Kitab Mutiara Empat Dzikir Bagian 8

(Kitab Mutiara Empat Dzikir)

Ustadz Feri Setianto حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

*Kitab Mutiara Empat Dzikir Bagian 8*

Ustadz Feri Setianto حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Rabu, 30 April 2025

🏢 Masjid Al Jamalah, Panggungan, Sleman

Wallahu 'alam

3
Keutamaan 4 Dzikir

Keutamaan Ke-12 (Dari 12)

Adalah Abdullah bin Abi Aufa ini salah satu sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam yang mungkin jarang kita dengar ya tidak terkenal siapa jamaah Abu Hurairah atau Abdullah bin Abbas atau Abdullah bin Umar tapi perlu kita untuk mengetahui ada salah satu sahabat Nabi sallallahu alaihi wasallam yang bernama Abdullah bin Abi Alfa apa kelebihannya Abdullah bin Abi Alfa ini jamaah Abdullah bin Abuya ini termasuk diantara sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam yang pernah mencatat hadis jamaah tidak semuanya sahabat nabi itu bisa menulis jadi orang Arab kalau saat itu bisa menulis itu jarang-jarang aja Pak bisa membaca juga jarang-jarang karena orang Arab di zaman nabi itu dikenal sebagai ummatun ummiyatun sebagai bangsa yang ummi apa itu jamaah Ummi yang tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis tapi bukan terus semuanya tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis ada sebagian yang bisa membaca dan ada yang sebagian bisa menulis diantaranya adalah yang sedang kita sebutkan tadi siapa jamaah Abdullah bin Ali semoga Allah meridainya amin kalau beliau berkata ja'ah rojulul illa nabiyi shallallahu alaihi wasallam nah sekarang kita masuk ke cerita yang akan disampaikan oleh Abdullah bin Abi auffah suatu ketika Abdullah bin Audi Aufa ini sedang bermajelis bersama dengan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam ja'ah rojulun tiba-tiba datang seorang laki-laki jamaah rojulun itu artinya laki-laki kalau perempuan imroh nah di sini disebutkan rojulun datang seorang laki-laki tidak disebutkan siapa orang ini jemaah sebab yang lebih penting dari kisah ini bukan mengetahui siapa yang bertanya tapi yang lebih penting untuk kita ketahui adalah apa yang menjadi pertanyaannya maka dalam belajar itu kita perlu untuk menentukan skala prioritas jamaah ada ilmu yang penting tapi ada juga ilmu yang lebih penting salah seorang ulama mengatakan Al ilmu kafir walaupun kasir ilmu itu banyak ilmu itu banyak jemaah tapi usia kita pendek sedikit usia kita pendek padahal ilmu banyak sekali nah dalam kita belajar ini perlu kita untuk memiliki segala prioritas tentu yang paling wajib bagi kita adalah ilmu mengenal Allah subhanahu wa taala iman kepada Allah azza wa jalla kita kuatkan akidah kita kepada Allah itu penting jemaah kemudian apa saja yang perlu kita ketahui ilmu tentang misalnya ibadah yang sehari-hari kita laksanakan misalnya salat ini perlu untuk kita pelajari ilmu tentang mengenal Allah ilmu tentang mengenal Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam ilmu tentang ibadah-ibadah yang sering kita lakukan misalnya atau kalau sekarang ini kan momennya kita sebentar lagi akan apa jamaah ya bertemu dengan idul Adha nah ini perlu juga kita untuk mengilmui diri kita kita belajar oh apa toh iya itu apa kita perlu belajar misalnya di mana atau apa saja syarat-syaratnya orang yang akan menyembelih ini berarti kita perlu belajar meskipun tentunya tidak setiap saat zaman sekarang yang namanya menyembelih Ya bagi orang yang bukan profesinya sebagai gagal kalau orang yang jagal mungkin setiap hari kerjaannya penyemangat gagal tapi bagi orang yang muslim yang beriman ketika misalnya datang musim-musim ketaatan tertentu perlu untuk mempelajari mungkin atau saudara-saudaranya sebentar lagi ada yang tindak haji itu juga perlu misalnya untuk mempelajari fikih terkait dengan haji seperti itu jadi ini yang disebut sebagai ada skala prioritas yang harus kita miliki bersama-sama

Beberapa kali pernah kami sampaikan mungkin kisah yang diawali dengan datangnya seseorang kepada nabi Bapak Ibu kalau masih ingat pernah dan kami sampaikan bahwa pelajaran di sini adalah ilmu itu apa jamaah harus didatangi contohnya apa orang ini datang kepada nabi untuk bertanya dan bertanya itu adalah salah satu cara untuk belajar belajar itu bisa dengan bertanya belajar itu bisa dengan bermacam-macam mendengarkan melihat atau yang lainnya sekolah kemudian orang ini berkata inilah Quran ini bukan orang yang tinggal selalu bersama dengan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tapi mungkin orang ini tinggalnya jauh-jauh atau kalau biasa kita istilahkan sebagai orang Arab atau jamaah Arab Baduy ya orang yang tinggalnya jauh dari nabi orang ini kemudian mengatakan Ya Rasulullah sesungguhnya aku tidak bisa membaca Alquran ajarilah aku untuk membaca sesuatu yang bisa menggantinya dalam riwayat yang lain disebutkan oleh orang ini adalah orang yang baru masuk Islam yang belum bisa membaca Alquran belum ada hafalan al-qur'an bertanyalah kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam kalau seperti itu kasusnya padahal beliau ini tahu orang ini tahu bahwasanya salah satu yang dibaca di dalam salat adalah Alquran maka orang ini bertanya kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam gantinya apa wahai Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda katakanlah subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar wala haula wala quwwata illa Billah hadirin yang semoga dirahmati Allah subhanahu wa ta'ala ini petunjuk dari Nabi shallallahu alaihi wasallam seandainya mungkin ada seorang orang yang baru masuk Islam kemudian orang tersebut bertanya saya ingin Salat tapi belum bisa membaca belum bisa hafal Quran atau bahkan belum bisa membaca al-fatihah terus apa yang dibaca maka ini salah satu petunjuk yang diajarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam orang tersebut di arahkan ketika salat tetap membaca apa bacaannya jamaah subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallahu Akbar tambah satu walah wala quwwata illa Billah kita memahami jamaah mungkin orang yang baru masuk Islam perlu proses untuk bisa memahami dan mengenal huruf-huruf hijaiyah kadang Kalasan kita jamaah ya lidah kita ya itu kan sulit untuk bisa mengucapkan beberapa huruf dalam huruf Arab kita kadang masih belum bisa membedakan ya apalagi yang masuk baru masuk Islam dengan misalnya dan seterusnya maka ini adalah petunjuk menunjukkan bahwasanya kata Nabi shallallahu alaihi wasallam addinu yusron agama itu apa jamaah mudah tetapi bukan berarti kemudian orang ini selamanya membaca ini ya terus-terusan nanti kalau enak ya kayaknya pendek bukan ini maksudnya jahat tapi masih diberikan batas sampai kapan sampai bisa membaca al-fatihah dulu pernah kami sampaikan jamaahnya ada kawan yang kebetulan punya teman ya baru masuk Islam tapi sekarang sudah Alhamdulillah sudah sudah sudah sudah sudah sudah bisa membaca al-fatihah beliau cerita temannya ini dulu ketika mengenal Islam ya usianya sudah 3 bulan tahun ke atas ya dan bisa menghafal al-fatihah ya dalam waktu 1 pekan jamaah alhamdulillah padahal sebelumnya apa tidak tahu tidak mengenal tapi memang ada semangat dari orang tersebut untuk bisa menghafal al-fatihah setiap hari didengar bahkan minta tolong untuk di ajari didampingi di

Maka hadirin rahimani rahimakumullah inilah ya petunjuk dari Nabi shallallahu alaihi wasallam yang bisa menggantikan ketika seseorang itu tidak bisa membaca al-fatihah di dalam salatnya adalah bacaan yang tadi ketika kami sampaikan padahal Dzikir itu sangat banyak sekali tetapi sakit istimewanya Nabi shallallahu alaihi wasallam menjadikan dzikir subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah tambah lagi wala haula wala quwwata illa Billah tadi itu sebagai ganti sebagai orang yang layuhsinu al-fatihah atau Quran orang yang belum mampu membaca Alquran berarti ini menjadi salah satu Fadilah jamaah ini menjadi salah satu keutamaan zikir tersebut kalau kemudian orang tersebut berkata Ya Rasulullah wahai Rasulullah masih ada lagi pertanyaan jadi orang tersebut belum puas dengan jawaban Nabi shallallahu alaihi wasallam dan masih ingin lagi untuk bertanya begitulah muslim yang sejatinya muslim yang sejati itu adalah orang yang haus ilmu ada dua orang yang tidak pernah puas jamaah ada orang yang dua orang yang tidak pernah merasa cukup yang pertama tolibun dunia orang yang mencari dunia tidak akan pernah puas dapat sesuatu pengen lagi dan seterusnya yang kedua adalah orang yang menuntut ilmu itu tidak akan pernah puas menjadi pilihan bagi kita semuanya apakah kita menjadi talibun dunia orang yang mencari dunia yang tidak akan pernah puas tamat rakus atau kita menjadi yang kedua jamaah kalau di bawah ini orang yang mencari ilmu yang itu tidak akan pernah puas tapi rakusnya di sini tamaknya di sini adalah tamak dalam makna positif begitu dia mah menhumanillah yastaan ada dua orang yang tidak akan pernah kenyang tidak akan pernah puas yang pertama adalah talibun dunia orang yang mencari dunia kata Nabi sallallahu alaihi wasallam seandainya seseorang Bani Adam itu mendapatkan emas satu lembah satu gunung pasti dia akan menginginkan yang lainnya menginginkan terus dan tidak akan pernah membuatnya cukup kecuali Tanah maksudnya sampai orang tersebut meninggal dunia itu yang memutus kita semuanya dari kenikmatan apapun itu nah kita semuanya ingin menjadi Tholib kita ingin menjadi orang yang terus belajar berapapun usia kita sebab inilah jalan yang mengantarkan kita ke Jannah surga Allah Subhanahu Wa ta'ala bertanya lagi sama orang ini ketika tahu ini kesempatan belum tentu nanti bisa ketemu lagi dengan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam maka kemudian orang ini bertanya lagi ya Rasulullah wahai Rasulullah shallallahu alaihi wasallam hadirilah Samali wahai Rasulullah ketika aku salat kemudian aku mengucapkan subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallahu Akbar hadalillah ini kan untuk Allah maksudnya adalah ini pujian untuk Allah subhanahu wa ta'ala sama sekali lantas untuk aku apa ya Rasulullah ya permintaanku apa maksudnya orang tersebut ingin juga berdoa kepada Allah Subhanahu Wa ta'ala setelah tadi itu yang pertama adalah pujian untuk Allah kan tasbih itu pujian kita mengucapkan subhanallah itu ujian untuk Allah Alhamdulillah itu juga ujian untuk Allah lalu kemudian orang ini mengatakan family lantas bagian kami apa wahai Rasulullah kemudian Nabi shallallahu alaihi wasallam menjawab katakanlah allahummarhamni warzuqni wa afini wahdini doa yang diajarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam sebagai permintaan bagi orang yang sedang salat yang disebutkan di dalam hadis ini allahumma Ya Allah irhamni kasih sayangilah aku berikanlah Rahmat kepadaku Rahmat itu makna yang sangat luas jamaah setiap kebaikan yang didapat oleh

