/
Kesyirikan Berdo'a kepada Selain Allah (Kitab Tauhid)| Ustadz Muhammad Rezki Hr, ST, M.Eng., Ph.D
Kitab Tauhid - Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-12 dalam seri Kitab Tauhid yang membahas tentang kesyirikan berdo'a kepada selain allah (kitab tauhid)| ustadz muhammad rezki hr, st, m.eng., ph.d. Ustadz Muhammad Rezki Hr, Spesialis Productive Muslim memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
wassalatu wassalamu ala asrofil anbiya-i wal mursalin nabiyina muhammadin waala alihi washahbihi ajmain waman tabiahum biihsanin Il yaumiddin, amma ba'dhu.
ikhwani fillah wa akhwati fiddin bapak-bapak ibu-ibu para jemaah dan para pemirsa yang Semoga
senantiasa dirahmati dan diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala, Alhamdulillah di kesempatan malam
hari ini kita kembali bisa bertemu dalam rangka melanjutkan
pelajaran kita mempelajari kitabut tauhid karya Syekh Muhammad bin Abdul
Wahab atau Syekh Muhammad at-tamimi rahimahullahu taala. kita akan lanjutkan bab yang baru pada malam hari ini yaitu tentang
kesyirikan dalam hal memohon pertolongan dan dalam hal doa. bahwasanya ada sebagian orang yang mereka terjerumus pada perbuatan
kesyirikan karena salah dalam hal berdoa, salah dalam hal memohon
pertolongan, memohon pertolongan yang semestinya hanya ditujukan kepada Allah
subhanahu wa taala, berdoa yang semestinya hanya ditujukan kepada Allah
subhanahu wa taala, oleh sebagian orang kemudian ditujukan kepada selain Allah
subhanahu wa taala.
itulah yang akan kita bahas pada malam hari ini sehingga sebelum kita lihat Bagaimana bentuk kesyirikannya
tentu pertama perlu kita sepakati terlebih dahulu tentang doa dan
istighasah yaitu memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wa taala. bahwasanya doa dan istighasah ini di
antara ibadah di dalam agama kita yang ini harus ditujukan kepada Allah subhanahu wa taala
semata, maka doa Bapak Ibu sekalian adalah ibadah yang sangat-sangat mulia di dalam agama kita ya doa adalah ibadah
yang mudah namun sangat-sangat mulia di dalam agama kita. Tidakkah kita tersentuh atas firman
Allah subhanahu wa taala dalam surat Albaqarah Waza saalaka ibadii fainni
Qorib kata Allah subhanahu wa taala ketika jika hamba-hambaku bertanya
kepadamu wahai Muhammad tentang diriku maka Jawablah bahwasanya aku dekat, Bahwasanya Allah subhanahu wa taala itu
maha dekat ujib lalu kata Allah subhanahu wa taala
Aku menjawab aku mengijabahi doa-doanya orang-orang yang
berdoa kepadaku, aku kabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepadaku Apabila
mereka itu berdoa kepadaku. maka yang namanya doa adalah
ibadah yang mulia, ibadah yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa
taala di dalam banyak ayat dalam al-quran dan juga diperintahkan oleh nabi kita Muhammad sallallahu wasallam
di dalam banyak hadis beliau ada sesuatu yang lebih mulia di sisi allah subhanahu wa taala melebihi
doa dalam hadis lainnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga
mengatakan amahahuai ya Mohon diperhatikan hadis ini Pak, bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian kata
nabi shallahau allaihi Wasallam Barang siapa yang tidak mau meminta
kepada Allah, Allah marah kepada dia. Barang siapa yang tidak mau meminta kepada Allah, Allah akan marah kepada dia.
maka Bapak Ibu sekalian yang namanya doa itu adalah ibadah yang harus kita latih Pak, fenomena yang kita saksikan Bapak
Ibu sekalian fenomena yang sangat memprihatinkan di tengah-tengah kaum muslimin
tidak mampu untuk berdoa tidak tahu caranya berdoa tidak tahu apa yang harus diucapkan dalam doa ya makanya di tempat
kita itu Pak doa secara berjamaah itu sesuatu yang disenangi, Apa sebabnya?
karena tidak tahu cara berdoa itu apa ya, Saya pernah menemani seseorang
berziarah ya tidak bisa mendoakan anggota keluarga dia yang ada di kubur
tersebut menunggu saya terlebih dahulu ya menunggu saya masuk terlebih dahulu
baru minta dipimpin doa padahal itu anggota keluarga dia yang sangat dekat
ini kondisi seperti ini kalau kita masih seperti itu Pak, maka ada yang salah Pak
kalau kita masih seperti itu levelnya tidak tahu cara berdoa kepada Allah subhanahu wa taala, ada yang
salah, harus tahu pak cara meminta kepada Allah, cara merayu Allah subhanahu wa
taala, agar hajat-hajat kita, keinginan-keinginan kita bisa terkabul harus andai harus berlatih ya.
