Memperbanyak Kebaikan di Akhir Usia

Tematik

Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjarya Hafidzahullahu Ta'ala

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🗓️ Kamis, 24 Juli 2025

🏢 Masjid Abdurrahman bin Auf

Penulis menulis tentang anjuran untuk menambah dari kebaikan di akhir umur

Perintah untuk menambah amal baik di akhir umur yaitu ketika seseorang minimal sudah berumur 40 tahun ke atas. Tapi kemudian kalau kita pikirkan bahwa akhir umur seseorang tidak ada yang mengetahuinya, berarti sebenarnya seorang muslim seharusnya senantiasa selalu di dalam tambahan-tambahan kebaikan di setiap waktunya. karena dia tidak mengetahui kapan akhir umurnya.

Rasul sallallahu alaihi wasallam bersabda dalam hadis riwayat Tirmidzi, yang artinya umur umatku antara 60 sampai 70 tahun dan sangat sedikit dari mereka yang lebih dari itu. Di dalam hadis ini Rasul sallallahu alaihi wasallam mengabarkan kebanyakan umatnya tidak lebih dari 60 atau 70. Berarti jika ada orang yang berumur 40-an, maka berarti dia mendekat. 50-an lebih dekat, 60 sudah waktunya. 70 sudah waktunya. Tetapi umur seseorang tidak ada yang mengetahuinya.

Allah Subhanahu wa taala berfirman di dalam surah Luqman, Yang artinya "dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan dia perbuat besok hari. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati."

Apalagi termasuk tanda akhir zaman mautul faj'ah, kematian tiba-tiba. Banyaknya orang yang mati tiba-tiba. Maka ini semua menunjukkan bahwa kita semua dari kita yang tuanya, mudanya yang masih kuat atau yang masih lemah, yang sudah lemah semuanya memperbanyak untuk beramal kebaikan di umurnya, sepanjang hidupnya. Kenapa? Karena tidak ada yang tahu akhir hidupnya.

Seharusnya setiap muslim memperbanyak menambah selalu amal baiknya di sepanjang umurnya. Karena tidak ada yang tahu kapan akhir hidupnya.

Syekh al-Allamah Alfaqih Muhammad bin Sholeh Al-Utsimin mengatakan tentang kematian: ketahuilah bahwa setiap manusia dalam keadaan bahaya. Karena dia tidak mengetahui kapan ajalnya datang.

Fadilat Syekh Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin, Beliau berkata, "Harimu seperti untamu. Kalau engkau pegang awalnya, maka hari akhirmu akan mengikutimu. Apabila di awal hari dia baik, maka sepanjang harinya akan baik."

Amalan menurut Syekh Syekh Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin sebagai awal hari orang yang baik adalah :

1. Bangun sebelum subuh lalu mendengar adzan dan menjawabnya, berdoa setelah adzan, shalat dua rakaat sebelum subuh, berdoa antara adzan dan iqamah, shalat subuh berjamaah, dzikir setelah shalat, dzikir pagi.

Siapa yang mengamalkan ini, maka dia sudah berbuat baik. Yang mana kebaikan tersebut dia amalkan di awal hari. Maka sepanjang harinya sampai akhir hari itu akan mendapatkan kebaikan. Karena tadi Harrimu bagaikan untamu. Jika engkau pegang awalnya maka akhirnya akan mengikutimu.

Dalilnya adalah dari Abdullah bin Abbas radhiallahu anhuma. Setelah salat subuh beliau berzikir dan ketika sudah terbit matahari baru beliau bekerja untuk dunia. setelah mengerjakan tujuh perkara tadi, beliau mengatakan, "Segala puji bagi Allah yang telah mencukupkan untuk kita hari ini." Padahal harinya belum dilalui. Padahal harinya belum dilalui. Kenapa? Karena di pagi hari dia sudah berbuat baik, maka kebaikan akan mengikutinya sampai akhir hari. Amalkan ini. Jangan dilewatkan waktu pagi. Benar-benar sangat serius kalau sudah waktu subuh, Jangan sampai begadang yang tidak bermanfaat. Akhirnya pagi harinya berantakan. Harus serius dimulai dari sebelum subuh. Atur waktumu sebelum subuh sampai subuh selesai sampai dzikir pagi. Atur waktu baik-baik.

2. Menjaga shalat 5 waktu
Menjaga waktunya, mengerjakannya dengan khusyuk, menyempurnakan rukun dan kewajiban.

3. Membaca dzikir petang
Dzikir petang ba'dal Ashar

4. Membaca dzikir dzikir keseharian
Masuk keluar rumah, masuk keluar WC, masuk keluar masjid, pasang lepas sendal, pasang lepas baju, naik turun motor, naik turun mobil, mau makan, sesudah makan. Perhatikan dzikir-dzikir keseharian

5. Membaca dzikir sebelum tidur
perkataan Syekh Abdul Razak dan zikir tidu, Perhatikan itu zikir tidur. Bahkan beliau mengatakan tidak mengapa seseorang awalnya baca dari HP-nya kemudian dia hafal nanti keterusannya daripada ada sebagian orang yang tidur di atas hal yang haram, Scroll, scroll, scroll sampai tidur. Ya, bandingkan dengan orang yang tadi tidur membaca dari HP-nya zikir-zikir tidur dan bacaan-bacaan tidur dan nanti dia akan tidak memerlukan lagi HP.

6. Membaca dzikir-zikir yang mutlak
seperti:
- istigfar
- kalimat tauhid - Lailahaillallah wahdahula syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syai-in qadir
- tasbih - subhanallah wabihamdih subhanalahil adzim
- empat kalimat yang sangat dicintai oleh Allah - Subhanallah, walhamdulillah, walailahaillallah, wallahu akbar
- dua kalimat yang paling dicintai oleh Allah, Ringan di lisan, berat di timbangan - Subhanallah wabihamdih Subhanallahil adzim,
- Bershalawat dan yang lain-lainnya.

