Jadikan Kebiasaan Mulai Malam ini!
(Nasehat Singkat)
Syaikh Muhammad Al-Mukhtar Asy-Syinqithi حَفِظَهُ الله تعالى
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
*Jadikan Kebiasaan Mulai Malam ini!*
Syaikh Muhammad Al-Mukhtar Asy-Syinqithiحَفِظَهُ الله تعالى
🗓️ 9 Maret 2022
Orang yang mendapat taufik Allah, apabila tidak bisa bangun di akhir malam untuk shalat tahajud, ia biasakan dirinya untuk tidak mendekati siapapun setelah shalat isya, ia pulang ke rumah. Ia buka KITAB Tuhannya. Lalu shalat sebanyak yang dimampui. Lalu shalat witir, lalu tidur. Ia berusaha membuasakan hal ini, kelak ia akan melihat betapa banyak kebaikan yang ia peroleh.
Demi Allah, sangat disayangkan sekali, engkau lihat seseorang pulang ke rumah dari shalat isya hanya untuk makan malam lalu langsung tidur. Apabila hati kecilnya mengajaknya qiyamul lail, ia akan menyampaikan ratusan alasan, bahwa ia capek, ia tidak mampu, dst. Tetapi seandainya di waktu itu ada tamu atau temannya datang, ia sanggup ngobrol bersamanya hingga tengah malam. Ketika temannya berkata, "Aku telah merepotkanmu", ia akan menjawab, "Tidak, demi Allah, engkau membuatku bahagia. Demi Allah, aku tidak ingin engkau pergi. Demi Allah, itu akan membuatku sedih". Tapi dia merasa rugi menghabiskan waktunya berdiri di hadapan Alla subhanahu wata'ala dan membaca Al-Quran?!. Kering hubungannya dengan AL-Quran.
Demi Allah, seandainya iman dalam hati seorang hamba itu sempurna, niscaya ia merasa hiburan bersama Al-Quran itu lebih nikmat daripada apapun. Kalamullah Al Quran! Apabila engkau nyaman dengannya, Allah akan mengusir kesedihanmu, melunasi hutangmu, dan melapangkan penderitaanmu, serta menjadikan AL Quran sebagai hiburan dari semua kesedihan. Engkau melihatnya berkumpul bersama banyak orang untuk begadang di suatu acara hingga tengah malam! Meskipun dia lelah, tapi engkaum elihatnya tidak mengeluh sama sekali!. Tetapi jika engkau ajak dia shalat lail 2 rakaat, seakan-akan terjadilah kiamat pada saat itu!. Tapi memang orang yang terhalang dari rahmat tidak akan mendapatkannya!.
Demi Allah, akan tiba suatu hari ketika seorang hamba menangis penuh penyesalan yang tidak ada tandingannya, pada yaumut taghabun yaitu hari penyesalan atas setiap detik, menit, dan jam yang disia-siakan. Wahai dirimu! Perhatikan nikmat yang berturut-turut dicurahkan kepadamu berupa kesehatan, keamanan, dan keselamatan. Betapa banyak orang yang mendambakan qiyamul lail tetapi mereka tidak mampu karena sakit.
Betapa banyak orang mendambakan qiyamullail tetapi mereka tidak mampu karena sibuk, dst. Sedangkan Allah memberimu kesehatan, keamanan, dan keselamatan. Orang-orang yang hidup di padang pasir, mereka tidak menemukan air kecuali dengan susah payah. Mereka harus pergi jauh untuk mencari air untuk bisa berwudhu supaya bisa qiyamullail. Sedangkan air mengucur deras di kamarmu. Di musim dingin kau dapati air yang hangat!. Di musim panas kau dapati air dingin dengan pendingin! Sudahkah kita mensyukuri nikmat Allah subhanahu wata'ala?! Oleh karena itu, engkau jumpai orang-orang yang tidur itu, mereka melewatkan banyak kebaikan.
