Halal Haram Nepotisme

Buku Fikih ASN & Karyawan

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🗓️ Jumat, 26 Mei 2023

🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Sleman

Siapapun boleh bekerja di sebuah perusahaan selama tidak melakukan kezhaliman dalam proses perekrutannya, ada beberapa mekanisme perekrutan yakni perekrutan tertutup dan perekrutan terbuka.

Nepotisme yang halal contohnya adalah perusahaan nepotisme ketika melakukan mekanisme perekrutan tertutup, yang dimaksud adalah pemilik usaha merekrut keluarganya untuk menjadi karyawan, dalam perkara ini tidak zhalim karena tidak dibuka untuk umum dan tidak menzhalimi orang lain. Hal ini berlaku pula bagi selain Pemilik Usaha (Owner) yakni bagi para wakil pemilik (Direktur) selama mendapatkan izin dari Pemilik Usaha dalam merekrut karyawan.

Dalam perkara ini Wakil Pemilik (Direktur) menjadi syafaat (perantara) yang membantu proses perekrutan karyawan. Sebagaimana hadits berikut ini,
[صحيح] - [متفق عليه]
لمزيــد ...

Dari Abu Musa Al-Asy‘ari raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata “Dahulu Nabi -ṣhallallāhu 'alaihi wa sallam jika didatangi oleh seorang yang berhajat, beliau menghadap kepada para sahabatnya lalu berkata‘Berilah syafaat, niscaya kalian akan diberi pahala. Dan Allah pasti akan menetapkan melalui lisan Nabi-Nya apa yang dicintai-Nya.” Dalam riwayat lain “…apa yang dikehendaki-Nya. (Hadis sahih - Muttafaq 'alaih)

Namun demikian jika perusahaan milik bersama yang terdiri dari beberapa pemilik saham maka tidak boleh salah satu pemilik usaha melakukan nepotisme kecuali mendapatkan izin dari pemilik usaha yang lainnya (pemegang saham lainnya)

Nepotisme yang haram adalah ketika perusahaan melakukan perekrutan terbuka namun nepotisme, maka perkara ini tidak boleh mengingat seharusnya penerimaan karyawan berdasarkan kompetensi (bukan faktor kedekatannepotisme) karena ini adalah bentuk kezhaliman bagi orang lain.

Nepotisme dalam aparatur negara adalah pelanggaran yang berat karena aparat pemerintah bukan pemilik kekayaan negara.

3
Isi Ceramah

Isi ceramah lengkap

Daftar Isi | Kajian | ANB | Buku Fikih ASN & Karyawan | Halal Haram Nepotisme

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary
Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo’a untukku, agar Allah Ta’ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku.
[al Jumu’ah/62 : 10]
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung“.

Kontak

Ukhuwah, kritik, saran, masukan silakan hubungi:

Klik Di Sini