Kitab Mutiara Empat Dzikir Bagian 3
Fadhl Al-Kalimaat Al-Arba
Karya Prof. DR. Syaikh Abdurrazaq bin Abdulmuhsin Al Badr
Dosen Pasca Sarjanan Jurusan Aqidan Dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah
Ustadz Feri Septianto حَفِظَهُ الله تعالى
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
MayyahdihiLLAH fala mudhillalah, wa man yudhlil hu fala hadiyalah wahdahula syarikalah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah
Kesehatan oleh Allah subhanahu wa ta'ala Alhamdulillah pada kesempatan kali ini kita masih dipertemukan Allah dalam keadaan sehat walafiat kemudian juga kita tidak lupa mengucapkan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam kepada keluarganya kepada para sahabatnya kepada para tabiin tabiut tabiin dan seluruh umat beliau tanpa terkecuali hadirin rahimakumullah di pertemuan terakhir kita membahas salah satu keutamaan empat dzikir subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah dan Allahu Akbar ternyata dzikir yang ringan tersebut pernah suatu ketika Rasulullah itu ini di keutamaan yang nomor nomor 2 Rasulullah pernah ditanya oleh Ummu Hani ini Putri dari Abu Thalib jadi masih saudari dari Ali bin Abi Thalib kata umum radhiyallahu anha sesungguhnya aku ini sudah lemah sudah sepuh maksudnya aku ini sudah tua apakah ada amalan yang bisa dikerjakan dengan cara duduk jamaah jadi menurut bertanya kepada nabi apakah ada suatu amalan yang bisa aku kerjakan bahwa anda menjadi sedangkan aku dalam posisi duduk artinya tidak perlu keluar rumah tidak perlu ke mana-mana cukup di rumah tapi ada amalan yang bisa dikerjakan lalu Nabi shallallahu alaihi wasallam memberikan sebuah informasi untuk Ummu Hani dan tentunya ini adalah untuk kita semuanya kata Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sabihi bertasbihlah mie atas Nisa sebanyak berapa jemaah sebanyak 100 kali maka itu semuanya setara dengan nomor 3 kan 100 orang dari keturunan Ismail alaihissalam jadi mengucapkan tasbih 100 kali kemudian yang kedua wasmadi Ya ucapkanlah Alhamdulillah sebanyak 100 kali maka pahalanya seperti engkau bersedekah di atas berapa jemaah 100 udah dan kudanya ini bukan kuda kosongan ya kuda yang penuh dengan istilahnya sudah siap untuk jihad fisabilillah lalu dilanjutkan wakaf diri dan bertakbilah sebanyak 100 kali karena sesungguhnya bertakbir sebanyak 100 kali itu pahalanya secara dengan engkau bersedekah 100 apa jemaah 100 unta 100 unta dan yang terakhir wahaili dan ucapkanlah lailahaillallah sebanyak 100 kali itu akan memenuhi antara langit dan bumi subhanallah hadirin semoga kita dimudahkan Allah subhanahu Wa ta'ala ya untuk bisa mengamalkan hadis tersebut kalau kita sudah mengerjakan Alhamdulillah Monggo kita rutinkan kita istiqomahkan dan insya Allah itu tidak lebih dari 15 menit ini bisa juga kita cicil jamaah tidak harus sekali duduk ya tidak harus apa sekali jadi bisa kita cicil sekarang saya bisanya baru 100 tasbih nanti lagi dilanjutkan lagi dikerjakan sekali waktu tapi boleh kita cicil dari pagi jadi kemudian sampai mungkin sampai menjelang magrib atau di hari itu di hari itu bisa kita lakukan kita lanjutkan lagi membahas keutamaan dzikir tersebut yaitu keutamaan yang nomor 4, kalau di buku kami ini di halaman 8, di buku Anda halaman 17, silakan yang aku bisa dibuka di halaman 17
Syaikh Abdul Rozak Bin Abdul Muhsin Al Badr semoga Allah menjaganya mengatakan Arabi yang keempat wamin al-fatiha ula il kalimat dan di antara keutamaan zikir tersebut maksudnya adalah 4 dzikir subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Allah sesungguhnya dzikir tersebut adalah penghapus dan penggugur dosa-dosa jadi yang keempat adalah dzikir tersebut menggugurkan dan menghapuskan dosa-dosa kita semuanya nah nanti muncul pertanyaan yang dihapuskan itu apakah semua dosa tanpa terkecuali atau hanya dosa kecilnya Mas sebab dosa itu kan ada dua aja ada namanya sosok yang dosa-dosa kecil dan ada juga kabar dosa-dosa nah ini yang termasuk dihapus dosanya diampuni dosanya apakah khusus dosa-dosa kecil atau juga termasuk dosa-dosa besar nanti jawab akan Abdul Rozak beliau bahas di sini insyaallah