Jika seseorang menjaga keenam hal tersebut maka dia termasuk golongan yang disebutkan dalam surat Al Ahzab ayat 35,"Innal-muslimina wal-muslimati wal-mu'minina wal-mu'minati wal-qanitina wal-qanitati was-sadiqina was-sadiqati was-sabirina was-sabirati wal-khasyi'ina wal-khasyi'ati wal-mutasaddiqina wal-mutasaddiqati was-sa'imina was-sa'imati wal-hafizina furujahum wal-hafizati waz-zakirinallaha kasiraw waz-zakirati a'addallahu lahum magfirataw wa ajran 'azima"

Sesungguhnya lelaki dan perempuan yang muslim, lelaki dan perempuan yang beriman, lelaki dan perempuan yang tetap di dalam ketaatan, lelaki dan perempuan yang sabar, lelaki dan perempuan yang khusyuk, lelaki perempuan yang bersedekah, lelaki perempuan yang menjaga kehormatan, Lelaki perempuan yang berzikir dengan zikir yang banyak. Sungguh Allah telah menyediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

Praktek Dzikir yang banyak adalah mengerjakan perkara perkara tadi. Terutama di akhir umur kita. Perbanyaklah Dzikir di setiap keadaan. Mudah-mudahan kita bisa mengamalkan, terutama di akhir umur kita.

Salah satu amalan untuk menambah amal kebaikan, anjuran untuk menambah kebaikan di akhir umur.

Surah Fatir ayat 37, Maksud dari ayat ini adalah bukankah Allah telah memberikan kepada kita kesempatan umur agar dengan umur tersebut kita mengingat kewajiban kita sebagai seorang muslim yaitu mengerjakan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan. Dan bukankah telah datang kepada kita Annadzir? Annadzir pemberi peringatan yaitu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.

Berapa umur batasan yang kita tidak akan punya alasan lagi di hadapan Allah?
Para ulama berbeda pendapat,
Abdullah bin Abbas mengatakan 60 tahun.
Imam Nawawi mengatakan 18 tahun.
Mayoritas ahli tafsir mengatakan 40 tahun.
Umur 40 tahun kata para ulama mengatakan kesempurnaan kepribadian seseorang.

Dari ayat tadi kita ambil pelajaran surah Fatir ayat 37, bahwa umur yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa taala merupakan rahmat dari Allah Subhanahu wa taala dan seseorang wajib menggunakan umur tersebut.

awal umur seseorang adalah pondasi untuk akhir umur seseorang
Awal umur seseorang adalah modal untuk beramal saleh, kalau sudah habis umur maka tidak akan dapat beribadah walaupun bayar berapa pun.
Allah sering bersumpah dengan waktu, maka waktu ini adalah sesuatu yang tidak bisa diulang.

Syekh Prof. Dr. Abdur Razq bin Abdul Muhsin mengatakan, "Kematian adalah pemisah antara waktu beramal dan waktu untuk mengambil pahala atas amal tersebut."

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, "Allah tidak memberikan udzur kepada seseorang yang diberikan umur hingga 60 tahun. Karena umur 60 adalah merupakan umur kesempurnaan dari akhir hidup seseorang. Semestinya dia sudah benar-benar bersiap-siap untuk menghadapi kehidupan setelah kematian.

Dari Aisyah beliau bercerita tidak pernah Rasul setelah turun surat An Nash maka dalam shalat selalu membaca subhanallah huma rabbana wabihamdika, Allah hummagh firli.

Faedah hadits:
- siapa yang sudah merasa di akhir umurnya bahwa kita tidak tahu kapan apa akhir umur kita, Maka perbanyaklah membaca subhanakallahumma rabbana wabihamdika allahumagfirli.

- seseorang sangat-sangat dianjurkan di akhir umurnya memperbanyak istigfar.
Dan istigfarnya Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bermacam-macam.
Di antaranya hadis riwayat Muslim,
--> astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah.
--> astagfirullahalim alladzi la ilahailla huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih sayyidul istigfar
--> Istigfar paling utama adalah engkau mengucapkan sayyidul istghfar, yang mengucapkan ini di siang hari dengan yakin Allah mengampuninya lalu dia mati Pada hari tersebut sebelum malam hari, maka dia termasuk penghuni surga yang mengucapkannya di malam hari dan dia yakin dengan apa yang dia ucapkan dan dia mati sebelum masuk waktu pagi di dan dia menjadi penghuni surganya Allah Subhanahu wa taala.
- Rabbighfirli watub alayya innaka antat tawwabur rahim.

Hadis yang terakhir
Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu, Sesungguhnya Allah subhanahu wa taala terus menurunkan wahyu kepada Rasul sallallahu alaihi wasallam sebelum wafatnya sampai beliau meninggal.

Perbanyaklah amal-amal saleh yang dibiasakan, dirutinkan menjadi kebiasaan sesuai dengan sunah Rasul sallallahu alaihi wasallam. Karena Rasul sallallahu alaihi wasallam bersabda, "Allah jika menginginkan untuk hambanya kebaikan, Allah akan maniskan akhir hidupnya. Allah memberi petunjuk untuknya beramal saleh sebelum meninggal.

Dan salah satu konsep beramal ibadah yang diajarkan dalam syariat Islam adalah ahabbul a'mali ilallah adwamuha wain, amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang dikerjakan terus-menerus meskipun sedikit.

Wallahu 'alam

3
Isi Ceramah Lengkap

wallahu a'lam