Kunci Sukses di Bulan Ramadhan | Ustadz Muhammad Romelan, Lc, M.Ag حَفِظَهُ الله تعالى
Kunci Sukses Di Bulan Ramadhan | Ustadz Muhammad Romelan, Lc, M.Ag حَفِظَهُ الله تعالى - Ustadz Muhammad Romelan, Alumni Universitas Islam Madinah Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-1 dalam seri Kunci Sukses Di Bulan Ramadhan | Ustadz Muhammad Romelan, Lc, M.Ag حَفِظَهُ الله تعالى yang membahas tentang kunci sukses di bulan ramadhan | ustadz muhammad romelan, lc, m.ag حَفِظَهُ الله تعالى. Ustadz Muhammad Romelan, Alumni Universitas Islam Madinah memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
Pemirsa Klik Sunah TV dan jamaah rahimakumullah, sebelum kajian pada malam hari ini kita mulai, terlebih dahulu kami akan meyampaikan beberapa informasi, diantaranya bahwa kajian malan hari ini akan dibersamai oleh beliau guru kita Ustadz Muhammad Romelan Lc, M.Ag. hafidzahullah taala dengan mengangkat tema KUNCI SUKSES DI BULAN RAMADHAN.
Yang kedua bagi jemaah dimohon untuk meneruskan niat dalam bermajelis ilmu, mencatat faedah ilmu dan merapatkan saf atau mendekat saf atau mendekat kepada Ustadz, karena salah satu adab penuntut ilmu ialah mendekat kepada Ustadz.
Yang ketiga bagi jemaah yang membawa handphone agar dapat mengkondisikan dengan men-setting nada getar.
Yang keempat bagi jemaah yang membawa putra-putrinya agar tetap menjaga dan tidak mengganggu jalannya kajian pada malam hari ini.
Yang terakhir bagi jamaah yang ingin bertanya terkait materi pada malam hari ini dapat melayangkan pertanyaan melalui nomor WA yang tertera pada dinding-dinding masjid dan tanya jawab akan berlangsung selepas adzan Isya. Demikian informasi kami sampaikan dan selanjutnya Kepada beliau Ustadz Muhammad Romelan Lc, M.Ag. hafidzahullahu taala waktu dan tempat kami persilakan.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَ
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
(Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh)
إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ
Innal hamda lillah, nahmaduhu wa nasta'inuhu wanastaghfiruh, wa na'uudzu billaahi min syuruuri anfusinaa wamin sayyi-aati a'maalinaa. May yahdihillaahu falaa mudhilla lah, wamay yudhlil falaa haadiya lah, Asyhadu an laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syarika lah, wa asyhadu anna Muhammadan abduhuu wa rosuuluh.
Shollallahu alaih wa 'ala alihi wa shahbihi wa man saro 'ala nahjihi wastanna bisunnatihi wahtada bi yaumihi illa yaumiddin.
Qalallahu ta'ala fil qur'anil karim: ya ayyuhalladzina amanu ittaqullah haqqa tuqatihi wala tamutunna illa wa antum muslimun.
Yā ayyuhan-nāsuttaqụ rabbakumullażī khalaqakum min nafsiw wāḥidatiw wa khalaqa min-hā zaujahā wa baṡṡa min-humā rijālang kaṡīraw wa nisā`ā, wattaqullāhallażī tasā`alụna bihī wal-ar-ḥām, innallāha kāna 'alaikum raqībā. (Surat An-Nisa Ayat 1)
Ya ayyuhalladzina wattaqullaha waqulu qoulan sadida faqod faza fauzan adzhima.
Amma ba'du.
Fa’inna ‘asdaqolhadiitsi kitabullahi wa khoirol hadyi hadyu Muhammad shallallahu'alaihi wa 'ala alihi wa sallam. Wa syarrol umuuri muhdatsaatuhaa Wakulla muhdatsatin bid’ah Wakulla bid’ahtin dholalah Wakulla dholalatin fin naar
Amma ba'ad.
Saudara-saudari bapak ibu kaum muslimin dan muslimat jemaah rahimani warahimakumullah, kita bersyukur kepada Allah kembali kita bermajelis ilmu di dalam majelis kita insyaallahu taala tema sukses di bulan Ramadan.
Sukses di bulan Ramadan.
Kita memohon kepada Allah subhanahu wa taala:
Allahumma allimna ma yanfauna wanfa'na bima allamtana wa zidna ilma, Allahummarzuqna ilman nafi'an warizkon thoyiban waamalan mutakabbala, Allahumma ashlih lana syanana kullahu wala takilni ila anfusina thorfata ain.
Ikhwani wa akhwati fillah rahimani warahimakumullah, tema yang kita bahas pada kesempatan malam yang mulia ini yaitu tentang bulan Ramadan yang Insyaallah satu pekan lagi kita akan berjumpa dengan bulan Ramadan yang mana Allah subhanahu wa taala khususkan bulan Ramadan.
Oleh karenanya hendaklah kita bersungguh-sungguh untuk bisa sukses untuk bisa beruntung selama kita ada di bulan Ramadan berpisah dari bulan Ramadan dalam keadaan dosa-dosa kita diampuni Allah dalam keadaan Pahala dilipatkan allah subhanahu wa taala bahkan dibebaskan dari dari api neraka.
Saudara-saudari Bapak Ibu rahimani warahimakumullah.
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
Sungguh telah datang pada kalian bulan Ramadan yaitu bulan yang penuh dengan berkah Allah wajibkan atas kalian untuk berpuasa didalamnya ah abwabul Jannah pintu-pintu surga dibuka oleh allahah dan ditut pintu-pintu neraka dan setan setan dibelengguatunir Alfiah ada padanya satu malam yang itu lebih baik daripada 1000 Bulan Barang siapa diharamkan dari kebaikan malam tersebut sungguh ia telah dijauhkan dari banyak kebaikan.