Sebagaimana telah tercatat hadis ini ada hadirin rahmat Allah bisa dicek di dalam musnad Imam ahmadnya Imam Ahmad ada 50 jilid jamaahnya jadi kalau hadirin mau beli itu butuh lemari khusus nya itu paling nanti ada sekitar 3 sampai 4 baris luar biasa dan itu beliau hafal kalau kita cuma hafal judulnya jemaah ya musnad Ahmad tapi kalau Imam Ahmad menghafal hadisnya sanad beserta makan-makannya luar biasa sekali ya kalau Allah enggak kita ini memang Allah mudahkan bagi mereka semuanya untuk menghafal meneliti menelaah menulis dan lain sebagainya meskipun mungkin usianya ya Anda yang tidak sampai lama tapi insyaallah keberkahan usia itu jamaah yang terlihat ya dari waktu-waktu yang tidak terbuang sia-sia oleh karena itu ngobrol kita semuanya juga belajar dari kesungguhan para pendahulu kita para ulama kita semuanya mereka berusaha untuk mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat ya karena waktu ini singkat saja coba bayangkan hadirin bentar lagi sudah mau Ramadan Ya sepertinya kemarin ini sebenarnya baru zaman mungkin baru kemarin nempel gitu nempel apa namanya spanduk sekarang sudah nempel lagi di sana jadi begitu cepat waktu perjalanan jauh jadi kalau kita tidak isi dengan kebaikan wah tiba-tiba Ya Allah sudah Ramadan lagi ya Allah sudah idul Fitri lagi ngapain aja Oke kalau enggak terlalu ya dengan majelis ilmu seperti ini kita berusaha untuk saling mengingatkan penyesalan mengingatkan terutama untuk kami sendiri dan kalau hadir pada Allah semoga kita tergolong di antara orang-orang yang bisa memainkan memanfaatkan waktu karena waktu itu menurut pepatah Arab al-watch ya waktu itu seperti apa sih saya itu pedangnya pedang itu kalau kita tidak memegangnya kita yang kena celaka luka jadi kalau kita enggak bisa memegang pedang yang luka malah tangan kita melukai kita tapi kalau kita bisa memegang pedang tersebut lambat kita coba waktu juga sama seperti itu kalau kita tidak bisa mengontrol waktu kita kan bisa jadi itu akan terbuang sia-sia tapi kalau kita bisa mengontrol waktu kita mengatur waktu kita insyaallah kita lihat ternyata banyak sekali amal saleh yang bisa kita kerjakan di dalam sehari-hari kita semua jadi tadi dalam suatu Imam wa sunan at-tirmidzi ini juga terdapat di dalam kitab namanya sunan Tirmidzi dan juga terdapat dalam mustadrakh Al hakim ini nama namanya Imam al-hakim punya buku Al mustadroh Min hadisi Abdillah ibni Ammar Ibnu diriwayatkan dari satu sahabat nabi yang bernama Abdullah bin Amr bin as Abdullah bin Amr bin as ini dikenal sebagai sahabat yang sangat semangat dalam beribadah ahli ilmu dan ahli ibadah beliau pernah minta izin kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk setiap 3 hari itu khatam Alquran setiap 3 hari berarti kalau 3 hari itu hatam Alquran sehari berapa juz ya Pak 10 suatu ketika minta izin dan nabi memberikan nasihat bacalah Alquran sebulan sekali maksudnya khatam dan Alquran sebulan sekali lalu kemudian Abdullah bin Amr bin as mengatakan wahai Rasulullah ini putih Fu aksara minta tiga sesungguhnya aku mampu kurang dari itu maksudnya kurang dari 1 bulan kemudian nabi mengatakan kalau seperti itu bacalah Alquran dan khatamkan Alquran setiap 20 hari kata Abdullah bin Ammar bin Ashar Rasulullah sesungguhnya aku bisa lebih cepat lagi daripada itu di pertamanya sebulan turun jadi 20 hari
