Istiqomah

Kitab Bahjatu Qulubil Abrar

Ustadz Feri Setianto حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

*Kitab Bahjatu Qulubil Abrar*

Ustadz Feri Setianto حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Rabu, 18 Juni 2025

🏢 Masjid Al Jamalah, Panggungan, Sleman

*Hadits ke-5 ----> Istiqomah*

Mengulang sedikit hadits ke - 4 sifat2 ahli jannah
Seorang sahabat datang dari Padang pasir untuk bertanya pada Nabi, ya Rasulullah tolong ajarkan kepadku tentang suatu amalan yang jika aku kerjakan aku masuk surga.
Nabi menjawab, kalau kau ingin masuk surga maka ibadahlah kepada Allah dan jangan menyekutukan, dirikan sholat fardhu, tunaikan zakat wajib jika mampu, puasa ramadhan.
Memungkinkan sekali saat hadits ini disampaikan sebelum ada syariat haji. Syariat haji datang di akhir2 tahun 9 H.

Syarat masuk surga ada dua: mengerjakan perintah dan meninggalkan larangan (takwa). Namun sangat rugi ketika kita mencukupkan diri dengan amalan2 wajib saja.

Ada 3 macam manusia:

1). Muktasid/mencukupkan dengan yang fardhu saja
orang pertengahan, hanya mengerjakan wajib2 saja tidak mengerjakan yang sunnah. QS. Fathir: 32

2). Sabiqun bil Khoirot/Bersegera melakukan kebaikan.
Mengerjakan amalan yang wajib dan amalan yang sunnah

3). Dholimun linafsihi/Orang yang dholim terhadap dirinya
orang yang meninggalkan perintah Allah.

*Hadits ke-5 ----> Istiqomah*

Hadits ke-5 diriwayatkan sahabat Sofyan bin Abdullah asyaqofi

Kandungan hadits: iman dan Istiqomah
- Iman: sesuatu yang kita ucapkan dengan lisan kita, diyakini dengan hati kita dan dibuktikan dengan amal perbuatan kita.<
> - Istiqomah: tetap berjalan di atas jalan yang lurus.
Menurut Ibnu Rajab: berjalan diatas jalan yang lurus.

Pegang iman sampai kita meninggal dunia, dan jangan mati kecuali dalam keadaan muslim. bisa didapatkan dengan cara fokus dan istiqomah. Siapayang ketika hidup punya kebiasaan maka dia akan mati dengan kebiasaan tersebut.

Hati ini lemah sekali bahkan selalu dibisiki oleh hawa nafsu kita, dibisiki oleh setan agar melenceng dari sirathalmustaqim. Karena hati kita lemah,maka diantara doa yang sering dibaca Nabi untukmenguatkan kesitiqomahan kita adalah:

ا مُقَلِّبَ القُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ

Yaa muqollibal quluubi tsabbit qolbii 'ala diinik

Artinya: "Wahai Zat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)." (HR. Tirmidzi, no. 3522 dan Ahmad, 6:315).

Hati ini mudah terbolak balik, disebut hati karena memang mudah terbolak balik, tidak konsisten. tidak ada hal yang paling plin plan kecuali adalah qolbu.

Idhinas shirotol mustaqim, menurut tafsir as Sa'di:
Makna tunjukan kepada kami jalan yang lurus:
kita berdoa kepada Allah agar tahu mana yang benar dan kita juga berdoa kepada Allah agar tetap berada di jalan yang benar.

Beliau memberikan pengertian bahwa mendapatkan hidayah Allah itu dua hal yaitu mengetahui sesuatu dan mengerjakannya. Karena tidak semua orang yang tahu mau mengerjakan.

Hidayah untuk mengetahui sesuatu butuh petunjuk Allah dan untuk mengerjakan itu juga butuh hidayah Allah.

Kes: Untuk mengetahui sesuatu membutuhkan hidayah Allah dan untuk mengerjakan sesuatu juga membutuhkan hidayah Allah.

# Menurut Syekh Bin Baz, yang bisa membuat orang hilang hidayah
--> Tidak bersyukur dan meremehkan orang lain/menganggap rendah orang lain.

# Balasan orang istiqomah ada 3 (QS. fushilat Ayat 30):
1). Akan datang malaikat
Ada 3 penafsiran kapan datangnya;
Saat sakaratul maut, saat di alam barzah dan saat di hari kiamat.

2). malaikat akan datang kepada orang beriman Memberikan kabar gembira.
Allah jamin dengan masa lalunya (Allah hapus dosa di masa lalu)

3). Berbahagialah dengan surga yang Allah janjikan.

Wallahu 'alam

3
Isi Ceramah Lengkap

wallahu a'lam

Daftar Isi | Kajian | FS | Kitab Bahjatu Qulubil Abrar | Istiqomah

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary
Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo’a untukku, agar Allah Ta’ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku.
[al Jumu’ah/62 : 10]
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung“.

Kontak

Ukhuwah, kritik, saran, masukan silakan hubungi:

Klik Di Sini