Saudara-saudari Bapak Ibu jamaah rahimani warahimakumullah.
Bulan Ramadan yang Insyaallah Sebentar lagi kita akan masuk
dengan izin Allah dengan Taufik dari Allah mudah-mudahan kita masuk bulan Ramadan dalam keadaan sehat walafiat
bersama dengan Taufik dan Hidayah Allah Istiqamah di atas agama Allah demikian
dalam keadaan berlomba-lomba meraih ke berlomba-lomba untuk memakmurkan bulan
Ramadan saudara-saudari ikhwani waakhwati fillah rahimani
warahimakumullah di antara sifat yang disebutkan dari bulan Ramadan syahrun
Mubarak bulan Ramadan adalah bulan yang penuh dengan
berkah kemudian di antara sifatnya ee Allah wajibkan kalian
berpuasa di antara rukun Islam adalah puasa di bulan
Ramadan dan kita hanya dapati di bulan Ramadan yang namanya puasa wajib yang
namanya ee rukun di dalam Islam itu hanya ada di bulan
Ramadan Ya ini kesempatan kita untuk meraih kemuliaan dengan sebab puasa di
bulan Ramadan coba rahimani
warahimakumullah di antara keutamaan dari bulan Ramadan dibukanya pintu-pintu
surga artinya yang dari atas akan turun kepada kita yang dari kita akan sampai
kepada Allah subhanahu wa taala ya demikian sebab-sebab untuk meraih surga Allah itu sangat mudah karena
pintu-pintu surga dibuka Allah subhanahu wa taala di antara keutamaan bulan
Ramadan pintu-pintu neraka ditutup ya pintu-pintu neraka ditutup sehingga
sebab-sebab untuk masuk di dalam neraka itu sangat kecil sangat minim sehingga
seorang muslim ketika bersungguh-sungguh untuk menunaikan bulan Ramadan puasa di
bulan Ramadan segala macam ibadah di bulan Ramadan maka sungguh itu akan
memasukkan ke dalam surga dan menyelamatkan dari dari api neraka
kemudian di antara keutamaan bulan Ramadan ada satu malam yaitu malam Lailatul malam Lailatul Qadr yaitu satu
malam yang ibadah di dalamnya itu pahalanya lebih baik daripada beribadah
selama 1000 bulan atau 83 tahun ya lebih baik daripada beribadah selama 83 tahun
kemudian sifat yang terakhir barang siapa yang diharamkan atau
dijauhkan dari kebaikan malam tersebut atau kebaikan Ramadan secara umum maka
sungguh ia telah dijauhkan dari rahmat Allah ia dijauhkan
dari kasih sayang Allah subhanahu wa taala di sini jemaah rahimakumullah Allah subhanahu wa taala
membuka selebar-lebarnya segala macam kebaikan Allah subhanahu wa taala lipatkan
sebanyak-banyaknya kelipatan dari amal ibadah kita Allah subhanahu wa taala sempitkan neraka
sehingga sebab-sebab untuk jatuh dalam neraka jatuh dalam dosa dan maksiat itu juga sangat sangat kecil dan itu hanya
ada di bulan Ramadan Ya maka persiapan untuk kita semuanya agar kita bisa
meraih sukses di bulan Ramadan jemaah rahimani warahimakumullah
ee bulan Ramadan di dalam ya kita akan meraih ee dosa-dosa yang diampuni Allah ya kita
akan meraih ampunan dosa-dosa kita semuanya itu ada di bulan Ramadan jemaah
rahimani warahimakumullah pahala yang melimpah pahala yang berlipat bahkan
tidak terbatas itu juga ada di bulan Ramadan Semua amalan anak Adam dilipatkan sampai
700 sekali lipat kecuali puasa sesungguhnya puasa untukku Dan aku yang
membalas langsung kata Allah puasa itu untukku Dan aku yang membalas dan aku
yang membalas langsung ini jemaah rahimani warahimakumullah artinya kelipatan
pahala tidak dibatasi 10 sampai 700 10 sampai 700 kali lipat tapi
kelipatannya sesuai dengan kehendak Allah tanpa batas ini jemaah rahimani
warahimakumullah betapa besarnya keutamaan dari bulan
Ramadan jemaah rahimani warahimakumullah eh satu sisi di mana bulan Ramadan Ya
ibadah di bulan Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar namun di
sisi yang lain harus berhati-hati ya Kita juga harus waspada
harus hati-hati karena ada di antara ee manusia yang ternyata tidak
mendapatkan kebaikan di bulan Ramadan riminahu minam ill Al
Wal bisa jadi seorang berpuasa I tidak mendapatkan pahala dari puasanya kecuali
lapar dan haus saja ini jemaah rahimakumullah di antara
peringatan untuk kita semuanya ternyata kita harus berhati-hati agar jangan
sampai masuk dari orang-orang yang merugi di bulan Ramadan salah satu
contohnya ibadah terbesar di bulan Ramadan adalah puasa karena itu puasa
wajib puasa fardu bahkan rukun di dalam Islam tapi ternyata ada seorang yang
tidak mendapatkan bagian dari puasanya illal Ju Wal atasy kecuali hanya lapar
dan haus saja ini jemah rahimani warahimakumullah ee Malaikat Jibril
alaih salam pun berdoa ya sungguh merugi orang yang orang yang
mendapatkan bulan Ramadan kemudian ia keluar darinya ia berpisah darinya dan
tidak diampuni dosa-dosanya sehingga ia masuk di dalam neraka sungguh ia dijauhkan dari kebaikan jemaah
rahimakumullah Rasulullah mengaminkan Amin ya ketika Jibril berdoa ya Allah
sungguh merugi orang yang berjumpa dengan bulan Ramadan ee ia berpisah dari
bulan Ramadan dan tidak diampuni dosa-dosanya sehingga masuk di dalam neraka maka sungguh ia dijauhkan dari
semua kebaikan ini Bapak Ibu jemah rahimani
