/
Tidak Berlebihan kepada Orang Sholih (Kitab Tauhid)| Ustadz Muhammad Rezki Hr, ST, M.Eng., Ph.D
Kitab Tauhid - Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-15 dalam seri Kitab Tauhid yang membahas tentang tidak berlebihan kepada orang sholih (kitab tauhid)| ustadz muhammad rezki hr, st, m.eng., ph.d. Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh
alhamdulillah wabihi nasta'inu ala umuriddunya waddin,
wassalatu wassalamu ala asrofil anbiya-i wal mursalin nabiyina muhammadin waala alihi washahbihi ajmain waman tabiahum biihsanin Il yaumiddin, amma ba'dhu. Allahumma 'allimna ma yanfa 'una, wa anfa 'na bima 'allamtana wa zidna 'ilma.
ikhwan dan akhwat bapak-bapak
ibu-ibu jemaah salat magrib rahimani warahimakumullahu
Jamian Alhamdulillah kita masih diberikan kesempatan oleh
Allah subhanahu wa taala untuk berjumpa di majelis ini kita berada di pertemuan yang
terakhir sebelum kita libur karena datangnya bulan Ramadan
Insyaallah kita akan libur selama bulan Ramadan lalu kita akan mulai kembali setelah Idul Fitri insyaallah
maka di pertemuan yang terakhir sebelum kita libur Ramadan ini kita akan kembali
membaca satu bab dari kitabut tauhid langsung saja bab yang
ke 18 di halaman 77 bagi yang memegang
bukunya kata penulis beliau memberi judul bab ini yaitu
baburi baniam
bab tentang penyebab utama kekafiran penyebab utama kekafiran pada
anak keturunan Adam adalah berlebih-lebihan dalam mengagungkan
orang-orang Saleh maka ini yang akan kita bahas pada
malam hari ini namun sebel..
kita sampaikan sebuah pengantar. bahwasanya kita di dalam
beragama kita selalu dituntut oleh Allah subhanahu wa taala untuk bersikap pertengahan
Pak dalam apapun itu perkaranya dalam hal ibadah dituntut
pertengahan tidak boleh menggampangkan tidak boleh juga terlalu
ekstrem dalam hal muamalah dalam hal
akidah dalam Bab fikih selalu kita dituntut untuk
bersikap pertengahan.
Saya sudah sering sampaikan contoh-contohnya contoh pertengahan yang
sudah saya pernah saya sampaikan pertengahan dalam Bab fikih misalnya Pak Bagaimana Allah sudah mengatur fikih
dalam agama kita itu sudah pertengahan semuanya Pak dalam Bab wudu misalnya
dalam Bab bersuci taharah kita pertengahan antara orang-orang Nasrani dan orang-orang Yahudi orang
Yahudi terlalu berlebih-lebihan dalam masalah najis mereka kalau kena najis
pakaian itu tidak ada istilah dicuci tidak ada istilah untuk disucikan tidak
ada orang Yahudi kalau sudah kena najis pakaiannya Dia buang pakaian
tersebut terlalu berlebih-lebihan ekstrem Kalau tidak dia buang dia gunting lengannya kena najis maka
lengannya dia gunting kalau orang Nasrani kebalikannya terlalu menggampangkan
masalah najis tidak ada ceritanya siram setelah
pipis mayoritasnya tidak ada praktik seperti itu belum lagi kalau kita lihat
negara Barat orang-orang di barat ya tidak ada ceritanya cebok bersih itu ya jarang
dalam masalah najis mereka terlalu menggampangkan belum lagi kalau kita lihat zaman zaman dulu di zaman
kegelapan mereka di Eropa masalah kotoran manusia itu
ee terlalu menggampangkan maka dalam bab ini misalnya salah satu contohnya kita
dituntut untuk bersikap pertengahan demikian dalam Bab akidah demikian dalam bab ilmu dalam Bab amal dan seterusnya
selalu kita dituntut untuk pertengahan karena
memang perlu diketahui setan itu dalam menjerumuskan manusia kata Ibnu qayyim
dia punya dua perangkap besar Pak punya dua sayap besar setan dalam menjerumuskan umat manusia entah itu
sayap kanan sayap kanan yaitu Ifrad atau sayap kiri istilahnya
tafrid maka semua dosa itu pasti tergolong kepada dua golongan ini dua
sayap setan ini apa itu, Ifrad adalah sikap ekstrm berlebih-lebihan sifat
nanti akan kita bahas ini yang kanan yang kiri di sisi
yang lainnya yaitu sifat sikap tafrid tafrid itu meremehkan kurang dari
standar ini juga perangkap setan sehingga setan dia punya dua perangkap seperti itu.
