Tentang Pengingkar Takdir
(Kitab Tauhid)
Ustadz Muhammad Rezki Hr, Ph.D
حَفِظَهُ الله تعالى
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Pembahasan masalah takdir itu jalan yang gelap maksudnya jangan terlalu dalam2 membahas takdir karena akal kita terbatas. Bagi sebagian orang sulit menerima keterbatasan akalnya.
Hubungan tauhid dengan takdir
Rukun iman sebagian ulama menyebutkan ada 5 karena tidak ada bilangan jelas.
Kalau rukun Islam jelas 5 Nabi yang menyebut langsung.
Di Al Qur'an tidak disebut iman kepada takdir tp masuknya di bawah iman yang pertama.
Beriman kepada Allah mewajibkan kita beriman kepada takdir.
Tidak percaya kepada salah satu dari rukun iman (takdir) salah satu pembatal keislaman.
Lauh: lembar
Mahfuz : terjaga
Kalau sudah ditetapkan penduduk surga dan neraka buat apa beramal?
Kita tidak tahu catatan takdir kita sepertiapa, masuk surga atau neraka. Jadi tugas kita hanya beramal, berupaya semoga kemudian surga adalah tempat kita.
# Sesungguhnya yang pertama kali diciptakan adalah pena kemudian Allah menyuruh pena untuk menulis segala sesuatu sampai hari kiamat.
# Takdir ada yang baik dan yang buruk dari sudut pandang seorang hamba.
# Dari sisi Allah semua takdir Allah baik.
Karena ada hikmahnya
# Betul takdir buruk berasal dari Allah namun ada adab, kita tidak boleh menyandarkan keburukan terhadap Allah.
# Kewajiban bagi kita semua untuk beriman dengan takdir..wajib mati dalam keadaan beriman kepada takdir.
#
- iman kepada takdir menjadi rem bagi kita untuk tidak terlalu ngegas dalam artian tidak sombong dengan berbagai pencapaian.
Tawadhu
- Membuat orang bersikap qonaah.
Tidak tertangkap sebagai orang yang beriman dan amalnya tidak diterima jika tidak beriman kepada takdir. Pembahasan masalah takdir itu jalan yang gelap maksudnya jangan terlalu dalam2 membahas takdir karena akal kita terbatas. Bagi sebagian orang sulit menerima keterbatasan akalnya.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم