, nggak ada orang tidak diuji, hidupnya memang untuk di diuji, dari satu ujian ke ujian berikutnya, kau dikasih israt sebentar kemudian dikasih ujian apa
berikutnya, karenanya kunci untuk bahagia: alladina
amanu Wu yattaquun, beriman dan bertakwa
Iman jelas pelajari rukun iman dengan baik, takwa meninggalkan maksiat siapa meninggalkan maksiat semakin dia kuat meninggalkan maksiat
dia semakin bahagia otomatis kebahagiaan itu akan menyerertainya otomatis Siapa yang berusaha mengikuti petunjuk allah dia pasti bahagia Allah berfirmanan tabi Hudaya Fala khaufun alaihim wum yahzanun Siapa yang mengikuti petunjukku dalam surat Albaqarah setelah Allah mengatakan kepada Nabi Adam dan Hawa turun ke bumi Allah mengatakanan tabi Hudaya Siapa yang mengikuti petunjukku Fala khaufun alaihim wum yahzanun maka tidak ada kekhawatiran atas mereka dan mereka
tidak akan bersedih ini janji Allah dalam ayat yang lain kata Allah Subhanahu Wa
taalaud dalam Surah Thaha Huda W Siapa yang mengikuti petunjukku
dia tidak akan tersesat dan tidak tidak akan sengsara kalau tidak tersesat berarti selalu dapat apa Hidayah kalau
tidak sengsara berarti apa berarti bahagia berarti bahagia caranya gimana
iman dan takwa Makanya saya bilang kalau kita di rumah tangga Bagaimana cara bahagia
bahagia mudah bertakwa samaai Istri kerja sama untuk bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala salat malam bareng
baca Quran bareng saling bahu-membahu untuk bersedekah kepada orang lain
saling menjalankan kewajiban saling mengetahui hak dan kewajiban bahagia
sejauh mana kita taat kepada Allah semakin bahagia rumah tangga kita semakin jauh dari ketaatan kepada Allah
semakin sengsara ini kaidah jelas semua orang tahu tinggal kita mau laksanakan atau atau tidak
saya sering sampaikan bahagia mudah ente bangun malam ente salat ente nangis ente
bahagia coba bangun malam jam 3. salat menangis ya Allah bagaimana nasibku di
akhir hayatku Ya Allah anugerahkanlah Husnul Khatimah Ya Allah bagaimana aku di alam barzah nangis ya Allah saya ini
siapa amal Saya tidak ada ya Allah Tolonglah hambaMu nangis ya Allah bagaimana kalau saya dibangkitkan dosaku
masih banyak nangis dalam tangisan tersebut Allah beri apa kebahagia sebentara orang luar sana ketawa ketiwi
tahu-ahu narkoba engak bahagia ketawa si ketiwi sana bawa
barang-barang mewah Jalan Kuar Negeri pulang-pulang apa narkoba berarti tidak ada
kebahagiaan sampai dicerit ada seorang cerita Ustaz saya tahu ada seorang dia
youtuber tampil menunjukkan kebahagiaan apa rumah tangganya Terata tidak
bahagiauma inin kelihatan bahagia di hadapanik Dia send tidak tidak bahagia dan saya kenal satu orang juga saya
kenal langsung masalah dia sama istrinya tampil di luar Masyaallah bergandengan
padahal sudah bertahun-tahun tidak berhubungan intim di luar hanya semu di
luar duit banyak tapi tidak ada kebahagiaan karenanya Alhamdulillah
Islam ini adalah agama yang adil mau bahagia Semua orang bisa bahagia syaratnya cuma iman dan takwa iman dan
takwa kita kembali ya kata Allah orang yang beriman dan bertakwa
Takwa adalah meninggalkan kemaksiatan dosa kecil maupun dosa besar inilah sumber kebahagiaan ya kata Allah
kata seorang penyair Tinggalkanlah dosa-dosa kecil
maupun besar itulah ketakwaan was jadilah engkau seperti orang
berjalan di atas jalan yang penuh duri duri kecil Duri besar dia waspada jangan
sampai dia injak duri kecil atau besar jangan seelan dosa
kecilungguhnya gunung merupakan kumpulan dari kerikil atau batu-batu atau pasir-pasir kecil anda ingin bahagia tinggalkan maksiat sederhana, jangan umbar pandangan, lihat ada cewek cantik tundukkan pandangan, jangan malah melotot
ya
Sekarang politik nonton berita-berita pembawa acaranya akhwat apa
mbah-embah ikhwan? Pembawa acara berita-berita politik akhwat atau
mbah-mah? akhwat lebih cantik akhwat itu top istri Antum terus Antum melihat dengan melotot. Gimana mau bahagia Allah cabut kebahagiaan tersebut sedikit demi sedikit, tapi kalau antum tundukkan pandangan Allah kasih kebahagiaan.