betapa banyak orang-orang di sekitar kita terkhusus orang-orang yang sudah sepuh-sepuh itu ya minta apa-apa di
minta didoakan, apa-apa minta dipimpinkan doa, tidak tahu caranya minta kepada Allah subhanahu wa taala. maka saya
katakan yang namanya doa itulah adalah langkah pertama kita dalam kita
menghamba kepada Allah subhanahu wa taala. orang yang dia tidak tahu cara berdoa
kepada Allah, tidak pandai dalam berdoa kepada Allah subhanahu wa taala, belum
dia secara betul-betul menghamba kepada Allah subhanahu wa taala. belum orang-orang yang sungguh-sungguh
dalam berdoa kepada Allah, sungguh-sungguh dalam menghamba kepada Allah subhanahu wa taala. betul-betul status saya adalah
hamba Allah dia akan pandai meminta kepada Allah subhanahu wa taala. Maka sekali lagi, Bapak Ibu sekalian harus
pandai Pak, tidak harus doa itu dalam bahasa Arab, tidak harus, doa itu pada hakikatnya
adalah ketergantungan hati kita kepada Allah subhanahu wa taala ,apa-apa kita minta kepada Allah apa-apa kita minta
kepada Allah
sudah sering saya sampaikan para sahabat dulu Pak, mereka meminta segala sesuatu itu kepada Allah. sendal putus berdoa kepada Allah, ya Allah
sandal saya putus tolong ya Allah, garam di dapur habis Bu, garam kehabisan garam
Bu berdoa kepada Allah ya Allah garam Saya habis tolong saya ya Allah dan seterusnya. dalam
perkara-perkara yang remeh pun senantiasa berdoa dan meminta kepada Allah subhanahu wa taala demikian Pak,
hamba-hamba Allah yang sesungguhnya hati itu senantiasa bergantung dan meminta kepada Allah subhanahu wa
taala dan sebaliknya hamba-hamba yang itu tidak pandai dia meminta kepada Allah ya entah itu sebabnya karena dia
memang tidak terbiasa atau yang paling buruk yang lebih buruk dari hal tersebut adalah karena dia senantiasa merasa saya
mampu saya bisa mengandalkan kemampuan saya ini adalah hamba-hamba yang sombong
hamba-hamba yang sombong tidak pandai menggantungkan hati kepada Allah subhanahu wa taala. Maka sekali lagi
Bapak Ibu sekalian bentuknya yang berbeda-beda sebagaimana disebutkan oleh Nabi Sallahu Alaihi Wasallam Allah pasti
mengabulkan doa cuma bentuk pengabulan yang berbeda.
ada tiga pilihan, pilihan pertama langsung kontan Allah kabulkan apa yang kita minta, kontan dikabulkan
oleh Allah subhanahu wa taala, ini pilihan pertama. pilihan kedua Allah tidak kabulkan secara langsung apa yang
kita minta namun Allah gantikan dalam bentuk yang lain, kita minta di lapangkan
rezeki ya Allah lakukan dagangan saya hari ini ya Allah sebanyak-banyaknya misalnya. tidak
langsung Allah kabulkan dengan cara seperti itu tapi Allah ubah rupanya takdir kita besok kecelakaan butuh biaya
operasi puluhan juta misalnya Tapi karena kita sudah berdoa pada hari ini minta dilapangkan rezeki Allah tidak
kabulkan langsung berupa lapangnya rezeki uang tunai cash tidak tapi Allah
gantikan tidak jadi besok kecelakaan sehingga tidak perlu keluar uang puluhan juta. Besok harinya Allah gantikan dengan
sesuatu yang lainnya. atau yang ketiga tidak juga seperti itu kata nabi kita Muhammad sallallahu alaii wasallam Allah
simpan sebagai tabungan kebaikan baru allah berikan pada hari k kiamat nanti.
sehingga istilahnya yang namanya doa itu istilahnya Pak nothing tulus tidak ada ruginya sama sekali berdoa
sebanyak-banyaknya kepada Allah subhanahu wa taala. Oleh karena itu Pak hamba-hamba Allah yang Saleh
Pak mudah bagi mereka untuk larut dalam doa itu berjam-jam meminta kepada Allah subhanahu wa taala. lebih-lebih kalau sudah sepertiga Malam
Terakhir tidak sadar tiba-tiba sudah azan subuh selama berjam-jam larut dalam doa kepada Allah subhanahu wa taala
maka orang-orang yang dia sudah meniti langkah penghambaan kepada Allah secara sungguh-sungguh demikian Pak dan Bapak Ibu sekalian jangan
khawatirkan tentang pengkabulan doa, jangan khawatirkan yang kita khawatirkan itu
sebagaimana kata Umar Bin Khattab kata Umar Bin Khattab bukan masalah pengkabulan doa
yang saya khawatirkan yang saya khawatirkan adalah masalah Ilham untuk
berdoa ya karena prinsipnya Pak Barang siapa yang digerakkan oleh Allah
subhanahu wa taala untuk berdoa artinya dia memang ingin diberi oleh Allah
subhanahu wa taala percaya Pak Saya ulangi lagi ini perkataan para ulama
para Salaf mengatakan demikian banyak makna e banyak perkataan mereka yang
semakna dengan hal ini kata para Salaf orang-orang Saleh terdahulu Barang siapa yang digerakkan oleh Allah subhanahu wa
taala untuk meminta artinya dia memang ingin diberi oleh Allah subhanahu wa taala Allah
gerakkan hati dia untuk meminta itu cara Allah ingin memberi kepada dia sehingga
sekali kata Umar Bin Khattab yang saya khawatirkan itu bukan masalah pengkabulan doa yang saya khawatirkan
itu adalah tergerak atau tidaknya seseorang itu untuk berdoa kepada Allah subhanahu wa
taala.
