Larangan Mendirikan Masjid Di Atas Kuburan

(Buku Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah)

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

*Larangan Mendirikan Masjid Di Atas Kuburan*

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Kamis, 31 Juli 2025

🏢 Masjid Al Hidayah, Purwosari, Yogyakarta

Melanjutkan pembahasan Buku Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah, perihal larangan mendirikan masjid di atas kuburan, perlu diketahui bahwasanya pembahasan tentang keyakinan ada 2 secara umum mencakup ;

1. Masalah aqidah ;
a. Membahas rukun iman,
b. Masalah hal-hal ghaib yang diberitakan Al Quran maupun Hadits ; tanda kiamat, alam kubur, kejadian di akhir zaman
c. Masalah aqidah yang menjadi titik sengketa dengan sekte menyimpang ; semisal perbedaan dengan syiah, mu'tazilah, khawarij, dst

2. Masalah tauhid ;
a. Mengesakan Allah terutama penekanan pada tauhid uluhiyah, karena dalam hal ibadah ini yang paling banyak dilanggar oleh manusia, yakni menyekutukan Allah dalam hal ibadah
b. Bahaya syirik dan macam-macam syirik
c. Perbuatan yang berpotensi sebagai pengantar kesyirikan
d. Hak-hak Allah yang tidak boleh dilanggar & kasus pelanggarannya banyak di masyarakat

Ahlus sunnah berkeyakinan bahwa tidak boleh membangun masjid di atas kuburan karena merupakan kesesatan agama & mendatangkan laknat Allah, berdasarkan sabda Nabi ﷺ

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَكَانُوا۟ يَتَّقُونَ عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ المؤمنين رضي الله عنها:أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ ذَكَرَتْ لِرَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَنِيسَةً رَأَتْهَا بِأَرْضِ الْحَبَشَةِ، يُقَالُ لَهَا مَارِيَةُ، فَذَكَرَتْ لَهُ مَا رَأَتْ فِيهَا مِنَ الصُّوَرِ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أُولَئِكَ قَوْمٌ إِذَا مَاتَ فِيهِمُ الْعَبْدُ الصَّالِحُ، أَوِ الرَّجُلُ الصَّالِحُ، بَنَوْا عَلَى قَبْرِهِ مَسْجِدًا، وَصَوَّرُوا فِيهِ تِلْكَ الصُّوَرَ، أُولَئِكَ شِرَارُ الْخَلْقِ عِنْدَ اللهِ».
[صحيح] - [متفق عليه] - [صحيح البخاري: 434]

Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan,Ummu Salamah menyebutkan kepada Rasulullah ﷺ sebuah gereja yang dilihatnya di negeri Ḥabasyah yang dinamakan Mariyah. Ia menuturkan kepada beliau gambar-gambar yang disaksikannya di dalam gereja tersebut. Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Mereka itu kaum yang apabila seorang hamba yang saleh atau orang yang saleh di kalangan mereka meninggal, mereka membangun masjid di atas kuburnya dan membuat gambar itu di dalamnya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk di sisi Allah."[Sahih] - [Muttafaq 'alaihi] - [Sahih Bukhari - 434]

Kemudian sabda Nabi ﷺ berikutnya

ن عائشة أم المؤمنين وعبد الله بن عباس رضي الله عنهما قالا:لَمَّا نَزَلَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَفِقَ يَطْرَحُ خَمِيصَةً لَهُ عَلَى وَجْهِهِ، فَإِذَا اغْتَمَّ بِهَا كَشَفَهَا عَنْ وَجْهِهِ، فَقَالَ وَهُوَ كَذَلِكَ: «لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى اليَهُودِ وَالنَّصَارَى، اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَ» يُحَذِّرُ مَا صَنَعُوا.
[صحيح] - [متفق عليه] - [صحيح البخاري: 435]

Aisyah dan Abdullah bin 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan,Ketika ajal datang kepada Rasulullah ﷺ, beliau meletakkan kain di wajahnya. Apabila susah bernafas, beliau membukanya. Dalam keadaan demikian, beliau bersabda, "Laknat Allah kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani, mereka menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid." Beliau hendak memperingatkan apa yang telah mereka lakukan.[Sahih] - [Muttafaq 'alaihi] - [Sahih Bukhari - 435]

Jadi masjid & kuburan itu dipisahkan tidak boleh digabungkan, sehingga sebagian ulama menjelaskan bahwa hukum asal masalah kuburan itu tauqifiyah (harus menunggu dalil).

Wallahu 'alam

3
Isi Ceramah Lengkap
Daftar Isi | Kajian | ANB | Buku Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah | Larangan Mendirikan Masjid Di Atas Kuburan

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary
Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo’a untukku, agar Allah Ta’ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku.
[al Jumu’ah/62 : 10]
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung“.

Kontak

Ukhuwah, kritik, saran, masukan silakan hubungi:

Klik Di Sini