Katakanlah kepada orang beriman agar lelaki beriman menundukan pandangan mereka dan kata Allah adalah Cahaya langit dan bumi kata beliau siapa tundungan pandangan
Allah beri cahaya keimanan dalam hatinya kalau ada cahaya keimanan bahagia atau tidak maka
kita sambut kebahagiaan sedikit demi sedikit ya akhi ente nonton berita
berita 1 jam ente coba tutup HP terus Cek hati ente pasti sudah berubah pasti sudah berubah ada kebahagiaan yang mulai
hilang baca quran mulai Malas kenapa karena ente habiskan waktu 1 jam melihat
maksiat melihat aurat terbuka melihat cewek-cewek cantik melihat Giba dan namima dan
seterusnya ada waktunya bicara politik ada tapi jangan berlebihan Jangan berlebihan ya Jadi kotor hati
dikit-dikit jangan banyak-banyak istigfar Biar hilang lama-lama tiap hari 2 jam 2 jam 2 jam ya
Aki pasti berpengaruh dalam kebahagiaan ada pasti nanti coba lihat cewek 2 jam lihat istri langsung istrinya jadi jelek
padahal aslinya cantik apalagi kalau P Pas lampu matib jadi maksud
saya syarat bahagia allina
amu orang-orang yang beriman dan bertakwa ini satu-satunya syarat untuk bahagia
selain daripada ini tidak akan ada kebahagiaan kata
Allah Siapa yang berpaling dari peringatanku ongka maka bagi dia
kehidupan yang menyesakkan kehidupan sengsara mau hartanya banyak mau tenar
mau terkenal mau dipujipuji orang mau dihormati orang sedunia Dia tidak akan bahagia faainna lahu maisyatanka bagi
dia kehidupan yang menyesakkan zahirnya saja kelihatannya nyaman hatinya sesak hatinya sesak benar
betapa banyak orang kalau kita lihat dia kita pengin seperti dia pengin seperti dia Masyaallah mobilnya banyak Rumahnya
besar ya terkenal ke mana-mana dikawal kita pengin seperti dia Saya punya kawan
dua ini kisah nyata yang satu seperti itu yang satu biasa-biasa yang terkenal tadi yang yang
ke mana-mana di dikawal kemudian ke luar negeri ke sana kemari uangnya mungkin
triliunan dia bilang sama teman saya yang Uangnya sedikit kamu jangan seperti saya dia bilang demi Allah dia bilang
gitu Kamu jangan seperti saya saya susah urusan banyak waktu sama keluarga kurang
waktu Sara orang kalau lihat dia pengin seperti dia Dia saja pengin seperti
yang yang lebih miskin dari dia kebahagiaan ukurannya di hati bukan dari
yang dilihat secara Zahir ya bukan seperti yang kita lihat secara
Zahir Zahir terkadang menipu makanya dalam sebagian ayat Sebagian ulama menafsirkan wamanurid
anudillahuaj kaahu ya
gimanaadu fisama kata Allah Siapa yang kami ingin sesatkan dia kami jadikan dadanya sempit
seakan-akan Dia berjalan ke atas kita yang di bawah kelihat orang di atas di
Gunung misalnya kelihatannya dia Bebas Merdeka padahal nafasnya su susah itu
zahirnya kelihatannya dia Merdeka susah padahal nafasnya apa sesak demikianlah
banyak kita tertipu melihat orang kelihatannya di Med SOS kelihatannya
bahagia ketawaketiwi senang-senang belum tentu kalau dia tidak beriman tidak
bertakwa omong kosong dia bahagia mustahil saya bilang
mustahil saya katakan tadi Allah Maha Adil siapa saja bisa bahagia ente kaya bisa bahagia ente miskin bisa bahagia
ente terkenal bisa bahagia ente tidak terkenal juga bisa bahagia Bahagia tidak di tangan orang bahagia di tangan Allah
subhanahu wa taala sederhana Antum bangun malam bangunkan istri a salat malam ente pasti bahagia lebih sayang
sama istri lebih cinta sama istri baca Quran ayo mas murajaah mas apa murajaah tiga kul meskipun tiga kul murajaah kamu
dengar ya apalagi kalau murajaah surat Albaqarah Masyaallah bahagia enggak