kalau kita levelnya masih kita tahu waktu-waktu Mustajab Jumat sore ini waktu mustajab untuk
berdoa, ketika turun hujan waktu mustajab untuk berdoa, antara azan dan iqamah
waktu mustajab untuk berdoa. Kalau kita sudah tahu hal tersebut tapi belum tergerak untuk berdoa ada yang salah, ada
yang salah pada diri kita kalau juga kita sudah tergerak namun masih bingung apa yang mau Saya
doakan, Apa yang harus saya minta kepada Allah subhanahu wa taala sama masih ada
yang salah kita harus introspeksi diri harus banyakak Muhasabah di mana salahnya saya
barangkali hati saya masih tertutupi oleh gelimang maksiat makanya belum tergerak belum mampu untuk meminta
kepada Allah subhanahu wa taala sehingga poinnya yang pertama Bapak Ibu sekalian
yang namanya doa itu adalah ibadah yang sangat mulia di sisi allah subhanahu wa
taala lalu yang kedua sebelum kita membaca apa yang dibawakan oleh penulis
di sana ada beberapa istilah yang perlu kita pahami yang pertama doa ada dua,
jenis yang pertama doa istiazah, ini yang sudah kita bahas pada pertemuan sebelumnya. doa istiazah itu adalah doa
memohon perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala dijauhkan dari berbagai mara bahaya, dijauhkan dari
mudarat, dijauhkan dari siksa neraka. ini namanya doa istiazah, memohon
perlindungan.
lalu yang kedua, ada doa yang namanya doa istianah
doa Istianah yaitu meminta pertolongan kepada Allah subhanahu wa taala, yang
pertama tadi memohon perlindungan ini memohon pertolongan. nah di antara bagian dari
doa Istianah itu ada yang disebut dengan istighasah ya. ada yang disebut dengan istighasah, Apa itu istighasah? ya sama
pada hakikatnya sama dengan Istianah memohon pertolongan namun istighasah itu lebih spesifik,
untuk mengangkat cobaan dalam kondisi terdesak. Jadi kalau istighasah
itu cobaannya sudah turun Pak, balanya itu sudah terjadi kesulitannya sudah
terjadi, baru kemudian beristighasah kepada Allah subhanahu wa taala meminta
supaya kesulitan tersebut diangkat. ini yang disebut sebagai istighasah ya. Sehingga wallahuam, yang saya ketahui tidak tepat istilah di tempat kita di
Indonesia Biasanya santri-santri kalau mau ujian akhir nasional apa istilahnya
istighasah Kubro ya, istighasah kubra. ini secara istilah kurang tepat Pak, kenapa?
Karena yang namanya istighasah itu cobaannya. sudah turun ujiannya itu sudah terjadi minta diangkat kepada Allah
subhanahu wa taala, hilangkan cobaan ini ya Allah seov kar... Ya seperti covid beristighasah
bisa.
Adapun tadi contohnya kalau ujian akhir nasional ujiannya belum terjadi ya,
apa yang mau kita mintakan kepada Allah subhanahu wa taala ya. Sehingga istilah Ini masalah istilah saja ya masalah
istilahnya berarti lebih tepatnya adalah Istianah memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wa
taala. nah kemudian kita mungkin akan membahas ee masalah ini ee topik ini dalam dua pertemuan karena di sana banyak sekali
rinciannya, ayat-ayatnya pun nanti banyak yang dibawakan oleh penulis dan memang kita perlu merincikan
pembahasan masalah ini Pak. karena banyak sekali ee syubhat ya, banyak sekali
syubhat-syubhat yang beredar terkhusus di negeri. kita masalah doa masalah
Istianah masalah istighasah ya Banyak orang yang terjerumus ke dalam
kesyirikan dalam hal istighasah dalam hal doa ini Pak mereka menganggap Ini
adalah sebuah ibadah namun pada hakikatnya di dalamnya terdapat unsur
kesyirikannya ya Ada syubhat Pak syubhat itu adalah semacam kerancuan Salah paham
kesalahpahaman dalam memahami sesuatu itu syubhat namanya. berbeda kalau misalnya hal-hal
yang sebelumnya ya Pak ya, menyembelih untuk selain Allah ini
jelas mudah kita pahami ya menyembelih kepada selain Allah itu adalah
kesyirikan misalnya lalu bernazar kepada selain Allah ini jelas bisa kita pahami ini
kesyirikan tapi kesyirikan-kesyirikan yang halus-halus itu Pak yang sulit untuk
kita melihatnya hanya yang paham adalah orang-orang yang Allah berikan petunjuk allah orang-orang yang Allah berikan
ilmu banyaknya kasusnya adalah dalam hal doa dalam hal
meminta.
