1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-1 dalam seri Kajian Tematik yang membahas tentang agar doa kita mustajab. Ustadz Shahih Fiqih, Platform Kajian Fiqih memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Agar Doa Kita Mustajab

Syaikh Sa'ad bin Nashir Asy-Syatriحَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ 24 Januari 2021

⭈ Adab-adab Doa yang seharusnya kita terapkan saat berdoa kepada Allah subhanahu wata'ala dengan tujuan agar allah mengabulkan doa kita:

↭ Seseorang berdoa dengan keyakinan bahwa Allah mengijabahi doa tersebut

Karena sudah sunatullah Allah mengabulkan doa orang-orang yang berdoa sebagaimana dalam ayat-ayat yang teklah berlalu penyebutannya.

Nabi bersabda: “Setiap doa kalian akan dikabulkan selama tidak mengandung unsur dosa atau tidak memutus silaturahim" (HR. Muslim No.2735).

Maka saat berdoa kita harus yakin bahwa Allah akan mengabulkan doa kita.

↭ Seseorang berdoa dengan merendah dan mengemis

Yang merasakan bahwa permintannya tersebut besar dan penting untuk dikabulkan. Allah mampu mengabulkan doa, maka kita perlu menghadirkan perasaan ini. Adapaun orang yang berdoa namun tidak yakin doanya terkabul, atau tidak yakin doanya terkabul atau ragu akan kemampuan Allah mengabulkan doa tersebut maka pasti doanya "TIDAK AKAN DIKABULKAN".

↭ Seseorang harus tahu bahwa Allah Maha Mampu mengabulkan doa

Allah bukan Dzat yang lemah. "Allah Maha Kuasa berbuat apa yang Dia kehendaki." [QS. Al-Buruj: 16]

Alla apabila menghendaki sesuatu cukupbagi-Nya untuk berkata, "Jadilah!" , maka terjadilah hal itu." [QS. Yasiin: 82]
↭ Mengangkat kedua tangan saat berdoa

Karena mengangkat kedua tangan ketika berdoa merupakan salah satu sebab dikabulkannya doa seorang hamba Allah.

Nabi bersabda;

نَّ اللَّهَ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي إِذَا رَفَعَ الرَّجُلُ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا خَائِبَتَيْنِ

“Sesungguhnya Allah malu ketika seorang hamba sudah mengangkat kedua tangannya, ia kembali dengan tangan hampa.” (Lihat HR. Abu Daud 1488).

Jadi pada dasarnya tangan selalu diangkat ketika berdoa. Kecuali pada kondisi yang Nabi berdoa tapi BELIAU TIDAK mengangkat tangan. Seperti:

↠ doa saat duduk diantara dua sujud

↠ saat bangkit dari rukuk

↠ doa setelah tasyahud

↠ doa setelah salam dari shalat wajib

↠ doa saat khutbah Jumat

Pada dasarnya tangan diangkat ketika berdoa. Adapun terkait mengusap wajah setelah berdoa maka tidak ada hadits shahih terkait hal ini. Ada hadits lemah dan hadits tersebut tidak bisa saling menguatkan. Sehingga tidak disyariatkan mengusap wajah setelah berdoa.

wallahu a'lam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."