bahagia sederhana enggak usah susah-susahib itu ayat salah satu ayat tentang la khaufun alaihim wum
yahzanun Eh tadi saya Sebutkan juga eh iman
dengan mengikuti petunjuk allah Antum bisa kita lihat dalam surat Albaqarah ayat 38 dan juga dalam surah tha saya enggak
tahu ayat berapa ya yaan itaba Hudaya Fala yadillu wala yasq di akhir-akhir
surat Albaqarah ketika Allah berkata tentang kisah nabi nabi Adam ya saya carikan ayatnya lah biar Antum Enggak
sedih dalam surat Albaqarah ayat 123 ya,
Allah berfirman: turunlah kalian ke bumi ya engkau dan Adam atau engkau dan iblis Adam dan Hawa turun atau engkau dan Adam dan iblis turun Turunlah ke bumi
seluruhnya seb musud Adam dan
iblis datangkan petunjuk dariku Hudaya maka siapa yang mengikuu petunjukku Fala
y w yasq maka dia tidak akan tidak akan tersesat dan tidak akan sengsara ini
terkait dengan kehidupan akhirat atau kehidupan di Bumi kehidupan di Bumi ya
maka W yasqo tidak sengsara itu maksudnya di di bumi dengan syarat mengikuti petunjuk allah subhanahu wa
taala satunya lagi coba lihat surat Albaqarah ayat 38 silakan buka surat Albaqarah ayat
38 ini menguatkan penafsiran yangbutkan tadiir asur kata Allah subhanahu wa
taala turunahan seluruhnya dari langit ke Bui Adam IBL Hawa semua
turunfman maka mengiku petunu jikaangetun
kepadaalian mengikuet maka tidak ada kekhawatiran
atasnya dan tidak ada kesedihan Maksudnya di dunia atau di akhirat di dunia di bumi ini dalil bahwasanya
namanya kebahagiaan itu tidak ada khawatir tidak ada kesedihan bukan cuma di surga saja di bumi juga orang beriman
akan merasakan ini kita tidak menafikan benar dia sedih kita juga sering sedih orang-orang beriman juga sering sedih
para Anbiya juga sedih ada khawatir ada tapi tidak bercokol akan sirna dengan
cepat kenapa keimanannya Cahaya imannya begitu kuat sehingga kebahagiaan segera
datang menghampirinya dan mengusir kesengsaraannya
tib yang kedua yang berikutnya ayat yang terkait dengan Fala khaufun alaihim wum
yahzanun yang berikut yang saya sebut ini hanyalah hanyalah perincian dari iman dan takwa hanyalah perincian dari
iman dan dan takwa di antaranya Allah sebutkan tentang keikhlasan Siapa yang
ikhlas dia bahagia kata Allah dalam Surah Albaqarah
11 bala Man aslama wajhahu lillah wahua muhsinun falahu ajrbihi W khaufun
alaihim W Hum yahzanun justru Siapa yang aslama wajhahu hampir seluruh ahli tafsir
mengatakan Siapa yang ikhlas kata Allah Siapa yang menyerahkan wajahnya kepada
Allah maksudnya ikhlas dia fokus orientasinya hanya untuk Allah subhanahu wa taala ketika dia beramal saleh dia
tidak mengharapkan pujian tidak mengharapkan Sanjungan tidak mengharapkan pengakuan tidak mengharapkan penghormatan tidak
mengharapkan orang-orang melayani dia tidak sama sekali dia murni karena Allah subhanahu wa taala ditambah lagi wahua
Muhsin dia punya sifat Ihsan orang ini yang bahagia kata Allah maka bagi dia pahala di sisi Allah
yaitu di surga di dunia tidak ada khawatiran tidak ada
kesedihan ayat ini bahwasanya orang ikhlas bahagia didukung juga dengan makna yang sama dalam surat Albaqarah
ayat 262 kalau tadi ayat berapa 11 sekarang ayat surat Albaqarah 262
Allah berfirmanina
Amah orang-orang yang berin menginak harta mereka di jalan Allah yaitu bersedekah berbuat
kebaikan maqu W kemudian mereka tidak mengikutkan infak mereka dengan Man dan
a man itu merasa punya hutang Budi sama orang ah Saya sudah bantu dia itu
namanya Man Merasa punya utang jasa punya jasa sama orang it man terkadang