di sana sebagian orang masih rancu masih ee terdapat kekeliruan dalam
pemahaman maka akan kita lihat beberapa rincian terkait hal
ini sebelum kita melihat dalil-dalil yang dibawakan oleh penulis di sana kita akan e rincikan terlebih dahulu masalah
hukum doa ya Pak ya saya sampaikan kesimpulannya di awal rincianrincian terkait
istighasah atau e ya rincianrcian terkait istighasah tadi definisi istighasah
sudah kita sampaikan yaitu meminta pertolongan ketika kita sedang
terdesak dan itu sudah terjadi ada cobaannya ada kesulitannya lalu kita
meminta untuk dihilangkan kesulitan tersebut itu bisa dilakukan sendiri atau
bareng-bareng kalau kan Isah itu bar Nah ya istighah
itu ter Masud dalam Bab doa Pak Ya maksudnya salah satu jenis doa adalah istighasah maka sebagaimana doa bisa
dilakukan bersendirian bisa juga dilakukan secara bersama-sama Begitu juga dengan istighasah Pak yang namanya
istighasah bisa dilakukan bersendirian dan bisa juga dilakukan secara bersama-sama tidak harus secara
bersama-sama kita lihat rinciannya yang pertama ada istighasah ya kita lihat
yang dipraktikkan oleh manusia ya Pak ya yang di an oleh orang-orang yang pertama
adalah istighasah bilhi memohon pertolongan kepada orang yang masih
hidup ini bagian pertama Bagian yang kedua alistighasatu Bil mayiti memohon
pertolongan kepada orang yang sudah mati ini akan kita rincikan satu persatu
kita lihat rincian pertama terlebih dahulu istighasah memohon pertolongan kepada orang yang masih hidup
yang pertama kalau memohon pertolongan kepada orang yang masih
hidup kalau orangnya hidup dan hadir ada di depan kita orangnya ada hidup ada di depan
kita seperti ini diperbolehkan kita meminta pertolongan
kalau apa namanya sesuatu yang dia mampu untuk mengerjakannya
ya kalau sesuatu yang kita minta tersebut adalah Memang sesuatu yang
mampu untuk dia kerjakan. Contohnya seperti yang kita
berikan contoh pada pertemuan sebelumnya ya kita kesulitan menangani hal-hal
tertentu kriminalitas tertentu minta tolong sama pak polisi Ya memang ini kemampuan pak polisi menangani
kriminalitas maka ini memang kemampuan pak polisi maka diperbolehkan tidak ada masalah hukumnya
meminta kepada orang yang hidup hadir dan dia memang mampu ini
boleh yang kedua memohon pertolongan kepada seseorang yang dia hidup Dia
hadir namun ini di luar kemampuan dia di luar kemampuan dia
maka hal seperti itu tidak diperbolehkan bisa seseorang dia
terjerumus kepada kesyirikan ketika dia meminta sesuatu yang itu di luar
kemampuan manusia misalnya apa contohnya di luar kemampuan
manusia minta apa ya minta dilapangkan rezeki minta
diturunkan hujan minta disembuhkan ya kita tidak boleh Pak. minta disembuhkan kepada orang lain Pak ya.
karena yang menyembuhkan Allah, yang menyembuhkan adalah Allah subhanahu wa taala kita boleh minta Diobati boleh minta kepada dokter dok tolong obati
saya bisa tapi yang berikan kesembuhan Bukan dokter ya kita bisa berupaya
dengan berobat itu diperbolehkan maka rincian yang kedua tadi kalau seseorang
dia meminta kepada orang lain masih hidup orang tersebut orangnya hadir
namun dia ini sesuatu yang diminta di luar kemampuan dia hukumnya tidak diperbolehkan dan hukumnya Kalau itu di
luar kemampuan manusia adalah kesyirikan lalu meminta kepada orang
yang hidup namun tidak hadir orangnya ya orangnya tidak hadir ya
tidak hadir dan tidak tidak tidak tidak dihubungi tapi ya jarak jauh tidak ada alat komunikasi apapun
maka hal seperti ini baik itu yang diminta adalah sesuatu yang mampu
dikerjakan oleh manusia lebih-lebih kalau ini di luar kemampuan manusia maka hukumnya tidak
boleh kedua-duanya ya bahkan kata Sebagian ulama meskipun dia sesuatu yang mampu
Pak misalnya kita minta kepada siapa k k Fulan ya habib Fulan
tempatnya jauh di kota yang berbeda tidak kita telepon tidak kita apa-apakan minta kepada Habib Fulan tolong ee apa
sesuatu yang mampu Tolong ajari saya
ee membaca al-qur'an misalnya ya sesuatu yang bisa dilakukan oleh orang lain dalam kondisi hadir tapi dia tidak hadir
ya Tolong ajari saya wahai Habib wahai Kiai Tolong ajari saya membaca Alqur'an misalnya orangnya tidak hadir orangnya
jauh di kota sana maka seperti ini jug juga kata para ulama termasuk dalam bentuk kesyirikan. apa sebabnya? termasuk
dalam kesyirikan karena dia menganggap orang tersebut maha mendengar bisa
mendengar dari jarak jauh padahal yang maha mendengar yang memiliki kemampuan seperti itu adalah Allah subhanahu wa
taala artinya dia telah menyekutukan Allah dalam hal ini.