nah yang akan kita bahas
pada malam hari ini adalah bentuk Ifrad bentuk
berlebih-lebihan dalam praktik beragama Seperti apa dan lebih spesifiknya adalah
bentuk berlebih-lebihan terhadap menyikapi menyikapi orang
salehik maka sikap yang benar kita selalu pertengahan dalam kita menyikapi orang Saleh kita hormat orang
Saleh kita mencintai mereka karena mereka adalah wali-wali
Allah kita mencintai orang-orang yang dicintai oleh Allah subhanahu wa taala maka mereka punya hak kita tidak
hinakan orang-orangeh tidak kita rendahkan kiri kalau orang seperti itu
dia terjebak dalam tafrid merendahkan orangusus Ul para ulama itu mereka punya
hak yang besar
k tidak termasuk dalam golongan
kami tidak menyayangi anak-anak muda dan juga tidak menempatkan orang-orang
berilmu sesuai tempatnya maka orang-orang berilmu ini punya posisi dalam agama kita
orang-orang Saleh para ulama punya posisi yang harus kita
muliakan namun di sisi lainnya tidak boleh kita untuk berlebih-lebihan
terlalu ekstrem menyikapi mereka Apa sebabnya di anara sebab utamanya adalah kita nanti kita akan
lihat dalam sejarah umat manusia pertama kali terjadi kesyirikan di muka bumi ini yang kita sudah Pelajari
tentang bahayanya kesyirikan tentang betapa besarnya dosa kesyirikan sebab utamanya Kenapa terjadi pertama kali
kesyirikan di muka bumi adalah terlalu berlebih-lebihan menyikapi orang
Saleh kita baca penulis yang pertama di dalam bab
ini membawakan Surah Annisa ayat 107
71 kata Allah subhanahu wa taala ya ahlal
kitabikum wahai ahl kitab siapa ahl kitab
Pak, orang Yahudi dan Nasrani Kenapa mereka disebut sebagai Ahlul
kitab? karena mereka diberikan kitab oleh Allah subhanahu wa taala mereka mendapatkan
kitab dan Allah sengaja memanggil Ahlul kitab itu dengan panggilan Ahlul kitab
dalam rangka mengingatkan mereka bahwasanya kalian itu adalah orang-orang yang pernah Allah berikan kitab
hendaknya kalian itu kembali kepada kitab-kitab kalian itu hikmah Kenapa Allah subhanahu wa taala memanggil Ahlul
kitab dengan sebutan Ahlul kitab dalam Alquran Allah sendiri yang menyebut Ahlul kitab dengan Ahlul kitab contohnya
dalam surat Annisa tadi ya ahlul kitab wahai Ahlul kitab
laiikum jangan kalian bersifat bersikap Gulu yaitu melampaui batas jangan kalian
bersikap melampaui batas dalam beragama sehingga sikap Gulu dalam
beragama itu benar adanya Pak orang ekstrem dalam beragama itu benar adanya dan ini terlarang dalam agama
kita ya
saya bacakan lanjutan ayatnya di situ tidak dimunculkan secara komplit
kalau di buku yang kita pegang dalam lanjutan ayatnya Allah subhanahu wa taala berfirman dalam Annisa 171
wallahial Haq janganlah kalian itu mengatakan terhadap Allah kecuali yang
benar inamal masihu isanu Maryam Rasulullah wimatuhu alqoha
maryamuhhu Allah Ingatkan orang-orang Nasrani dalam ayat ini setelah Allah
peringatkan mereka Jangan bersikap Gulu Allah Sebutkan contoh sikap gulunya mereka seperti apa dan harusnyaperti apa
kata Allah subhanahu wa taala sesungguhnya Almasih Isa Ibnu
Maryam sesungguhnya Almasih Isa putranya Maryam adalah utusan Allah subhanahu wa
taala dan kalimat dari Allah subhanahu wa taala yang disampainya yang disampaikannya kepada Maryam dan juga Ia
merupakan tiupan roh dari Allah subhanahu wa taala jadi Allah Ingatkan orang-orang
