Kisah Inspirasi Hijrah

Tematik

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🗓️ Rabu, 20 Agustus 2025

🏢 Masjid Nurul Iman Blok M Square, Jakarta Selatan

Pembahasan kajian malam ini adalah tentang kisah inspirasi hijrah, perkara penting ingin kita tekankan adalah tentang kisah para Nabi & Rasul yang telah mendapat hidayah petunjuk dari Allah, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى dalam Surat Al-Baqarah Ayat 157;

و۟لَٰٓئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَٰتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُهْتَدُونَ

Artinya: Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

Allah memberikan hidayah & petunjuk kepada siapa saja yang Allah kehendaki, sehingga terkadang kita tidak mengetahui jalan mana yang akan kita tempuh, termasuk ketika memutuskan untuk fokus menuntut ilmu agama. Pada awalnya karena terpaksa untuk belajar ilmu agama karena telah menjadi kebiasaan maka lama kelamaan semakin cinta terhadap ilmu. Hendaknya memegang prinsip ketika belajar untuk mengikat ilmu dengan mencatatnya sebagaimana Rasulullah ﷺ pernah bersabda,

يِّدُوا الْعِلْمَ بِالْكِتَابِ

“Ikatlah ilmu dengan dengan menulisnya”1
[1 Silsilah Ash-Shahiihah no. 2026]

Ketika ilmu telah meresap dalam hati maka akan muncul kecintaan terhadap ilmu dan berusaha untuk senantiasa menambah ilmu sehingga mendapatkan kelezatan dengan ilmu. Ilmu yang dapat menjadi motivasi untuk belajar adalah ilmu tentang shalat, karena shalat adalah amal yang pertama kali akan dihisab, sebagaimana hadits berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قاَلَ رَسُولُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ ، فَإنْ صَلُحَتْ ، فَقَدْ أفْلَحَ وأَنْجَحَ ، وَإنْ فَسَدَتْ ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ ، قَالَ الرَّبُ – عَزَّ وَجَلَّ – : اُنْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ، فَيُكَمَّلُ مِنْهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ تَكُونُ سَائِرُ أعْمَالِهِ عَلَى هَذَا )) رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ ، وَقَالَ : (( حَدِيثٌ حَسَنٌ ))

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan.) [HR. Tirmidzi, no. 413 dan An-Nasa’i, no. 466. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.]

Wallahu 'alam

3
Isi Ceramah Lengkap

wallahu a'lam