nah lebih parah lagi kalau dia memintanya jarak jauh memintanya namun ee dan itu bukan
sesuatu yang bisa dia kerjakan wahai Habib wahai Kiai Fulan dengan kesalehanmu tolong sembuhkan saya
tolong lapangkan rezeki Saya misalnya seperti itu maka seperti ini termasuk dalam kesyirikan ini sangat parah sekali
kondisinya maka ini rincian untuk beristighasah meminta pertolongan kepada
orang yang masih hidup yang kedua tadi adalah memohon pertolongan kepada orang-orang yang telah
mati rincian yang pertama kalau dia meminta kepada orang yang telah mati tersebut secara langsung
berdoa kepada Syekh Abdul Qadir aljailani misalnya wahai Syekh Abdul Qadir aljailani tolong lapangkan rezeki
saya ini jelas kesyirikan Akbar kesyirikan besar bisa batal keislaman
seseorang ketika dia berdoa seperti itu ya meminta kepada Syekh Abdul Qadir
aljailani kepada Wali Fulan kepada Wali Songo kepada siapapun itu bahkan kepada
Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Pak bahkan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kalau orang dia berdoa kepada Nabi Muhammad
terjerumus dia dalam perbuatan Syirik Akbar batal
keislamannya. kemudian kalau dia meminta kepada mayat kepada mayit untuk
mendoakannya ya, dia meminta kepada mayit datang ke
kuburan misalnya dia datang ke kuburan lalu dia minta kepada mayit wahai Kiai
Fulan tolong mintakan kepada Allah subhanahu wa taala supaya
Allah mengabulkan hajat-hajat saya demikian dan Demikian maka ini perlu di ui ada dua
pendapat di kalangan para ulama.
Sebagian ulama mengatakan ini adalah kesyirikan, Sebagian ulama lagi mengatakan ini tidak sampai kesyirikan namun tetap maksiat yang minimalnya ini adalah statusnya adalah bidah ya meminta kepada ee orang Saleh di sisi kuburnya supaya
orang Saleh tersebut meminta kepada Allah subhanahu wa taala ada video baru-baru ini
beredar yang orang minta datang ke makamnya Salahuddin al-ayyubi ya datang
ke makam Salahuddin al-ayyubi berdoa wahai Salahuddin Mintalah kepada Allah
supaya Allah segera mengangkat penderitaan rakyat Palestina tidak boleh Pak seperti ini
Pak ya sengaja datang ke makam salhuddin al-ayyubi untuk meminta kepada salhuddin
al-ayyubi karena engkaulah dulu yang menaklukkan Baitul Maqdis ini seperti itu disebutkan ya minta kepada Allah
supaya Allah membukakan kembali Baitul Maqdis ini bagi kaum
muslimin terlarang seperti ini Pak ya wallahuam kalau saya pribadi lebih
memilih pendapat hal seperti ini termasuk kesyirikan ya .Sebagian ulama mengatakan tidak sampai kesyirikan namun
tetap Ini Dosa ya namun wallahuam saya pribadi menilai ini adalah termasuk
kesyirikan Apa sebabnya Karena itulah hakikat yang dilakukan oleh orang-orang kafir Quraisy dulu ya orang kafir
Quraisy Pak mereka itu bukan sekali lagi kita ulangi bukanlah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah subhanahu wa taala mereka beriman tapi mereka berdoa
kepada berhala berhala itu adalah representasi orang-orang saleh ya kita sudah bahas
tentang berhala-berhalanya orang-orang Quraisy zaman dulu ini Gambaran atau
representasi orang Saleh orang Saleh meninggal dibuatkan patungnya lalu
mereka berdoa kepada patung tersebut ketika didakwahi oleh nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Apa jawaban mereka kata k Mereka kami tidak
menyembah patung ini tidak tapi patung ini yang mendekatkan kami kepada Allah subhanahu wa taala Itu jawaban mereka
Pak kami tidak menyembah patung Ini kata mereka tapi kami berdoa kepada mereka
supaya mereka menyampaikan hajat kami kepada Allah.