Setiap 7 hari maksudnya khatam dan Alquran setiap sepekan sekali itu Abdullah bahkan diantara para ulama kita ada yang sampai menghatamkan Alquran itu sekali dalam berapa jemaah sehari ada yang sampai dua kalinya maha subhanahu Wa hidup dengan Alquran itu terlebih sekarang bulan apa jamaah bulan sya'ban bulan sya'ban itu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sering mengisinya dengan siang ini sebagai persiapan istri anda begitu juga para ulama juga mengisi bulan sya'ban ini dengan sering-sering membaca Alquran makanya bulan sya'ban di kalangan para ulama disebut sebagai Sahrul Quro itu artinya bulannya para pembaca Alquran jadi persiapannya sudah matang sejak bulan sya'ban itu sekilas tentang abdullahu Anhu berkata oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda kulo lailahaillallah wallahu akbar subhanallah walhamdulillah wala haula wala quwwata illa Billah illa kafarot anhu
Ahahu Al hakim Al Albani rohimahullah Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda di sini yang artinya tidaklah ada seseorang yang membaca jadi kalau ada orang yang membaca pertama subhanallah lailahaillallah kemudian Allahu akbar kemudian subhanallah kemudian Alhamdulillah dan yang kelima la haula wala quwwata illa Billah ini tambahan jamaah kalau sebelumnya itu empat sekarang di riwayat ini diriwayat dalam musnad Ahmad sunan Tirmidzi mussod Al hakim disebutkan tambahan satu lagi yaitu kalimat la haula wala quwwata illa Billah siapa yang mengucapkan 5 dzikir tadi Monggo kita semuanya simak sabda Nabi alaihisolatu wasallam kecuali siapa yang membaca itu kecuali pasti akan menghapuskan zunub apa itu zona zona itu artinya dosa-dosa subhanallah alhamdulillah Allahu Akbar la haula wala quwwata illa Billah dan di sini tidak disebutkan harus berapa kali disebut diucapkannya Pak umum tapi tidak memberikan batasan ini dibaca tiga kalikan atau dibaca 10 kali kah atau dibaca 30 kali tidak tapi secara umum nabi memberikan keringanan dan kemudahan bagi kita semuanya siapa bahkan yang hanya membacanya sekali ila kafroad Anhu kecuali dosa-dosanya akan dihapus sebetulnya Allah itu sangat menginginkan kita itu hidupnya jamaah bersih dari dosa banyak amal saleh yang kita kerjakan sadar atau kita tidak sadar itu menghapuskan dosa kita jemaah sebelum maghrib saya yakin tadi bapak ibu hadirin rahim kalau enggak berwudhu nanti salatnya enggak sah kita semuanya berwudhu dengan berwudhu sadar atau tidak sadar dosa-dosa kita itu akan mengalir bersama dengan tetesan air meskipun kita enggak lihat mana dosanya enggak kelihatan ya tapi kita imani tapi bersabda seperti itu suara jatah fatayat fotonya semua dosa-dosanya itu sudah selesai kecil kita itu akan hilang bersama dengan aliran air tersebut itu khususnya belum lagi kita melangkah ya datang dari rumah tempat tinggal kita masing-masing menuju mana jamaah rumah Allah subhanahu Wa ta'ala tempat ibadah salat masjid salah satu langkah kita untuk menghapus dosa Bapak Ibu tadi hitung berapa langkah jamaah berapa langkah kita semua itu langkahnya akan yang naik motor juga tetap dapat pahalanya semuanya akan dihitung oleh malaikat Allah subhanahu Wa ta'ala tercatat semua langkah kita semua gerak kita dari rumah ke masjid kita ke masjid tempat kita salat itu salah satu langkahnya adalah untuk menghapus dosa kita enggak sadar di sana ternyata betapa banyak amalan-amalan yang kita lakukan setiap hari itu menghapuskan dosa-dosa kita nah ini maksudnya apakah semua dosa atau dosa kecil atau hanya dosa apa aja disebutkan oleh syekh Abdul Rozak di sini yang dihapuskan itu adalah dosa-dosa kecil jemaah ya dosa-dosa kecil karena dosa-dosa yang besar itu wajib untuk kita bertaubat secara khusus apa itu syaratnya taubat yang pertama kalau