warahimakumullah di antara eh keutamaan dari bulan Ramadan agar kita
berlomba-lomba fastabiul khairatabi alhairat hendaklah
berlomba-lomba di dalam kebaikan ini kesempatannya jemah rahimani
warahimakumullah Kapan lagi kita mau semangat Kapan lagi kita mau bersungguh-sungguh kapan kita mau meraih
ampunan Allah meraih rahmat Allah pahala yang berlipat meraih surga Allah dibebaskan dari api neraka ya kecuali ya
Itu semuanya ada di bulan Ramadan ada di bulan Ramadan saudara-saudari Bapak Ibu
jemaah rahimakumullah bulan Ramadan juga
disifati
Wahai yang menginginkan kebaikan maka majulah dan Wahai yang menginginkan
keburukan maka Berhentilah ini jemah rahimaniahimumullah ya Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan tentang ucapan para malaikat ya ucapan
para malaikat atas perintah Allah subhanahu wa taala apa Ucapan para
malaikat Wahai orang-orang yang menginginkan kebaikan Bergegaslah
bersegeralah majulah sebaliknya Wahai orang-orang yang menginginkan keburukan
Berhentilah mundurlah Tinggalkanlah ini jemaah rahimakumullah artinya bulan
Ramadan bulan ketaatan bulan Ramadan adalah bulan agar kita memperbanyak amal
saleh saudara-saudari bapak ibu jemah rahimani warahimakumullah
ee bulan Ramadan mulia dari sisi waktunya selama 1 bulan maka waktu di
bulan Ramadan itu sangat berkah yaitu mendatangkan banyak kebaikan menumbuhkan
banyak kebaikan ya maka berkahnya waktu
di bulan Ramadan hendaknya kita gunakan dengan sebaik-baiknya untuk meraih kemuliaan
meraih keuntungan dia meraih kesuksesan dan sukses yang paling besar adalah
masuk di dalam surga Allah dan selamat ya dari neraka Allah subhanahu wa taala
jemaah rahimani warahimakumullah perhatikan ee sabda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dalam hadis riwayat Ibnu Majah disahihkan oleh Syekh alalbani
rahimahullah ketika Rasulullah ditanya Siapa yang
paling pintar siapa yang paling cerdas maka jawaban Rasulullah adalah
yang paling banyak mengingat kematian yang paling banyak mengingat
kematian wanum dan lima
maut yang paling cerdas adalah yang paling banyak ingat kematian dan paling
siap yang paling siap untuk berjumpa dengan setelah
kematian jemaah rahimakumullah ternyata disifati Siapa yang paling
sukses Siapa yang paling cerdas yaitu yang paling siap berjumpa
dengan setelah kematian Maka kalau kita bicara Ramadan
siapa yang yang paling sukses di bulan Ramadan ya jawabannya adalah yang paling
siap yang paling siap untuk berjumpa dengan bulan bulan Ramadan ini jemaah
rahimani warahimakumullah sukses di bulan Ramadan ternyata dengan siap untuk berjumpa
dengan bulan Ramadan jemaah rahimani warahimakumullah Apa saja yang kita
persiapkan untuk berjumpa dengan bulan Ramadan karena yang paling sukses adalah yang paling siap yang paling siap untuk
berjumpa dengan bulan Ramadan jemaah rahimakumullah ini gambarannya kalau
kita mau ada acara besar Siapa yang paling sukses ee mengadakan acara besar jawabannya
yang paling yang paling siap yang paling siap untuk menyambut acara besar
tersebut siapa yang akan menang dalam lomba jawabannya yang paling yang paling
siap untuk berlomba ya demikian jawabannya semuanya adalah yang paling
yang paling siap Maka sama ini kita akan masuk bulan Ramadan 5 hari lagi 6 hari
lagi kita akan masuk bulan Ramadan maka siapa yang paling sukses di bulan Ramadan jawabannya yang paling siap
untuk berjumpa dengan bulan Ramadan apa saja persiapan kita yang
pertama hendaklah kita kita bersungguh-sungguh untuk bertaubat kepada Allah ini yang
pertama hendaklah kita bersungguh-sungguh dari sekarang masih ada waktu 5 hari 6 hari persiapkan tobat
kita kepada Allah dari semua dosa dan maksiat tobat yang diterima Allah
memenuhi tiga syarat yang pertama meninggalkan dosa tersebut yang kedua
menyesal atas dosa tersebut dan yang ketiga niat tidak akan
mengulang niat tidak akan mengulang dosa tersebut niat kuat niat kuat tidak akan
mengulang dosa tersebut ini tiga syarat tobat kita diterima Allah subhanahu wa
taala kalau terkait dengan terkait dengan hak orang lain
maka segera selesaikan itu syarat yang keempat syarat yang keempat kalau ada hak orang lain segera
selesaikan segera kembalikan atau kalau tidak mampu segera minta halal segera
minta dimaafkan minta halal Inilah tiga dan tambah satu empat syarat toubat yang
diterima Allah subhanahu wa taala Adapun toubat kepada Allah dosa-dosa kepada
Allah cukup dengan tiga syarat tadi tinggalkan dosa menyesal dengan dosa tersebut dan niat kuat tidak akan
mengulang kembali dosa tersebut sah rahimani warahimakumullah ini ee
persiapan kita agar kita benar-benar siap ya untuk menyambut bulan Ramadan
maka perbarui Taubat kita kepada Allah Kullu Bani Adam khat wakhairul khatin
atawabun Setiap anak Adam pasti jatuh dalam dosa sebaik-baik yang berbuat dosa
yang segera bertaubat ya sebaik-baik yang berbuat dosa itu yang segera
bertaubat kepada Allah subhanahu wa taala jemaah rahimakumullah kita dapati Allah