Apa bedanya orang yang datang ke makam salehuddin al-ayyubi
meminta kepada makam salehuddin al-ayyubi tolong minta kepada Allah supaya Allah mengangkat penderitaan dari
masyarakat Palestina Apa bedanya dengan orang-orang kafir Quraisy dulu datang ke Berhala
minta kepada berhala sampaikan hajat kami kepada Allah subhanahu wa taala sama Pak sehingga
wallahuam saya pribadi menilai bahwasanya ini orang yang dia meminta
kepada mayit meskipun dia tidak menganggap mayat tersebut yang mengabulkan ya video tersebut yang saya
Sebutkan itu dia tidak meminta kepadaudin alayubi tidak
wah-orangahudi seperti itu dia Sebutkan tapi dia sebbutkan wahai salhuddin al-ayyubi tolong mintakan kepada Allah
nah dia tetap yang dituju adalah Allah subhanahu wa taala tapi dia mengambil perantara salhuddin al-ayyubi supaya mau
meminta kepada Allah subhanahu wa taala maka wallahuam perbuatan seperti ini juga termasuk kesyirikan Pak Nah dalam
hal Inilah banyak orang-orang di tempat kita yang terjerumus Pak masih banyak
masyarakat kaum muslimin di Indonesia yang seperti itu dan datang ke makam
keramat datang ke makam wali Fulan ke makam Kiai Fulan meminta kepada Kiai
Fulan supaya disampaikan hajat-hajatnya mereka tidak meminta ya Sebagian ada yang meminta ada pak ya ini
ini parah sekali tapi ini mudah bagi kita untuk menjelaskannya mudah ya orang
yang kalau masih sehat masih akalnya masih sehat mudah bagi dia untuk menerima bahwasanya perbuatan seperti
itu terlarang ya perbuatan seperti itu adalah terlarang meminta kepada si mayit nah yang sulit kita menyadarkannya
adalah orang-orang yang menganggap mayit ini boleh dijadikan perantara Dia meminta wahai Kiai Fulan
Kiai fulannya sudah mati ya wahai Habib Fulan Habib fulannya sudah mati dia berdoa Tolong sampaikan hajat saya
kepada Allah dengan tingginya kedudukanmu di sisi allah subhanahu wa
taala maka seperti ini juga adalah tetap
terlarang.
maka demikian di antara rincian terkait
ee istighasah baik kita baca sekarang apa yang disampaikan oleh penulis di dalam
bab ini di halaman 54 bagi yang menyimak di bukunya kata beliau sekali lagi kita
baca judulnya babun minirki
airillahadu bab di antara bentuk kesyirikan adalah ketika seseorang itu meminta pertolongan dan berdoa kepada
selain Allah subhanahu wa taala Allah subhanahu wa taala berfirman
wah wahu.... yang artinya janganlah kamu memohon atau berdoa kepada selain Allah yang
tidak dapat memberikan manfaat dan tidak pula mendatangkan bahaya
kepadamu Jika kamu berbuat hal itu maka sesungguhnya kamu dengan demikian
termasuk orang-orang yang zalim atau orang-orang yang musyrik dan jika Allah menimpahkan kepadamu suatu bahaya maka
tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali dia dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu maka tidak ada yang
dapat menolak karunianya Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa saja yang dikehendakinya dan Diara H di anara
hamba-hambanya dan dialah yang Maha pengampun lagi maha penyayang dalam surat Yunus ayat 106 sampai
107 maka yang menjadi pelajaran utama dari ayat ini adalah perintah Allah
subhanahu wa taala di awal ayat tadi kata Allah Subhanahu Wa
taalaah janganlah kalian itu berdoa kepada selain Allah subhanahu wa
taala sehingga kebalikannya yang namanya doa itu hanya boleh ditujukkan kepada
Allah subhanahu wa taala ya. yang namanya doa itu hanya ditujukan kepada Allah
subhanahu wa taala ya.
di antara syubhatnya Pak ya
orang-orang yang terbiasa mereka tadi mengambil perantara mengambil wasilah
dalam mereka berdoa kepada Allah subhanahu wa taala ini sama Pak syubhatnya sejak zaman dulu Pak sampai
sekarang syubhatnya sama apa apa apa yang mereka katakan mereka katakan kami ini kan banyak dosanya ya kami ini
banyak dosanya Kalau kami minta kepada Allah subhanahu wa taala secara langsung tidak dikabulkan oleh Allah
subhanahu wa taala terhalangi doa kami ini makanya kami minta perantara kepada
orang-orang Saleh supaya hajat kami terkabul sama persis itulah yang dilakukan oleh
orang-orang musyrik zaman dulu kafir Quraisy seperti itu juga Pak syubhatnya ya kafir Quraisy mereka tahu mereka itu
adalah orang-orang yang Pendosa banyak makan harta haram orang Quraisy itu bukan tidak tahu harta halal harta haram
itu mereka tahu Pak Ya makanya mereka kalau membangun Ka'bah mereka punya kesepakatan kalau Ka'bah rusak bangun
Ka'bah itu kata mereka tidak boleh harta haram harus yang halal-halal saja hartanya tak boleh harta riba tidak
boleh harta zalim harta maling merampok tidak boleh harus yang halal saja Artinya mereka tahu Halal Haram itu
mereka tahu tapi mereka masih bergelimang dengan harta haram itu mereka tidak bisa menghindarinya makanya
sekali lagi orang-orang kafir Quraisy Kenapa mereka meminta ke P berhala kata mereka kami ini adalah orang-orang yang
Pendosa Kalau kami minta langsung kepada Allah ditolak tidak terkabulkan makanya
kami minta perantara orang-orang Saleh ini patung-patung berhala ini kan orang Saleh minta doa kepada mereka supaya
disampaikan sama kondisi seperti ini sampai zaman sekarang.
Oleh karena itu
Pak, oleh karena itulah ya kenapa saya sampaikan di awal tadi Pak dalam rangka kita menghindarkan supaya kita tidak
terjerumus kepada hal ini harus kita ajarkan kepada diri kita sendiri kepada anak keturunan kita kepada keluarga kita
percaya diri Pak dalam meminta kepada Allah subhanahu wa taala itu gak perlu kita minta perantara
Pak kata Allah subhahua kalau hambaku bertanya tentang diriku katakan aku
dekat aku dekat mengabulkan doa-doa hambu Jangan pernah kita merasa tidak
pde dalam berdoa kepada Allah subhanahu wa taala ya banyak orang itu gak Ped minta kepada Allah subhanahu wa taala
padahal kata nabi Su wasamah kalau kalian meminta kepada
allah minta surga firdaus percaya diri dalam minta kepada
Allah subhanahu wa taala itu minta yang terbaik meskipun kita sadar ya Kita
sadar kita ini banyak dosa Pak kita semua berdosa Pak ya tapi tidak kemudian dosa-dosa kita itu menghalangi kita
untuk meminta kepada Allah subhanahu wa taala tidak tetap sambil kita memperbaiki diri kita bertobat atas
dosa-dosa tersebut tetap kita meminta kepada Allah subhanahu wa
taala kalau orang salehnya itu masih hidup kita doakan itu gimana? baik, Kalau
orang salehnya masih hidup kita minta didoakan maka termasuk yang tadi Pak ya kita sebutkan kalau orangnya Saleh
ee orang orang salehnya masih hidup Dia hadir di depan kita ya Dia hadir di
depan kita lalu minta didoakan hukumnya adalah diperbolehkan
karena berdoa kan
adalah sesuatu yang mampu dia lakukan Ya berdoa Kita kan tidak minta kita kan tidak berdoa kepada dia ya tapi kita
minta didoakan pertanyaannya dia mampu atau berdoa dia mampu berdoa atau tidak cobanya mampu ya maka diperbolehkan kita
minta doa kepada orang Saleh maka hukumnya adalah diperbolehkan ya sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Maaf sebagaimana Umar ya pernah kita bawakan sudah kisah ini lihat Pak
Umar Bin Khattab ketika terjadi paceklik panjang musim kemarau yang sangat
panjang di zaman Umar Bin Khattab Umar Bin Khattab sebagai khalifah yaat Umar Bin Khattab tidak datang ke kuburan nabi
meminta kepada nabi tidak apa yang dilakukan oleh Nabi Apa yang dilakukan oleh Umar Umar datang kepada
siapa ?Umar datang kepada al-abbas ya Umar datang kepada alabbas
Umar bilang kepada alabbas wahai alabbas Dulu ketika nabi nabi masih
hidup Kalau kami kesulitan kami datang kepada Nabi minta didoakan sekarang nabi sudah tidak ada
nabi sudah wafat kami minta doa kepadamu tolong berdoa kepada Allah subhanahu wa taala supaya Allah menurunkan
hujan didoakan oleh alabbas dikabulkan oleh Allah subhanahu wa taala langsung turun hujan pak caranya seperti itu pak
ya apa yang menghalangi Umar ketika kondisi sulit-sulitnya seperti Seti itu
Pak sampai Umar itu kulitnya berubah menjadi kehitam-hitaman tubuhnya sangat
kurus karena musim pacaklik di zaman itu banyak orang meninggal Pak ya karena
musim pceklik musim kemarau yang panjang serba sulit apa yang menghalangi para
sahabat ketika itu untuk datang ke makam Nabi minta di makam Nabi beristighasah
di sisi makam Nabi tidak ada yang menghalangi mereka untuk melakukan hal tersebut seandainya itu
diperbolehkan tapi tidak tidak itu yang mereka lakukan bukan mereka sengaja datang kepada alabbas pamannya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam ya
dengan kedekatan dia dengan nabi kita Muhammad wasallam dengan kesalehan dengan
mustajabnya doanya makanya mereka meminta kepada orang yang masih hidup tidak meminta kepada orang yang sudah
mati meskipun itu adalah nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kalauanya itu
ya boleh pak ya tidak melihat tapi kan suaranya i meskipun jarak
jauh enggih ya hukumnya diperbolehkan Pak karena alasan tidak diperbolehkan
jarak jauhnya tadi adalah ini menyamakan dia dengan Allah subhanahu wa taala dia
mendengar maha mendengar seperti itu kan ya yang maha mendengar Allah subhanahu wa taala yang tahu jarak jauh seperti
itu hanya Allah subhanahu wa taala ya kalau tidak ada media apa-apa ini
menyamakan dia dengan Allah tapi kalau memang ada medianya memang dia mendengar suara kita melalui alat teknologi apapun
itu maka ini diperbolehkan ya tidak ada ilah pelarangannya tadi bahwasanya
menganggap Dia Maha mendengar tidak ada kita baca satu ayat lagi dari surah
al-ankabut firman Allah Subhanahu taalaballah rizq
wud ya terjemahnya baik ada ayat yang Tidak
dibawakan di sini baik dalam surat Yunus awal ayatnya
wamahuiduudiriibiya iadii wahurahim yang artinya sesungguhnya
mereka yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezeki kepadamu maka Mintalah Rezeki itu kepada Allah
subhanahu wa taala dan sembahlah dia sembahlah dia saja serta bersyukurlah
kepadanya hanya kepadanyaalah kamu sekalian dikembalikan
maka di sini Allah
subhanahu wa taala mengatakan mintalahallahq ya masalah meminta Rezeki
itu hanya kita tujukan kepada Allah subhanahu wa taala berdoa meminta rezeki
meminta dilapangkan Rezeki itu hanya kepada Allah subhanahu wa
taala
baik ada satu kisah tadi yang saya terlewat untuk sampaikan tentang istilah istighasah ya di dalam Alquran Allah
menggunakan istilah istighasah dalam surah alqasas ayat
15 Min
ahlihaajihaultilanitihi wuizi mintiizi
minuiwuhu musaq alai Q
inahuil inahubin ya Ini kisah tentang Musa Pak
Allah sebutkan istilah istighasah di sana untuk menunjukkan bolehnya beristighasah kepada orang yang masih
hidup ya kisahnya kata Allah subhanahu wa taala ketika Musa masuk ke kota mempis ya ketika penduduknya sedang
lengah maka didapati oleh Musa di dalam kota itu ada dua orang laki-laki yang sedang berkelahi ada dua orang laki-laki
yang sedang berkelahi yang satunya itu dari kalangan Bani Israil dan yang satunya lagi dari musuhnya yaitu dari
kaumnya Firaun maka orang yang dari golongannya Musa meminta pertolongan kepada Musa berasal
dari keturunan ee dari kelompoknya Musa maka dia minta pertolongan kepada Musa untuk mengalahkan orang dari musuhnya ya
n Allah gunakan istilahnya di sana fagahu maka dia kemudian beristighasah
kepada Musa
lihat Pak perhatikan, perhatikan Pak, bahwasanya sudah terjadi
kesulitan ya Dia sedang berkelahi dia sedang berkelahi lalu dia beristighasah
kepada Musa beristighasah kepada Musa supaya permasalahan ini selesai minta tolong
kepada Musa maka di sana istilahnya adalah istighasah maka diperbolehkan ya ada istilahisasah yang kedua ini adalah
sesuatu yang diperbolehkan dalam agama kita sebagaimana dikisahkan Allah subhanahu wa taala dalam surah alqasas
Kemudian pada kejadian inilah Musa kemudian meninju orang tersebut dan matilah musuhnya ya matilah musuhnya
Musa berkata ini adalah perbuatan setan sesungguhnya setan itu adalah musuh yang men kan lagi nyata permusuhannya ya jadi
Musa sebenarnya tidak sengaja membenuh orang tersebut ya karena saking ee kuatnya Musa dia tidak ada unsur
kesengajaan untuk membunuh orang cuma satu tinjuan tiba-tiba orang tersebut dia langsung meninggal ya langsung
meninggal hanya dengan satu satu pukulan menunjukkan kuatnya Musa yang perbandingan kekuatan Musa dengan orang
biasa itu minimalnya 1 banding 10 Ya minimalnya bisa lebih maka di sana Allah gunakan istilah
istighasah Bagaimana temannya Musa beristighasah kepada Musa agar Musa mau
menolong dia atas kesulitan yang sedang dia alami
baik kita cukupkan demikian pembahasan kita mudah-mudahan ada manfaatnya Insyaallah kita lanjutkan pada pertemuan berikutnya masih dalam
bab ini.
wasallahlau ala Nabiyina Muhammad wa alihi wasahbihi wasallam, subhanakallahumma wabihamdika ashadualahaa illa Anta
astagfiruka waatubu ilaik. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."