Moqoddimah

(Kitab Mutiara Empat Dzikir)
Fadhl Al-Kalimaat Al-Arba
Karya Prof. DR. Syaikh Abdurrazaq bin Abdulmuhsin Al Badr
Dosen Pasca Sarjanan Jurusan Aqidan Dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah

Ustadz Feri Septianto حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

3
Isi Ceramah

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

Allahumma shalli wasallim

Amma ba'da

Masjid Al jamaah yang semoga senantiasa dimuliakan Allah subhanahu wa ta'ala bersyukur kepada Allah pada kesempatan yang berbahagia ini kita kembali lagi dipertemukan dalam forum tholabul Ilmi majelis ilmu dan juga sebagai umat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam tidak lupa kita mengucapkan sholawat dan salam kepada beliau semoga juga tercurah kepada keluarga beliau kepada sahabat beliau kepada para tabiin tabiin dan seluruh umat beliau dan juga kepada kita semuanya amin

Allah Alhamdulillah setelah melewati beberapa kali pertemuan kita membahas salah satu karya dari Abdul razaq bin Abdul Muhsin Al Badr itu sifat-sifat Ibadurrahman atau buku aslinya sifat Rahman kalau terjemahkan mungkin itu karakter atau seorang muslim gitu ya alhamdulillah lebih dari 8 kali pertemuan dan alhamdulillah di pertemuan lalu kita sudah selesaikan sesuai dengan perintah Allah subhanahu wa ta'ala dalam Alquran apabila engkau telah menyelesaikan sebuah ibadah apabila kita sudah menyelesaikan suatu aktivitas maka tidak ada kata berhenti bagi orang yang beriman melainkan kita lanjutkan lagi beramal saleh

Yang harus kita pegang jamaah kita selesai tadi salat magrib bukan terus udah tak berhenti ibadahnya bukan tapi lanjut dengan berzikir berzikir selesai kalau setelahnya ada ba'diyah kita lanjutkan dengan bahagia selesai bisa kita lakukan aktivitas-aktivitas amal saleh lainnya karena kita sudah selesai dari kitab sifat-sifat ibadah Rahman insyaallah di pertemuan kali ini semoga nanti bisa selesai jamaah yang sebelum romadhon ini kita akan membahas kita yang ringan kalau buku aslinya cuma gini jamaah buku sakura kecil bukunya ini 23 ini bukunya yang ini kebetulan waktu itu punya banyak tapi kemudian kita bagi-bagikan ini yang ngasih dulu adiknya yang terus ya jemaah jadi ngasih ini langsung waktu itu ada pertemuan dan yang memberikan adalah masih saudara ya kakak atau adik saya lupa yang penting itu masih kerabatnya syekh Abdul Rozak jadi dibagikan Alhamdulillah oleh-olehnya masih ada zaman tapi ini berbahasa Arab berbahasa Arab dan insyaallah bukunya memang jangan dilihat tipisnya tapi bukunya ini bermanfaat sekali kalau di sini 23 halaman di terjemahan mungkin 40-an halaman jadi Alhamdulillah insyaallah ini yang akan menemani dan membersamai kita semuanya kurang lebih selama satu setengah bulan kurang lebih yang lain sampai sekarang kan ini sudah pertengahan panjang artinya masih ada sekitar ya mungkin 6 kali kurang lebih Ya kurang lebih pertemuan kita insya Allah akan usahakan menyelesaikan buku yang ringkas dan eee singkat ini salah kita memohon kepada Allah di pertemuan yang pertama ini dengan segala kekuatan Allah dan kita juga merendahkan diri terhadapnya di hadapannya semoga kita dimudahkan ya untuk bisa mempelajari buku ini dan kita juga bisa dimudahkan untuk mengamalkan isinya begitu juga dengan buku-buku yang pernah hadirin mungkin baca kajian yang pernah hadirin-hadiri kita berdoa kepada Allah bukan hanya sekedar kita menyelesaikan tapi juga kita memohon dan berharap kepada Allah agar kita dikuatkan untuk bisa mengamalkan