Nasrani ini contohnya Pak orang yang bersikap ghulu dalam beragama adalah orang-orang Nasrani Apa bentuk
Gulu mereka Apa bentuk ekstrem mereka adalah menganggap Isa Ibnu Maryam Isa
putranya Maryam Almasih sebagai
apa sebagai Tuhan atau anak tuhan atau satu dari tiga
Tuhan ada tiga Pak ada tiga akidah orang-orang Nasrani mereka berbeda
pendapat dalam hal ini tiga-tiganya disebutkan oleh Allah subhanahu wa taala dalam
al-qur'an kelompok yang pertama adalah orang-orang yang mengatakan Isa adalah Allah ini Allah
sebutkan dalam surat Almaidah laqod kafaralladina qolu Innallaha hual masih
Ibnu Maryam kata Allah subhanahu wa taala sungguh telah kafirlah orang-orang
yang mengatakan Sesungguhnya Allah itu adalah Almasih putra
Maryam Almasih Putra sehingga ada orang-orang Nasrani yang memiliki anggapan Allah adalah Isa
Maryam Subhan ini anggapan orang-orang Nasr
yang pertama alih adalah Allah Yang Kedua mereka
mengatakan sebagian mereka mengatakan Isa adalah anak
Allah dalam surat Maryam Allah sebutkan orang-orang Nasrani mereka mengatakan bahwasanya
Arrahman telah mengangkat seorang anak telah mengambil seorang anak
laquman idda Sesungguhnya kamu telah mendatangkan suatu perkara yang sangat
mungkar takwatuhuqul
ardu dengan kalimat mereka tersebut mereka mengatakan Isa adalah anak Allah
kata Allah subhanahu wa taala hampir-hampir langit pecah bumi
terbelah gunung-gunung itu hancur hampir terjadi seperti itu
andahmani Wada karena mereka mengklaim Allah punya anak maka ini anggapan orang
Nasrani.
yang kedua terkait Isa maka mereka menganggap Isa adalah anak
Allah sebagian Mereka lagi menganggap Isa adalah satu dari yang tiga Allah sebutkan hal ini dalam surat
Almaidah ayat 73 laq kafarina
innallah kata Allah subhanahu wa taala sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan Bahwasanya Allah adalah salah
satu dari yang tiga siapa tiga
Pak Tuhan Bapa yaitu Allah kata mereka lalu Tuhan anak yaitu Isa ibunya Maryam
Bunda Maryam maka sebagian Mereka kemudian beranggapan seperti ini
sehingga memang ada tiga anggapan mereka mengatakan sebagian mereka adalah mengatakan mengklaim Isa adalah Allah
Isa adalah anak Allah atau satu dari tiga
Tuhan seluruhnya tentu adalah kebatilan Dan inilah Dia contoh ekstrem
dalam menyikapi orang-orang Saleh Isa Ibnu Maryam Almasih adalah Rasulullah
adalah Rasul utusan Allah subhanahu wa taala wimatuhu alqoha Maryam yang
merupakan Isa itu adalah kalimat dari Allah Allah yang perintahkan untuk ditiupkan roh di dalam
rahimnya Maryam tanpa perlu ada bapaknya tanpa perlu ada suami dari Maryam jadilah
Isa maka Isa jauh sekali dari memiliki sifat-sifat
ketuhanan maka inilah Dia contohnya dalam surat Annisa ayat 171 contoh sikap
berlebih-lebihan dalam menyikapi orang Saleh Pak ini contoh kesyirikan pak ya
bagaimana kemudian tersebar sejak zaman dulu sampai sekarang eksis kaum Nasrani dengan kesyirikan
mereka menyekutukan Allah Apa sebab pertamanya berlebih lebihan dalam
menyikapi Isa Isa ini memang di antara nabi yang memiliki banyak keistimewaan
banyak hal-hal luar biasa yang ada pada diri Isa Apa
contohnya Isa bisa menyembuhkan segala penyakit bahkan bisa menghidupkan orang
yang mati kalau kita menyaksikan orang seperti ini memang ini luar biasa
apalagi Pak keistimewaan Isa ini
wtu B ba sejak kecil bisa berbicara baru lahir