subhanahu wa taala zat yang maha pengampun Allah membuka pintu tobat dan
pintu tbat itu dari timur sampai barat luasnya Pintu Taubat itu dari timur
sampai sampai barat ya tobat selalu dibuka oleh Allah subhanahu wa taala
kecuali nyawa sudah sampai di tenggorokan atau matahari Sudah terbit dari barat ini dua catatan tobat sudah
tidak diterima Allah subhanahu wa taala jemaah rahimani warahimakumullah maka
hendaklah kita bersegera tinggalkan dosa apapun ya walaupun senang dengan dosa
suka dengan dosa merasa masih nyaman dengan dosa segera tinggalkan segera
beristigfar segera bertaubat kepada Allah subhanahu wa taala ya ibadi
inakumiliahar Wa wahai anak Adam sesungguhnya kalian
berbuat salah berbuat dosa siang dan malam dan aku mengampuni dosa-dosa
semuanya aku mengampuni dosa-dosa semuanya jemaah rahimani
warahimakumullah dosa beban untuk diri kita ya namanya dosa itu akan menjadi
beban ya menjadi beban untuk jiwa kita untuk diri kita maka tidak tidak ada
kebaikan untuk masuk di bulan Ramadan tidak ada persiapan yang paling besar
untuk masuk di bulan Ramadan kecuali bersiap dengan bertaubat kepada Allah subhanahu wa taala jemaah rahimani
warahimakumullah persiapan berikutnya agar kita banyak berdoa kepada Allah
sempatkan untuk berdoa meminta kepada Allah kita tahu kita tahu keutamaan dari
Ramadan sangat banyak keutamaan Ramadan sangat besar ya namun bagaimana kita
bisa meraih keutamaan tersebut meraih kemuliaan Ramadan tersebut tidak lain
Salah satunya setelah bertaubat adalah berdoa kepada Allah subhanahu wa taala
laisaiun akramallah minada tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah
lebih daripada berdoa tidak ada ibadah yang lebih mulia di sisi Allah lebih
daripada doa ini maksudnya Eh salah satu dari ibadah yang besar adalah ibadah
berdoa Ada apa dengan berdoa kok itu bisa menjadi ibadah yang sangat mulia di
sisi Allah karena Allah sangat cinta dengan hamba-hamb-anya yang menunjukkan dirinya
bergantung kepada Allah Allah sangat cinta dengan hamba-hambanya yang merendahkan diri di hadapan Allah
subhanahu wa taala dan memang kita seorang hamba yang Allah ciptakan Allah Allah ciptakan dari saripati tanah Allah
ciptakan kita dari setates nutfah ya dari air yang sangat menjijikkan sangat
hina kemudian Allah ciptakan kita dari yang tidak ada menjadi ada dari yang tidak punya apa-apa menjadi punya ya
maka Bagaimana seorang hamba di hadapan Allah seharusnya menghambakan diri di hadapan Allah dan menghambakan diri di
hadapan Allah yang paling besar apa di anaranya berdoa ya Allah ya Allah
Rabbana rbana Allahumma Allahumma Ya Allah ya Limpahkanlah untuk kami Ya
Allah ampunilah dosa-dosa kami ya Allah ya Allah ya Rabbi Ya Rabbi kita sedang
merendahkan diri di hadapan Allah kita menempatkan diri sebagai seorang hamba yang benar-benar menghambakan diri di
hadapan Allah maka doa itu sangat sangat dicintai Allah subhanahu wa taala ini jemaah rahimakumullah doa sedang
merendahkan diri menghinakan diri sedang bersimpuh di hadapan Allah subhanahu wa
taala maka persiapan Kita menyambut bulan
Ramadan di antaranya adalah Mulailah dari sekarang untuk memperbanyak
memperbanyak doa jemaah rahimani warahimakum Allah khusus doa sebelum
masuk Ramadan Ya doa agar kita bisa berjumpa dengan bulan
Ramadan ada orang-orang yang meninggal padahal sudah sudah mau masuk Ramadan
meninggal sudah dekat Ramadan meninggal di hari yang mana esok hari sudah
Ramadan atau bakda magrib sudah Ramadan ternyata siangnya meninggal sorenya meninggal banyak dari saudara-saudara
kita maka dari sekarang kita berdoa meminta pada Allah agar kita berjumpa dengan berjumpa dengan bulan Ramadan
jemaah rahimakumullah di antara doa kita kita berdoa kepada Allah meminta
kekuatan kita memta kekuatan minta kemudahan agar nanti di bulan Ramadan
Allah berikan kekuatan Allah berikan kemudahan Allah berikan Taufik dan
hidayah dari sekarang jemaah rahimakumullah kita sudah kita sudah bersungguh-sungguh untuk berdoa meminta
ya merengek-rengek di hadapan Allah meminta Ya Allah mudahkan ibadah kami di
bulan Ramadan Ya Allah berikanlah kami kekuatan ya Allah berikanlah kami
sehat walafiat selama bulan Ramadan Ya Allah limpahkan untuk Kami Hidayah
selama bulan Ramadan Ya Allah mudahkan kami untuk istikamah selama bulan Ramadan terus berdoa dan meminta kepada
Allah subhanahu wa taala di antara doa yang biasa kita baca dan kita tegaskan untuk kita baca adalah
doa allahumma ainni ala nafsika Allahumma ainni
alaikrika waukrika ibk ya doa ini pertegas perkuat Ya Allah
berikan aku pertolongan untuk selalu mengingat engkau bersyukur kepadaMu dan
memperbaiki memperbaiki ibadah kepadaadamu jemaah rahimani
warahimakumullah demikian juga ee di antara doa khusus sebelum kita masuk
bulan Ramadan kita berdoa ya Allah mudahkan kami
berjumpa dengan bulan Ramadan mudahkan kami untuk beribadah di bulan Ramadan dan yang ketiga Dan terimalah amal