"Sungguh, bangun di waktu malam itu lebih khusyuk dan lebih berkesan bacannya". (QS. AL-Muzzammil: 6). Biasakan dirimu mulai malam ini! Buatlah para malaikat mencatatkan amal yang mendekatkanmu kepada Allah setelah selesai shalat isya!. Setelah shalat isya, tutuplah pintu rumahmu! Cukuplah lakukan kegiatan dunia dari pagi hari sampai shalat isya. Setelah itu istirahatkan dirimu dari dunia! Tidak perlu ngobrol! Tidak perlu banyak bicara! Waktu yang sebentar ini, luangkan untuk akhirat! Ini jika seseorang tidak yakin mampu qiyamul lail diakhir malam. Biasakan dirimu melakukannya! Demi Allah, engkau akan mendapatkan keberkahan dan kebaikannya.
Seseorang diberi kemampuan untuk shalat di awal malam. Ada yang awalnya mampu setengah jam, ia membaca wirid Al-Qur'annya dalam qiyamul lail. lalu Allah mudahkan ia yang awalnya mampu setengah jam menjadi satu jam. Ada juga yang awalnya satu jam menjadi dua jam. Setelah itu, Allah angkat derajatnya. Hati kecilnya akan berbisik, "Orang-orang mampu shalat di akhir malam, sedangkan aku hanya di aawl malam. Mengapa aku tidak berusaha shalat di akhir malam?".
Lalu Allah memberinya taufik dan mamudahkan baginya jalan yang mudah. Lakukan! Jangan hanya angan-angan! Lalu Allah memberinya taufik untuk tidur di awal malam dan bangun tengah atau akhir malam. Demi Allah, apabila seorang hamba menjaga hak Allah dan semangat qiyamul lail, suatu saat ketika ia capek, yaitu ketika ada acara yang mengharuskannya begadang hingga tengah malam sehingga ia capek, padahal ia terbiasa bangun sepertiga malam terakhir. Ia pun hanya tidur satu jam. Tetapi Allah turunkan keberkahan padanya sehingga ia tetap bangun sepertiga malam terakhir seakan-akan ia tidak capek sama sekali.
Saya tidak hanya berkata-kata, tetapi saya melihat sendiri pada ayah saya. Pertama kalinya beliau tidur setelah shalat isya. Ada acara yang mengharuskannya beliau begadang bersama kerabat atau orang yang punya hajat dan beliau baru pulang tengah malam dalam keadaan capek. Kemudian beliau tidur dan tidak mungkin tiba sepertiga malam terakhir kecuali beliau sedang shalat. Engkau akan terheran-heran, demi Allah, di pagi hari saya tidak ingat beliau mengeluh capek, ngantuk atau lemas. Itu semua karena taufik Allah. Itu semua karena karunia Allah, kemudian tekad yang kuat. oleh karena itu, mintalah tekadkuat kepada Allah di atas petunjuk. Berdoalah, "Ya Allah, aku memohon kepada_Mu tekad yang kuat diatas petunjuk" (Allahuma inni asalukal 'aziimata 'alar rusdi).
Tidak cukup engkau katakan, "Demi Allah, qiyamullail sangat besar keutamannya". Tidak cukup engkau mmebaca ayat Al-Qur'an, hadits Nabi dan kisahsalafus shalih, lalu kepalamugeleng-geleng dan hatimu tunduk, tetapi engkau tidak mengikuti amalan mereka. Itu karakter orang yang lemah dan karakter orang yang merugi. Waspadalah, jangan sampai engkau menjadi bagian dari mereka. Engkau harus punya tekad yang kuat. Mulai hari ini, mulailah shalat di awal malam, meskipun hanya membaca satu halaman AL-Qur'an. Seandainya ada yang mendobrak pintumu, jangan dihiraukan. Ini perniagaan akherat, "Dan pada sebagian malam, shalatlah tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Rabbmu mengangkatmu ke kedudukan yang terpuji." (QS. Al - isra': 79)
Kedudukan yang Allah memuji orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan, Allah gandengkan dengan qiyamul lail. Perhatikan betapa banyak kemuliaan, kebaikan dan keberkahan. Oleh karena itu, orang sukses adalah yang semangat mengerjakan amalan ini. Apabila ia tidak mampu bangun diakhir malam, ia shalat witir sebelum tidur.
wallahu a'lam
wallahu a'lam