dia ungkapkan terkadang dia merasa dalam dirinya ini kurang ikhlas kurang ikhlas berarti dia ketika berbuat baik dia
berharap jasanya di dibalas kurang ikhlas Wal azan dan dia tidak mengungkit-mungkit untuk menyakiti orang
tersebut Saya kan sudah pernah bantu kamu kamu lupa ya waktu kamu lagi susah ya kamu lupalah yang belikan kamu ini
siapa yang lupa ya itu namanya azan Siapa yang bersedekah sedekahnya
bersih dari ini tidak Merasa punya jasa kepada orang dan tidak ungkit-ungkit untuk menyakiti hati orang yang dia
bantu tersebut berarti dia ikhlas orang ini kata
Allah mereka dapat pahala khusus di sisi Allah
dan mereka tidak khawatir dan mereka tidak bersedih Kenapa karena mereka
ikhlas ini penting ikhwan yang buat kita tidak bahagia karena kurang
ikhlas tapi kalau kita ikhlas semakin kita ikhlas kita semakin apa bahagia
karena kita tidak but butuh komentar dari orang lain dan kita tidak butuh balas budi dari orang lain apa kata
Allah tentang para penghuni surga ya mereka berkata inumajah Sungguhnya kami ini memberi
makanan kepada kalian karena mencari wajah Allah karena ikhlas la nuridu mum jazaan wukur kami tidak butuh balasan
dari kalian dan tidak butuh Terima kasih dari kalian di antara ciri-ciri orang tidak ikhlas dia menunggu perhatikan
menunggu dipuji menunggu dibalas kebaikan itu tidak ikhlas cek diri kita
ketika kita berbuat baik kebaikan kita butuh nunggu nunggu nunggu dipuji enggak berarti kita masih enggak beres ini
merusak kebahagiaan kita kita masih nunggu enggak di di balas kebaikan kita oleh dia kalau kita
masih nunggu berarti belum ikhlas intidarutawab minannas menanti-nanti
ganjaran dari manusia jangankan mendapat menanti saja itu berarti belum belum
ikhlas maka ini yang menunggu merusak kebahagiaan orang semakin Ria semakin
ingin diakui sebagian orang mungkin apa pengin tampil selalu perfect top agar
dipuji agar diakui agar dihormati agar dicium tangannya agar agar agar selalunya ini orang tidak bahagia hidup
dalam kesemuaan kebahagiaan itu Dar hati bukan dari komentar manusia sama kita kebahagiaan itu cahaya yang Allah berikan dalam hati manusia Meskipun
tidak orang tidak ada orang lihat kita kita bahagia sendiri tidak butuh pengakuan orang lain tidak butuh pujian
Sanjungan orang lain satu dunia mencemok memaki-maki tapi k Allah kasih bahagia tetap bahagia satu dunia muji-muji tapi
kalau kalau Allah cabut Kebahagiaan tidak bakalan bahagia makanya saya sering bilang kebahagiaanmu bukan di
mulut natizen bukan kebahagiaan kalian bukan di komentar apa
netizen Jangan bikin kegiatan-kegiatan yang kita ingin jadi
pusat perhatian untuk dipuji atau disanjung biasa-biasa ajalah agar kita
terbiasa untuk biasa-biasa tidak menanti Sanjungan mereka tapi kita kalau sudah
mulai apa membrandit diri sendiri mulai bikin gaya terlalu banyak gaya
supaya diakui orang dilihat orang kita akan tersiksa sendiri Kapan kita tidak tampil sebagaimana perfect yang biasanya
kita sendiri enggak enak mau tampil enggak enak dilihat orang kita susah sendiri karena kebahagiaan kita di
tangan mereka bukan dalam hati kita biasa-biasa aja jadi yang merusak kebahagiaan kita
itu kalau tidak tidak ikhlas jengkel atau tidak Kita bantu orang terus orang itu maki-maki kita
jengkel atau tidak jengkel karena kita kita nunggu pujian dia itu dibantu malah maki-maki kurang ajar tapi kalau kita Ya
Sudahlah urusan saya dengan Tuhan bukan dengan dia dia W maki dia Enggak ngakui dia mengingkari urusan saya dengan Tuhan