Sekali lagi jamaah setiap kebaikan yang kita dapatkan hari ini atau nanti ketika di hari akhirat itu adalah rahmat Allah hari ini kita bisa merasakan nikmatnya beribadah itu adalah rahmat Allah Subhanahu Wa ta'ala oleh karena itu jamaah ketika kita ini ingin masuk masjid kita dianjurkan untuk membaca doa apa jamaah allahummaftahli Abu wabah rahmatika kita bisa membaca Alquran itu adalah rahmat Allah kita dimudahkan Allah subhanahu wa ta'ala untuk bisa menghadiri majelis ilmu itu juga bagian dari rahmat Allah Subhanahu Wa ta'ala kita diberikan kesehatan itu pun juga Rahmat kita diampuni dosanya oleh Allah itu adalah Rahmat kita melihat keluarga Bapak Ibu sehat walafiat itu Rahmat dari Allah semua yang baik yang kita dapatkan hari ini atau nanti itu adalah rahmat Allah jadi kalau kita meminta allahummarhamni berarti kan seakan-akan kita meminta Pak jamaah semua kebaikan yang kita rasakan saat ini atau nanti Ya Allah berikanlah aku rezeki tadi kan Rahmat umumnya kemudian di rinci bukankah Rizki itu bagian dari apa jemaah rahmat Allah betul ya jamaah ya rahmat Allah kan luas salah satunya Rizki Rizki itu adalah bagian dari rahmat Allah Subhanahu Wa ta'ala tapi nabi mengajarkan warzuqni dan berikanlah rezeki kepada kami yang ketiga adalah memohon kepada Allah agar Allah selalu melindungi biasanya kan kita menyebutkan ini jamaah ya semoga sehat wal apa jamaah wal afiat apa makna afiat itu jamaah keselamatan orang yang diberikan Al afi ya itu berarti adalah orang yang selamat dari apa dari apapun yang membahayakan bisa selamat dari apa aja Mas sakit misalnya itu juga Asia bisa selamat dari ditipu itu juga Al Asia bisa selamat misalnya dari kecelakaan itu juga Alfiah bisa selamat dari perbuatan maksiat itu adalah Alfiah jadi kalau kita didoakan semoga sehat selalu afiat wah seharusnya kita senang aja Pak bukan saya enggak sakit kok didoakan sehat walafiat bukannya tapi maaf ya ini maknanya sangat luas sekali kita meminta keselamatan Ya Allah berikanlah keselamatan kepadaku yaitu Al afiyah kemudian yang keempat wah ini Ya Allah berikanlah kita yang kepadaku hidayah itu petunjuk Irsyad hidayah itu bayan penjelasan ketika kita pahami jamaah kita renungan bersama-sama tiga empat hal maaf yang disebutkan dalam doa ini betapa pentingnya dan betapa butuhnya kita kepada empat hal ini jamaah kita semuanya butuh rahmat Allah kalau bukan karena rahmat Allah Subhanahu Wa ta'ala kita mungkin tidak bisa merasakan nikmatnya bermunajat beribadah kepada Allah Subhanahu Wa ta'ala meminta Rahmat kasih sayang Allah kemudian yang kedua memohon rezeki kemudian yang ketiga memohon keselamatan dan yang keempat adalah memohon hidayah ini empat hal jamaah kalau kita dapatkan betapa bersyukurnya yang kita kepada Allah subhanahu wa taala setelah Allah memberikan dan teguhkan iman di dalam hati seseorang tetapi Allah terus memberikan hidayah kepadanya sebab tetap berada di atas hidayah membutuhkan hidayah dari Allah subhanahu wa ta'ala inilah makna kenapa kok kita terus diminta Allah untuk mengucapkan ihdinas sirotol mustaqim jamaah

Atas hidayah membutuhkan hidayah dari Allah subhanahu wa ta'ala untuk bisa tetap istiqomah itu juga membutuhkan hidayah dari Allah kemudian ketika orang ini berdiri jadi orang ini ketika datang kepada Nabi bertanya sambil duduk jamaah Karena nabi juga sedang duduk ketika sudah dijawab oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam dan sepertinya memang itu yang menjadi pertanyaannya orang ini kemudian, itu berdiri kemudian ketika orang ini sudah menjawabkan mendapatkan jawaban dari Nabi kemudian orang ini berdiri dan sambil memberi isyarat dengan tangannya saya tahu kalau di situ diterjemahkan namanya sambil memegang kedua tangannya nah di dalam tafsiran isyarat tangan ini jadi orang ini ketika berdiri kemudian sambil mengepalkan tangannya jamaah kalau bahasa kita mungkin ya yes gitu ya karena apa senang pahalanya banyak gini siapa jadi orang orang tersebut ketika menjawab mendapatkan jawaban dari nabi saking senangnya kemudian sampai mengepalkan tangannya dan pengatasan jadi saking senangnya seperti mendapatkan sesuatu yang hilang jadi eee sampai diceritakan oleh Abdullah bin Abi Aufa bahwa orang tersebut ketika diberikan tadi jawaban oleh Nabi engkau kalau tidak bisa membaca al-fatihah bacalah subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah Allahu akbar wala haula wala quwwata illa Billah kemudian pertanyaan yang kedua yaitu doa yang menjadi apa ya menjadi bekal untuk dirinya permohonan untuk Allah allahummarhamni warzuqni wa'afini wahdini saking senangnya sambil mengepalkan tangannya seperti itu kemudian orang yang pergi pamit soalnya Rasulullah sallallahu alaihi wasallam kemudian Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda sebagai penutup Mala ayadahu minal Khoir adapun orang yang bertanya tadi sungguh tangannya itu sudah penuh dengan kebaikan maknanya apa jamaah ini orang sudah pulang membawa sangu kebaikan artinya kalau orang ini datang ya tangan kosong pulang membawa yang oleh-oleh yang sangat banyak yaitu berupa ilmu sallallahu alaihi wasallam Bapak Ibu para hadirin yang semoga dirahmati Allah Subhanahu Wa ta'ala di sini kita bisa membayangkan ya betapa betapa indahnya bermajelis bersama dengan Nabi shallallahu alaihi wasallam banyak ilmu yang bisa didapatkan ini satu peristiwa jamaah tapi ternyata peristiwa ini bisa menjadi pelajaran berapa Yang sampai hari ini kisah ini terjadi ribuan tahun yang lalu sampai sekarang ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semuanya sebab apa yang disampaikan oleh nabi adalah wahyu warna yang Hawai inhuwaillah semuanya Alquran hadis itu adalah wahyu dari Allah yang wajib untuk kita imani dan kita harus takzim agungkan ayat Alquran dan hadis Nabi shallallahu alaihi wasallam bentuk pengagungan terhadap Alquran dan hadis bukan hanya sebatas kita baca itu bagian dari penganggungan tapi ada juga harus kita pelajari kita amalkan kita ajarkan itu bagian dari kita takzim mengagungkan dalam Allah dalam dan kalam atau ucapan Nabi shallallahu alaihi wasallam hadirin rahimakumullah ini ada pertanyaan lagi kalau seandainya misalnya ada orang yang dia itu baru masuk Islam dan anggap saja orang tersebut 11 sama sekali tidak bisa membaca subhanallah walhamdulillah wa lailahaillallah wallahu akbar maka para ulama ya memberikan sebuah alternatif ketika orang tersebut ingin salat maka orang tersebut berdiri ataupun melakukan gerakan salat ketika biasanya sedang berdiri diam seperti ketika seseorang itu membaca al-fatihah orang kalau membaca Al

