Kufur Nikmat (Kitab Tauhid)| Ustadz Muhammad Rezki Hr, ST, M.Eng., Ph.D
Kitab Tauhid - Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-36 dalam seri Kitab Tauhid yang membahas tentang kufur nikmat (kitab tauhid)| ustadz muhammad rezki hr, st, m.eng., ph.d. Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
Maka kita harus perhatian dengan hal-hal ini jangan sampai kita kemudian mencoreng tauhid dengan perkataan kita sendiri ada beberapa perkataan yang bahkan banyak orang di tempat kita di zaman ini di negara kita ini masih orang yang masih banyak yang belum paham bahwasanya itu termasuk diantara bentuk perbuatan kesyirikan yang paling jelas yang paling banyak berikutnya mengenai bersumpah atas nama selain Allah banyak orang-orang di tempat kita yang belum paham atas nama siapa nah termasuk juga yang kita bahas pada malam hari ini adalah masalah menyandarkan nikmat itu kepada siapa bisa seseorang itu tercoreng tauhidnya ketika dia salah menyandarkan nikmat yang dia dapatkan yaitu bentuk kesalahannya yang menyandarkan nikmat itu bukan kepada Allah subhanahu wa ta'ala maka kita akan lihat nanti namun sebagai pengantar terlebih dahulu Bapak Ibu sekalian rahimakumullah ini adalah sesuatu yang benar-benar perlu kita latih saya sering sampaikan ada orang-orang Pak yang dia secara modal lebih sedikit daripada kita secara pekerjaan tidak sekeras pekerjaan yang kita kerjakan usahanya lebih sedikit daripada kita tapi ternyata hasil yang dia dapatkan jauh lebih banyak daripada kita
Apa sebabnya Pak karena orang tersebut lebih pandai bersyukur daripada kita sebagian orang usahanya tidak sekeras kita namun dia lebih pandai bersyukur kepada kita makanya Allah berikan yang lebih kepada orang tersebut karena prinsipnya dari siapapun kalau kalian bersyukur akan aku tambahkan ini janji Allah subhanahu wa ta'ala Allah tidak akan mengingkari janjinya sehingga bapak ibu bagaimana caranya meningkatkan harta omset pendapatan income meningkat belajar digital marketing buat belajar organik marketing teknik-teknik marketing yang lainnya kita pelajari itu bagus dan itu memang penting namun yang tidak kalah penting kalau kita memang ingin rezeki itu ditambah belajar cara bersyukur itu seperti apa ini yang kita sering lupa asik berbisnis klasik memperbesar pundi-pundi pendapatan namun lupa acara bersyukur belajar cara bersyukur itu seperti apa pakai ini harus mendapatkan perhatian yang lebih bagi kita di samping juga dalam lanjutan ayat Allah subhanahu wa Ta'Ala kepada indikator kalau kalian kufur terhadap nikmatku kalau kalian ingkar terhadap nikmatku ketahuilah azabku amat pedih
Bagaimana orang yang kufur nikmat itu bisa mendapatkan azab yang pedih salah satunya adalah nanti akan kita lihat bagaimana orang tersebut dia bisa terjerumus kepada kesyirikan ketika seseorang tidak menyandarkan nikmat itu kepada Allah maka orang bisa kemudian terjerumus kepada saya sampaikan terlebih dahulu kesimpulannya di awal bagaimana menyandarkan nikmat bukan kepada Allah itu termasuk dalam salah satu bentuk kesyirikan saya sampaikan kaidah terkait hukum sebab akibat dalam agama kita hukum sebab akibat yang pertama orang bisa maaf kapan seseorang itu terjerumus dalam kesyirikan dalam pembahasan sebab akibat yang pertama seseorang bisa terjerumus ke dalam kesyirikan ketika dia menjadikan sesuatu sebagai sebab terjadinya sesuatu yang lain padahal Allah dan rasulnya tidak pernah menyatakan seperti itu padahal juga itu tidak pernah didukung dengan ilmu pengetahuan.
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."