Allah sudah tahu saya bantu selesai saya tidak bermuamalah dengan dia saya bermuamalah dengan rabbul
alamin jadi ini bala Man aslama wajhahu justru Siapa yang menyerahkan
wajahnya kepada lillah kepada Allah dia ikhlas maka ikhwan dan akhw Bapak dan
ibu-ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala agar kita hidup la
khaufun alaihim wum yahzanun tidak ada kekhawatiran mereka tidak ada kesedihan
maka paksa diri untuk ikhlas latih diri untuk ikhlas caranya untuk ikhlas di antaranya
Lati diri untuk untuk ibadah sendirian tidak ada yang lihat Afan Ustaz Sampai jam berapa
Sai Oh 113 11 oke
masalahnya jadwal makannya biar jelas makan siang Oke 10.30 ya jadi latih diri kita untuk
apa untuk ibadah sendirian salat malam baca Quran sendirian di pojok dan latih
diri kita untuk tidak selalu jadi pusat perhatian sebagian orang suka ada
sedikit-sedikit foto pamer sedikit-sedikit biar orang lihat terus Nah kita terbiasa jadi bahan komentar
orang hatini lemah hatini lemah akhirnya kita merasa nyantai merasa enjoy dengan
komentar orang Setiap hari kalau tidak dikomentari kayaknya ada yang kurang terkiralah penyakit apa namanya narsis
dan itu bisa menimpa siapa saja menimpa Antum menimpa Dai menimpa siapa saja
narsis penginnya jadi pusat perhatian terus ada suatu yang baru pengin orang biar Puji kek apa kek oh mantap manantap
inilah Masyaallah Masyaallah Masyaallah tabarakallah Sampai kapan kita mau begitu
menggantungkan kebaikan kita sama sama orang jangan jangan latih diri kita
untuk terbiasa di komentari biasa kita sendiri tenang aja gak usah aneh-aneh gak usah tampil macam-macam biasa aja
dakwah-dakwah gak usah aneh-aneh karena kita nanti yang sengsara
sendiri oleh karenanya ikhlas nih kelihatannya sepele tapi dia
merupakan titik penting orang meraih kebahagiaan Siapa yang hatinya fokus kepada Allah subhanahu wa taala dia
mencari keridaan Allah orientasinya hanya Allah subhanahu wa taala Allah mudah Berikan dia kebahagiaan makanya orang salat malam kalau orang salat
malam kita tahu dia orang Saleh mungkin masalah bertumpuk pada dia masalah ini masalah anu mas tapi dia masih tersenyum
biasa-biasa saja kenapa Allah telah janjikan kepada dia la khaufun alaihim
wum yahzanun masalah bertumbuk tapi dia bisa hadapi kita lihat dia tenang Oh tenang dia bisa hadapi dia orang Saleh
Insyaallah lewat bisa dihapi kenapa dia orang Saleh
kita khawatir kepada siapa khawatir orang yang jauh dari Allah kita khawatir gimana nanti dia nanti gimana ini kita khawatir sama
dia tiib di antara juga sumber kebahagiaan
masih dalam koridor ayat La khaufun alaihim wahum yahzanun adalah orang yang suka berinfak membagi kebahagiaan kepada orang lain
Allah berfirman dalam surat Albaqarah ayat 274, kata Allah subhanahu wa taala allinauni
amwahumiliahar Sir waaniah
Dan orang-orang yang menginfakkan harta mereka di malam hari
atau di siang hari Siran waaniah sembunyi-sembunyi maupun
terlihat maka bagi mereka pahala mereka di sisi Allah Subhanahu Wa
taalaah dan tidak ada kekhawatiran atas mereka dan mereka tidak bersedih
maka di antara sebab seorang Bahagia adalah berinfak tapi harus ikhlas kepada Allah dan di sini Allah sebutkan dalam
perlu kita Perikan pertama Allah menggunakan fi'il mudhor alladzina yunfiquuna orang-orang yang berinfak
infak fi'il mudhor menunjukkan istimrar ya Apa Kalau bahasa
Inggrisnya bukan pas Sai present continuous apa tense ya begitu katanya