Buku yang pernah kita pelajari bukan terus kemudian kita taruh di lemari nggak pernah kita buka atau kita bahkan buntel ini jamaah ya buntel apa botol kertas botol kresek kita taruh tujuannya apa biar nggak rusak seharusnya kita bisa urutkan atau kita agendakan mungkin hadirin pernah membaca sebuah buku kecil meskipun itu kecil kita perlu untuk buka ya untuk muroja ini dulu pernah ikut misalnya di mana lah di manapun itu kita pernah ikut ngaji Alhamdulillah selesai atau entah itu lembaran-lembaran atau kita punya catatan bisa kita buka itu hadirin catatan setahun 2 tahun atau bahkan 10 tahun 20 tahun yang lalu kalau kita buka hari ini kita mungkin bacanya sambil tersenyum gitu ya masalah ternyata dulu nulisnya seperti ini baru kemudian bisa dipakai hari ini nah inilah semoga menjadi salah satu tujuan kita dalam belajar itu adalah kita amalkan seperti biasa kita akan memulai terlebih dahulu dengan apa jemaah dengan mukadimah kita baca jadi pendahuluan kita baca ibarat kalau ada orang masuk rumah tidak langsung masuk ke dapurnya mas tidak langsung masuk mohon maaf untuk kamar mandinya tapi masuk ke mana pintu depan kalau kita ibaratkan dengan tadi kita samakan dengan buku bicara sama seperti itu tidak langsung kita loncat di akhir tapi kita mulai satu per satu lembaran kita buka kalau buku berarti yang pertama apa mukocimah pendahuluan bismillahirrahmanirrahim di sini disebutkan pertama kali yaitu dengan mengucapkan selamat ya sebagaimana ini pernah kami sampaikan juga ketika kita menyebutkan bahwa semangat di awal ini kita ingin meneladani Nabi sallallahu alaihi wasallam ketika beliau menuliskan surat kepada para raja beliau kalau ingin menuliskan surat kepada para raja tentunya yang menulis bukan Nabi jemaah tapi Nabi memerintahkan sahabatnya untuk menulis sebab nabi tidak bisa contohnya siapa hadirin yang di biasanya itu menulis untuk Nabi Adam muawiyah bin Abi Sufyan itu kalau bahasa sekarang mungkin sekretaris ya yang diminta oleh Nabi mencatat Wahyu ada Zaid bin Samin ada Utsman bin Affan ada Ali bin Abi Thalib dan sahabat-sahabat yang lainnya nah tapi perintahkan kepada beberapa sahabat itu untuk mencatat menuliskan begitu juga dengan ayat Alquran kami perintahkan sahabat-sahabat tadi untuk menuliskan tapi tidak menulis tapi nabi punya jurus bismillahirrahmanirrahim begitu juga dalam Alquran hadis dan rahimakumullah ayat yang pertama tercantum adalah bismillahirrahmanirrahim kemudian dalam sebuah riwayat yang minimal derajatnya alasan Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda di Bali bahwa perkara yang baik yang tidak dimulai dengan basmalah maka itu perkara yang kurang barokahnya nah mulai dari sinilah kemudian para ulama ketika mereka menuliskan karya-karya mereka mencantumkan di awal dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim sebelum kita membaca kita ingin memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wa ta'ala kemudian yang berikutnya alhamdulillahirobbil alamin alhamdulillahirobbilalamin segala puji milik semesta alam yaitu Allah subhanahu wa ta'ala ucapan Alhamdulillah ini ucapan yang ringan tapi ketika Kita mengucapkannya nabi bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam Alhamdulillah mengucapkan Alhamdulillah orang yang dilalaikan hatinya oleh Allah subhanahu wa ta'ala sungguh sangat sulit mengucapkan Alhamdulillah meskipun itu kita bisa mengucapkannya hanya dengan satu nafas betul jamaah yang mengucapkan Alhamdulillah cukup dengan satu nafas Alhamdulillah sudah selesai meskipun kalimat ini mudah tapi bagi orang yang dilalaikan hatinya oleh Allah subhanahu wa taala akan menjadi kalimat yang sulit untuk diucapkan

Alhamdulillah hitam nah yang akan kita bahas seperti tadi sampaikan di awal jadi kita akan membahas mutiara apa aja mah mutiara 4 dzikir subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah Allahu Akbar itu yang akan kita bahas kalimat yang hadirin sudah hafal sebetulnya tapi yang akan kita pelajari apa apa keutamaannya sehingga ini mendorong kita lebih semangat lagi untuk memperbanyak dzikir kepada Allah alhamdulillahirobbilalamin segala puji milik Allah subhanahu wa ta'ala roh semesta alam dari ujung ke ujung bumi langit semuanya ini adalah milik Allah tidak ada yang berkuasa melainkan Allah matahari terbit dari timur terbenam dari barat itu pun yang mengizinkan untuk bisa terbit dan terbenam adalah Allah sudah punya alat yang cantik jemaah tapi belum bisa mengambil alih apa jemaah ini tadi matahari bisa dirubah terbit dari mana nggak bisa karena ini hanyalah Allah roh Allah yang ngatur Allah yang mengatur yang mengatur Allah yang menciptakan gunung dan sebagainya Allah yang bisa mengguncangkan mungkin beberapa hari waktu yang lalu hadirin merasakan gempa ya merasa tidak jamaah sore ya sore hari ini atau menjelang asar ya mungkin pas lagi ada aktifitas atau pasti istirahat tapi itu ada yang membuat goncangan itu adalah Allah azza wa jalla dengan mudahnya Allah gerakkan itu semuanya lautan yang luas seperti itu samudra yang seperti itu itu yang ngatur Allah azan tidak ada makhluk apapun yang bisa mengatur dan ikut campur dalam mengurusi alam semesta ini betapa agungnya dan betapa kuasanya Allah subhanahu wa ta'ala Alhamdulillah

Rizki lupa kepada Allah nggak mengucapkan Alhamdulillah tapi sebaliknya meskipun kita ini secara fisik ya biasa-biasa tapi Allah kuatkan kita dengan hidayah dan taufiknya Allah mudahkan seseorang untuk mengucapkan Alhamdulillah saat sehat alhamdulillah bangun tidur alhamdulillahilladzim dan seterusnya melihat keluarganya sehat walafiat mengucapkan Alhamdulillah bisa makan dengan hidayah hidangan yang seadanya Alhamdulillah ini halal ketika melihat bahkan ketika sakit dia mengucapkan apa Alhamdulillah karena dia melihat ada yang penyakitnya lebih parah daripada yang diderita saat dia bisa makan dengan lauk yang seadanya dia mengucapkan Alhamdulillah karena dia tahu ada di belahan dunia lain bahkan mungkin di antara tetangga-tetangganya yang disamakan sehari sekalipun itu Alhamdulillah jadi Alhamdulillah itu kalimat yang ringan tetapi memenuhi apa jemaah.

Hadirin sering kita mengucapkan minimal 17 kali dalam salat kita dalam salat apa jamaah al-fatihah ya alhamdulillahirobbilalamin berarti setiap kali minimal sehari 17 kali kita itu selalu apa memuji Allah subhanahu wa ta'ala dan harus kita sadari Kita sedang menguji Allah yang maha kuasa selanjutnya setelah tadi basmalah kemudian Alhamdulillah yang ketiga apa jamaah washolatu wassalamualaikum sholawat dan salam atas Imam para nabi maksudnya adalah Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam ketika manusia ini sudah kehausan harus minta tolong kepada siapa manusia berbondong-bondong datang kepada Nabi Adam alaihissalam Nabi Adam kemudian mengatakan saya enggak bisa saya enggak bisa ngomong pergi sana ke Nabi Ibrahim kemudian datanglah Nabi Ibrahim ketika mereka datang kepada Nabi Ibrahim nabi mengatakan saya enggak punya kehendak saya enggak punya kemampuan untuk bisa melawan kalian pergilah ke Nabi Musa Nabi Isa akhirnya ditunjukkan kepada siapa jamaah Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam ketika manusia ini sudah butuh pertolongan mereka datang kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam dan nabi mengatakan akulah yang berhak memberikan syafaat akulah yang berhak memberikan syafaat maka ini disebut sebagai Imam mursalin imamnya para rasul imamnya para nabi Imam para utusan Allah subhanahu wa ta'ala nabi Muhammadin wa ala alihi wa ashabihi ajma'in kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan kepada keluarganya dan sahabat-sahabatnya ajma'in seluruhnya tanpa

Adapun setelahnya azza wa jalla sesungguhnya Allah subhanahu wa ta'ala kalimatin sesungguhnya Allah azza wa jalla itu telah mengkhususkan atau mengistimewakan 4 kalimat di antara kalimat-kalimat yang lain jadi ada 4 dzikir yang itu ada khususnya ada keistimewaan ada kekhususan yang tidak dimiliki oleh dzikir-zikir yang lain Bapak Ibu para hadirin yang saya muliakan yang namanya dzikir itu bukan hanya tasbih bukan hanya tahmid bukan hanya takbir bukan hanya tahlil tapi ada zikir yang lain contohnya apa jamaah adalah haula wala quwwata illa Billah dan zikir-zikir yang banyak sekali yang diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam tapi dari sekian zikir yang ada itu ternyata ada zikir yang memiliki khususia memiliki kekhususan memiliki keistimewaan

Keistimewaan yang sangat mulia ntar dulu ini menunjukkan apa betapa agungnya zikir-zikir itu dari sekian dzikir kok ada beberapa dzikir yang angkut maka kita pelajari dan kita harus amalkan begitu juga Allah subhanahu wa ta'ala memuliakan sesuatu diantara yang lain ada hari yang lebih mulia daripada hari yang lain.

Hari Jumat lebih mulia daripada hari yang lain Senin Selasa Rabu Kamis Sabtu Ahad itu mulia semua hari mulia jadi kita tidak mengenal ada namanya apa jamaah kata para ulama yang membuat sial bukan harinya tapi amal saleh amal kita yang maksiat maka kemudian barokah hadits tersebut dicabut jadi bukan sebab harinya tapi yang membuat kita ini kok enggak beruntung itu karena kemaksiatan yang kita lakukan atau dosa yang kita perbuat makanya kita mohon ampun kepada Allah azza wa jalla agar Allah selalu berikan keberkahan dalam usia kita waktu kita rezeki kita kesehatan kita keluarga kita dan

Itu hari tadi kemudian ada kesimpulan ada bulan yang lebih istimewa daripada bulan yang lain jemaah ada namanya bulan apa aja Mah Ramadan misalnya bulan Ramadan itu lebih mulia daripada bulan Rajab atau terjemahannya ini bulan Rajab mulia tapi ada yang lebih mulia daripada bulan Rajab yaitu bulan Ramadan

Dari bulan juga ada yang hari pun ada yang mulia misalnya kita mengenal ada namanya hari Arafah tanggal berapa itu jamaah tanggal 9 Dzulhijjah ini tidak sama dengan 9 Muharram atau 99 yang lain dari sekian muka bumi tempat yang kita injak ini semua adalah bumi Allah subhanahu wa ta'ala tapi dari sekian tempat itu ada tempat yang Allah muliakan di mana jamaah Mekkah Madinah ada kalau tiga berarti ada masjid Nabawi Masjid Nabawi di Madinah dan Al Masjidil Aqsa ini tiga tempat yang dimuliakan Allah azza wa jalla sama di muka bumi tempat kita yang hidup hari ini tapi dari sekian tempat itu ternyata ada yang Allah muliakan kemudian di antara tempat yang Allah muliakan dibandingkan dengan tempat-tempat yang lain apa jamaah masjid-masjidnya tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah azza wajalla kita lemah kita enggak berdaya kita masih banyak kekurangan tapi Allah mudahkan kita semuanya untuk bisa salat berjamaah itu bukan karena kita kuatnya tapi karena Allah yang memudahkan langkah kaki kita kita bersyukur saja itu jadi ada banyak sekali

Dari sekian malam ada malam yang lebih diistimewakan daripada malam-malam yang lain yang kita sebut sebagai Lailatul itu lebih mulia daripada malam ini pemi

Tadi dalil-dalil yang akan kita bahas ini ini menunjukkan bahwasanya ini dzikir memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah subhanahu wa ta'ala dan beberapa zikir yang kita sebutkan empat tadi ini memiliki perbedaan dengan dzikir yang lainnya wahuna yaitu ada 4 subhanallah kemudian yang kedua Alhamdulillah yang ketiga lailahaillallah dan yang keempat Allahu Akbar

Ntar dulu 'ala ntar dulu da la la tanqawiyatan ala izin kalimat ada banyak sekali hadis-hadis yang itu Alhamdulillah dikumpulkan oleh syekh Abdul razaq dalam buku yang singkat ini yang kita kalau mungkin mencari sendiri kesulitan kesulitan kita nggak tahu ini hadis kan jumlahnya berapa jamaah jumlah hadis nabi kalau semuanya dalam musnad Ahmad saja itu ada 30.000 hadis malam ini bisa kita cari jamaah banyak ribuan kalau beberapa hadis yang shahih dikumpulkan oleh para ulama misalnya ada syekhtiar Rahman ala Allah min dalam bukunya al-jami' Al Kamil beliau punya buku 11 jilid itu beliau mengumpulkan kira-kira ada 10-an ribu hadis yang sahih kalau tadi yang 30 itu ada yang shahih ada yang Hasan dan sebagainya itu berarti kan belasan ribu kalau kita nyari sendiri mungkin enggak ketemu jamaah tapi kita Alhamdulillah dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dengan Allah memberikan kemudahan gerakkan hati syekh Abdul Razak untuk bisa memberikan manfaat jadi kita ini ya perlu untuk bersyukur kepada Allah kemudian Kita berterima kasih kepada siapa jemaah penulis buku ini masih hidup dan masih menganjar aktif dan masih tambah maka diantara kita sebagai muridnya hadirin kita semuanya sama di sini sebagai murid beliau meskipun kita apa tidak langsung belajar kepada beliau tapi kita minimal membaca karya-karya beliau pada jangan lupakan doakan para guru-guru kita diantaranya yang sedang kita baca ini jamaah yaitu syekh Abdul razaq bin Abdul Muhsin Al badar doakan beliau doakan ayahnya dan seluruh kaum muslimin dan orang-orang Muslim ini kan kita juga perlu mengajari jamaah kita ngajarin kita sendiri yang perlu untuk kita mendoakannya guru-guru kita semuanya agar kita juga bukan hanya sebatas mendapatkan ilmu dari mereka tapi kita juga berusaha untuk mendoakan sehingga Allah subhanahu wa ta'ala berikan kebaikan untuk kita semuanya

Dan begitu juga ada ujur pahala semua amal saleh itu pasti berpahala tapi ada amal saleh yang pahalanya lebih banyak daripada amal sholeh yang lain ada amal sholeh yang ringan tidak membutuhkan tenaga banyak tapi pahalanya besar yang kita baca tapi ini pahalanya sangat luar biasa sekali oleh karena itu ini sebetulnya menjelaskan

Podipon Ilal Jannah ilmu itu adalah jalan pintas menuju surga kita nggak perlu muter-muter untuk masuk surga tapi kita tahu dengan ilmu ini karena ilmu ini adalah Miftah ini adalah kunci surga sehingga kita tahu kalau kita mau ke surga mau ingin masuk surga jalurnya mana apakah kita mau muter-muter dulu capek tapi paling sedikit atau kita ingin dengan cara yang pintar tapi kepalanya besar dengan ilmu inilah kita bisa mengetahui mana cara tercepat dan terbaik untuk mendapatkan surga Allah subhanahu wa ta'ala

Allah akan berikan kemudahan kepada kita semuanya masuk ke dalam surganya

Beramal sholeh banyak tapi nggak ada berapa halaman atau bisa mungkin ketika dia beramal soleh tapi tidak karena Allah subhanahu wa ta'ala berarti enggak ikhlas atau istilah lainnya apa aja mah ada orang yang dia beramal cuma 1 menit tapi masalah ikhlas kepada Allah dan sesuai dengan petunjuk Nabi sallallahu alaihi wasallam dan sesuai dengan aturan syariat Islam

Yang menentukan besar pahala seseorang atau kecil seseorang pahala seseorang itu bukan hanya capek atau tidaknya tapi yang lebih penting adalah keikhlasan kita kepada Allah dan petunjuk ngikutin petunjuk Rasulullah shallallahu alaihi wasallam

