43. Mengagungkan Sumpah Atas Nama Allah (Kitab Tauhid)

Ustadz Muhammad Rezki Hr حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

/

3
Isi Ceramah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah Alhamdulillahi wa kafaatu wasalamu ala rasulil musti Allah Bapak Ibu jemah masjid Nurahman dan para ikhwan akhwat peserta program tafak fiddin hadirin hadirat para pemirsa rahimani warahimakumullah Jamian kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala malam hari ini kembali kita bisa berkumpul duduk di majelis rutin kita setiap Jumat malam meskipun dalam kondisi hujan Bapak Ibu harus berangkat namun sudah sering saya sampaikan di beberapa majelis tidak ada apa-apanya Pak kesulitan yang kita alami zaman sekarang untuk mendapatkan ilmu dibandingkan generasi awal Islam bagaimana mereka berjuang untuk mengumpulkan ilmu mereka keluar upaya yang sangat besar contoh yang sering dibawakan oleh para ulama [Musik] Bagaimana Jabir bin Abdillah Jabir bin Abdillah tinggal di kota Madinah dia ingin mendengar satu Hadis dari Abdullah bin unais yang tinggal di Syam di damaskus Abdullah bin unais cuma ingin mendengarkan satu hadis secara langsung dari Abdullah bin unais maka Jabir mengumpulkan bekal membeli hewan tunggangan pergi dia dari Madinah menuju Syam 1 bulan perjalanan sampai ke Syam dari Madinah sampai ke Syam 1 bulan perjalanan sampai dia di rumah Abdullah bin unais diemuinya pembantunya Abdullah bin unais di di muka rumahnya di pintu rumah kata Jabir sampaikan kepada tuanmu bahwasanya Jabir menunggu di depan masuk pembantu Abdullah binis ke dalam rumah disampaikannya kepada Abdullah binis dari dalam Abdullah Bin Langsung berteriakbir bin Abdillah yang ada di muka pintu itu Jabir bin Abdillah dari kota Madinah Betul kata Jabir langsung diriwayatkan dalam riwayat tersebut Abdullah binis langsung panik langsung meng snyas dia ku di bin Abdillah dia apa Jabir datang ke damaskus jauh-jauh dari kota Madinah S bulan perjalanan maka kata Jabir bin Abdillah saya mendengar bahwasanya engkau mendengar sebuah hadis dari Rasul wasam Saya ingin mendengarnya langsung dari dirimu disampaikan hadisnya oleh Abdullah binis sudah selesai mendengarkan satu hadis secara langsung pulang dia kota Madinah bulan perjalan lagi toal bulan perjalananya satu Hadis maka ini yang saya katakan kita hanya menerjang hujan rintik-rintik tidak ada apa-apanya Pak dibanding orang zaman dulu Imam Bukhari itu menempuh jalan puluhan ribu kilmer untuk bisa menyusun kitab sahih Bukhari itu mendatangi ribuan guru menempuh jalan puluhan kilometer bisa mengumpulkan hadis kita tinggal menikmatinya dengan mudah di zaman sekarang Maka mudah-mudahan berbagai kemudahan yang kita dapati di zaman ini tidak melenakan kita tidak membuat kita kemudian tertipu ya Bahkan sebagian orang Saya dengar mengatakan ada benarnya ini bentuk istidraj kepada kita pak merasa majelis ilmu itu semakin banyak hadis itu semakin mudah untuk didengar sekarang tapi amal kita tidak bertambah semangat kita tidak bertambah ini diantara bentukdra menurut sebagian orang maka kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala atas berbagai kemudahan yang Allah berikan kepada kita dan kita juga bermohon kepada Allah subhanahu wa taala semoga kemudahan tersebut semakin mendekatkan kita kepada Allah subhanahu wa taala baik kita akan lanjutkan di buku panduan ini bab yang terakhir bab ke-44 sepertinya salah dalam pencetakan buku harusnya masih ada bab-bab yang berikutnya karena kita masih ee menyisakan dua pertemuan Insyaallah sebelum berakhir program semester ini jadi pekan terakhir Desember kita akan berakhir kita akan libur selama beberapa pekan Insyaallah tapi di buku Bab yang terakhir yaitu bab ke-44 silakan dibuka di halaman 56 bab ini masih sama dengan bab-bab sebelumnya yaitu masalah perkataan Bagaimana ses seorang dia bisa terjerumus P perbuatan kesyirikan karena perkataan yang dia ucapkan Maka sebagai pengantar saya sampaikan pengantar kembali karena kita sudah beberapa bab membahas tentang Syirik yang berkaitan dengan perkataan nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam pernah bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Al Imam atabarani kata nabi kita alaihiatu am Kebanyakan dosa yang dikerjakan oleh anak keturunan Adam itu berkaitan dengan lisan dosa kita pak semua kita berbuat dosa Maka kalau kita kategorikan dosa kita yang paling banyak yang kita kerjakan itu apa adalah dosa-dosa yang berkaitan dengan lisan makanya betapa banyak penduduk neraka yang dimasukkan ke neraka oleh Allah subhanahu wa taala sebabnya karena lisan dia sendiri sebabnya adalah karena perkataan dia makanya Bapak Ibu sekalian kita harus benar-benar perhatian dengan lisan selain lisan itu bisa menjerumuskan seseorang ke dalam neraka maka lisan itu juga berkaitan dengan am perbatan kita apa maksudnya Mari Kita Renungkan firman Allah subhanahu wa taala dalam surah alahzab ya auhinaanlah kata Allah subhanahu wa taala Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kalian kepada Allah danucapkanlah yang benar maka Allah akan memperbagus amal kalian coba perhatikan Ucapkanlah kalimat yang benar Allah akan memperbagus amal kalian maka berdasarkan ayat tersebut kata para ulama ada hubungan antara perkataan seseorang dengan amal perbuatannya Kalau bagus perkataan seseorang akan bagus amal dia bagus perkataan itu dalam artian dia bisa menjaga lisannya tidak gampang berkata-kata kotor tidak gampang mengumpat tidak gampang mencela orang lain dengan kalimat-kalimat kasar kalau seseorang dia mampu menjaga hal tersebut akan baik amalnya dan sebaliknya kalau tidak baik perkataan kita akan bisa melihat orang tersebut tidak baik amalnya makanya kata Yahya Bin Abi Katsir saya bisa melihat orang itu dia bagus atau tidak amalnya dari perkataannya Kalau bagus perkataannya akan bagus amalnya kalau tidak bagus perkataannya tidak akan bagus amalnya makanya ini juga menjadi introspeksi untuk kita kalau kita merasa amal kita segitu-segitu saja Pak kok saya ini dari dulu sulit untuk meningkatkan Amal mau bangun malam untuk tahajudnya sulit membaca al-qur'an baruberapa halaman sudah ngantuk mau datang ke majelis pengajian kok rasanya berat sekali mau bersedekah rasanya kok berat mengangkat tangan untuk bersedekah berat kalau kita mendapati gejala-gejala seperti itu salah satu yang patut untuk kita curigai coba cek lisan kita ini Pak jangan-jangan lisan kita ini terjerumus kepada perbuatan-perbuatan dosa sehingga memasung kita menahan amal kita itu karena sekali lagi Barang siapa yang dia bagus kalimatnya lurus kalimatnya tidak ada kalimat-kalimat yang mengandung unsur dosa di situ maka Allah akan memperbagus amal seseorang ini bisa ee ini sangat-sangat berhubungan antara amal dengan perkataan seseorang itu sangat berhubungan Nah makanya ini salah satu konteks pembahasan kita pada bab-bab sebelumnya dan bab-bab malam hari ini di antara sebaik-baik maaf Di antara seburuk-buruk dosa yang berkaitan dengan lisan adalah dosa-dosa berkaitan dengan lisan yang di sana terdapat unsur kesyirikannya seseorang dia mengucapkan kalimat-kalimat yang di sana terdapat unsur menyekutukan Allah sudah kita bahas sebelumnya sebagiannya di antaranya Ketika seseorang dia bersumpah atas nama selain Allah ini dia contoh kekeliruan terkait lisan tidak akan bagus amal seseorang kalau dia kemudian punya kebiasaan bersumpah atas nama selain Allah maka kita baca BAB pada malam hari ini bab ke-44 bab quli Masyaallah was ini penjabaran dari bab sebelumnya yaitu bab mengenai ucapan ini atas kehendak Allah dan atas kehendakMu maka ini di antara kalimat terlarang dalam agama kita bahkan di anara untuk menyekutukan Allah menjadikan tandingan bagi Allah subhanahu wa taala Ketika seseorang dia mengatakan ini atas kehendak Allah dan atas kehendakMu ya kita tidak bahas bab yang sama maaf tidak bahas bab yang diumumkan tadi karena itu sudah kita bahas pada pertemuan sebelumnya bab mengenai kewajiban bagi kita untuk mengagungkan sumpah atas nama Allah ini sudah kita bahas Bagaimana di antara bentuk kesempurnaan tauhid seorang kalau dia mendengar ada orang bersumpah atas nama Allah maka dia harus mengagungkan isi Sumpah tersebut Ketika seseorang mengatakan demi Allah saya tidak menipu demi Allah saya tidak mencuri kalau masih ada peluang Demikian Ya sudah Pak kita tinggalkan kita terima sumpahnya perkara dia berdusta atau tidak itu urusan dia maka ini bab sebelumnya sudah kita bahas Intinya kalau ada orang bersumpah atas nama Allah di antara kewajiban kita adalah mengagungkan isi Sumpah tersebut orang meminta kepada kita atas nama Allah demi Allah saya mau minta duit sama anda makanya ada Ulama di zaman silam datang seorang wanita kepada dia Pak dia bersumpah atas nama Allah Anda harus menikahi saya perempuan Pak datang seperti itu ini ulama Pak dikabulkan oleh ulama tersebut Ternyata apa yang terjadi perempuannya cacat secara fisik kakinya pincang Kalau saya tidak salah matanya juga cuma sebelah Kalau saya tidak salah seperti itu ya matanya picak sebelah intinya banyak cacatnya tapi kemudian ulama ini dia Bersabar ya karena datang orang meminta atas nama Allah dia kabulkan dia berharap pahala di situ dan ternyata banyak cacatnya wanitanya dan dia bersabar sampai kemudian istrinya tersebut meninggal namun Allah membukakan bagi dirinya banyak pintu-pintu keberkahan pada diri ulama ini nah ini contohnya saja adalah bagaimana kalau orang meminta ya hati-hatiin kalau ada orang meminta atas nama Allah tidak main-main ini kita harus berupaya untuk mengabulkannya nah ini sudah kita bahas pada malam hari ini akan kita perdalam mengenai ucapan Masyaallah wasy baik riwayat yang pertama yang dibaakan oleh penulis rahimahullah riwayat Dariah [Musik] kataahahahuaihi was ada seorang Yahudi dia datang kepada nabi kita muhammadallallahu Alaihi was maka dia Kalian orang-orang Islam itu telah menjadikan tandingan untuk Allah dan kalian telah berbuat kesyirikan kalian telah menyekutukan Allah Masyaallah apa kata orang Yahudi tersebut kalian itu telah berkata Ya bent kesyirikan itu kata orang Yahudi ini kalian Berk ya ini atas kehendak Allah dan ini atas kehendakMu dan Kalian juga telah berkata demi Ka'bah kalian telah berkata demi Ka'bah ini orang Yahudi datang kepada Nabi dia mengatakan seperti itu [Musik] maka ketika datang orang Yahudi tersebut setelah kejadian itu Nabi memerintahkan kepada para sahabat kalau mau bersumpah kalau kalian mau bersumpah hendaknya mengatakan demi rabnya Ka'bah ya demi rabnya Ka'bah bukan demi Ka'bah lagi demi rabnya Ka'bah bukan demi Kabah pada awalnya masih diizinkan ya nabi tidak menegur sebagian orang untuk mengucapkan demi Ka'bah tapi kemudian ditegur oleh Nabi tidak boleh lagi mengucapkan demi Ka'bah Tapi demi rabnya Ka'bah lalu yang kedua nabi juga memerintahkan waquu Masyaallah Katakanlah ini atas kehendak Allah kemudian ini atas kehendakMu Run hadis ini diriwayatkan oleh Al imam an-nasai dan dinilai sahih oleh Al Imam an-nasa maka Bapak Ibu ikhwan dan akhwat rahimani warahimakumullahu Jamian ini dia hadis yang pertama yang ada di dalam bab ini jelas kandungannya Insyaallah konteksnya sekali lagi ada orang Yahudi mengatakan kepada nabi Kalian orang-orang Islam Itu Masih berbuat kesyirikan Buktinya apa ada dua kalian masih bersumpah atas nama selain Allah dan kalian masih mengatakan Masyaallah wasy ini atas kehendak Allah dan ini atas kehendakMu maka ini yang dikritik oleh orang-orang Yahudi datang dia kepada nabi dan dibenarkan oleh Nabi dibenarkan oleh Nabi Nah maka di situ ada pelajaran lainnya Bapak Ibu sekalian rahimani warahimakumullahu Jamian Inilah dia contohnya prinsip yang namanya kebenaran itu harus kita terima dari siapapun ya kebenaran itu harus kita terima dari siapapun itu Meskipun orang yang mengatakan kebenaran tersebut adalah orang yang kita benci bahkan setan sekalipun dalam hadis ini Yahudi datang kepada nabi dan dia mengucapkan sesuatu yang benar ya maka nabi benar kan lalu Nabi kemudian meluruskan para sahabat agar tidak berbuat seperti itu lagi artinya nabi tidak membantah ini mentang-mentang yang mengatakan Yahudi kamu salah yang penting berbeda dengan orang Yahudi tidak seperti itu ini kebenaran nabi terima bahkan hadis yang terkenal Bagaimana Abu Hurairah ketika dia ditugasi oleh Nabi Sallahu wasallam untuk menjaga harta zakat kisah yang terkenal datang maling tiga malam berturut-turut mengambil harta zakat yang ternyata maling tersebut adalah setan dia menyamar jadi bentuk manusia maka kemudian nabi alaihiatu wasalam atau setan mengajarkan kepada Abu Hurairah kata setan kalau kamu mau tidur Baca ayat Kursi supaya kamu tidak diganggu oleh setan sampai pagi hari kalau baca sebelum tidur sampai pagi hari gak akan diganggu oleh setan diceritakan oleh Abu Hurairah dibenarkan oleh Nabi Sallallahu alaii wasallam shodqoka kata nabi Dia berkata jujur dalam hal tersebut itu itu kebenaran wahua kazub namun dia itu seorang Pendusta Zaka setan itu adalah setan kata nabi kita Muhammad sallallah was wasam lihat Bagaimana Nabi membenarkan apa yang diajarkan oleh setan tersebut ya dibenarkan oleh Nabi karena memang sesuai dengan syariat Islam tidak kemudian karena ini yang mengucapkan adalah setan Nabi kemudian mengatakan tidak usah diamalkan Tidak usah didengarkan tidak maka yang namanya ee kebenaran dari mana pun dia berada kita wajib untuk menerimanya makanya disebutkan oleh para ulama eh alhikmatu dlatul mukmin yang namanya hikmah pelajaran itu adalah barang yang hilang bagi orang yang beriman alhikmah pelajaran itu merupakan barang yang hilang bagi orang yang beriman Apa maksudnya barang yang hilang Fit Ma wajadaha fahua ahqu biha di manaun dia menemukannya maka dia akan mengambilnya Dia paling berhak untuk mengambilnya jadi bayangkan kalau HP kita hilang tercecer di jalan kita kemudian berupaya menyusuli jalan yang kita lewati tadi ketemu maka kita yang paling berhak untuk mengambil hp kita tersebut ini HP kita terjatuh di situ HP saya saya yang paling berhak untuk mengambilnya Maka itulah permisalan ini hadisnya hadis Daf sebenarnya namun maknanya benar disebutkan oleh para ulama Maka itulah contohnya Hikmah itu Pak dari mana pun kita mendapatkan hikmah itu entah itu yang menyampaikannya anak kecil orang yang jauh lebih muda dari kita orang yang paling kita benci musuh kita dan seterusnya siapapun itu asalkan di situ mengandung hikmah mengandung pelajaran maka kita yang paling berhak untuk mengambil pelajaran tersebut jangan menolak kebenaran karena kita benci dengan orang tersebut jangan menolak kebenaran karena Ee kita merasa lebih tinggi secara umur secara status sosial dari seseorang maka kita wajib untuk menerima kebenaran dari manaun kebenaran tersebut berasal ya Meskipun kita harus bedakan antara kaidah memilih guru ya menerima kebenaran itu berbeda dengan kaidah memilih guru yang namanya guru tetap harus dipilih-pilih tidak kemudian dengan alasan kan yang namanya kebenaran harus diterima dari Mal siapun ya pokoknya ngaji di mana saja masuk gurunya siapa saja Nak peduli kan yang namanya kebenaran diterima ini berbeda Pak menerima kebenaran dengan memilih guru itu dua hal yang berbeda dalam hal mengangkat guru memilih guru tetap harus pilih [Musik] sesungguhnya ilmu ituah AG hendaknya kalian memperhatikan dari siapa kalian mengambil agama kalian artinya hendnya diperhatikan dari siapa kita mengambil ilmu itu gurunya siapa masalah guru kita harus tap pili-pili tapi kalau dalam masalah menerima kebenaran siapun yang Menan kearan kita tet maka Diar pelajarannya tadi dari kisahnya orang Yahudi tadi agama bahwasanya nabi Alaihi salatu Wasalam menerima ya Ee kebenaran yang disampaikan oleh orang-orang Yahudi makanya Nabi kemudian langsung merevisi menegur para sahabat nah di antara pelajaran yang lainnya dari hadis tadi ini menunjukkan akidah yang benar akidah ahlusunah Wal Jamaah terkait masyiah terkait keinginan jadi ada dua kelompok ekstrem kanan dan ekstrem kiri dalam hal ini berkaitan dengan ee takdir dan kehendak jadi ada kelompok yang pertama yang bernama kelompok qadariah siapa itu kelompok qadariyah qadariah adalah orang-orang yang Menolak adanya takdir mereka Menolak adanya takdir dan makanya mereka punya prinsip segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendak makhluk kita semua bebas berkehendak tidak ada campur tangan Allah subhanahu wa taala tidak ada ada campur tangan kehendak Allah semua yang terjadi itu murni atas kehendak makhluk saja ini pemahaman qadariah ini pemahaman yang keliru jelas segala sesuatu yang terjadi di dunia ini itu semua atas kehendak Allah subhanahu wa taala ini salah satu kutub ekstrem dalam masalah takdir dan dalam masalah kehendak kutub ekstrem yang lainnya adalah kelompok apa lawan dari qadariah apa Jabariah Apa arti Jabariah itu Pak ajbar yujbiru yujbir Itu apa memaksa yujbir itu bermakna memaksa jadi Jabariah itu punya anggapan manusia ini semuanya terpaksa dipaksa oleh takdir Allah dan kehendak Allah kita tidak punya kehendak saya berbicara seperti ini adalah kehendak Allah saya menggerakkan tangan ini terpaksa saya gak punya Kehendak di situ itu Tapi itu semua adalah kehenda Allah subhanahu wa taala ini pemahaman Jabariah semua itu dipaksa maka ini tidak sesuai dengan dalil Syari kalau kita lihat ayat al-quran dan hadis tidak seperti itu dan tidak sesuai juga dengan akal kita akal kita membuktikan kita itu punya kehendak Anda mau duduk di mau hadir di pengajian di sini atau tidak Itu kendak Anda ya Anda mau pakai pakaian Apa anda punya kebebasan untuk memilih kita merasakan kita ini punya kebebasan untuk memilih nah sehingga Bagaimana jalan tengahnya akidah kita ahlusunah Wal Jamaah ya sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala dalam surahakwir kata Allah subhanahu wa taala wya allahah kalian tidak akan bisa untuk berkehendak kecuali kalau Allah juga berkehendak jadi rumusnya sesuatu di dunia ini bisa terjadi kehendak manusia sejalan dengan kehendak Allah ya kita berkehendak Ana UD antarid wallahu Fa saya berkehendak Anda berkehendak namun Allahlah yang maha melakukan apa yang dia kehendaki kalau kita berkehendak tidak sesuai dengan kehendak Allah tidak akan terjadi Pak seberapun kita berkehendak seberapun besarnya Keinginan kita kalau Allah subhanahu wa taala tidak berkehendak tidak akan terwujud makanya inilah akidah yang benar kita semua punya pilihan kita tidak ada yang dipaksa oleh Allah subhanahu wa taala tidak ada kita semua punya pilihan alam naj'alahu ainain waisana wayafatain W hadainahun najnain kata Allah subhanahu wa taala Bukankah kami telah jadikan bagi kalian itu dua mata satu lidah dan dua bibir dan telah kami berikan petunjuk kepada manusia itu dua jalan jalan kesesatan jalan kebenaran itu sudah diberikan oleh Allah subhanahu wa taala petunjuknya ini yang baik ini yang buruk ini jalan yang lurus Ini jalan kesesatan Allah sudah menjelaskan manusia tinggal diberikan pilihan silakan mau pilih yang mana itu pilihan kita mau memilih Jalan kesesatan mau memilih jalan petunjuk kita punya kehendak namun kehendak tersebut tidak akan terwujud seandainya Allah tidak berkehendak seberapap pun orang itu kalau dia ingin menjadi manusia yang sesat ini kehak kehendak dia Pak ingin menjadi manusia yang sesat tapi kalau Allah ingin memberikan petunjuk kepada dia tidak akan sesat orang tersebut dan seberapapun seseorang itu dia berupaya untuk mendapatkan petunjuk menjadi orang Saleh Dia berupaya sedemikian rupa seandainya Allah tidak berkehendak Allah ingin menyesatkan orang tersebut tetap dia akan tersesat maka inilah Dia akidah kita yang ini sejalan dengan Sabda nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tadi kata nabi ucapkan Masyaallah sum ini atas kehendak Allah lalu ini atas kehendakMu artinya diakui dalam sabda Nabi kam tadi manusia itu punya kehendak ya namun itu di bawah kehendak Allah subhanahu wa taala taala maka itu dia hadis yang pertama dari qutailah kita berpindah kemudian ke hadis yang kedua diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas radhiallahu anhuma dari Imam Ahmad di dalam musnadnya bahwasanya ada seor laki-laki yang dia datang kepadabi [Musik] muhamm iniend Allah dan [Musik] inienda sebagai tandingan bagi Allah ini kalimat tanya yang merupakan pengingkaran Apakah engkau berkeinginan untuk menjadikanku sebagai tandingan bagi Allah Tidak boleh kalimat seperti itu bal Masyaallah Wahdah tapi kata nabi kita Sallahu alaii wasallam Ucapkanlah Masyaallah saja Nah jadi ada dua kalimat yang diperbolehkan Masyaallah saja Masyaallah Wahdah boleh juga kita mengucapkan seperti itu ini atas kehendak Allah semata atau kalau kita mau menyebutkan jasa orang tersebut kita tambahkan dan eh maaf kemudian ya ini atas kehendak Allah dan ini atas kehendakMu kemudian ini atas kehendakMu ya ditambahkan Summa ditambahkan kemudiannya maka ini jelas sekali juga Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melarang Ketika seseorang menggandingkan kehendak Allah dengan kehendak beliau jadi ada dua pilihan atas kehendak Allah saja atau atas kehendak Allah kemudian atas kehendakMu Lalu pelajaran yang lainnya dari hadis ini Bapak Ibu sekalian rahimani warahimakumullahu Jamian lihat Bagaimana Nabi alaihiatu wasalam itu tidak senang ketika ada orang-orang yang terlalu berlebihan dalam menghormati beliau kalau kita melihat berbagai hadis Bagaimana Nabi menanggapi pujian-pujian terhadap beliau kita akan bisa menyimpulkan nabi tidak senang dipuji berlebih-lebihan makanya disebutkan oleh Anas bin Malik dalam hadis yang dibawakan oleh Imam Bukhari dalam adabul Mufrad kata Anas bin Malik Maa saksun ahabba ilaihim ryatan Minan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak ada orang yang lebih dicintai oleh para sahabat melebihi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam nabi itu adalah orang yang paling dicintai oleh para sahabat melebihi orang tua mereka sendiri pasangan mereka melebihi anaknya sendiri ya Bahkan ada seorang sahabiah anaknya dan ya anaknya ya anak dan suaminya Kalau salah anak dan suaminya terbunuh Pak di uhud di Medan uhud anak dan suaminya terbunuh Ketika pulang pasukan dari uhud menuju kota Madinah yang dia pedulikan terlebih dahulu adalah Bagaimana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu selamat atau tidak anak dan suaminya nanti dulu yang dia pastikan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam selamat atau tidak Ternyata Rasulullah sah wasallam selamat dan dia dapati anaknya laki-lakinya tersebut meninggal dan suaminya juga meninggal masih ringan bagi dia musibahnya tersebut asalkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu masih selamat maka demikian besarnya cinta para sahabat kepada rasul wasallam tapi apa kata B Malik para sahabat dulu kalau melihat nabi sallallahu alhi wasallam itu datang mereka tidak berdiri dalam rangka menyambut Rasulullah tidak berdiri dalam rangka menyambat Rasulullah [Musik] Kenapa karena para sahabat tahu nabi itu ndak suka disambut dengan cara berdiri nabi tidak suka Pak ya apalagi yang baru-baru ini viral seorang yang katanya Habib mengajarkan kepada jemaahnya gini loh kalau pulang dari saya itu caranya seperti ini gimana caranya pak mundur pak harus mundur tidak boleh membelakangi katanya mengaku keturunan nabi seperti ini sangat jauh dari karakteristik nabi mengaku anak keturunan nabi sebagai cucunya nabi zuriat Nabi saya ini zuriat nabi katanya dia mengan mengaku sendiri cara pulangnya gimana mundur lihat sangat jauh nabi dari sifat seperti ini bahkan nabi ada yang berdiri pun menyambut beliau beliau tidak suka Nabi tidak suka disambut dengan sesuatu yang berlebih-lebihan seperti itu ya makanya standar kita mencintai na nabi kita Muhammad sall wasam itu P standarnya adalah Islam Bagaimana Islam mengajarkan makanya ini perkataan e salah seorang cucu nabi mereka mengatakan dia mengatakan kepada orang-orang Syiah karena di situ di zaman dulu Sudah mulai tersebar Syiah orang-orang Syiah sudah mulai menampakkan diri mencintai Ahlul Bait secara berlebih-lebihan apa kata cucu nabi cilah kami ini cinta Islam Bagaimana Islam mengajarkan cintalah kami seperti itu tidak usah berlebih-lebihan makanya standarnya adalah Islam standar mencintai dan mengagungkan nabi itu bukan perasaan saya berikan contoh ya Pak ya ya kita apresiasi Mereka ingin mencintai nabi namun standarnya itu perasaan ini yang repot jadinya masalah apakah orang tua Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu di neraka ataukah tidak kalau kita lihat hadis jelas sekali hadisnya riwayat Bukhari hadis paling sahih tidak ada hadis yang lebih sahih daripada hadis Bukhari disebutkan salah seorang sahabat bertanya kepada nabi S wasam wahai Rasulullah bapakku di mana kata nabi wasam bapaku di neraka lalu nabi juga mengatakan sama seperti bapakku juga di neraka nabi yang mengatakan orang tua beliau di neraka hadis sahih Pak hadis sahih yang lainnya Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berkeinginan untuk menziarahi makam Ibu beliau diizinkan oleh Allah untuk berziarah ke makam ibunya tapi Nabi kemudian minta izin untuk memohonkan ampunan memohonkan Rahmat untuk ibu beliau dilarang oleh Allah subhanahu wa taala tidak boleh maka kemudian sebagian orang terbawa perasaan Masa orang tua Nabi di neraka rasanya kok tidak pantas Silakan baca perdebatannya Pak ya ya memang ada sebagian yang berpendapat orang tua Nabi itu tidak di neraka tapi di antara dalilnya itu adalah dalil perasaan katanya ini sebagai bentuk adab kita kepada Rasulullah kita katakan orang tua Rasulullah tidak di neraka Adapun bagaimana mereka menanggapi hadis sahih riwayat Bukhari Tadi katanya ini mansuk dihapus hukum ini katanya sudah terhapus tidak ada dalil sama sekali yang mengatakan hukum tersebut mansuk tidak ada dalilnya dalilnya hanya merasa tidak beradab kepada Rasulullah bagaimana Kok bisa orang tua Rasulullah itu di neraka maka yang menjadi pelajaran yang ingin saya sampaikan adalah mencintai Rasulullah beradab kepada Rasulullah itu sesuai dengan apa yang telah digariskan oleh Allah dan rasulnya tidak dengan bawa perasaan kalau kita bawa perasaan Pak sangat jauh Nanti offside-nya Pak bahkan sebagian orang memuji Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam itu pada level yang sudah jauh offside-nya ya Bahkan ada sebagian orang dia bahkan membuat hadis palsu ya hadis palsu Allah berfirman laulaka lama khiu allak Allah berfirman dalam sebuah Hadis Qudsi seandainya bukan bukan karena engkau wahai Muhammad Aku tidak akan menciptakan alam semesta ini ya ini maksudnya ingin mengagungkan nabi ingin memuji nabi memberikan kedudukan yang mulia bagi nabi tapi terlalu jauh tujuan Allah subhanahu wa taala menciptakan alam semesta ini menciptakan manusia agar manusia menyembah Allah mentauhidkan Allah tapi dalam hadis palsu tersebut ini karangan orang Allah berfirman seandainya bukan karena engkau wahai Muhammad Aku tidak akan ciptakan alam semesta Jadi tujuannya adalah Allah menciptakan alam semesta ini karena tujuan untuk Nabi Muhammad ini contoh berlebih-lebihan dalam mengagungkan nabi ya maka kita mencintai Nabi Sallallahu alaii wasallam dengan kecintaan Islam sebagaimana diajarkan oleh Islam demikianlah kita termasuk juga tadi tentang orang tua Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak usah kita pakai logika tidak usah pakai perasaan Pak lihat hadis sahih apa yang dikatakan oleh nabi nabi Katakan orang tuaku di neraka Apakah kita dalam rangka beradab kepada Nabi kemudian mendustakan perkataan nabi sendiri tidak hadisnya jelas sahih silakan dibuka di dalam Kitab sahih Bukhari terdapat riwayatnya di sana riwayat yang terakhir yang kita baca pada malam hari ini di dalam bab ini yaitu riwayat yang dibawakan dari Tufail Tufail ini adalah saudara seibunya Aisyah radhiallahu Anhu kata tufil di dalam mimpiku aku seolah-olah mendatangi sekelompok orang Yahudi seakan-akan aku mendatangi sekelompok orang Yahudi faqulu innakum laantumul Laula annakum taquul uzair ibnullah kata Tufail sesungguhnya kalian adalah sebaik-baik kaum jika kalian tidak mengatakan uzair adalah putranya Allah ya kata Tufail kepada orang Yahudi Seandainya kalian tidak punya prinsip uzair itu adalah anaknya Allah maka kalian akan menjadi sebaik-baik kaum maka di antara ajaran orang Yahudi adalah mereka terlalu berlebihan terhadap uzair menganggap uzair uzair Seorang nabi menganggap uzair sebagai putranya Allah qu lalu dibalas oleh orang Yahudi wa innakum laantumul laakumlun masyaallahu wasyaa Muhammad demikian pula Kalian orang-orang Islam kalian itu akan menjadi sebaik-baik kaum Seandainya kalian tidak mengatakan atas kehendak Allah dan atas kehendak Muhammad jadi dibalas oleh orang Yahudi aku melewati sekelomp orang Nasrani W orangang nasrat allahan akan menjadibaikbaik Dib orang Nasr se perkan orang Yahudi juga orang Islam itu kalian akan menjadi sebaik-baik kaum Seandainya kalian tidak mengatakan ini atas kehendak Allah dan atas kehendak Muhammad as Lalu katail besok harinya di pagi hari akbu ak aku mengabarkan kepada sebagian orang sahabat ketika itu wasam sampai akhirnya aku mendatangi nabi wasam dan aku Kabarkan tentang mimpiku kepada Nabi Muhammad Sallahu wasallam lalu nabi kita mengatakan AKB ahadan Apakah engkau sudah mengabarkan mimpi tersebut kepada salah seseorang maka thfil mengatakan Naam aku sudah mengabarkan kepada orang-orangamallah waai kemudian nabi wasam memuji Allah dan menyanjung Allah lalu Beliau berkata [Musik] amuya ak sesungguhnyail telah melihat di dalam mimpinya sebagaimana dia telah kabarkan kepada kalian kalian dulu telah mengucapkan kalimat-kalimat yang sebenarnya saya ingin menghalangi kalian untuk mengucapkan kalimat tersebut untuk aku melarang kalian untuk mengucapkan kalimat tersebut namun aku terhalangi oleh sesuatu sehingga tidak bisa mencegah kalian ya La Masyaallah wasya Muhammad jangan lagi kalian mengatakan ini atas kehendak Allah dan atas kehendak Muhammad akan tetapi Katakanlah masyaallahu Wahdah akan tetapi Katakanlah Masyaallah saja ini atas kehendak Allah saja maka yang menjadi pelajaran utamanya di situ adalah bagaimana nabi alaihiatu wasalam melarang seseorang menggandengkan kehendak Allah dengan kehendak beliau ini atas kehendak Allah dan ini atas kehendak Muhammad tidak boleh ya pilihannya Hanya dua tadi sekali lagi ini atas kehendak Allah saja atau kemudian atas kehendakMu pelajaran lainnya dari hadis ini kenapa Nabi Sallallahu Ali wasallam tadi nabi tahu para sahabat mengucapkan Masyaallah wasya Muhammad ini atas kehendak Allah dan atas kehendak Muhammad awalnya nabi tahu tapi kemudian nabi katakan aku ingin melarang kalian mengucapkan kalimat tersebut Tapi aku terhalangi tersibukkan oleh sesuatu yang lain makanya tidak sempat mencegah kalian untuk mengucapkan kalimat tersebut Apa maksudnya kata para ulama nabi belum sempat melarang para sahabat mengucapkan kalimat tersebut karena Nabi sebelum nya masih tersibukkan dengan perkara-perkara yang besar ini kan termasuk Syirik kecil ya Pak ya sebelumnya nabi masih fokus dengan syirik-syirik besar terlebih dahulu ini yang dihindarkan dari para sahabat terlebih dahulu makanya kemudian nabi terpalingkan gak sempat mengurusi Syirik kecil ini fokus ke syirik-syirik besar terlebih dahulu maka ini memberikan pelajaran kepada kita tentang prioritas dalam berdakwah tidak semua kemungkaran itu harus kita ingkari pak ya di samping waktu kita akan habis ada satu kemungkaran di grup WhatsApp misalnya diingkari ada satu kemungkaran harus diingkari satu kemungkaran harus diingkari Habis Waktu kita nanti itu satu alasannya alasan Yang kedua tidak demikian prioritas dakwah ya yang namanya tidak demikian fikih dakwah yang namanya fikih dakwah itu ada prioritasnya yang paling besar dosanya ini yang diprioritaskan terlebih dahulu tidak kemudian seseorang itu dia mendiamkan kemaksiatan mendiamkan dosa bukan berarti dia menyetujuinya dia tunda dalam rangka maslahat Tidakkah kita sering mengambil pelajaran bagaimana nabi Alaihi salatu Wasalam nabi sebelumnya tidak pernah menghancurkan berhala-berhala yang ada di sekitar Ka'bah ada riwayat nabi menghancurkan berhala sebelum fthul Makkah tidak ada satuun tidak pernah nabi menghancurkan berhala di sekitar Ka'bah padahal ini jelas Syirik Akbar ini Syirik Akbar Pak membuat tandingan berupa patung-patung bagi Allah subhanahu wa taala nabi baru kemudian menghancurkan berhala-berhala tersebut ketika Islam sudah kuat Makkah sudah ditaklukkan nabi dengan tangan Beliau sendiri kemudian baru menghancurkan berhala-berhala tersebut ini fikih dakwah seperti itu sehingga ini Saran saya kepada Ikhwan sekalian dan akhwat kita itu jangan sumbuh pendek Ikhwan ya melihat ada kemungkaran sikit langsung disambar langsung dibantah langsung disikut dan seterusnya orang kalau seperti itu nanti sudah menjauh duluan perkara-perkara yang lebih asasi dosa-dosa besar kita gak bisa mengingkarinya biar dia terhubung dengan kita terlebih dahulu dia tidak menjauh sehingga kita punya kesempatan untuk menghilangkan maksiat yang lebih mendasar ini terlebih dahulu ya ada orang gak salat at ini dosa besar Pak atau bahkan Dia berbuat kesyirikan ini dosa besar tapi yang Disinggung masalah jenggot masalah celana cingkrang ini bukan perkara yang lebih asasi kalau kita sudah menyinggung masalah itu terlebih dahulu dia lari duluan gak bisa kita mengingkari mengajak dia jangan berbuat Syirik mengajak dia untuk salat tidak bisa karena kita lebih fokus terhadap perkara-perkara yang lebih kecil maka fikih dakwah fikih nahi mungkar itu tidak ada masalah ketika kita mengakhirkan bukan kita membiarkan tapi kita akhirkan pengingkaran terhadap dosa-dosa kecil ini diakhirkan terlebih dahulu supaya kita masih bisa mengingkari perkara-perkara yang lebih mendasar ini ya Sehingga demikian di antara pelajaran dari hadis tadi nabi tidak mengingkari pada awalnya para sahabat mengatakan Masyaallah nabi biarkan ini terlebih dahulu karena ada perkara-perkara besar terlebih dahulu yang ingin nabi luruskan setelah itu sudah settle sudah beres baru kemudian nabi menyinggung masalah tersebut Haza wallahuam yang sedikit ini mudah-mudahan ada manfaatnya Insyaallah kita masih ada dua pekan lagi dua pertemuan ee sebelum kita libur di Pekan ke4 Desember Insyaallah wallahuam untuk pekan berikutnya Apakah kita akan lanjutkan bab berikutnya ataukah kita akan ee selingkan pengajian yang lainnya dalam dua pekan tersebut ee mohon ditunggu pengumumannya lebih lanjut nanti kita akhiri pertemuan kali ini wasallallahu ala Nabina Muhammad wa ala alihi wasahbihi wasallam subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaikalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh

Daftar Isi | Kajian | Muhammad Rezki Hr | Kitab Tauhid | Mengagungkan Sumpah Atas Nama Allah

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary
Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo’a untukku, agar Allah Ta’ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku.
[al Jumu’ah/62 : 10]
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung“.

Kontak

Ukhuwah, kritik, saran, masukan silakan hubungi:

Klik Di Sini