Persiapkan Bekal Terbaik Sebelum Ramadhan

Tematik

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

*Persiapkan Bekal Terbaik Sebelum Ramadhan*

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Ahad, 23 Februari 2025

🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Sleman

Pembahasan kajian siang ini tentang bekal terbaik sebelum ramadhan, berkaitan tema tentang ramadhan ada banyak materi diantaranya tentang motivasi, persiapan maupun fiqih ramadhan, InsyaAllah kita akan membahas Mukhtashar kitab Lathaiful Ma'arif karya Ibnu Rajab, yang menjelaskan tentang amalan-amalan sunnah sepanjang 1 tahun termasuk di bulan ramadhan.

Nabi ﷺ mengabarkan kabar gembira dengan datangnya ramadhan kepada para sahabatnya, sebagaimana hadits Abu Hurairah radhiallahu ’anhu, dia berkata Rasulullah ﷺ bersabda;

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ , تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ , وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ , وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ , لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ, مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ ” رواه النسائي ( 2106 ) وأحمد (8769) صححه الألباني في صحيح الترغيب ( 999 )

“Bulan Ramadhan telah tiba menemui kalian, bulan (penuh) barokah, Allah wajibkan kepada kalian berpuasa. Pada bulan itu pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu (neraka) jahim ditutup, setan-setan durhaka dibelenggu. Padanya Allah memiliki malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang terhalang mendapatkan kebaikannya, maka sungguh dia terhalang (mendapatkan kebaikan yang banyak).” [HR. Nasa’i, no. 2106, Ahmad, no. 8769. Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Shahih At-Targhib, no. 999]

Sudah layak kaum mukminin diberi kabar gembira ketika pintu surga dibuka, begitu juga bagi pelaku maksiat layak bergembira karena pintu neraka ditutup sehingga ada potensi diampuni dosanya, serta layak bergembira karena setan dibelenggu ketika ramadhan.

Untuk sampai berpuasa ramadhan merupakan nikmat yang sangat besar bagi orang yang diberi kemampuan oleh Allah, dari Thalhah bin 'Ubaidullah bahwa dua orang laki-laki dari Baliy datang menemui Rasulullah ﷺ dan masuk Islam. Salah seorang dari keduanya lebih semangat berjihad dari yang lainnya, kemudian dia pergi berperang sehingga ia menemui syahid. Sedangkan yang satunya lagi masih hidup hingga setahun setelahnya, lalu dia meninggal dunia. Thalhah berkata, Kemudian aku bermimpi seakan-akan aku berada di pintu surga. Tiba-tiba aku berada di sisi kedua laki-laki tersebut, setelah itu Malaikat keluar dari surga. Malaikat itu kemudian mengizinkan laki-laki yang meninggal dunia belakangan dari keduanya untuk memasukinya, kemudian ia keluar lagi dan mempersilahkan kepada laki-laki yang mati syahid. Lalu malaikat itu kembali kepadaku dan berkata, 'Kembalilah kamu, sebab belum saatnya kamu memperoleh hal ini.' Keesokan harinya Thalhah menceritakannya kepada orang-orang, mereka pun heran. Mereka lalu memberitahukannya kepada Rasulullah ﷺ dan menceritakan kejadian tersebut. Maka beliau bersabda Perkara yang mana yang membuat kalian heran mereka menjawab, Wahai Rasulullah, laki-laki (yang pertama meninggal) adalah orang yang paling bersemangat dalam berjihad dari yang lain, lalu dia mati syahid. Tapi mengapa orang yang lain (laki-laki yang meninggal belakangan) justru masuk surga terlebih dahulu darinya Rasulullah ﷺ menjawab Bukankah orang ini hidup setahun setelahnya mereka menjawab, Ya. Beliau bersabda Bukankah ia mendapatkan bulan Ramadan dan berpuasa Ia juga telah mengerjakan shalat ini dan itu dengan beberapa sujud dalam setahun mereka menjawab, Ya. Rasulullah ﷺ kembali bersabda Sungguh, sangat jauh perbedaan antara keduanya (dalam kebajikan) bagaikan antara langit dan bumi.[Hadits Sunan Ibnu Majah No. 3915 - Kitab Takbir Mimpi]

Orang yang berusaha menyadari kesalahannya akan lebih mudah bertaubat, sehingga berusaha mendekat kepada Allah.

wallahu 'alam

3
Isi Ceramah

Isi ceramah lengkap