Di dalam mukadimah ini setelah beliau tadi menjelaskan ini ada beberapa dzikir yang sangat istimewa dahsyat kemudian beliau ingin menjelaskan aku melihat kata beliau aku melihat sepertinya perlu untuk mengumpulkan dari dalil itu jadikan buku ini kan sebetulnya muncul karena apa jamaah karena beliau semacam merenung ini kalau hanya diketahui oleh sebagian orang maka kemudian beliau Masya Allah semoga Allah membalas dengan kebaikan yang terbaik kemudian mengatakan

Sepertinya agar lebih bermanfaat aku kumpulkan hadis-hadis ini si makanan Wahid di sebuah buku yang ya satu buku ini dalam satu satu buku wahiya fil afril Yusuf min kitabi yang ini buku yang 23 halaman atau 24 halaman ini sebetulnya materinya ini ada di dalam salah satu buku beliau yang bernama

Doa dan dzikir jadi beliau punya banyak buku termasuk yang produktif ada beberapa buku yang beliau tulis ini kemudian yang sebelumnya sifat-sifat Ibadurrahman ada namanya al asmaul husna fiqih Asmaul Husna kemudian

Ingin memahami isi dari dzikir yang kita baca jadi asalnya buku ini adalah merupakan materi yang sudah ada dalam salah satu buku beliau yang lebih tebal yaitu sudah banyak terjemahannya jamaah yaitu fiqih doa dan dzikir jadi beliau hanya sebetulnya hanya mengumpulkan lagi dan beliau satukan dalam satu kitab yang kecil ini profi

Dan yang mendorong beliau menuliskan ini satu tadi karena belum melihat ini penting agar diketahui oleh kaum muslimin yang kedua alasannya adalah karena banyak di antara sahabat beliau atau mungkin kaum muslimin yang mendatangi beliau dan memohon untuk membuat sebuah buku yang khusus tentang masalah ini jadi dalam mukadimah ini kita bisa tahu apa latar belakang kok beliau menuliskannya yang pertama karena beliau melihat ini penting jadi ada kebutuhan di masyarakat sehingga masyarakat paham yang kedua karena ada desakan dalam artian bukan desakan maksa bukan tapi karena ada saran masukan dari orang-orang di sekitar beliau agar beliau menuliskan buku tentang keutamaan 4 dzikir Bapak Ibu yang semoga dirahmati Allah subhanahu wa ta'ala hadirnya buku ini berarti ada peran-peran orang yang enggak kita ketahui betul jamaah yang tadi datang kepada syekh Abdul Rozak kemudian minta untuk dibuatkan atau di ringkaskan mobil ini kira-kira orang yang mendatangi beliau dan meminta beliau meneruskan begini berpahala atau tidak jamaah beliau atau orang-orang itu tidak menulis ya kan tidak juga mencari membantu mencari hadis enggak tapi mereka-mereka hanya apa memberikan saran hanya memberikan masukan tapi betapa besar pahala seseorang yang ikhlas karena Allah yang itu hanya memberikan saran kepada misalnya si Abdul ro

Nanti hadirin rahimahullah pelajarannya adalah apa kita ini bisa mendapatkan amal sholeh dengan cara kita masing-masing yang punya harta bisa beramal saleh dengan hartanya yang punya ide kan tadi mungkin orang-orang yang datang itu nggak bisa mencari karena ya bukan sekelas yang terus tapi mereka-mereka ini punya apa kayaknya bagus ya kalau bukunya ini kemudian dijadikan satu khusus mereka datang kepada Ustadz menyampaikan lah itu masukannya sarannya diterima sama beliau orang-orang yang enggak kita ketahui tidak kita tahu tidak kita kenal siapa mereka tapi mereka turun andil dalam penulisan buku ini dan kalau mereka ikhlas kita berhusnuzan insyaallah mereka ikhlas pasti mereka akan melakukan pahala yang juga tidak sedikit dari awal

Kita perlu harus berperang di kemampuan yang kita miliki di manapun itu kita nggak bisa dengan mencari seperti ini Ya udah kita bisa sarankan banyak diantara para ulama itu hadirin buku-bukunya itu adalah saran dari murid-muridnya satu ini jamaah buku yang lain ada salah satu matan dalam fiqih Syafi'i namanya mantan habis hujan itu juga disebutkan dan seterusnya jadi ada beberapa murid-murid yang datang untuk minta tolong dibuatkan ringkasan dibuatkan sama beliau jadi buku

