Tentang Janji dan Ancaman

(Buku Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah)

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

*Tentang Janji dan Ancaman*

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Kamis, 8 Mei 2025

🏢 Masjid Al Hidayah, Purwosari, Yogyakarta

Melanjutkan pembahasan Buku Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah, mengenai janji dan ancaman, Ahlus Sunnah mengimani janji dan ancaman berdasarkan nash-nash dalam Al Quran dan As Sunnah, dalam perkara ini kita akan mengenal adanya sekte Khawarij dan Murji'ah karena menyimpang dari pemahaman yang benar.

Janji berkaitan dengan kebaikan yang akan dibalas dengan surga, sedangkan ancaman adalah konsekuensi karena berbuat keburukan yang akan dibalas dengan neraka.

Perkara janji dan ancaman dapat kita perhatikan dengan seksama doa Sayyidul Istigfar berikut ini,

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“ALLAHUMMA ANTA RABBI LAILAHA ILLA ANTA, KHALAQTANI WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHA’TU. A’UDZU BIKA MIN SYARRI MA SHANA’TU, ABU’U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA, WA ABU’U BI DZANBI, FAGHFIRLIY FAINNAHU LAYAGHFIRUDZ DZUNUBA ILLA ANTA

(Ya Allah, Engkau adalah Rabbku. Tidak ada Rabb yang berhak disembah, kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa, kecuali Engkau).” (HR. Bukhari no. 6306, dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu)

Menyalahi janji adalah tercela, sedangkan menyalahi ancaman adalah bagian dari sifat pemaaf, coba kita perhatikan firman Allah berikut ini

بَّنَآ إِنَّكَ جَامِعُ ٱلنَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُخْلِفُ ٱلْمِيعَادَ

Artinya Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.[Surat Ali ‘Imran Ayat 9]

Allah memerintahkan kita untuk taat kemudian ketika kita taat maka pasti Allah akan memenuhi janjiNya dengan memberikan balasan yang baik di akhirat kelak

Wallahu 'alam

3
Isi Ceramah Lengkap

https://www.qurhad.com/kajian/anb/buku-prinsip-prinsip-aqidah-ahlus-sunnah-wal-jamaah/tentang-janji-dan-ancaman

Daftar Isi | Kajian | ANB | Buku Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah | Tentang Janji dan Ancaman

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary
Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo’a untukku, agar Allah Ta’ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku.
[al Jumu’ah/62 : 10]
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung“.

Kontak

Ukhuwah, kritik, saran, masukan silakan hubungi:

Klik Di Sini