seseorang bertobat dia harus menyesali an-nadam harus menyesal kemudian yang kedua kalau seseorang ingin bertobat maka dia harus berhenti berhenti ada orang menyesal tapi kok pengin dilakukan lagi maka ini belum disebut sebagai obat nah orang tobat menyesal dia merasa salah kemudian dia berusaha untuk berhenti stop itu namanya tobat yang ketiga syaratnya bertobat selain tadi kita itu menyesal kemudian berhenti dan yang ketiga syarat bertobat adalah bertekad untuk tidak mengulangi jadi punya niatan tidak mau mengulangi jadi tiga syarat lima pertama tadi menyesali yang kedua apa jemaah berhenti
Terus minta maaf jadi ada orang mohon maaf misalnya dia mencuri tidak cukup dia nangis di depan Allah azza wa jalla tidak cukup dia hanya sebatas menyesal tapi dia harus kembalikan barang misalnya dia mengambil barang dari tetangganya maka harus dikembalikan barang tersebut kalau barangnya habis atau mungkin barangnya hilang dikembalikan sesuai dengan harga barang yang diambil nah di sinilah kemudian dia bisa disebut sebagai taubatan nasuha ini tobat yang benar memang kalau urusannya sama Allah cuma 3 saja Pak tapi kalau urusan sama manusia panjang tambah satu jadi empat betapa Rahman dan rahimnya Allah kepada kita semuanya jamaah Allah itu menggambarkan tapi kalau sama manusia ini kalau belum selesai bisa jadi masalahnya jadi sekali lagi ini adalah salah satu amalan yang bisa kita kerjakan dan bisa menggugurkan menghapuskan dosa-dosa kita yang kecil kalau dosa besar sekali lagi kita wajib untuk bertobat kepada Allah subhanahu wa taala dalilnya apa jemaah dalilnya hadirin bisa lihat paragraf berikutnya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda di situ parah Asahan syekh Abdul Razak kemudian menjelaskan yang dimaksud dengan dosa yang dihapus di dalam hadis tersebut adalah asahid dosa-dosa kecil apa bedanya besar kerjasama dosa besar yang lain dosa besar itu adalah perbuatan yang diancam neraka misalnya orang yang mengerjakannya maka dia hiasan neraka orang yang mengerjakannya dia dilaknat oleh Allah orang yang mengerjakannya itu mendapatkan hukuman atau siksaan di dunia itu salah satu ciri-ciri dosa besar hadirin bisa cek nanti di salah satu bukunya Imam az-zahabi namanya al-kabair sudah diterjemahkan judulnya dosa-dosa besar contohnya apa jamaah yang pertama namanya syirik pembunuh kemudian apalagi jamaah percaya dengan yang ramalan misalnya kemudian durhaka kepada orang tua mencuri dan lain sebagainya ini di antara contoh-contoh dosa-dosa besar nah selain yang tidak ada di situ maka itu masuk dalam kategori besar-besar dosa kecil nah itu bisa dihapuskan dengan zikir tadi lailahaillallah subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wala haula wala quwwata illa Billah di masa bacahihi muslim an Abi Hurairah sebagaimana yang ada di dalam kitab shahih Muslim dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu Anhu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda sholawat Alhamdulillah
Ke Jumat ramadan-ramadan itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya maksudnya begini ya Pak hadirin tadi salat ashar Alhamdulillah kemudian salat magrib seandainya antara ashar dan magrib itu kita mengerjakan dosa kecil maka salat asar dan salat magrib kita akan menghapuskan dosa-dosa tersebut jamaah jadi dua amalan ini salat ashar dan salat magrib akan menghapuskan dosa-dosa kecil yang kita kerjakan antara asap dan magrib orang salat magrib kemudian salat Isya ternyata antara Magrib dan Ishak itu dia melakukan dosa kecil bukan dosa kecil contoh dosa kecil mungkin dia ini jail sama temannya jamaah ya yang jahitan itu mungkin membunyikan apa jemaah menyembunyikan sendal jadi usilnya sendalnya di disembunyikan nah ini dosa kecil jemaah