Membuka Pintu Kemudahan Hidup Dengan Taqwa
Tematik
Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓️ Sabtu, 5 Juli 2025
🏢 Masjid Al Ikhlas, Sidoarjo
Pembahasan kajian pagi ini adalah tentang membuka pintu kemudahan hidup dengan takwa, kaum muslimin hendaknya mengikat ketaatan dengan ketaatan lainnya sehingga selalu siaga untuk beribadah kepada Allah. Perlu kita ketahui bahwasanya Allah menguji hamba di dunia dengan 2 hal ;
1. Ujian takdir, semua yang terjadi mencakup perkara baik maupun buruk
Dijelaskan dalam hadits Jibril yang membicarakan tentang rukun iman menyebutkan,
تُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ
“Dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim, no. 8)
Wujud iman kepada takdir adalah siap menerima & ridha dengan ketetapan Allah
2. Ujian syariat, berupa semua perintah, larangan, dan aturan dari Allah yang harus ditaati oleh hamba.
Kegagalan ujian syariat ini membuat hamba melanggar syariat dengan pergi ke dukun ketika sakit, muamalah riba untuk mengentaskan kemiskinan, dsb.
Takwa sebaga solusi untuk mengatasi masalah ujian yang dialami hamba karena telah ditakdirkan agar tetap dalam koridor syariat, sebagaimana Allah سبحانه و تعالى berfirman:
…وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا ﴿٢﴾ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ…
“Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. At-Talaq [65]: 2-3)
Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan :”Maknanya, barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah dengan melakukan apa yang diperintahkanNya dan meninggalkan apa yang dilarangNya, niscaya Allah akan memberinya jalan keluar serta rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, yakni dari arah yang tidak pernah terlintas dalam benaknya”[Tafsir Ibnu Katsir, 4/400]
Alangkah agung dan besar buah taqwa itu ! Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata : “Sesungguhnya ayat terbesar dalam hal pemberian janji keluar adalah.
مَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya”[Tafsir Ibnu Katsir, 4/400. Lihat pula, Tafsir Ibnu Mas’ud, 2/651]
“مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ”
“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir).
Wallahu 'alam
wallahu a'lam