digendong oleh ibunya dia mengatakan inni
abdullahitab masih digendong bayi baru lahir dia mengatakan saya adalah hamba
Allah Allah memberikan aku kitab dan Allah menjadikan aku nabi sehingga Isa dijadikan nabi usia
bayi berbeda dengan nabi-nabi yang lainnya mayoritasnya para rasul diangkat menjadi Rasul pada usia 40 tahun
pengecualian untuk Isa Ibnu Maryam apaagi keistimewaannya Isa Inu
maryamend diangkat oleh Allah subhanahu wa taala ke atas langit Pak masih hidup sampai sekarang dan nanti di akhir zaman
sudah kita pelajari akan turun Nabi Isa berpegangan dengan sayap malaikat
maka Allah angkat Hisa diselamatkan oleh Allah subhanahu wa taala maka
memang banyak keistimewaan kekhususan pada Isa
namun itu tidak menjadi alasan
untuk kita bersikap berlebih-lebihan terhadap Isa sampai mengatakan Isa adalah anak Allah atau Isa adalah Allah
atau Isa adalah satu dari yang tiga tidak kita
berlebih-lebihan Kemudian yang kedua yang dibawakan oleh penulis dalam bab ini yaitu sebuah hadis yang di
diriwayatkan dalam kitab sahih saya cek terlebih dahulu sahih di sini
sahih baik Kalau tidak sahih Bukhari Sahih Muslim atau kedua-duanya disebutkan oleh penulis diriwayatkan
dalam kitab sahih an Ibni abbasin radhiallahu anhuma diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas
radhiallahu anhuma Fi tentang firman Allah subhanahu wa
taala yaitu dalam Surat Nuh ayat
23 waqu laar alihatakum
Wun wadda w w w
wq Allah berfirman tentang menceritakan tentang dakwahnya
kaum nabi nuh dakwahnya nuh kepada kaumnya ketika Nuh menyampaikan kepada
kaumnya jangan kalian menyekutukan Allah subhanahu wa taala jangan kalian menyembah berhala-berhala tersebut maka
kemudian dilawan oleh kaumnya kaumnya menentang dakwah Nabi Nuh apa yang mereka katakan janganlah sekali-kali
kalian meninggalkan tuhan-tuhan kalian itu yaitu berhala-berhala itu mereka
mengatakan jangan kalian tinggalkan sesembahan itu yaitu berupa
sesembahan berhala-berhala yang memiliki nama wadda suaa yagusa yauko nasro ada
lima berhala di zaman Nabi Nuh dulu ya Allah sebutkan satu persatu namanya di
dalam Surat Nuh ayat 23 tadi maka terkait firman Allah ini jadi tadi ini
adalah perkataan kaum Nuh jangan kalian tinggalkan lima berhala tadi wadda Yus
yaqo nasro jangan kalian tinggalkan ini jangan ikuti Nuh dan tetaplah menyembah
lima berhala ini mereka mengatakan seperti itu Allah kutipkan dalam surat annuh dalam surah Nuh ayat 23 maka Ibnu
Abbas menafsirkan ayat tadi menjelaskan tentang siapa lima orang lima berhala itu kata Ibnu
Abbas Hadi asma rijalin shihin Mini
Nuh lima berhala itu pada asalnya adalah nama lima orang Saleh
dari kalangan kaum
Nuh ketika mereka telah meninggal [Musik]
dunia setan datang memberikan bisikan kepada kaum Nuh setan mengatakan
anibu majal
hendaknya kalian membuat patung di tempat-tempat di mana mereka dulu
tinggal atau di tempat-tempat pertemuan mereka ya tempat-tempat Di mana orang-orang Saleh ini biasa ketika dia
hidup ketika dia hidup di mana sering duduk di sana maka setan datang mereka
mengatakan eh setan mengatakan bangun patung yang menggambarkan orang-orang
Saleh yang lima orang tadi Pak
ya allatiu yajlisuna fiha an wasim dan berikan nama pada patung
tersebut sesuai dengan nama orang-orang Saleh tadi faalu
Wam awalnya kaum Nuh mengikuti arahan
setan ini ya wallahuam.