ibadah kami di bulan Ramadan dia berdoa agar amal ibadah kita diterima Allah di
bulan di bulan Ramadan jemaah rahimani warahimumullah seperti doa kita Allah in Asuka
na Ya Allah Sesungguhnya aku meminta kepu ilmu yang
bermanfaat rezeki yang baik yang ketiga amal yang
diterima yang ketiga amalan mutaqobbala amal yang amal yang diterima ini jemaah
rahimani warahimakumallah meminta kepada Allah agar amal kita diterima Allah
subhanahu wa taala jemaah rahimani warahimakumullah di antara persiapan kita karena yang
paling sukses di bulan Ramadan adalah yang paling siap untuk menyambut bulan Ramadan di antara persiapan kita adalah
melatih diri untuk beribadah tersisa 5 hari 6 hari gunakan
semuanya untuk beribadah kepada Allah kuatkan diri untuk beribadah kepada Allah ya dari berbagai macam e amal
ibadah maka kita kita kuatkan ya kita akan masuk di bulan yang mana itu penuh
dengan kebaikan penuh dengan keberkahan maka persiapkan untuk berjumpa dengan
bulan Ramadan jemaah rahimakumullah ada perkataan Salaf Abu Bakar al-warraq
rahimahullah Abu Bakar al-warraq rahimahullah Beliau mengatakan Syahru
Rajab Syahru azzar Sya'ban Syahru
sukya wa Ramadan Syahru hasad Beliau mengatakan bulan Rajab
itu bulan menanam bulan syyaakban itu bulan untuk
menyirami tanaman kita dan bulan Ramadan adalah bulan
panen artinya para Salaf para Salaf mereka sudah bersiap
menyambut bulan Ramadan dari bulan Rajab itu sudah mulai menanam amal
ibadah sudah mulai membiasakan dengan amal ibadah di bulan syyaakban bulan ini
bulan syakban sebelum Ramadan maka itu ee kesempatan untuk menyiram ya tanaman
kita buah-buahan akan ke akan tumbuh di bulan Ramadan maka
saatnya panen Maksudnya apa persiapan menyambut bulan Ramadan termasuknya
adalah persiapan untuk melatih ibadah itu dari bulan Rajab syakban dan Ramadan
lah kita sekarang tinggal 5 hari apakah sudah terlambat jemaah rahimakumullah jawabannya tidak jangan dikatakan
terlambat Ayo dari sekarang masih ada 5 hari 6 hari dari sekarang sudah mulai ee
menguatkan ibadah-ibadah kita dari ibadah salat lima waktu ya ibadah salat
malam ya ibadah bersedekah ibadah membaca al-qur'an ya demikian
ibadah-ibadah besar sudah mulai kita kuatkan dari sekarang insyaallah
masuk bulan Ramadan dalam keadaan sudah benar-benar siap jemaah rahimani
warahimakumullah di antara ee persiapan kita ya untuk menyambut bulan Ramadan
adalah meluruskan niat meluruskan niat dan
membulatkan tekad ya meluruskan niat dan membulatkan
tekad jemahah warahimakumullah niat harus benar-benar dari sekarang dan kita
interaksi kepada Allah itu dengan niat dengan hati interaksi kita kepada Allah itu dengan hati hati yang takut kepada
Allah hati yang cinta kepada Allah hati yang berharap kepada Allah hati yang
Bersandar kepada Allah hati yang segalanya diserahkan kepada Allah demikian semuanya urusan hati interaksi
dengan Allah itu dengan dengan hati masuk bulan Ramadan dengan cara apa
persiapkan niat yang lurus karena Allah dalam semua amal ibadah kita di bulan
Ramadan dan ya tadi ee bulatkan tekad
kita artinya niat yang kuat ya Allah saya ingin menghhatamkan al-qur'an di
bulan Ramadan Ya Allah saya ingin mengkhatamkan al-qur'an lima kali di bulan Ramadan Ya Allah saya ingin
mengkhatamkan al-quran dua kali di bulan Ramadan maka sudah mulai ee kuatkan niat
ya jadikan niat ini tekad yang tekad yang bulat tekad yang sudah tidak bisa
ditawar-tawar lagi ya seorang yang punya niat besar niat yang kuat tekad yang
bulat biasanya Allah mudahkan menjadda wajada kata pepatah Arab Barang
siapa jadda wajad Barang siapa bersungguh-sungguh ia akan
mendapatkannya ya dalam urusan dunia seperti itu ya kita bersungguh-sungguh ya sesuai dengan
usaha kita ya seorang petani ya menanam ya sangat kuat menjaga merawat terus
demikian panen ya tapi beda dengan petani yang ah sudah apa adanya ya
ketika ada eh hama ada penyakit Ya sudah gampang saja kalau takdirnya dapat ya
dapat misalnya berbeda dengan yang punya tekad bulat ya yang punya tekad bulat
keinginan yang sudah matang ya istilahnya tadi tidak ditawar-tawar lagi Insyaallah seperti itu akan akan
memudahkan ini jemaah rahimakumullah ternyata di antara persiapan Kita
menyambut bulan Ramadan adalah meluruskan niat kita dan menjadikan tekad yang tekad yang
bulat jemaah rahimani warahimakumullah eh ingat dengan wasiat Imam Ahmad bin
hal Imam Ahmad bin hambal berwasiat ya Bun
Khair wahai anakku berniatlah dengan niatan yang
baik faainaka la tazalu bhair ma nawaital Khair engkau selalu di atas
kebaikan selama engkau berniat yang baik jemaah ya kata Imam Ahmad kepada
putranya Abdullah bin Imam Ahmad wahai anakku niatkan di dalam hati untuk
kebaikan perbanyak byaklah niat-niat yang baik dalam hati karena engkau
selalu baik selama punya niatan yang baik Subhanallah benar ya seorang
berniat Pokoknya saya pengin menjadi seorang muslim yang baik apa niatnya pengin jadi muslim yang baik maka pasti
