Asuransi Bergaransi #2

Buku Fikih ASN & Karyawan

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

1
Video

2
Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🗓️ Jumat, 23 Mei 2025

🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Sleman

Melanjutkan pembahasan buku Fikih ASN & Karyawan, perihal asuransi bergaransi, dimana kita telah membahas skema asuransi yakni:
1. Asuransi komersil
2. Asuransi sosial

Basic akad dari asuransi adalah pemberian jaminan terhadap risiko, apapun asuransinya mencakup pengiriman barang, jiwa, kecelakaan, anggota badan (pemain sepakbola), kematian, PHK, dll. Dalam jaminan terhadap risiko, kita tahu bahwasanya risiko ini tidak jelas, maka tidak boleh dijadikan obyek transaksi, inilah titik permasalahannya.

Ada teori keseimbangan iwadh (harga yang kita bayar) dengan muawwadh (manfaat yang kita peroleh), transaksi termasuk gharar apabila salah satunya tidak jelas, misalnya ;
- Harga tidak jelas
- Barang tidak jelas

Ketika ikut asuransi berbayar, maka ada dana yang dibayarkan (iwadh) kemudian ada manfaat yang diterima (muawwadh), muncul pertanyaan setelah bayar premi apa manfaatnya?maka memperoleh manfaat berupa jaminan terhadap risiko, padahal risiko ini tidak jelas (jual beli jaminan risiko termasuk gharar).

Jika skema menjadi asuransi syariah, maka skemanya tidak boleh jual beli jaminan risiko, alternatifnya antara lain;
1. Tabungan yang tidak dikembangkan (halal), premi yang dibayarkan sama dengan yang diterima.
2. Tanggung renteng (bersama), sehingga sifatnya santunan sosial yakni premi yang dibayarkan menjadi dana sosial bersama, masing-masing akan diberi dana sosial sesuai kebijakan sifatnya sukarela tidak ada tujuan komersil, premi dibayar secara sukarela, peserta menerima dana sosial saat terjadi risiko sebagai santunan sukarela.
3. Asuransi investasi, ada 2;
- dana yang diinvestasikan adalah dana sosial
- dana yang diinvestasikan adalah dana individu

Wallahu 'alam

3
Isi Ceramah

Isi ceramah lengkap

Daftar Isi | Kajian | ANB | Buku Fikih ASN & Karyawan | Asuransi Bergaransi #2

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary
Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo’a untukku, agar Allah Ta’ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku.
[al Jumu’ah/62 : 10]
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung“.

Kontak

Ukhuwah, kritik, saran, masukan silakan hubungi:

Klik Di Sini