,p>teknisnya seperti apa bisa jadi Pak seperti yang terjadi di
zaman nabi kita muhamm S pernah terjadi setan itu datang dalam bentuk manusia menyamar
lalu dia memberikan masukan ketika orang-orang kafir Quraisy sedang memikirkan cara bagaimana mencelakakan
nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam datang setan dalam bentuk manusia memberikan masukan yang akhirnya
diikuti oleh orang-orang kafir Quraisy dapat Masukkan dari setan Nah bisa jadi
seperti itu formatnya caranya setan berikan bisikan atau cara-cara yang lainnya namun kemudian intinya
dilaksanakan oleh kaumnya Nabi Nuh mereka membuat patung di sana yang pada
awalnya kata Ibnu Abbas pada awalnya berhala-berhala tersebut belum disembah oleh
merekataa sampai akhirnya habis generasi awal yang membangun patung
tersebut WM ilmu telah dilupakanidat barulah kemudian
patung-patung tersebut dijadikan berhala sebagai sesembahan
sehingga demikian Pak jadi saya ulangi lagi secara
ringkas di zaman sebelum diutusnya Nabi Nuh kaumnya
Nabi Nuh sebelum Nuh diutus ada Li orang Saleh yang namanya adalah
waddaa Yusa ya ini lima orang Saleh mereka punya
kebiasaan diantaranya sebagian mereka adalah sering memberikan makanan membuat adonan
dibagi-bagikan dan berbagai amal-amal Saleh yang lainnya yang mereka kerjakan akhirnya mereka
meninggal ketika mereka meninggal setan datang tujuannya awalnya baik Pak setan
bisikkan mereka telah mati bangun patung di tempat mereka
biasa berkumpul tujuan awalnya baik Pak Apa tujuan awalnya kata setan supaya kalau kalian melihat patung tersebut
Nanti kalian teringat pada diri mereka lalu kalian akan semangat untuk beribadah ini Bisikan Setan pertama kali
lihat patungnya nanti jadi semangat ibadah kalau lagi futur datang ke patung tersebut Oh ingat ini orang Saleh dulu
ibadahnya luar biasa kita lalu kemudian termotivasi ini terwujud Pak ya bisikan
seperti ini diberikan oleh setan kemudian dilakukan oleh kaumnya Nabi Nuh ketika
itu dan itu tercapai tujuan seperti ini memang benar setiap orang datang ke sana
Jadi semangat cuma melihat patungnya patungnya yagusa yauqa Nasra
dan tadi lima orang tersebut lima orang Saleh ini Jadi semangat akhirnya apa yang
terjadi orang datang ke sana semakin banyak tempat tersebut menjadi semakin
sempit orang repot-repot datang dari jauh hanya untuk melihat patung tadi
untuk mendapatkan semangat beribadah
awalnya tidak disembah tidak berdoa tidak sujud dan
seterusnya tapi kemudian setan punya tipu daya lainnya kata setan memberikan
masukan daripada kalian repot-repot datang ke sini jauh-jauh antri
sempit-sempitan ya sudah patungnya saja yang diperbanyak diperbanyak patung jadi
masing-masing daerah punya patungnya sendiri-sendiri awalnya tujuannya masih
seperti itu Pak awalnya tujuan nya masih untuk mendapatkan semangat belum untuk
disembah sampai akhirnya habis generasi awal tadi yang
punya tujuan seperti itu habis barulah kemudian setan menjerumuskan generasi berikutnya yang tidak paham apa apa ini
dijerumuskan supaya mereka itu menyembah berhala ini tidak tahu sejarahnya yang
mereka tahu adalah ini untuk disembah maka dari riwayat tersebut dan
dari kisah yang telah saya sampaikan tadi kita bisa mengambil banyak
pelajaran pelajaran yang pertama inilah Dia Bapak Ibu sekalian kasus pertama
kali terjadi kesyirikan di muka bumi itu di muka bumi ini pertama kali terjadi
kesyirikan seperti itu Pak disebutkan oleh Ibnu Abbas atau disebutkan dalam beberapa riwayat tidak terjadi
kesyirikan sejak zamannya Nabi Adam sampai kaumnya Nabi Nuh selama 10
generasi ada 10 generasi yang mereka itu semuanya mentauhidkan Allah dari zaman
Nabi Adam Anaknya Nabi Adam Anaknya lagi anaknya lagi anaknya lagi 10 generasi semuanya menyembah Allah dengan
mentauhidkan Allah baru kemudian terjadi kesyirikan pertama kali setelah 10
generasi tersebut yang tadi sebabnya adalah karena berlebih-lebihan terhadap orang Saleh
ini pelajaran yang pertama Nah kenapa penulis membawakan hadis ini di dalam
bab ini pelajaran yang kedua kita bisa mengambil
hikmah tentang Kenapa di dalam agama kita yang namanya patung itu Pak
dilarang keras karena Itulah sebab pertama terjadinya kesyirikan di muka
bumi ini melalui perantara patung dibuat
patungnya kemudian ujung-ujungnya
disembah
itu di antara sebabnya sebab lainnya adalah karena berupaya menyaingi
ciptaan Allah Lalu pelajaran yang ketiga dari kisah tadi yang bisa kita ambil
yaitu Bagaimana setan itu di dalam menjerumuskan umat
manusia dia bersabar Pak berpuluh-puluh tahun bahkan beratus-ratus
tahun untuk mewujudkan kesyirikan di muka bumi ini setan tahu dosa Syirik
adalah dosa yang paling besar sehingga dia mau bersabar menjerumuskan umat manusia dia
bukakan pintu-pintu kebaikan terlebih dahulu makanya kata Sebagian ulama terkadang setan itu membukakan 99
pintu kebaikan Pak dia bukakan 99 pintu kebaikan untuk
menjerumuskan anak keturunan Adam pada satu pintu yang terakhir pintu nomor 100
yang itu merupakan pintu kejelekan terkadang demikian strategi setan dia menginspirasi untuk melakukan
kebaikan terlebih dahulu namun yang dia tuju adalah supaya orang ini terjerumus kepada kejelekan contohnya tadi di zamannya
Nabi Nuh dia buukakan pintu kebaikan terlebih dahulu apaadi kebaikannya memotivasi
orang supaya semangat beribadah lihat patung semangat
beribadah terwujud namun gol yang dia tuju adalah mewujudkan kesyirikan agar
manusia itu menyekutukan Allah subhanahu wa taala ya Sehingga tutup celah-celah setan ya kita
tahu ini awalnya sepertinya baik tapi kok rasa-rasanya nanti di depan itu ada
kekhawatiran kita akan terjerumus Maka jangan bermain di tepi jurang seperti ini
kalau tahu ada peluang seperti itu langsung tutup celah-celah ini langsung tutup celah-celah seperti itu karena
ketahuilah yang namanya setan strateginya jangka panjang Pak ya
kirim WhatsApp Ukhti Ya sudah sudah salat malam
belum ya maka
hati-hati tutup celah-celah itu sejak awal ya jangan kemudian biar
melancarkan strateginya Pak kita.
baik, kita
lanjutkan kata penulis beliau mengutipkan perkataan IBN
qayimjziah [Musik] KB banyak pendahulu kita yang mereka
mengatakan meninggal banyak orang-orang yang berbondong-bondong mendatangi
kuburan mereka Jadi yang dituju itu kuburannya Pak Nah makanya ini juga
dalam agama kita masalah kuburan itu sangat-sangat ketat Pak karena ini juga
di anara sebabnya orang-orang terdahulu terjerumus ke dalam perbuatan kesyirikan
menyikapi masalah kuburan ini berlebih-lebihan oleh karena itu aturannya sangat ketat terkait kuburan
di dalam agama kita sumaaru tamilahum lalu mereka membuat patung-patung
merekama th alaihimul Amad faaduhum kemudian setelah waktu berjalan beberapa
lama akhirnya patung-patung tersebut dijadikan
sesembahan sehingga kita hati-hati ya terhadap orang Saleh entah orang Saleh
tersebut masih hidup lebih-lebih lagi kalau orang Saleh tersebut sudah mati
baik hadis berikutnya yang kita baca kata penulis an Umar Anna Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam dari Umar Bin
Khattab radhiallahu Anhu diriwayatkan bahwasanya nabi kita Muhammad Sallahu wasallam
bersabda IB Maram janganlah kalian berlebih-lebihan
di dalam memujiku sebagaimana orang-orang Nasrani berlebih-lebihan
terhadap Isa Ibnu Maryam ya Jadi kalau tadi yang saya terlewat
sampaikan di awal Allah menyeru orang Ahlul kitab orang-orang dari kalangan ahl
kitab kata Allah Subhanahu Wa taalaikum jangan kalian berlebih-lebihan di dalam agama
kalian sikap ekstremnya sikap ugulunya orang-orang Nasrani tadi adalah mengatakan Isa sebagaimana tiga anggapan
yang telah kita jelaskan tadi sama juga dengan orang-orang Nasrani orang-orang Yahudi Maaf orang-orang Yahudi mereka
juga berlebih-lebihan terhadap nabi Allah
uzair orang Yahudi mengatakan waqala uzair ibnullah waqu uzair ibnullah
mereka mengatakan uzair itu adalah anaknya Allah sehingga sama orang Yahudi
juga punya klaim Allah punya anak yaitulah Nabi uzair yang bahasa Inggrisnya adalah
Ezra kalau Isa bahasa Inggrisnya apa ya bahasa kita kita juga Jesus ya
Yesus kalau bahasa kita Yesus bahasa Inggrisnya Jesus kalau Izra uzair bahasa kitanya uzair juga tapi bahasa
Inggrisnya Ezra maka orang-orang Yahudi juga punya anggapan ekstrem seperti ini.
nah namun dalam hadis ini nabi hanya menyebutkan jangan kalian berlebih-lebihan terhadap
diriku sebagaimana berlebih-lebihannya orang Nasrani terhadap Ibnu
Maryam innama Ana abdun kata nabi kita Muhammad sallallahu alai wasallam
Sesungguhnya saya ini hanyalah seorang hamba Nabi Muhammad itu seorang
hamba faquulu maka katakanlah oleh kalian Abdullah wa
rasuluh Katakanlah bahwasanya aku ini adalah hamba Allah dan juga adalah
seorang Rasulullah seorang utusan Allah maka ini dia contohnya Pak contoh realisasi sikap pertengahan tersebut
kita mengakui nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam itu sebagai Abdullah sebagai hamba Allah artinya beliau tidak punya hak-hak
ketuhanan lalu Yang kedua kita mengakui Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam itu sebagai seorang rasul sehingga kita
tidak merendahkan beliau tidak mengurangi hak-hak beliau kita
muliakan beliau Namun pemuliaan kita terhadap nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tidak sampai berlebih-lebihan sampai mengucapkan
pujian-pujian yang berlebih-lebihan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bahkan sebagian orang memberikan sifat kepada Nabi Muhammad
dengan sifat-sifat ketuhanan bisa melepaskan kesulitan-kesulitan
bisa menunaikan hajat-hajat tidak nabi kita Muhammad sah wasam tidak memiliki
kemampuan seperti itu kemudian hadis berikutnya rasulullu wasam bersabda
[Musik] iakumum berhati-hatilah kalian terhadap
sikap berlebih-lebihan karena sesungguh sikap berlebih-lebihan
itu adalah yang telah membinasakan orang-orang sebelum