akan baik sesuai dengan niatnya I berniat saya harus menjadi seorang
hamba yang Saleh Saya pengin menjadi seorang hamba yang Saleh niat kuat dalam
hati saya menjadi hamba yang Saleh maka Allah mudahkan sesuai dengan niatnya ya
ini maka persiapan kita di bulan Ramadan di antaranya dari sekarang sudah berniat
Ya Allah saya di bulan Ramadan ingin fokus dengan ibadah Ya Allah saya ingin
jadikan Ramadan benar-benar waktunya saya untuk fokus beribadah ya saya Jadikan semua kesempatan ya untuk
beribadah semua kekuatan lahir dan batin untuk beribadah punya niat yang kuat
punya niat yang baik apa balasannya akan selalu ada dalam kebaikan sesuai dengan
sesuai dengan niatnya demikian para Salaf ya jemaah rahimakumullah para Salaf ya
perkara-perkara Mulia ketika kita ee baca kita telaah kita tadaburi
Masyaallah itu semuanya adalah ee perjalanan panjang mereka para
Salafus Saleh dalam menuju kepada Allah dalam beribadah kepada Allah salah satunya adalah ini hendaklah kita
selalu punya niatan baik jemaah rahimani warahimakumullah
ee Syekh bin bas bahkan mengatakan niat yang baik itu sumber kebaikan ya kata
Syekh Abdul Aziz bin bas rahimahullah bahwa niat yang baik itu sumber
kebaikan ya seorang ingin ee usaha ingin bisnis misalnya kemudian
berniat Ya Allah kalau nanti mudah-mudahan bisnis saya lancar Insyaallah saya akan banyak
bersedekah apa niat baiknya ingin banyak bersedekah apa yang didapati maka segala
usahanya Allah berikan kebaikan Kenapa niatnya baik ingin banyak bersedekah
ingin banyak membantu orang-orang yang orang-orang yang sulit misalnya maka Hiduplah dengan niat yang baik perbanyak
niat yang niat yang baik jemaah rahimani warahimakumullah di antara persiapan
kita untuk menyambut bulan Ramadan adalah berbekal dengan ilmu ya agar kita
berbekal dengan ilmu jemaah rahimakumullah ternyata ilmu ini yang
menggugah ilmu itu yang menggugah kenapa yang ini Semangat mengkhatamkan
al-qur'an yang ini jarang baca al-qur'an jawabannya yang semangat
membaca al-qur'an semangat mengkhatamkan al-qur'an ternyata karena
berilmu al-qur'an itu kalam Allah al-qur'an itu Agung al-qur'an itu satu
huruf saja itu diberikan 10 kebaikan ya demikian I tahu banyak sekali keutamaan
dari al-qur'an keutamaan membaca al-quran keutamaan menghafal al-qur'an keutamaan mengkhatamkan al-qur'an maka
semangat sekali Kenapa Si Fulan ini Si Fulan ini
rajin sekali menghhatamkan al-qur'an di mana-mana ia Yaa terus bersama al-qur'an
i m baca al-quran ia mengulang-ulang al-qur'an ternyata karena tahu ini karena tahu ini ya jemaah rahimakumullah
tahu ilmu sehingga ilmu itu membuka Ilmu akan menjadikan kita bisa
beramal tanpa ilmu sulit baru coba baca ternyata enggak enak baca al-qur'an
ternyata malas ternyata ngantuk ternyata demikian Kalau tidak ada tidak ada ilmu
maka masuk di bulan Ramadan ada yang masuk di bulan Ramadan benar-benar berilmu tentang keutamaan
bulan Ramadan keutamaan puasa di bulan Ramadan keutamaan amal ibadah di bulan Ramadan keutamaan waktu selama bulan
Ramadan kesempatan Ramadan yang hanya sebentar Allah sifati ayaman madudat itu
hanya hari-hari yang sangat sangat terbatas 1 bulan itu berlalu cepat sekali jamaaah kita semuanya pengalaman
ya 1 bulan Ramadan itu cepat sekali ya dan yang berilmu tahu saya masuk Ramadan
alhamdulillah tapi ini akan berlalu dengan cepat ini akan segera selesai dengan cepat maka seorang yang tahu
ilmunya ia semangat sekali untuk beramal Kenapa karena tahu ilmunya beda dengan
yang masuk bulan Ramadan Ya enggak tahu banyak tentang Ramadan tahunnya Ramadan ya puasa tahunya Ramadan Ya kalau malam
tarwih sudah mungkin itu aja tahunya kira-kira Bagaimana amalnya antara dua orang tadi sangat
berbeda Kenapa yang satu berbekal ilmu ya karena berbekal ilmu
dan ternyata ilmu akan membuka ya ilmu itu akan benar-benar membuka untuk kita
semuanya ee Bagaimana seharusnya seorang muslim di hadapan amal di hadapan ibadah
ya di hadapan kesempatan Ramadan kesempatan ya yang tidak semua diberikan
dan mudah-mudahan kita semuanya dibukakan kesempatan ya untuk jumpa dengan bulan Ramadan dalam keadaan
memakmurkan bulan Ramadan jemaah rahimani warahimakumullah
persiapan Kita menyambut bulan Ramadan ya agar kita selalu mengingat keutamaan
bulan Ramadan ketika kita berpisah dengan bulan
Ramadan kita masih ingat ada dalam diri kita
seandainya kalimat seandainya ya Seandainya Ramadan masih ada seandainya
Ramadan itu masih lama seandainya Ramadan tidak meninggalkan kami demikian
Sekarang saatnya kita akan berjumpa dengan bulan Ramadan apa yang mau kita kerjakan di bulan Ramadan maka
persiapkan untuk benar-benar mengingat keutamaan dari bulan bulan Ramadan
jemaah rahimani warahimakumullah ya bulan Ramadan bulan diturunkannya al-qur'an bulan Ramadan dibukanya tadi
pintu-pintu surga ditutup pintu neraka setan-syetan dibelenggu i di bulan Ramadan ada malam
Lailatul Qadar yang itu lebih baik daripada 1000 bulan di bulan Ramadan bulan ampunan Allah ya bulan magfirah
bulan ampun Allah ya di bulan Ramadan adalah kesempatan kita untuk masuk di dalam surga bulan Ramadan adalah
kesempatan kita untuk meraih derajat yang tinggi di dalam surga bulan Ramadan
ya Ee pahala dilipat gandakan oleh Allah subhanahu wa taala Tanpa Batas demikian
banyak keutamaan bulan Ramadan jemaah rahimani warahimakumullah di antara persiapan
Kita menyambut bulan Ramadan mengingat akhirat dan mengingat
kematian mengingat akhirat jemaah rahimakumullah justru membuat kita
semangat untuk akhirat Ternyata hidup yang sebenarnya hidup di
akhirat hidup yang sebenarnya hidup di dalam surga Adapun dunia waktunya kita
untuk beramal waktunya kita untuk bersungguh-sungguh beramal saleh Adapun
panen ada lah setelah kita berpindah ke
akhirat jemaah rahimakumullah maka mendapati bulan Ramadan itu bulan yang
sangat besar kaitannya dengan kehidupan akhirat Karena sebab Ramadan seorang
bisa masuk dalam surga Karena sebab bulan Ramadan seorang bisa dibebaskan
dari api neraka ya
Innalillahi Sesungguhnya Allah e memerdek kan hamba-hambnya dan yang
demikian setiap malam di bulan Ramadan ada di antara hamba-hamba Allah yang
dibebaskan dari api neraka Maksudnya apa Bebas sudah tidak akan dimasukkan dalam
neraka tapi itu dalam catatan dalam catatan allah subhanahu wa taala ini
jemaah rahimakumullah untuk bebas dari api neraka ini kapan dapatnya di mana
dapatnya di bulan Ramadan ya jawabannya adalah di bulan Ramadan
maka jemaah rahimakumullah mengingat akhirat jadikan kita semangat ya untuk
bersiap dengan akhirat mengingat kematian kita akan tahu bahwa dunia
sebentar hidup dunia tidak lama ya umur kita di dunia akan berlalu dengan cepat
orang-orang sudah duluan ya Ee generasi-generasi sebelum kita sudah
sudah duluan mereka juga seperti kita dulunya muda dulunya kuat dulunya
dunianya banyak demikian banyak sekali kelebihan tapi itu hanya sementara itu
hanya sementar setelah itu kematian setelah kematian apa Selesai sudah tidak
ada Amal lagi maka mengingat kematian membuat kita semangat untuk untuk banyak
beramal saleh jemaah rahimani warahimakumullah apa yang kita persiapkan untuk menyambut bulan Ramadan
di antaranya agar kita sudah mulai mengatur prioritas amal kita di bulan
Ramadan apa saja di bulan Ramadan yang bisa kita fokuskan kata para ulama ada
lima amalan besar lima amalan besar di bulan Ramadan yaitu
puasa ya Puasa kemudian ee salat
tarawih membaca Alqur'an ya kemudian
ee bersed seedekah bersedekah dan
berdoa lima Ini ya berpuasa salat
tarawih membaca al-qur'an bersedekah dan banyak berdoa
lima amal ini kita fokuskan kita targetkan ini prioritas dibanding semua
amal yang lain sehingga harus punya bagian Bagaimana puasa kita bagaimana
al-qur'an kita bagaimana sedekah kita bagaimana tarwih kita bagaimana doa kita
selama bulan Ramadan jemaah rahimani warahimakumullah di antara persiapan
Kita menyambut bulan Ramadan sucikan hati ya sucikan sucikan hati kita ini
jemaah rahimani warahimakum Allah ee niatan-niatan yang buruk ya Semua yang
merusak semua yang mengotori tinggalkan permusuhan iri dengki ya bermasalah
dengan yang lain saling memutus tinggalkan semuanya semua urusan hati
Maka bersihkan sucikan ya sucikan hati kita dari semua semua yang mengotori
banyak hadis yang menyebutkan tertunda kebaikan karena
bermusuhan tertunda kebaikan itu Karena sebab apa karena sebab bermusuhan ini
jemaah rahimakumullah maka selesaikan urusan hati ya jangan bermusuhan jangan
saling memalingkan wajah saling mendiamkan saling membelakangi ya urusan
hati selesaikan sebelum kita masuk di bulan Ramadan jemaah rahimani
warahimakumullah ya ini di antara ee persiapan kita untuk ee menyambut bulan
Ramadan dan yang terakhir dia agar kita bersungguh-sungguh untuk
bersungguh-sungguh untuk menjauhkan dari semua yang merusak puasa ya ketika ee
nanti masuk di bulan Ramadan maka kesungguhan kita untuk menjauhkan dari
semua yang merusak puasa puasa meninggalkan makanan minuman ya
bercampur suami istri ini puasa yang paling ringan puasa yang paling mudah dan Adapun puasa yang sebenarnya adalah
puasa mata kita tidak melihat yang haram puasa lisan kita tidak berucap yang haram ya puasanya telinga kita tidak
mendengar yang haram puasanya pikiran dan hati kita ya tidak berniat yang buruk puasa tangan dan kaki kita tidak
bergerak kepada yang tidak baik itu puasa sebenarnya ini ya jemaah rahimani
warahimakumullah maka jaga dari semua yang merusak puasa baik tadi makanan minuman ya hubungan suami istri ataupun
Semua yang akan mengurangi pahala seorang tidak mendapatkan pahala dari puasanya kecuali haus dan haus dan lapar
saja waliyadzubillah BB sampai di sini jemaah rahimakumullah apa yang kita kaji mudah-mudahan bermanfaat untuk kita
semuanya wallahu taala B
tim jemah rahimani Wa rahimakumullah ada beberapa pertanyaan
ee Apakah ada keutamaan Bila seorang meninggal di bulan
Ramadan qadarullah nenek saya meninggal di bulan Ramadan 2 tahun yang lalu dalam
kondisi berpuasa ee jemaah rahimani warahimakumullah ee meninggal dalam
keadaan sedang taat kepada Allah Ya ini meninggal sebagai tanda kebaikan
tanda Husnul Khatimah ya Adapun hakikatnya Husnul Khatimah tentu itu ada
ada di sisi allah subhanahu wa taala ini ee seorang yang meninggal pada waktu
yang mulia atau di tempat yang mulia ini juga tanda kebaikan seorang meninggal di
bulan Ramadan seorang meninggal di tanah suci Misalnya ini semuanya
tanda tanda kebaikan ya dan EE tentu harapan kita ya sebagai
keluarga sebagai anak cucu ya berharap mudah-mudahan kalau ada dari keluarga yang meninggal pada waktu yang mulia di
tempat yang mulia kita berdoa mudah-mudahan itu menjadi tanda Husnul Khatimah untuk keluarga kita demikian
wallahu taala Aam ee izin bertanya Ustaz Bagaimana bermuamalah dengan istri di
bulan Ramadan terlebih di siang hari atau sebaliknya karena ini yang pertama
kali buat kami pengantin baru ee jemah rahimani warahimakumullah ya Ee
batasannya adalah semua yang EE mengkhawatirkan untuk jatuh ya dalam ee
larangan dalam puasa Selain makan dan minum adalah bercampur antara suami dan istri maka semua yang mengarah ke situ
maka tahan ketika sedang ketika sedang berpuasa ya Sehingga tetap terjaga
Adapun urusan yang lain Semuanya sama ya hanya pada batasan tadi ee hendaklah
menjaga diri hendaklah menjaga diri menjaga jarak dalam artian jangan sampai
ee terpancing untuk masuk di dalam perkara ee bercampur di antara suami dan istri wallahu taala
alam Bolehkah Tadarus al-qur'an di bulan
Ramadan dan saya niatkan untuk ibu yang sudah meninggal jemaah rahimakumullah
seorang yang sudah meninggal terputus semua amalnya ya terputus semua amalnya
kecuali tiga perkara sedekah jariah ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang
mendoakan orang tua selain dari itu semua yang ada dalilnya Ya semua yang
ada dalilnya maka itu bermanfaat untuk yang sudah meninggal seperti bersedekah
untuk yang sudah meninggal seperti menggantikan Haji dan umrah untuk yang
sudah meninggal ini semua ada dalilnya adapun yang tidak ada dalilnya maka Ee
tidak sampai atau tidak boleh dikerjakan seorang baca al-qur'an niatnya untuk orang tua seorang salat sunah niatnya
untuk orang tua ya seorang ee mengerjakan amalan ini dan itu untuk orang tua ini tidak sampai karena tidak
ada dalil khusus dan amal seorang hamba sudah terputus ini ya ini untuk ee
sampai secara khusus ya Adapun sampai secara umum jemaah rahimakumullah sampai
secara umum maka semua amal saleh anak itu sampai pada orang tua karena orang
tua punya andil ya orang tua punya andil dari ee mendidik anak ya Sehingga anak
menjadi anak yang Saleh menjadi orang tua yang Saleh kenapa dulu bapak dan ibunya yang mengajari maka ia dapat
pahala dari sisi itu ya adapun amalan-amalan yang tidak ada dalilnya Maka jangan dikerjakan dan diniatkan
untuk untuk mereka yang sudah meninggal demikian wallahu taala
Aam ee di maba sudah
10 hari terakhir Imam salatnya tidak sampai
Witir karena ada salat yang kedua Bagaimana kami yang tidak ikut salat
kedua tiayib Jamaah rahimani warahimakumullah ya Allah maha tahu ya dengan uzur kita dengan alasan kita
sebab kita ya Yang penting kewajiban kita bersungguh-sungguh ya Yang penting
kewajiban kita adalah untuk bersungguh-sungguh kalau memang bisa salat bersama dengan jemaah pada 10
malam terakhir memang kita salat dua kali ya bakda isya dan nanti malam ya jam . kurang lebihnya ya jam . salat
lagi yang kedua 10 rakaat dengan Witir ya Jadi totalnya 23 rakaat ya seperti
itu dan itu juga yang dikerjakan di Haramain ya di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram ee sehingga sebagian
jemaah mungkin ikut salat Weh di maba pada ee setelah isya ya Sehingga 10 rakaat
selesai Bagaimana kalau bisa hadir pada salat yang kedua Alhamdulillah itu yang paling sempurna seandainya tidak pun
tidak masalah anda kerjakan salat Witir sendiri ya kerjakan salat Witir sendiri
mau di Masjid langsung Witir atau di rumah silakan itu perkaranya longgar ya
Jadi ibadah sunah jangan dipaksakan dalam artian ee ketika kita tidak mampu
Alhamdulillah illah Allah memberikan uzur untuk kita semuanya makanya hukumnya sunah ya ini jemaah
rahimakumullah sehingga jangan ee jangan sampai merasa Terlewatkan jangan sampai merasa kehilangan kecuali kalau kita
mampu ya kemudian nanti malam datang lagi untuk salat lagi Alhamdulillah itu yang kita harapkan bahwa 10 malam
terakhir kita hidupkan kalau bisa sedikit untuk tidur tidur malam ya
khusus di 10 malam terakhir tiba.
Sampai di sini jamaah rahimakumullah apa yang kita kaji mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semuanya.
Wallahu taala a'lam, wabillahi taufik walhidayah, wasalamualaikum warahmatullah wabarakaatuh
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."