Atau Imam Al hafiz Ibnu Hajar beliau menulis buku namanya taqrib taqrib ini adalah ringkasan dari buku beliau tahdzib murid-murid beliau merasa kesulitan untuk mempelajari buku yang namanya agar mudah untuk dihafal akhirnya beliau meringkas kitab tahzibutahrib menjadi taqributahrib yang tujuannya untuk dihafal buku setebal mungkin sekitar 600 halaman ya mah itu buku tentang rowi buku tentang ilmu hadits membahas tentang nama-nama perawi ya siapa namanya kemudian apa statusnya apakah ini bisa diterima atau tidak Dan seterusnya itu diringkas oleh Al hafiz Ibnu Hajar dan buku ini tak keribu tahlid adalah permintaan dari murid-murid beliau jadi masyaallah mereka-mereka ya mungkin datang kepada beliau minta tolong diringkaskan dan diterima oleh beliau Insya Allah itu juga mendapatkan pahala dan ini jadi kita semakin ini semakin tahu bahwa kesempatan beramal saleh ini sangat banyak sekali semakin banyak dan insyaallah kita semoga juga dimudahkan Allah subhanahu wa taala minimal kita bisa eee yang bisa ngasih saran bisa ngasih masukan secara langsung keluar dan seterusnya

Kenapa beliau ke sini tadi ada alasannya ya Om mana fauha agar manfaatnya itu semakin luas dan faedahnya juga semakin banyak lillahi ta'ala dengan izin Allah azza wa jalla ilmu ini kalau hanya nyimpen disimpan jamaah kita ibaratnya hanya kita simpan ya di file kita nggak kita sebar ya manfaatnya untuk hanya untuk siapa hanya untuk kita tapi kalau ilmu ini kita share kepada saudara kita teman kita sahabat kita insyaallah itu akan lebih bermanfaat lagi akan lebih bermanfaat lagi dan zakatnya ilmu adalah dengan diajarkan kalau zakatnya harta dengan di bisa di shodaqohkan tapi zakatnya ilmu zakat Al Ilmi ta'limuhu zakatnya ilmu adalah dengan kita ajarkan dengan kita ajarkan kepada siapapun itu

Dan kepada engkau wahai saudaraku yang muslim berarti ini sebetulnya adalah pesan ini adalah semacam Yaris salah jamaah pesan dari syekh Abdul Rozak untuk saudara-saudaranya yang muslim baca engkau Hayati dengan tenang asahannya kunafihat tahfidzubillah semoga ini menjadi semangat bagi kita semuanya beramal saleh dengan kita mengetahui pahalanya itu akan semakin apa membuat kita semangat misalnya ada pernah kami sampaikan kalau masalah di sini ya ada seorang ayah yang minta tolong kepada anaknya tapi nanti di miminya apa aja mah hadiah nah tolong belikan di warung berikan apa jawaban berikan misalnya belikan pasta gigi nanti tak kasih upah rp5.000 anak ini anak sholeh ya Pak enggak usah dikasih upah pun dia akan berangkat tapi orang tua memberikan tadi kasih apresiasi dengan dikasih upah rp5.000 biar tambah semangat dia ketika sudah tahu oh ini bapak ngasih uang sekian untuk membelikan pasta gigi di warung dan tambahannya rp5.000 dia akan lebih semangat karena apa ada dorongannya dorongan lebih seorang muslim juga demikian halnya hadirin rahimaku ketika dia misalnya melakukan suatu amal saleh dan dia tahu ini amal salehnya itu berpahala ini saya dia akan lebih semangat masyaallah ini pahalanya enggak ringan pahalanya besar berarti ini adalah tahfidz tahfiz itu menyemangati kita mendorong kita semakin lebih lebih semangat dan antusias untuk melakukan hal

Itu dalam Alquran banyak sekali ayat-ayat yang bercerita tentang surga tujuannya untuk apa jamaah membuat kita semakin semangat sebaliknya di dalam Alquran juga dijelaskan tentang neraka agar apa hadirin agar kita jangan malas-malasan dalam beramal saleh harus kita semangat dalam beramal saleh untuk mengejar akhirat

Dengan perlahan kita Hayati dengan pelan-pelan asaan yakuna fiha tahfi Zul ilmam semoga ini menjadi penyemangat himmah kita himmah itu semangat dan juga menjadi pendorong tekad kita jamaah kita mengetahui keutamaan ini sebagai penyemangat pendorong yang ketiga adalah sebagai penolong kita agar Istiqomah berarti beliau ingin menjelaskan kepada kita diantara kiat istikamah adalah kita beramal saleh dan kita tahu balasannya diantara kiat untuk istiqomah adalah kita beramal saleh dan kita tahu apa balasan yang Allah siapkan untuk kita

Orang yang berdzikir ini balasannya ini dia tahu dan dia paham berarti dia akan lebih semangat lagi karena apa rugi kalau ditinggalkan rugi kalau ditinggalkan dan Allah satu-satunya yang memberikan petunjuk untuk kita semuanya banyak sesuatu yang mudah dikerjakan asalnya mudah dikerjakan tapi kenyataannya sulit di lakukan jadi ada beberapa hal yang sebetulnya itu mudah diucapkan dilakukan tapi kok faktanya sulit dikerjakan salah satunya apa salah satu titik itu kan mudah hadir kalau mau berzikir harus keluar uang tidak perlu keluar uang bahkan kita bisa dzikir sambil apa sambil duduk sambil jalan dari masjid ke rumah sambil berzikir bisa naik kendaraan juga bisa bahkan sambil senderan itu pun bisa tapi saking mudahnya zikir ini kadang kala kita lalai oh berarti kita tahu yang membuat kita mudah beramal saleh bukan hanya sekedar kesempatan atau kemampuan kita tapi kita juga harus mendapatkan tauhid dari Allah subhanahu wa taala

Diberikan Taufik Allah azza wa jalla satu jam dia bisa berdzikir dengan sangat banyak sekali misal jamaah kita kalau bertasbih 1 menit itu bisa mungkin 100 kali jamaah subhanallah subhanallah bukan terlalu cepat dan tidak terlalu lambat subhanallah subhanallah subhanallah subhanallah 100 kali jemaah beristighfar kita 1 menit kurang lebih sekitar 60 kali astagfirullah astagfirullah kita ini perlu untuk memohon kepada Allah allahumma ainni ala dzikrika wa syukrika ini hadis pernah disampaikan kepada muadz bin Jabal rahim muat ini aku sesungguhnya mencintaimu kata Nabi shallallahu alaihi wasallam jangan engkau tinggalkan setiap kali selesai salat untuk membaca allahumma a'inni ala dzikrika wa syukrika para ulama berbeda pendapat apakah dibaca sebelum salam atau setelah salam hadirin dua-duanya merupakan yang pendapat para ulama hadirin yang memakai misalnya sebelum salam ada dalilnya juga karena sebelum salam ini merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa sebelum salam kenal tapi diperhatikan kalau kita sedang menjadi imam bukan terus kita baca zikir atau doanya panjang takutnya ada makmum yang ada kebutuhan dan keperluan lain tapi kalau kita sedang salat sendirian kita terserah mau berdoa panjang lama enggak ada masalah atau ada juga yang berpendapat zikir itu atau allahumma Amin ketika masuk ketika Husni badatik dibaca setelah salah jadi ada yang belum dapat sebelum salam dan setelah salamnya setelah salam berarti setelah dzikir dan seterusnya baru kemudian kita berdoa tersebut bersama-sama keduanya ini merupakan pendapat para ulama dan silakan hadirin bisa mengambil salah satunya sudah bisa samosaallah kita lanjutkan di pertemuan yang akan datang di keutamaan yang pertama subhanallah yang didasarkan lailahaillallah shallallahu ala Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Daftar Isi | Kajian | Feri Septianto| Kitab Mutiara 4 Dzikir| Muqoddimah

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary
Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo’a untukku, agar Allah Ta’ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku.
[al Jumu’ah/62 : 10]
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung“.

Kontak

Ukhuwah, kritik, saran, masukan silakan hubungi:

Klik Di Sini