kalian Lalu ada hadis lainnya diriwayatkan oleh imam muslim dari sahabat yang mulia Abdullah Bin Masud
radallahu Anhu nabi kita Muhammad Sallahu Alaihi wasam
bersabda binasalah orangorang yang bersikap Tan apa
ituitu berlebi-lebihan perkara agama. Sehingga
sekali lagi pelajaran utamanya adalah kita dituntut untuk bersikap pertengahan
dalam kita beragama termasuk juga dalam kita menyikapi orang-orang Saleh mereka
punya hak untuk dimuliakan Namun pemuliaan kita terhadap orang Saleh tidak boleh terlalu berlebih-lebihan
jangan sampai mengantarkan kita kepada kesyirikan jangan sampai memberikan
berbagai bentuk ibadah kepada orang-orang
Saleh baik itu yang kita bahas pada malam hari ini dari kitabut
tauhid lalu waktu yang tersisa sedikit saya gunakan untuk
menjawab pertanyaan ya Pekan lalu ada bapak-bapak dari warga lokal sini
meminta keterangan mengenai penendapan 1 Ramadan Ya minta penjelas
Bagaimana kita menyikapi perbedaan terkait pendapan satu Ramadan
eh tidak bisa saya jawab secara panjang Bapak Ibu sekalian karena keterbatasan waktu dan di samping juga alasan lainnya
karena memang ini sudah menjadi debat yang berkepanjangan artinya debat itu sudah ada pak ya masing-masing punya
penjelasan masing-masing punya dalil maka silakan dibaca ya debat ini bukan
debat yang baru harusnya sudah terdokumentasi debat n itu namun yang ingin saya berikan beberapa pertimbangan
adalah yang pertama terkait perbedaan hisab atau
rukyah.
perlu diketahui Bapak Ibu sekalian yang namanya ilmu hisab itu
sudah ada sejak zaman Nabi Nabi mengatakan Kami adalah kaum yang tidak
membaca dan menulis dan kami adalah kaum yang tidak menggunakan hisab maksud nabi
kata Ibnu Hajar maksud nabi tidak menggunakan hisab adalah hisab terkait ilmu Falak kata nabi Kami adalah
sekelompok kaum yang tidak menggunakan hisab lalu yang kedua yang perlu saya
berikan pertimbangan juga bagi Bapak Ibu sekalian ya mungkin Bapak Ibu memiliki
keraguannya di antara dalil dalil yang Pernah saya dengar dari masyarakat
Kenapa kok tidak ikut pemerintah dalam penetapan 1 Ramadan dan 1 syawal yang
pemerintahnya saja seperti itu kok biasanya yang kita seringkan dengarkan seperti itu
namun itu urusan mereka Pak ya perkara mereka Katakanlah Mereka salah dalam
menentukan 1 syawal 1 Ramadan itu dosa mereka yang menanggung Pak Bukan Kita
yang menanggung tugas kita memang adalah mengikuti ulil amri Allah perintahkan kita untuk mengikuti ulil amri perkara
Mereka salah mereka berdosa itu adalah tanggungan mereka bukan urusan kita Maka itulah enaknya kalau kita mengikuti Ulil
Amri kita tidak menanggung dosa tapi mereka yang menanggung dosa sehingga dua
poin ini saja kalau masing-masing kalau dalilnya itu sudah jelas sudah gamblang silakan di Google di uvit di mana pun
dicari tentang perdebatannya Seperti apa namun ini dua sudut pandang yang saya berikan sehingga kesimpulannya kalau
bapak ibu tanya kepada saya kita harusnya ikut pemerintah atau ikut hisab
maka saya secara tegas mengatakan ikuti pemerintah ini yang lebih Selamat bagi kita namun tentu tidak semestinya ini
menjadi sumber keributan bagi kita hendaknya kita berlapang dada dalam menyikapi hal ini bersikap dewasa dan
bersikap bijaksana dalam menyikapinya ha. wallahu alam.
mudah-mudahan ada
manfaatnya, lebih kurangnya kami mohon maaf. mudah-mudahan Allah pertemukan kita dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat
walafiat dan kita dimudahkan untuk nya amal ketaatan pada bulan yang
mulia tersebut. kita berjumpa lagi Insyaallah pada majelis ini setelah Idul
Fitri.
wasallallahu ala nabiina Muhammad waa alihi wasahbihi wasallam subhanakallahumma wabihamdika Ashadu
Alla ilahailla Anta astagfiruka waubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."