terusmenerus berkesinambungan makanya Allah katakan Bil W nahar Siang Malam
siang malam kapan dia ada kesempatan siang dia infak kadang kesempatan malam dia berinfak dia mau transfer siang Oke
malam juga oke tinggal pencet klik paham Siran waaniah depan orang oke
sembunyi-sembunyi juga oke Ada orang sudah ada orang sudah bismillah kasih ada waktunya sendir-sendiri sembunyi
enggak ada yang tahu dia infak selalu suka berinfak infak sudah
merupakan Perangai dia dan saya bilang Ikwan saya dapati orang-orang teman-teman dekat tentunya mereka suka
berinfak sampai kalau sudah sering berinfak Tidak berinfak gelisah infak
sudah merupakan kecanduan bagi mereka kecandu pengin berinfak enggak berinfak Wang ngapain Ustaz ini mau diapain candu
mau taruh ke mana Cuma dia kadang kadang tanya supaya tahu taruh di mana yang lebih baik kenapa kecanduan jangan
sampai kebalik kecanduan pelit pelit hukum asal rubah sering
berinfak latihan lama-lama kecanduan Ya Allah ente keluarkan Allah ganti Yana Adam anfik unfik Alaik wahai anak Adam
infaklah aku akan berinfak kepadamu Allah ganti dengan lebih lebih
baik lebih baik Lebih banyak lebih berkah dan di antara kenikmatan yang disegerakan adalah orang yang berinfak
bahagia la khaufun alaihim wum yahzanun tidak ada khawatiran tidak ada
kesedihan infak sebab menolak kekhawatiran dan menolak kesedihan ente sering sedih banyak
berinfak pilih harta yang ente senangi infak Insyaallah sedih hilang
ente suka ngomel-ngomel infak biar kurang ngomelnya
infak ini yang atur hati kita siapa Allah ketika infak Allah tahu atau tidak
tahu sedikit banyak ikhlas tidak siang hari malam hari besar kecil Allah
tahu dan ini sifat yang harus continue pada seseorang jika dia memiliki harta
yang orang-orang yang kontinue dalam berinfak siang dan malam terang-terangan atau
sembunyi-sembunyi menginfakkan harta mereka di antara sebab-sebab disebut oleh para ulama di
antaranya Kenapa orang berinfak bahagia di anaranya gampang aljaza menisir amal
balasan sesuai dengan perbuatan ketika dia membagikan kebahagiaan kepada orang lain Allah kasih dia juga apa bahagia
dalam hadis banyak sekali ya manatan Siapa yang menghilangkan atau
nafas itu bukan menghilangkan meringankan bisa jadi hilang bisa jadi cuma ringan tetap ada tapi ringan nafas
seperti membuat dia nafas tadinya sempit bisa Bernas dikit Siapa yang mengurangi penderitaan saudaranya, maka Allah akan kurangi penderitaan. Allah senang seorang hamba menolong saudaranya
Siapa yang berikan kebahagiaan kepada orang lain
Allah akan berikan kebahagiaan kepada dia ya akhi ada orang susah nangis Setengah Mati kita bantu ya Allah
sebelum dia bahagia kita lebih kita bahagia lebih dahulu sebelum dia bahagia kita lebih bahagia lebih dahulu kebahagiaan Dia mungkin semu cuma
sebentar kebahagiaan kita abadi gara-gara kasih infak sama dia Allah kasih kita bahagia di dunia dan
berlanjut sampai di surga kalau kita ikhlas kepada Allah subhanahu wa taala bahagia Abadi oleh karenanya orang yang
berinfak akan diberi kebahagiaan kemudian juga diantaranya
saya bacakan ini perkataan Syekh Kalau tidak salah
berkata dan ini kabar gembira ya atau kalauak bin saya lupa saya
lupaulismbernya ini ad kabar gembira bagi orang berinfak dengan hidup yangik di
Dun dia tidak perlu khawatir ada orang yang melakukan pelanggaran terhadap dia liallah aksabahum mahabbatanasahum
karena Allah orang Allah membuat orang-orang suka sama dia dia tidak cari pujian manusia tapi kalau dia sering
kasih sering kasih orang senang sama dia atau tidak senang meskipun tidak dia cari otomatis Allah buat orang buat
orang-orang senang sama dia sehingga dia tidak perlu
khawatir dan seterusnya ya jadi Salah satu cara agar kita bisa
bahagia latih diri kita untuk terus berinfak ya kalau kita punya harta
banyak infak yang besar kalau kita punya harta sedikit infak sedikit yang penting kita berinfak makanya Rasul wasam
mengatakan itquar walau bakit tamrah Jagalah dirimu dari neraka
jahanam meskipun berinfak sepenggal apa kurma bukan diajar pelit oleh Nabi Bukan tapi kalau kamu punya harta cuma satu
kurma infaklah sepenggalnya ada nilainya di sisi allah subhanahu wa taala ya
dalam hadis rasul mengatakan sabaq dirhamun Alf dirham 1 dirham mengalahkan
1 100.000 dirham Kok bisa 1 dirham mengalahkan 100000 dirham saat bertanya
kaifaalika ya Rasulullah Kok bisa Rasulullah Jelaskan ada satu orang Dia tidak punya dirhaman dia tidak punya
harta kecuali 2 dirham maka dia pilih dirham yang keping yang terbaik kemudian dia infakkan sehingga yang dia infakkan
itu 50% hartanya yang satu punya punya harta banyak dan diaambil 100.000 dia infakkan ternyata yang 1 dirham
mengalahkan 100.000 dirham urusan pahala serahkan kepada Allah jangan anda
remehkan kebaikan meskipun sedikit pun nabi yang larang meremehkan Lair Minal
marufian Jangan meremehkan kebaikan meskipun sedikit anda punya harta sedikit infakan meskipun sedikit urusan
pahala serahkan sama Allah bisa jadi sat dirham mengalahkan 100.000 dirham para ibu-ibu para
istri motivasi suami untuk ber INF karena sering akhlak suami
tergantung kepada Apa istri ada seorang laki pelit ternyata yang ngajar pelit siapa istrinya
suaminya mau berinfak ojo Mas ya ojo ojo melulu ya kenapa ini listrik belum bayar
nanti anak-anak gimana sekolahnya nanti gini nanti gini sampai suaminya mau mau kasih hadiah sama orang tuanya ojo Mas
jangan Ibu sudah cukup enggak apa-apa Ibu juga engak pernah minta Ibu orangnya
qanaah akhirnya suaminya pelit yang ngajarin pelit Siapa istri luar
biasa sampai istri ngajar suaminya berhutang Ayo Mas hutang Mas beli ini
baru beli anu baru wuh susah Sayang uang gak ada tenang tawakal sama Allah Allah pasti ganti hutang aja Mas hutang
akhirnya yang ngajarin suaminya pelit istrinya sebaliknya ada seorang laki
Masyaallah muda berinfak yang ngajarin si apa istrinya Mas itu ibumu lupa belum
kamu kirim Bapakmu kakakmu adikmu tanteemu Mas Kamu tuh gimana sih Masa
lupa sama Adik Mas tetangga jangan lupa suaminya berinfak berinfak yang ngajarin siapa istrinya ini sebab
kebahagiaan tib ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala inilah Ya sebagian sebab kebahagiaan
yang semuanya kembali kepada iman dan takwa siapa ingin bahagia maka bertakwa
kepada Allah subhanahu wa taala tinggalkan maksiat sejauh-jauhnya kalau kita terjerumus segera beristigfar
kepada Allah subhanahu wa taala maka cahaya Kebahagiaan akan datang menerpa hati kita sedikit demi demi sedikit
semakin kita jauh dari Allah semakin kita banyak maksiat semakin kita mengubar pandangan semakin kita banyak gibah dan Namimah semakin kita sombong
semakin kita hasad semakin kita merendahkan orang lain semakin banyak kebahagiaan dicabut dari hati kita
semakin kita RI semakin kita harap pujian manusia semakin banyak kebahagiaan dicabut di hati kita oleh
Allah subhanahu wa taala
Semoga Allah menganugerahkan kepada kita semua kebahagiaan, wallahu ta'ala a'lam bishowaab
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."