Baru masuk Islam justru membaca subhanallah juga masih belum bisa sulit maka orang ini harus tetap salat terus bagaimana para ulama memberikan penjelasan kalau seandainya orang tersebut memang sama sekali tidak bisa membaca maka orang tersebut berdiri seukuran orang yang membaca al-fatihah berarti berdiri jamaah kurang lebih berapa satu atau dua menit kemudian apa kerupuk rukuknya pun juga terus tidak langsung tidak tapi rukuk sejenak sampai kira-kira mungkin ya orang rukuk berapa detik kemudian lanjut terus sampai nanti salah tapi tentunya ini hukumnya bagi orang yang belum bisa membaca al-fatihah al-qur'an kalau bapak ibu sudah lancar maka hukum ini berlaku atau tidaknya maaf tidak berlaku ya ini tidak berlaku nah kita mengetahui hal seperti ini mungkin ilmu ini ya tidak kita praktekkan untuk diri kita sendiri tapi suatu saat mungkin ada pertanyaan yang Bapak Ibu dapatkan atau mungkin ada siapa entah siapa lah kenalan tetangga saudara atau siapapun yang kok kebetulan kasusnya seperti ini maka semoga ilmu ini bermanfaat bagi kita semuanya amin Bapak Ibu rahimaru rahimahullah Alhamdulillah ya sudah 12 contoh il atau 12 keutamaan yang kita sama-sama baca di masjid jamaah ini semoga apa yang kita baca dan kita pelajari ini menjadi eh pemberat di Mizan hasanud kita kelak yaumul qiyamah Amin ya robbal alamin dan kebenaran tentunya itu hanya datang dari Allah subhanahu wa taala dan kesalahan kekurangan itu murni dari kami dan kami beristighfar astagfirullah semoga Allah Subhanahu Wa ta'ala mengampuni kesalahan dan dosa-dosa kita semuanya amin ya rabbal alamin ilmu yang sudah kita pelajari ini semoga bermanfaat dan kita semuanya punya PR ya PR kita adalah mengamalkannya dan yang kedua adalah mengajarkannya terutama kepada keluarga kita terlebih dahulu Allah berfirman ee zer asiro takal akrobin ayat ini turun kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam ketika nabi diperintahkan untuk memulai berdakwah di kalangan keluarganya terlebih dahulu maka Monggo kita jadikan ilmu ini meskipun sedikit tapi semoga bermanfaat bagi kita dan keluarga kita masyarakat kita amin ya robbal alamin dan kami akhiri subhanallah yang memberikan sesuatu lailahaillallah astaghfirullahaladzim sallallahu alaihi wasallam terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

https://www.qurhad.com/kajian/fs/kitab-mutiara-4-dzikir/

Daftar Isi | Kajian | fs | Kitab Mutiara Empat Dzikir Bagian 8

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary
Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo’a untukku, agar Allah Ta’ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku.
[al Jumu’ah/62 : 10]
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung“.