tidak sampai apa tidak sampai kemudian mohon maaf dicuri atau ya dan sendal itu kan mohon maaf itu tidak termasuk apa ya pencurian yang berat Ya dalam Islam karena sendal berapa harganya jamaah pokoknya sendal yang biasa yang bukan sendal yang mahal ya sendal yang biasa itu mungkin harganya ya 10 20 atau bahkan kurang dari 50.000 ini ada orang yang ngusir misalnya sendal semuanya di sembunyikan ini namanya dosa apa ya Pak ustaz kecil maka di sini bisa salat magrib dan salat Isya iya ampuni dosanya tapi tetap jamaahnya minta maaf sama orang tersebut kalau sama Allah Ya Allah ampuni tapi sama manusia tetap kita apa jemaah tetap kita nah ini yang disebut sebagai pengampunan dosa atau misalnya ada orang yang dia salat isya dan alhamdulillah besoknya juga salat subuh ternyata di malam hari dia melakukan dosa kecil maka salat Isya yang dia lakukan dan salat subuh yang dia lakukan ketika ada dosa di antara keduanya itu akan dihapuskan dengan apa jemaah dengan salat salat Jumat juga sama seperti itulah ketika seseorang itu mengerjakan salat Jumat pekan lalu dan pekan yang berikutnya ketika dia melakukan dosa kecil maka dosa-dosanya juga akan dihapuskan oleh Allah subhanahu wa taala Ramadan juga sama seperti itu antara 1 Ramadan dengan Ramadan yang lain maka itu akan menghapus dosa-dosa di antara dua Ramadan tersebut tetap beramal saleh itu bisa membuat dosa-dosa kita dikumpulkan dan diampuni oleh Allah subhanahu wa ta'ala menjaga amal saleh karena setiap amal saleh yang kita kerjakan itu akan menghapuskan dosa-dosa kita Allah berfirman innal hasanabihimnas sesungguhnya kebaikan-kebaikan yang kita kerjakan itu akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kita kita bertemu dengan saudara kita mengucapkan salam jemaah sama laki-laki atau perempuan misalnya laki-laki dengan laki-laki bersalaman di situ nanti juga termasuk apa jamaah termasuk amal saleh Bapak ketemu di masjid ngucapin salam dan bersalaman berjabat tangan itu amal saleh jemaah tidak ada yang sia-sia itu pun juga akan disebut sebagai amal saleh yang menggugurkan dosa besar kita ada fadilahnya jamaah kita berjabat tangan tentunya dengan sesama yang laki-laki laki-laki perempuan perempuan berjabat tangan di situ maka ketika seseorang itu berjabat tangan ya dosa-dosanya juga akan namanya lunturnya dengan kita berjabat tangan itu bisa menghapuskan dosa kita subhanallah mudah sekali ternyata amalan ringan yang bisa kita kerjakan tapi bisa menggugurkan untuk suatu saat kita semuanya kemudian hadirin Rahmatullah di paragraf yang berikutnya ada juga riwayat lain yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari sahabat nabi yang bernama Anas bin Malik Anas bin Malik ini usianya panjang usianya itu 100 tahun dan beliau
Oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam agar memiliki harta yang berkah beliau punya perkebunan perkebunan tersebut setahun panennya dua kali yang lain cuma satu kali tapi milik Anas bin Malik sampai dua kali dalam setahun karena ini berkah dari doa Nabi shallallahu alaihi wasallam Nabi pernah berdoa semoga Allah panjangkan usiamu semoga Allah berkahi harta dan semoga Allah berikan keturunan yang banyak kepada engkau itu doa Nabi shallallahu alaihi wasallam kepada Anas bin Anas bin Malik pelayan Nabi shallallahu alaihi wasallam melewati sebuah pohon pohon itu kering jamaah jadi pohon itu kering kalau di Indonesia Alhamdulillah kita bisa melihat banyak sekali pohon-pohon yang hijau tapi tidak dengan yang di Arab jamaah ya pohon hijau itu kalau disirami hijau tapi kalau tidak disirami keringnya mati terlebih kalau di musim-musim panas musim musim panas yang bisa sampai 50 derajat kalau di Jogja 50 derajat rasanya gimana jemaah ya yang 30 derajat aja sudah panas sepertinya apalagi 50 derajat itu panasnya luar biasa sekali pernah suatu ketika nabi melewati sebuah pohon yang pohon itu sudah kering daunnya juga kering sodara bahaya Allah kemudian Nabi shallallahu alaihi wasallam itu memukul kan tongkat beliau ke pohon tersebut jadi menggoyangkan pohon tersebut dengan tongkatnya
Daun yang ada di atas pohon tersebut berjatuhan dari ketika digoyangkan dengan tongkat beliau pada jatuhnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda innalhamdalillah wa subhanallah wala ilaha illallah wallahu akbar sesungguhnya ucapan Alhamdulillah ucapan subhanallah ucapan lailahaillallah dan ucapan Allahu Akbar
Sesungguhnya kalimat Alhamdulillah subhanallah wala ilaha illallah wallahu akbar
Beliau memberikan sebuah permisalan dosa-dosa kita dengan mengucapkan Alhamdulillah subhanallah Allahu Akbar la ilaha illallah itu dosa-dosanya kita akan gugur sebagaimana apa jamaah buburnya daun-daun ini jadi Nabi shallallahu alaihi wasallam itu memberikan sebuah permisalan yang bisa kita pahami jamaah dengan beliau goyangkan pohon tadi menggunakan tongkat beliau kemudian para sahabat tentunya melihat kejadian tersebut daunnya pada berguguran pada jatuh dan Nabi kemudian mengatakan sesungguhnya dosa-dosa kalian begitu juga berguguran dengan mengucapkan zikir tadi sebagaimana daun yang jatuh ini nah ini kan berarti menunjukkan bahwasanya dengan mengucapkan zikir tersebut tersebut kita akan diampuni dosanya oleh Allah subhanahu wa ta'ala kita ingin nanti ketika bertemu dengan Allah azza wa jalla kita tidak punya dosa yang membuat mendapatkan siksa Allah azza wa jalla meskipun kita semuanya ini masih sangat banyak kekurangan kita juga masih banyak kelemahan tetapi dengan rahmat Allah azza wa jalla dengan kasih sayang Allah subhanahu wa taala kita memohon amal saleh kita tadi yang kita kerjakan itu sebab untuk mendapatkan rahmat Allah subhanahu Wa ta'ala apa yang bisa kita kerjakan amal saleh di antaranya adalah zikir jamaah dzikir yang ringan di awal-awal Kita pernah membahas bahwasanya ini kalimat-kalimat yang ahabul kalam ilallah ini kalimat yang paling dicintai oleh Allah subhanahu wa taala yang tidak akan diberikan kemudahan kecuali orang-orang yang dicintai oleh Allah oleh karena itu waktu itu kami pernah sampaikan Ibnu qayyim pernah memberikan sebuah ciri-ciri tanda-tanda kalau kita itu dicintai Allah atau tidak salah satu tanda yang beliau sebutkan adalah dengan menyebut atau berpikir kepada Allah subhanahu Wa ta'ala jika seseorang itu mudah dalam berzikir mengingat Allah subhanahu Wa ta'ala maka insyaallah itu menjadi salah satu sebab tanda Allah mencintai orang karena ada orang yang dia mengaku cinta kepada Allah tapi ternyata tidak ada bukti dalam sehari-harinya dia berteriak cinta kepada Allah subhanahu wa taala tapi ketika diajak salat
Sebab man ahabba syaian aksaramin dzikrihi siapa yang mencintai sesuatu maka dia akan sering menyebutnya kalau ada manusia yang dia cinta dengan hartanya maka di mana pun dia akan sebutkan harta itu tapi kalau ada manusia yang mencintai Allah subhanahu Wa ta'ala di setiap saat dia pasti akan mengingat Allah dan wa ala Dia sedang berjalan yang diingat Allah subhanahu Wa ta'ala naik kendaraan yang diingat Allah subhanahu Wa ta'ala kalau di Madinah jalan ke Mekah itu di beberapa tempat jangan di tol ya kalau kita di tol itu ada plang tulisannya jadi mengingatkan atau tulisannya saya subhanallah jadi orang yang lewat mau enggak mau pasti baca subhanallah itulah saling mengingatkan nah dengan cara apa kita mengingatkan itu jamaah bisa kita lakukan mungkin hadirin bisa membuat status tulisannya di situ subhanallah siapa yang baca pasti juga akan bertasbih subhanallah yang baca 100 orang hadirin dapat pahala amal jariyah saya siapa yang mencintai sesuatu maka dia akan sering menyebut tersebut kalau yang kita cintai Allah subhanahu Wa ta'ala agar kita pasti akan sering menyambut Allah subhanahu Wa ta'ala kemudian kita lanjutkan hadis satu lagi di yang nomor 5 soal masih cukup yang nomor 5 wamin foto ini Haula il kalimat dan di antara keutamaan kalimat-kalimat tersebut atau dzikir-zikir tersebut annahuna itu adalah tanaman surga sekali lagi jamaah yang kelima ini bikin dzikir tersebut adalah tanaman surga radhiyallahu Anhu diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abdullah bin Mas'ud Nabi sallallahu alaihi wasallam dari Nabi shallallahu alaihi wasallam Abdullah bin Masud ini dikenal sebagai salah satu sahabat yang punya suara yang merdu jamaah ya ahli Alquran beliau dikenal sebagai ahli Alquran bahkan rujukan para sahabat untuk belajar Alquran rekomendasi langsung dari Nabi shallallahu alaihi wasallam beliau mengatakan belajar Alquran salah satunya dari Ibnu umi ad atau itu adalah sebutan dari Abdullah bin Mas'ud jadi nanti sallallahu alaihi wasallam bahwasanya beliau bersabda laki itu Ibrahim alaihi kata beliau shallallahu alaihi wasallam aku bertemu dengan Nabi Ibrahim pada malam isranya pada malam Isra artinya pada malam peristiwa Isra ketika Allah subhanahu wa ta'ala memperjalankan nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam kemudian Nabi Ibrahim berkata Ya Muhammad wahai Muhammad salam ucapkan atau sampaikan salam kepada umatmu dariku kata Nabi Ibrahim dan sampaikanlah kepada mereka sesungguhnya surga itu toyibatu turbah tanahnya itu subur tanahnya itu bagus airnya itu jernih tawar warna dan sesungguhnya surga itu adalah hamparan yang luas jadi luas ya sangat luas sekali tanamannya adalah kalimat subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar artinya hadirin kalau kita mengucapkan subhanallah alhamdulillah Allahu Akbar la ilaha illallah ditanamkan untuk kita pohon di mana jemaah surga investasi investasi lahan di mana jamaah semoga Allah subhanahu Wa ta'ala berikan surga untuk kita semuanya amin ya robbal alamin saking sayangnya Allah kepada
Subhanallah ini yang mengatakan adalah nabi sendiri shallallahu alaihi wasallam disampaikan oleh Nabi Ibrahim Nabi Ibrahim menyampaikan kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam Nabi Muhammad menyampaikan kepada kita sebagai umatnya mengucapkan tasbih mengucapkan tahmid subhanallah alhamdulillah Allahu Akbar la ilaha illallah ada di situ akan menjadi itu adalah tanaman-tanaman surga jadi kita ingin nabung jamaah dari sekarang dan kita boleh membayangkannya dan ini semoga menjadi penyemangat kita semuanya ini kan hadis-hadis yang terkait dengan tarzid tarzim itu adalah hadis yang berisi motivasi pendorong pendorong kita semuanya agar semangat kalau dalam masalah dunia ketika seseorang punya lahan kemudian dia menanam pohon mungkin dia senang jamaah jadi syukur di sini tapi yang tumbuhan ini bukan di dunia tumbuhnya tapi di surga Allah subhanahu Wa ta'ala sudah lebih jamaah mari kita sama-sama saling mengingatkan dalam kebaikan pengetahuan sosial agar kita semangat dalam meraih Rida Allah subhanahu wa taala diantaranya adalah dengan amalan yang ringan yaitu memperbanyak ke rumah allahumma inna ala dzikrika wa syukrika Amin ya robbal alamin mungkin yang bisa kami sampaikan kurang lebihnya mohon maaf kebenaran untuk datangnya dari Allah subhanahu wa ta'ala kesalahan itu datangnya dari kami dan kami memohon dan beristighfar kepada Allah atas kesalahan-kesalahan kami.
Alhamdulillah, subhanakallahumma wabihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta, astagfiruka wa atubu ilaih
Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh