Berserah Diri dengan Penuh Keyakinan kepada Takdir Allah
Tematik
Ustadz Dr. Firanda Andirja Hafidzahullahu Ta'ala حَفِظَهُ الله تعالى
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓️ Rabu, 18 Juni 2025
🏢 Masjid Pogung Dalangan
Akhlak ada 2:
1. Akhlak kepada Allah
Meyakini segala keputusan Allah adalah yang terbaik bagi diri mereka, tunduk pada syariat.
Ciri utama orang beriman: jika diberikan kesenangan maka ia bersyukur, jika diberikan keburukan maka ia bersabar.
Tidak semua cita-cita kita tercapai, bahkan kadang bertolak belakang
Allah menceptakan dunia ini sebagai perantara untuk menguji manusia: mana yang amalannya paling baik
Sesungguhnya Allah telah menjadikan apa yang ada di permukaan bumi ini sebagai perhiasan untuk menguji manusia siapa yang amalannya paling baik
Rasulullah mengatakan bahwa dunia ini manis dan hijau, dan Allah menjadikan manusia hidup di muka bumi ini untuk dilihat amalannya
Adapun orang kafir mereka hanya bersenang2 di dunia ini, sementara tempat kembali mereka ada di neraka
Semua orang diuji, yang Allah lihat adalah bagaimana kita menghadapinya
Lalu bagaimana kita ridho dengan ujian tersebut, agar kita bisa pasrah dan tunduk kepada keputusan Allah?
Apa maksudnya pasrah dan tunduk kepada keputusan Allah: ridho bahwa apa yang Allah putuskan untuk kita adalah yang terbaik untuk kita dan Allah berhak memberikan itu kepada Allah. Ridho bukan berarti tidak menangis, menangis dan sedih wajar dan boleh saja.
Tidak ridho = tidak terima, protes terhadap keputusan
Ridho kepada keputusan Allah bukan berarti hanya pasrah tanpa berusaha, tapi tetap berikhtiar untuk mencari solusi dari masalahnya
Bagaimana cara kita agar bisa pasrah kepada keputusan Allah?
Takdir adalah kekuasaan Allah. Maksudnya adalah adanya takdir menunjukkan kekuasaan Allah. Sebelum Allah menciptakan alam semesta, Allah sudah merencanakan apa yang terjadi di masa depan dan menuliskan rencana tersebut pada lauhul mahfudz.
Allah mencatatkan semua takdir makhluk 50.000 tahun sebelum diciptakannya langit dan bumi. Semua yang terjadi hingga hari kiamat.
Takdir-takdir tersebut akan dieksekusi sebagaimana mestinya, tidak akan melenceng dari apa yang Allah rencanakan.
Sehingga semua apa yang terjadi, apa yang menimpa kita, semuanya sudah ditulis
Sehingga ketika ada keburukan yang menimpa, jangan putus asa karena hal tersebut sudah ditakdirkan oleh Allah, semuanya adalah dari Allah. Dan ketika kebaikan menimpa maka jangan berbangga diri maupun sombong, karena semuanya sudah ditentukan Allah, semuanya dari Allah.
Allah mengetahui segala sesuatu, mengetahui tentang kita sangat detail, dan mengurusi kita satu per satu (Dzat yang mengurusi setiap jiwa)
Bahkan daun yang jatuh saja kita urusin. "Tidak ada satupun daun yang jatuh kecuali Allah mengetahuinya."
Setiap hewan melata Allah tahu urusannya. "Tidak ada satupun hewan melata di muka bumi kecuali rizkinya Allah atur."
Setiap keputusan Allah pasti ada hikmahnya, tapi tidak semua hikmah dibukakan oleh Allah. Karena kalo dibukakan semua, ya tidak ada ujian.
Diantara rahmat Allah adalah bahwa sebagian ujian yang Allah berikan Allah ungkapkan hikmahnya, kadang langsung, kadang butuh bertahun-tahun.
Rizki ada dua:
1. Rizki dunia
2. Rizki akhirat
Bisa jadi rizki di dunia sedikit, tp rizki di akhirat berlimpah.
Apabila seseorang bersabar, maka ujungnya akan indah. Allah tidak akan menyianyiakan orang yang bersabar, Allah akan memberikan solusi yang indah. Mau cari solusi tanpa bersabar, bisa jadi solusi yang didapat tidaklah indah.
Terkadang musibah itulah solusi yang terbaik, tidak perlu digantikan hal lain
Keputusan Allah pasti yang terbaik dengan syarat harus bersabar dalam menerimanya.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
" orang orang beriman pasti bahagia di dunia dan akhirat..bagaimana tidak berbahagia sesungguhnya ALLAH bersama dengan orang orang yang sabar..semakin
bersabar semakin bertambah keimanannya"● Tidak ada yang menimpa kami kecuali yang ALLAH tetapkan..Dialah yang menolong kami..Dialah yang mengurus kami..segala nya kami pasrahkan pada ALLAH.
● Siapapun yang menimpa orang beriman pasti dari ALLAH. Siapa yang beriman dengan pilihan ALLAH dia pasti bahagia
Jika tertimpa musibah maka ucapkan 4 poin
1. Qadarallah wa masya'a fa'ala
2. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un
3. Alhamdulillah 'ala kulli hal
4. allahumma ajurni fi mushibati wa akhlifli khaira minha
Wallahu 'alam
wallahu a'lam