Al-Qur'an Kalamullah
Aqidah Wasithiyah - Ustadz Hamdi Solah Albakry, Alumni Kuwait & Madinah Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-2 dalam seri Aqidah Wasithiyah yang membahas tentang al-qur'an kalamullah. Ustadz Hamdi Solah Albakry, Alumni Kuwait & Madinah memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu w nastagfiruh wudzubillahi min syururi
anfusina Wamin sayiati aalina yahdihillah Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah asyhadu alla
ilahaillallahu wahdahu la syarikaalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh
Sallallahu Alaihi waa alihi wa asabih waman tabiahum bisanin yaumiddin Amma ba
ikhillahidahimumullahu Alhamdulillah pertama-tama kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa
taala atas segala limpahan nikmat yang Allah subhanahu wa taala berikan kepada kita semua sehingga pada kesempatan kali
ini Allah subhanahu wa taala masih memberikan Taufik Hidayah dan keimanan
kepada kita semua sehingga kita masih bisa melaksanakan ibadah
kepadanya dan kita Yakin sepenuh hati kita bahwa ibadah yang kita laksanakan dari mulai puasa salat thabul ilm
menuntut ilmu berdakwah ya menyampaikan kebenaran menyampaikan kebaikan menasihati orang lain itu semua murni
karena nikmat Allah subhanahu wa taala bukan karena kita orang yang hebat bukan karena kita orang
yang ya memiliki keutamaan atau em dan lain sebagainya ya akan tapi ini
murni dari Allah subhanahu wa taala dan teman-teman sekalian yang dimuliakan
Allah subhanahu wa taala Insyaallah Pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan dari Syarah
akidah Al wasitiyah karya syikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu
taala dan e sebagaimana yang pernah kita pelajari
ya di awal-awal Syarah akidah wasatiah bahwa Antum tahu bahwa Apa sebab
dituliskannya k k ini lihat kitab yang penuh dengan manfaat ya kita belajar
tentang akidah tentang keyakinan dan kitab ini adalah salah satu kitab akidah yang sangat tersebar
luas ya para ulama dari zaman ke zaman senantiasa mengajarkan masyarakat
tentang kitab ini atau akidah ini ya bahkan kalau kita lihat ya para
ulama di zaman sekarang ya seperti Syekh Abdul Aziz bin Abdullah Bin Baz kemudian Syekh Muhammad bin shh alutsimin ya dan
para ulama yang lain ya mereka punya karya tulis yang menjelaskan tentang akidah
wasatiyah ya makanya di awal kajian beberapa pertemuan yang lalu saya sampaikan ya bahwa rujukan untuk
memahami kitab akidah wasitiah ini sangat banyak sekali teman-teman sekalian Sehingga ini adalah kitab yang
makhdum kata para ulama Makdum itu maksudnya adalah diberikan perhatian yang sangat besar oleh para ulama ya
Sehingga para penuntut ilmu yang mau belajar akan sangat mudah mempelajari kitab ini dan ini salah satu dari ya Eh
cara kita menentukan Kitab apa yang akan kita bahas Kitab apa yang akan kita
pelajari atau kita ajarkan kalau kita sebagai guru maka para ulama menyebutkan ya bahwa seorang itu mempelajari kitab
yang Makdum kitab yang diberikan perhatian diberikan banyak perhatian
oleh para ulama sehingga kalau kita enggak ya memahami kitab tersebut kita bisa merujuk kepada satu Syarah atau
Syarah yang kedua Syarah yang Syarah yang keempat ya Syarah itu penjelasan jadi kitab akidah wasatiyah adalah Matan
ya kitab yang dituliskan oleh syikhul Islam Ibnu Taimiyah kemudian para ulama yang datang setelahnya menuliskan Syarah
ya Syarah untuk akidah wasatiyah penjelasan untuk Kitab akidah wasatiyah dan itu jumlahnya sangat banyak sekali
Nah Antum tahu Apa sebabnya sikhul Islam Ibnu Taimiyah menulis Kitab
ini bahwa salah seorang ya dari kota wasit dia datang kepada Ibnu taimiyyah
rahimahullah kemudian minta untuk ya dituliskan untuknya akidah ahlusunah Wal
Jamaah maka syekhul Islam Ibnu Taimiyah menolak kata beliau sesungguhnya di
negeri tempat engkau tinggal banyak para ulama di sana silakan ya minta kepada mereka Biar mereka yang menjelaskan
kepadamu ya berupa tulisan tentang akidah ahlusunah Wal Jamaah tapi orang ini enggak mau ya dia
berusaha untuk terus ya memaksa Ibnu Taimiyah agar menuliskan untuknya k em
tulisan yang menjelaskan tentang akidah ahlusunah Wal Jamaah ya akhirnya Subhanallah karena dipaksa dipaksa
dipaksa akhirnya Syekh menulis akhirnya Syekh menulis J
dituliskanlah ya tulisan yang isinya adalah akidah ahlusunah Wal Jamaah apa
yang harus diyakini oleh setiap muslim dan muslimah ya dan Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa beliau menuliskannya
antara asar sampai magrib dan yang meminta untuk dituliskan berdiri
menunggu Ibnu Taimiyah menulis Lailahaillallah Antum lihat ya
keilmuan syikhul Islam Ibnu Taimiyah Antum dari asar sampai magrib biasanya bisa mengeluarkan karya
tulis seperti apa teman-teman sekalian ya lihat betapa produktifnya syekhul
Islam Ibnu Taimiyah antara asar sampai magrib menuliskan kitab yang sekarang sedang kita pelajari lihat kita
mempelajarinya dalam 2 tahun ya daurah yang pertama 22 pertemuan sekarang 25
pertemuan Subhanallah padahal lihat beliau menuliskannya hanya antara asar
sampai magrib dan ini keberkahan ilmu syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ya kitab
ini Subhanallah tersebar luas luar biasa sampai kita yang ya terpaut ratusan
tahun dari masa syekhul Islam Ibnu Taimiyah kita masih mempelajarinya mengambil manfaat darinya ya lihat
akidah yang sudah sudah kita pelajari kemarin teman-teman sekalian Bagaimana Allah subhanahu wa taala itu Maha Tinggi kemudian Allah subhanahu wa taala
bersama makhlukNya Apakah ya itu berkontradiksi atau tidak dijelaskan oleh syikhul Islam Ibnu Taimiyah ya
Subhanallah lihat keberkahan ilmu teman-teman sekalian ya Sehingga maksudnya adalah
bahwa ya ini adalah kitab ya yang diberikan perhatian besar oleh para
ulama padahal ya Ibnu Taimiyah menuliskannya hanya antara asr dan magrib saja
tiib sehingga teman-teman sekalian em kita akan masuk ke pembahasan yang
baru yaitu judulnya adalah al-qur'an adalah kalamullah al-qur'an adalah
kalamullah syekhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan silakan dilihat
halaman 53 Ya silakan dilihat halam
53 beliau mengatakan Wal Imani Billah
wautubih alimanu bial qurana kalamullah munazalun gir makhlu minhu bada waaihi
yaud waallaha takallama bihi hqiqah wa Quran alladzi unzila Muhammad
Shallallahu Alaihi Wasallam Hua kalamullahi hqiqah la la kalamu
gir termasuk iman kepada Allah dan kitab-kitabnya adalah beriman bahwa Alqur'an adalah firman Allah al-qur'an
adalah kalamullah kalamullah itu artinya firman Allah ucapan Allah
ya atau firman Allah yang diturunkan bukan makhluk darinya ia berasal dan
kepadanya ia kembali bahwa Allah berbicara dengan secara hakiki dan bahwa
al-qur'an ini yang diturunkan kepada Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam adalah Firman Allah secara hakiki bukan
ucapan selainnya
wah
wah boleh secara mutlak mengatakan bahwa al-quran adalah hikayat dari firman Allah atau ungkapan dari firman Allah
bahkan apabila orang-orang membaca al-quran dan menulisnya di mushaf-mushaf lembaran-lembaran buku itu tidak
mengeluarkannya dari hakikat bahwa ia adalah Firman Allah yang sebenarnya karena perkataan yang disandarkan secara
hakiki kepada yang mengatakannya pertama kali bukan kepada yang mengatakannya untuk sekedar menyampaikan dan
mengabarkan dan al-qur'an adalah Firman Allah huruf-huruf dan makna-maknanya dan
firman Allah bukan sekedar huruf tanpa makna dan bukan pula makna tanpa huruf
baik al-qur'an adalah kalamullah al-qur'an adalah Firman Allah ada
beberapa poin penting yang akan kita jadikan bahasan untuk sesi kali ini teman-teman sekalian ya tentang apa yang
dituliskan oleh penulis yang pertama adalah bahwa al-qur'an adalah kalamullah
dan bukan makhluk Kemudian yang kedua yang kedua al-qur'an diturunkan oleh
Allah kemudian yang ketiga al-qur'an berasal dari Allah dan akan
kembali kepada Allah ya Jadi yang pertama al-qur'an adalah kalamullah dan bukan makhluk
Kemudian yang kedua al-quran diturunkan oleh Allah kemudian yang ketiga al-qur'an
berasal dari Allah dan akan kembali kepadanya kemudian
ya bahwa al-qur'an adalah Firman Allah yang keempat al-qur'an adalah Firman
Allah secara makna dan hurufnya al-qur'an adalah Firman Allah
secara makna dan hurufnya kemudian pembahasan yang terakhir
adalah sikap seorang muslim terhadap al-qur'an itu yang akan menjadi pembahasan kita pada pagi hari
ini baik yang pertama Al al-qur'an adalah kalamullah dan bukan
makhluk teman-teman sekalian bahwa al-qur'an adalah Firman Allah dan
firman Allah ucapan Allah adalah bagian dari sifat-sifat Allah subhanahu wa taala dan sifat-sifat Allah itu bukan
makhluk sifat-sifat Allah itu bukan makhluk karena sifat yang berupa makhluk
adalah sifatnya makhluk pada saat kita sebagai makhluk ya memiliki sifat-sifat
Maka itulah sifat-sifat yang diciptakan oleh Allah paham Antum ya Akan tetapi
kalamullah firman Allah ucapan Allah ya al-qur'an yang diturunkan ini bukanlah
makhluk ya Sehingga di antara Ya firman-firman Allah adalah
al-qur'an sebagaimana di antara firman-firman Allah adalah Injil di antara firman-firman Allah adalah Taurat
di antara firman-firman Allah adalah Zabur ya di antara firman-firman Allah adalah suhuf Ibrahim
yang maksudnya adalah bahwa ini semuanya firman Allah
kalamullah dan bukan makhluk dalil yang menjelaskan tentang
hal ini di antaranya adalah surat at-taubah ayat 6 bahwa Allah subhanahu wa taala
berfirman waain ahadum Minal musyrikastajaroka faajirhu Hatta yasma kalamallah tumma
ablighumah ya Antum perhatikan ayat ini baik-baik kata nabi kata Allah subhanahu wa taala dan jika ada di antara
orang-orang musyrikin yang minta perlindungan kepadamu maka berikanlah kepadanya
perlindungan Kenapa Hatta yasma kalamallah supaya dia mendengar
kalamullah supaya dia mendengar firman Allah supaya dia mendengar ucapan
Allah jadi di antara kebiasaan orang-orang zaman dahulu teman-teman sekalian ya khususnya orang-orang Makkah
ya dan orang-orang Arab secara umum bahwa mereka pada saat minta perlindungan ya
dimasukkan ke dalam rumahnya supaya dilindungi nah Terkadang orang-orang
musyrikin ini minta perlindungan kepada kaum muslimin minta perlindungan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi
konsekuensi dari minta ee dari apa namanya memberikan perlindungan adalah orang tersebut dimasukkan ke dalam
rumahnya paham ya Nah di situlah Allah mengatakan kalau ada orang musyrikin
yang minta perlindungan kepadamu maka berikanlah perlindungan biarkan dia masuk ke rumah Kenapa supaya dia
mendengar firman Allah lihat ini menunjukkan bahwa kebiasaan kaum muslimin di rumahnya itu baca
Quran sampai-sampai Allah memerintahkan kaum muslimin kalau ada orang musyrik yang mau minta perlindungan kasih
perlindungan Kenapa supaya mendengar firman-firman Allah ya karena kebiasaan kaum muslimin adalah baca
Quran ya makanya sangat disayangkan sekali ya sebagian rumah kaum muslimin
tidak pernah diperdengarkan al-qur'an ya orang-orang yang tinggal di rumah
enggak pernah baca al-qur'an dan ini satu hal penting untuk
kita em Perhatikan ya teman-teman sekalian bahwa rumah kita itu harus diramaikan dengan ibadah harus karena
kalau dia tidak ramai dengan ibadah maka Yang masuk siapa setan ya ramaikan dengan salat ramaikan
dengan baca al-quran ramaikan dengan kebaikan-kebaikan dengan aktivitas-aktivitas yang sifatnya adalah
ibadah kepada Allah Ya makanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan para lelaki untuk salat di
rumah saya enggak salah ucap ya lelaki diperintahkan untuk salat di rumah kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya Shollu Fi buyutikum ayyuhannas salatlah
di rumah-rumah kalian wahai manusia illa shatal maktubah kata nabi kecuali
salat lima waktu yang wajib ya salat lima waktu yang wajib di
masjid Tapi salat sunah rawatib ya salat duha misalnya salat
malam lakukan di rumah kata para ulama manfaatnya adalah yang pertama bahwa
kita meramaikan rumah kita dengan ibadah kita meramaikan rumah kita dengan ibadah
ya ini adalah hikmah Kenapa kemudian ya Kita sebagai lelaki diperintahkan untuk
salat di rumah tentu kalau perempuan jelas ya bahwa yang lebih Afdal bagi
mereka adalah di rumah nabi sahu Ali wasallam mengatakan Allah masajidallah jangan kalian melarang
wanita-wanita hamba-hamba Allah untuk pergi ke masjid dan ini adalah hadis yang Nabi sampaikan untuk para orang tua
dan juga para suami jadi kita sebagai suami misalnya atau kita sebagai orang tua enggak boleh melarang anak perempuan
kita atau istri kita untuk pergi ke masjid ya atau Allah melarang kita untuk
melarang mereka itu lebih tepatnya Allah melarang eh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melarang kita untuk melarang
mereka tapi kemudian di akhir hadisnya nabi mengatakan wabyutuhun Kirun lahun
tapi rumah-rumah mereka para wanita ini lebih baik bagi mereka rumah-rumah mereka lebih baik
bagi mereka Jadi kalau para akhwat mau salat salat di rumah lebih besar
pahalanya ya dan salat di dalam kamarnya itu lebih Afdal daripada di ruang
tengahnya dan salat di ruang tengahnya lebih Afdal daripada di ruang yang lebih terbuka lagi di rumahnya ya dan salat di
masjid dekat rumahnya lebih baik daripada salat di masjid yang jauh dari
rumahnya ini yang disebutkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahwa perempuan itu semakin dekat sama rumah
lebih Afdal Allahu akbar lihat ya bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memuliakan
wanita yang luar biasa bayangkan di diperintahkan untuk
di rumah Ini kan kemuliaan ya tapi Subhanallah sebagian
perempuan malah enggak mau di rumah ya mereka merasa bahwa mereka tidak
dimuliakan dengan di rumah Mulianya dengan apa Mulianya dengan menjadi wanita
independen pernah dengar Antum wanita independen ya kerja kerja keras keluar
rumah keluar pagi pulang sore itu yang diinginkan oleh sebagian wanita La haula wa quata illa Billah Allah yang
mengatakan Wana Fi buyutikunna kalian hendaknya tetap di rumah kalian ini
Allah yang bilang bukan seorang Ustaz bukan seorang kiai bukan seorang tokoh yang mengatakan kepada perempuan Allah
Azza wall mengatakan waqna Fi buyutikunna tetap tinggal di rumah kalian
ya Sehingga ini kemuliaan buat perempuan dan ini enggak terjadi di zaman jahiliah enggak terjadi perempuan dihinakan
perempuan enggak ada harganya perempuan kalau di orang tuanya wafat dia ggak dapat hak waris yang dapat hak waris
hanya laki-laki saja istri enggak dapat anak-anak perempuan enggak
dapat ya bahkan kalau mereka berjudi yang menjadi barang judiannya itu naudubillah ini jahiliah ya kita bicara
tentang jahiliah adalah istri mereka atau anak perempuan mereka ya kalah judi istrinya dikasih
buat orang yang menangubillah kalah judi anak perempuannya dikasih buat orang yang
menang Islam datang memuliakan perempuan setinggi-tingginya enggak pernah ada
ideologi pemahaman agama atau budaya Apun itu yang memuliakan wanita
sebagaimana Islam memuliakan wanita enggak ada sama sekali ya diperintahkan untuk di rumah
laki-lakinya diwajibkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk giat mencari nafkah laki-laki wajib keluar dia harus
berjuang untuk istrinya dia harus berjuang untuk anak-anak perempuannya lihat Bagaimana Mulianya
wanita ya haram bagi laki-laki haram bagi suami kalau dia menyia-nyiakan
istrinya ya tidak dinafkahi haram dosa Allah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Kafa
bilman yaqu cukup seseorang itu dikatakan Pendosa pada saat dia melalaikan hak keluarganya hak istrinya
lihat yang dikejar sama Allah subhanahu wa taala untuk bekerja itu siapa para
suami laki-laki perempuan diperintahkan untuk di rumah dan itu yang akan Allah subhanahu wa taala tanyakan di hari
kiamat kelak kullukum masul waukum masulunyatih sesungguhnya kalian akan
kalian adalah seorang pemimpin dan setiap dari kalian akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah
subhanahu wa taala tentang apa yang dia Pimpin kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan walatuatun fi baiti
baha waaladih dan sesungguhnya perempuan itu pimpinan di rumah suaminya dan
kepada anak-anaknya dan dia akan ditanya oleh Allah di hari kiamat tentang itu
Lailahaillallah ya Sehingga maksudnya adalah
bahwa ya kita di sunahkan untuk meramaikan rumah Dan ini juga e nasat
untuk para akhwat ya karena mereka yang biasa di rumah salat di rumah juga
Ya silakan ramaikan rumah-rumah ya kalian dengan kebaikan ya
dengan baca Alquran misalnya mengajarkan anak-anak baca Alquran ya Sehingga itu
tadi ya hikmah dari para lelaki diperintahkan o oleh nabi sallu wasam untuk salat di rumah untuk apa untuk
meramaikan rumah dengan ibadah itu hikmahnya kemudian hikmah yang kedua kata para ulama Kenapa para lelaki
diperintahkan untuk salat di rumah karena supaya mengajarkan ist dan anak-anaknya ya jadi dia memberikan
contoh yang baik kepada istrinya kepada anak-anaknya ya bayangkan kalau anak-anak kita menyaksikan kita salat
sunah di rumah setiap hari salat duha kemudian salat malam ya kemudian kita
salat rawatib qobliah ba'diah kita lakukan di rumah itu pendidikan yang luar biasa teman-teman sekalian karena
kata para ulama bahwa pendidikan dengan sikap itu jauh lebih berbekas daripada
pendidikan dengan lisan ya pendidikan dengan sikap itu jauh lebih berbekas
daripada pendidikan dengan lisan ya makanya kalau kita mau nasihati orang khususnya keluarga ya kita punya istri
misalnya yang perlu dinasehati ya Tunjukkan sikap kita ya bahwa kalau kita
mau dia rajin salat kitanya harus rajin salat juga ya kalau kita mau istri kita
misalnya Rajin baca Quran ya kitanya juga harus Rajin baca Quran ya sehingga kita Contohkan ya kebaikan-kebaikan
tersebut kepada keluarga kita ya maka em ini ya karena kebiasaan kaum muslimin
adalah membaca al-qur'an di rumah maka Allah subhanahu wa taala mengatakan apa kalau ada orang musyrikin minta
pertolongan kepadamu maka minta perlindungan kepadamu maka Lindungilah biar dia masuk ke rumah supaya apa Hatta
yasma kalamallah supaya dia mendengar firman Allah kalam Allah sehingga Allah
menamakan al-qur'an dengan kalamullah di dalam ayat ini yaitu surat at-taubah ayat 6 Allah menamakan al-qur'an dengan
kalamullah dengan firman Allah kemudian di antara Dalil yang
menunjukkan bahwa al-qur'an itu adalah kalamullah dan bukan makhluk adalah surah ala'raf ayat 54 Allah subhanahu wa
taala berfirman ala lahul khalqu Wal Amr ketahuilah hanya milik Allah penciptaan
dan perintah ketahuilah hanya milik Allah penciptaan dan
perintah alalahul ketahuilah bahwa hanya milik Allah
penciptaan dan perintah penciptaan dan perintah ini dibedakan oleh Allah subhanahu wa
taala dibedakan oleh Allah subhanahu wa taala sehingga penciptaan maksudnya
penciptaan makhluk-makhluknya dan perintah adalah wahyu dari Allah
Alquran perintah Allah adalah firman-firman Allah sehingga dari sini
bisa kita simpulkan bahwa firman Allah itu bukan makhluk Kenapa karena Allah
membedakan antara penciptaan dan perintah dan kita tahu bahwa perintah adalah firman-firman Allah Bagaimana
Allah memerintahkan kita teman-teman sekalian dengan firman-firmannya Allah mengatakan waqimus
waakah Dirikanlah salat tunaikanlah zakat Ya Allah subhanahu wa taala meng
Ya ayuhalladina amanutibaikumam wahai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kalian berpuasa itu adalah perintah-perintah
Allah paham ya Sehingga dalam surah al-a'raf ayat 54 Allah bedakan antara penciptaan dengan perintah ya perintah
adalah Firman Allah perintah adalah wahyu di sini dibedakan sama Allah berarti Wahyu firman Allah al-qur'an itu
tidak termasuk dari bagian penciptaan ya seperti
itu kemudian di anara dalil yang menjelaskan tentang hal ini juga adalah
hadis bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana yang diceritakan oleh Jabir bin
Abdillah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi teman-teman sekalian pada saat beliau ditolak di Makkah ya beliau
berdakwah tapi ditolak Kemudian beliau datang ke Thaif ya merasa bahwa di Makkah sudah 10 tahun dakwah berjalan
tapi enggak ada yang mau masuk ke dalam agama Islam ee enggak ada yang mau masuk
ke dalam agama Islam kecuali hanya sedikit saja ya Bahkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dicaci dimaki ya diusir
kemudian sahabat-sahabatnya sebagian dibunuh ya Akhirnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pergi ke kota Thaif
pergi ke kota Thaif Subhanallah sama ternyata mereka juga menolak dakwah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ya akhirnya Apa yang dilakukan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mendangi
kerumunan-kerumunan orang yang datang ke Makkah untuk Haji jadi haji itu sudah ada walaupun
sebelum Islam tapi hajinya bercampur dengan kesyirikan ya karena haji adalah
agamanya Nabi Ibrahim alaih salam yang tersebar di Makkah ya tapi orang-orang jahiliyah melakukan haji yang tercampur
dengan kesyirikan intinya adalah pada saat orang-orang dari jazirah Arab itu datang ke Makkah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mendatangi kerumunan-kerumunan Mereka kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan ala rojulun
yahmiluni Ila ummih Apakah ada di antara kalian yang mau membawaku kepada kaumnya
Allahu akbar Allahu akbar lihat dakwah itu enggak bisa pakai ego
teman-teman sekalian siapa di antara kita yang kemudian berani ngomong ke orang
menawarkan diri ya Lihat seorang rasul
was siapa di anara kalian yang mau membawaku kepada kaumnya Maksudnya apa nabi ing menyampikan agama Islam ingin
menyampaikan wahyu dari Allah subhanahu wa taala nabi mengatak siapa diantara kalian yang mau
membawaku kepada kaumnyaisah
firman-firman dari Tuhanku Allahu Akbar apa maksudnya firman-firman dari Tuhanku
di sini maksudnya adalah al-quran sehingga Nabi Sallallahu alhi wasallam menamakan Alquran dengan
kalamaabbi dengan ucapan Firman Tuhanku ya dan sekali lagi ya lihat
Bagaimana gigihnya Nabi sahu alai wasallam dalam berdakwah Ya sebagian dari kita subhanallah berdakwah sekali
ditolak enggak mau dakwah lagi ya ngasih tahu temannya nasihatin sekali kemudian
dijawab dengan jawaban yang menyakitkan hati kita kita berhenti dakwah Ya udah
masing-masing aja kenapa sakit hati enggak mau lagi nasihatin orang ini
bukan jiwa-jiwa pengikut nabi ini ya rasul Sallallahu Alaihi Wasallam itu
dilempari batu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu dicaci dimaki Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu diusir
tapi enggak berhenti terus nabi Sallahu Alaihi Wasallam berdakwah karena memang niatnya berdakwah
ya jadi dakwah Itu bukan lagi bukan perbaikan Citra teman-teman sekalian ya
dakwah itu bukan perbaikan cah Saya mau dakwah nih biar ya Kelihatan Saleh biar
kelihatan Salehah oh bukan kita lagi mengajak orang lain kepada Allah subhanahu wa taala jadi bisa jadi pada saat kita
berdakwah kita ditolak bisa jadi pada saat kita berdakwah kita diserang sama orang bisa jadi pada saat kita berdakwah
kita dicibir sama orang dihinakan sama orang di situ l terlihat apakah kita ikhlas dalam berdakwah atau enggak ya
lagi pencitraan atau memang lagi mengajak orang lain kepada Allah kalau lagi pencitraan berhenti langsung dia
langsung ganti topik yang kira-kira menyenangkan semua orang yang kira-kira menjadikan dirinya itu citranya baik di
pandangan orang itu yang terpenting bagi dia nabi enggak begitu nabi bukan lagi
pencitraan nabi bukan lagi pencitraan nabi bukan lagi personal branding
Ya sebagian orang Ustaz saya inih audiens saya banyak yang sudah ngaji nih jadi ya pembahasan harus ada kata-kata
antumnya ya harus ada dakwahnya harus ada hadisnya ya Ak Ini mau dakwah atau mau
pencitraan ya dan personal branding sesuatu yang dibolehkan Ya maksudnya itu muamalah ya seseorang kemudian mau
menawarkan jasanya skillnya dijelaskan kepada masyarakat misalnya bahwa dia bisa ini bisa itu kemudian dia punya
satu produk dan lain sebagainya enggak masalah cuman yang kita kritisi di sini adalah pada saat seseorang
beribadah berdakwah bukan karena Allah tapi untuk pencitraan dirinya ini yang EE penting untuk kita garis bawahi
Jangan sampai kita berdakwah agar orang lain suka sama kita kita dakwah karena
kita mau dipandang baik sama orang bukan itu tujuan dakwah bukan itu tujuan dakwah tujuan
dakwah adalah mengajak orang lain kepada Allah sebagaimana yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lakukan dan subhanallah
orang yang berdakwah dikasih keberkahan oleh Allah subhanahu wa taala dalam hidupnya ya lihat Bagaimana Rasul
Sallallahu Alaihi Wasallam Ya berusaha berjuang Alhamdulillah dikasih hasilnya sama Allah di dunia dikasih hasilnya dan
di akhirat dikasih hasilnya Ya Akhirnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pindah ke Madinah kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membangun peradaban di
Madinah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya melakukan peperangan akhirnya bers ee melawan orang-orang Makkah yang dahulu
mengusir Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan nabi Sallahu Alaihi Wasallam menang dalam peperangan-peperangan tersebut sampai kemudian di tahun ke-10 Hijriah
di tahun ke-8 Hijriah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berhasil menaklukkan kota Makkah membawa 10.000 pasukan ke
kota Makkah dalam kondisi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menaklukkan mereka dengan kekuatan dengan pasukan
yang hebat ya Semuanya masuk ke kota Makkah dan orang-orang Makkah semuanya bertekuk lutut kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam enggak bisa melakukan perlawanan sama sekali Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam masuk kota Makkah dalam
kondisi kata para ulama menundukkan kepalanya sambil membaca surat Alfath
Inna fatahnaaka Fath Mubina Allahu akbar masuk ke kota Makkah membaca al-quran
kata para ulama ini adalah sosok Rasulullah panglima perang seorang pimpinan yang memiliki sifat tawadu
enggak sombong kalau kita punya 10.000 pasukan melawan orang-orang yang dahulu mencaci kita mencibir kita mengusir kita
apa yang kita lakukan kita balas dendam tapi nabi sallallahui wasallam tidak seperti itu karena memang yang dilakukan
oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah dakwah sehingga ini yang Nabi Sallallahu alaii wasallam katakan yaulun yahm Siapa
di antara kalian yang mau membawaku kepada kaumnya fana quraisyan qubbi sesungguhnya Quraisy telah
melarangku untuk menyampaikan firman dari Tuhanku sehingga nabi Sallahu Alaihi Wasallam
menamakan al-quran dengan firman Allah ya Sehingga itu dalil dalil-dalil
dari al-quran dalil dari asunah kemudian juga dalil ijma kesepakatan para ulama bahwa para ulama
dari zaman ke zaman seluruh ulama ahlusunah Wal Jamaah tidak ada perselisihan di antara mereka tidak ada
khilaf di antara mereka bahwa al-qur'an adalah Firman Allah dan bukan makhluk
al-quran adalah kalamullah dan bukan makhluk Ibnu Abi Hatim rahimahullah mengatakan saaltu Abi wa aba zur'ah aku
bertanya kepada Ayahku yaitu Abu Hatim dan juga Abu zur'ah keduanya adalah ulama besar dari kalangan ahlusunah Wal
Jamaah aku bertanya tentang
ya mazhab para ulama dalam perkara akidah dalam perkara
keyakinan dan aku bertanya tentang apa yang diyakini oleh para ulama di seluruh
tempat di seluruh negeri dan apa yang mereka berdua yakini
jadi abu bertanya kepada ayah kepada ayahnya Abu Hatim dan juga Abu
zurah jadi abu Hatim dan Abu zur'ah mereka adalah arraziain ya dari ee
negeri yang bernama array nah ini ulama besar teman-teman sekalian di abad yang
ketiga ya maka mereka berdua pun mengatakan adraknal ulama Fi jamiil
Amsar Sesungguhnya kami berdua telah menemui para ulama yang banyak di setiap
negeri-negeri kaum muslimin hijazan Kami pergi ke Hijaz bertemu dengan ulama di
sana Hijaz itu maksudnya Makkah dan Madinah di antaranya wa iraqan dan juga
negeri irakq wasaman negeri Syam wamanan Negeri Yaman aku bertemu dengan ulama
yang banyak di tempat-tempat tersebut fakana minhabihim dan di antara keyakinan mereka adalah alimanulun waal
yaiduqu bahwa keimanan adalah ucapan dan perbuatan naik dan turun Wal Quran
kalamullahir makl J dan bahwasanya Alquran adalah kalamah Allah bukan
makhluk ditinjau dari segala Sisinya lihat nukilan ijma dari ya Eh abu zur'ah
dan Abu hatim ya kalaupun bukan ijma maka ini menunjukkan betapa banyaknya ya
atau seluruh ahlusunah Wal Jamaah meyakini hal yang sama tentang Alqur'an bahwa al-quran adalah kalamullah dan bukan makhluk jadi ini adalah dalil ijma
ya Bahkan Imam Syafi'i rahimahullah mengatakan manq Quran makhluk fahua kafir Barang siapa yang mengatakan bahwa
Quran itu makhluk maka dia kafir lihat ya ternyata sebahaya itu
teman-teman sekalian ya kemudian Imam Ahmad
mengatakanran maklukua kafir Siapa yang mengatakan Alquran adalah makhluk Menurut kami Dia dia
kafir ya kemudian Abdullah Ibnu mubar mengatakanran makl Barang siapa yang
mengatakanquran AD maka dia zindiq zindiq itu semacam munafik yang
merusak agama Islam dari dalam
ya mungkin di sini Antum bertanya ya sebetulnya apa sih akibat buruk dari
pernyataan bahwa al-qur'an itu makhluk Kenapa kok begitu keras para ulama dan begitu lugas tegas para ulama
tentang hal ini yang pertama teman-teman sekalian akibat buruk dari pernyataan
Alqur'an adalah makhluk adalah yang pertama menyelisihi al-qur'an asunah dan
juga ijma para ulama ini sebuah keyakinan yang tertera
dalam al-qur'an tertera dalam asunah dan juga sudah disepakati oleh para ulama ya
Sehingga berbahaya jangan sampai kemudian kita menyelisihi al-qur'an menyelisihi asunah
menyelisihi ijma para ulama Kemudian yang kedua karena ini adalah pengingkaran
terhadap sifat kalam bagi Allah ya pengingkaran terhadap sifat kalam bagi
Allah yaitu Bahwa Allah itu tidak berbicara atau tidak berfirman Dan pengingkaran terhadap
sifat kalam bagi Allah adalah pengingkaran terhadap ketuhanan Allah subhanahu wa
taala ya karenanya Allah subhanahu wa taala
mengingkari ketuhanan selain Allah dengan menyebutkan bahwa mereka tidak
berbicara di dalam al-qur'an Allah sebutkan bahwa ya Ya tuhan-tuhan selain
Allah yang disembah ini mereka enggak pantas jadi Tuhan kenapa karena enggak berbicara loh kok
justru sebagian orang meyakini bahwa Allah tidak memiliki sifat Kalam dan ini keyakinannya jahmiah dan juga mtazilah
ya bahwa Allah subhanahu wa taala itu tidak berbicara naubillah nazubillah ya Justru itu
adalah sifat tuhan-tuhan yang em batil tuhan-tuhan yang enggak boleh
kita sembah dalam surat ala'raf ayat ayat 148 Allah subhanahu wa taala mengatakan Wat Musa
baian jasadan lahuar alam Yar annahu la yukallimuhum w yahdihim Sabila ituhu
wauimin kata Allah subhanahu wa taala dan kaum Musa setelah kepergian Musa ke gunung tur mereka membuat dari
perhiasan-perhiasan emas sebuah patung anak sapi yang bertubuh dan
bersuara siap yang melakukan ini Bani Israil ya kaumnya Nabi Musa bikin patung
anak sapi apa kata Allah komentar Allah alam
Yar annahu la yukallimuhum w yahdihim Sabila Apakah mereka tidak mengetahui bahwa anak sapi itu tidak dapat
berbicara tidak dapat berbicara dengan mereka dan tidak dapat memberikan Hidayah kepada
mereka jadi Allah subhanahu wa taala menyebutkan aib patung ya yang
menjadikan dia tidak pantas untuk disembah itu apa enggak bisa bicara paham Antum poinnya ya Sehingga
ini adalah ee dalil atau ya dalil yang menyebut
menjelaskan bahwa pengingkaran terhadap sifat kalam bagi Allah adalah pengingkaran terhadap ketuhanan Allah subhanahu wa taala ya kemudian yang
ketiga ya dan banyak ayat tentang hal itu ya di anaranya juga Nabi Ibrahim alaih salam ya pada saat beliau apa
namanya pergi ke tempat at berhala-berhala kaumnya mau dihancurkan
na oleh Nabi Ibrahim apa kata Nabi Ibrahim perhatikan ayatnya ya enggak apa-apa anda sebutkan supaya ee lebih
banyak dalilnya surat assfat ayat 91 sampai 93 ya Fara altihim faqa Al takulun
kemudian Ibrahim pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka kemudian Nabi Ibrahim mengatakan kepada
berhala-berhala itu Ala takulun ya Kenapa kalian enggak makan
Anum tahu kenapa Nabi Ibrahim mengatakan ini jadi orang-orang musyrikin kaumnya yang berbuat kesyirikan penyembah
berhala itu ngasih sesajen ngasih sesajen di depan
berhala-berhalanya ya ini makanan banyak banget nih di hadapan mereka Ibrahim
bertanya gak makan diledek sama Nabi Ibrahim ya
kemudian Nabi Ibrahim juga mengatakan di ayat berikutnya
Kenapa kalian tidak mengucapkan apapun alaihimban bilamin Lalu di
hadapan berhala-berhala itu Ibrahim pun memukul ya memukulnya menghancurkannya
dengan tangan kanannya dihancurkan berhala-berhala tersebut sebagaimana kisah yang kita ketahui bersama Ya
maksudnya adalah bahwa Nabi Ibrahim mengatakan tentang berhala-berhala itu apa maakum laquun Kenapa kalian tidak
berbicara karena memang enggak bisa bicara ini adalah aib pada patung-patung yang dijadikan
sebagai Tuhan mereka enggak pantas jadi Tuhan di anara Alasannya kenapa enggak
berbicara ya dan Allah subhanahu wa taala adalah Tuhan yang sempurna Tuhan yang agung Tuhan yang mulia Ya Tuhan
Yang Maha indah di antara kesempurnaan Allah subhanahu wa taala bahwa Allah subhanahu wa taala itu
berbicara bahwa Allah itu berfirman
ya mungkin di sini ada yang bertanya ya atau sebagian orang yang inkari atau
orang-orang yang mengingkari sifat ini mereka mengatakan apa kalau kita katakan bahwa Allah berbicara nanti Allah sama
seperti makhlukNya jadi kita katakan bahwa Allah tidak berbicara lihat syubhatnya sama syubhat
para pengingkar sifat-sifat Allah itu semuanya sama enggak mau meyakini bahwa
Allah itu merahmati Kenapa karena nanti sama kayak makhluk enggak mau mengatakan
bahwa Allah maha melihat Kenapa nanti sama kayak makhluk engak Mau mengatakan bahwa Allah itu mendengar Kenapa nanti
sama kayak makhluk enggak mau mengatakan bahwa Allah itu berfirman enggak mau mengatakan Allah itu berbicara Kenapa karena takut nanti sama seperti makhluk
maka kita katakan justru sebaliknya Kenapa bisa
Em mengingkari sifat tersebut karena dia sudah berpikir terlebih dahulu bahwa
Allah itu sama seperti makhlukNya paham ya dia sudah berpikir dulu bahwa Allah itu seperti makhlukNya sehingga dia
enggak mau menetapkan sifat berbicara bagi Allah kalau ahlusunah Wal Jamaah maka mereka
meyakini bahwa Allah tidak sama seperti makhlukNya Allah berbeda antara satu
makhluk sama makhluk lain saja berbicaranya beda maka Bagaimana antara makhluk dengan Allah subhanahu wa taala
ya firman Allah adalah Firman yang agung pembicaraan Allah adalah pembicaraan yang agung yang mulia yang indah yang
pasti benar Allah mengatakan w
ya Siapa yang perkataan lebih jujur daripada Allah siapa perkataan yang lebih benar daripada Allah jadi perkataan Allah itu enggak bisa
disamakan dengan perkataan makhluk ya sehingga kita enggak boleh meyakini bahwa Allah sama seperti makhlukNya
dengan itu dengan mudah kita akan menetapkan sifat-sifat bagi Allah yang disebutkan dalam Alquran dalam assunah
Ya Allah mengatakan Allah berfirman Allah berfirman dengan segala keagungannya dengan segala kemuliaannya
dengan segala kesempurnaannya Ya Allah Subhanahu Wa taalab dengan segala keagungannya dengan
segala kemuliaannya ya lagi-lagi mereka yang menolak sifat ini selalu mengatakan apa loh Jangan jangan mengatakan itu
kalau Allah berucap e kalau Allah itu berbicara Allah itu berfirman
Berarti ada pita suara ya Ada kerongkongan ada lisan itu menyamakan
Allah dengan makhluk sekali lagi justru yang anda pikirkan adalah Allah itu seperti manusia kalau kita ahlusunah wal
jamaah alhamdulillah Allah berikan Taufik Allah berikan Hidayah kepada kita bahwa kita enggak pernah menyamakan Allah dengan makhlukNya sehingga kita
enggak pernah mengatakan bahwa Allah berarti harus punya lisan Allah berarti harus punya ya apa namanya pita suara
dan lain sebagainya tidak kita enggak pernah meyakini itu kita enggak pernah meyakini itu Ya kita meyakini bahwa
Allah itu tidak sama seperti makhlukNya dan kita mensifati Allah sebagaimana Allah sebutkan dalam al-qur'an dan
sebutkan dalam asunah paham Antum ya dan juga yang mereka yang mengatakan bahwa
ini berarti butuh lisan ya butuh pita suara dan lain sebagainya ternyata Subhanallah ada ya Ee makhluk-makhluk
Allah yang dibuat berbicara sama Allah tanpa ada lisan tanpa ada pitah suara
contohnya siapa jari jemari kita anggota tubuh kita yang nanti akan berbicara di hari
kiamat pernah dengar Antum bahwa tubuh kita bakal ditanya sama Allah nanti di hari kiamat dan mereka bakal
berbicara ya
ya dan anggota tubuh kita enggak ada lisannya enggak ada pit suaranya paham
Antum ya kemudian juga Nabi Sallallahu alaii wasallam mengatakan kepada sebagian istrinya
iqidna fainnahunna mustantqat fainnahunna masulatun mustantqat berzikirlah dengan jari jemari kalian
sesungguhnya mereka akan di tanya oleh Allah dan mereka akan
dijadikan berbicara di hari kiamat kelak Allahu akbar ini keutamaan berzikir dengan tangan teman-teman sekalian
subhanallah subhanallah subhanallah subhanallah subhanallah subhanallah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah
alhamdulillah alhamdulillah pakai tangan ini perintah nabi
ya ya kata nabi su wasallam gunakan tanganmu gunakan jari jemarimu
sesungguhnya mereka akan ditanyaleh Allah di hari kiamat dan mereka akan dijadikan
dibicara oleh Allah jadi nanti harapan kita pada saat kita berzikir dengan tangan adalah jari jemari kita ini
bersaksi di hadapan Allah ya Allah orang ini berzikir kepadamu setiap hari
menggunakan jari jemarinya untuk zikir setelah salat dia zikir di pagi dia zikir di petang dia zikir dengan
menggunakan tangannya jadi jangan menggunakan biji-bijian tasbih jangan menggunakan
hitung-hitungan ya yang ada nomornya dan lain sebagainya jangan pakai tangan
berdasarkan hadis yang tadi saya Sebutkan kecuali kalau seseorang butuh sudah lansia ya lupa-lupa ya enggak bisa
lagi menggunakan tangan ya diberikan ruksah oleh para ulama enggak masalah boleh pakai ya cuma pada saat kita sehat
maka kita mengikuti apa yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam anjurkan kepada
istri-istrinya ya Sehingga maksudnya adalah bahwa ini tidak melazimkan ya
yang Berbicara itu harus punya lisan harus punya ini harus punya itu enggak melazimkan sama sekali ya kemudian juga
disebutkan ya dalam ee sebuah hadis ya bahwa apa namanya
em batu-batu ya kemudian langit dan bumi ini mereka
Bertasbih mereka Bertasbih ini juga Dalil yang menunjukkan bahwa ya Ee
ucapan itu enggak harus ya Ada organ tubuh yang ada di
Manusia ya dan sekali lagi kalau kita mengagungkan Allah ya kita enggak akan
menyamakan Allah dengan makhlukNya Allah berfirman la kam wahuul birir walam
Yakun lahu kufuan Ahad halamuahu samya ya tujuh dalil yang sudah kita sebutkan di
awal tib sehingga itu tadi ya bahwa
pengingkaran terhadap sifat kalam bagi Allah berarti ya pengingkaran terhadap
apa terhadap ketuhanan Allah subhanahu wa taala kemudian yang ketiga pengingkaran terhadap sifat kalam bagi
Allah berarti pengingkaran terhadap rububiyah dan penciptaan
Allah pengingkaran terhadap sifat kalam bagi Allah berarti pengingkaran terhadap rububiyah dan penciptaan Allah rububiyah
itu sifat ketuhanan Allah ya Tapi secara spesifik yang kita sebutkan di sini adalah penciptaan Allah
karena Allah subhanahu wa taala menciptakan dengan firman-nya
dalam surat annahl ayat 40 Allah subhanahu wa taala mengatakan
in kunakun kata Allah Subhanahu Wa sesungguhnya perkataan kami terhadap
sesuatu apabila kami menghendakinya kami hanya mengatakan kepadanya
Kun jadilah kemudian kata allahun maka itu pun akan
terjadi lihat Allah subhanahu wa taala menciptakan hanya dengan ucapan Allah
Subhanahu Wa sehingga ucapan lihat enggak mungkin sama antara ucapan Allah dengan ucapan makhluk ucapan Allah bisa
menciptakan sehingga kalau kita katakan bahwa Allah tidak berbicara kita mengingkari ayat ini Allah yang
mengatakan inamaunai kata Allah Sesungguhnya perkataan kami terhadap sesuatu apabila
kami menghendaki sesuatu Kami mengucapkan anquul kata Allah kami mengucapkan Kun
jadilah Fayakun maka Terjadilah apa yang dikehendaki oleh Allah ini mau
dikemanakan ayat ini teman-teman sekalian mau di mananakan penciptaan Allah subhanahu wa taala kalau kita
menafikan atau mengingkari sifat kalam bagi
Allah kemudian yang keempat bahwa pengingkaran terhadap
sifat kalam bagi Allah berarti pengingkaran terhadap agama Allah Allah
seluruhnya pengingkaran terhadap sifat kalam bagi Allah berarti pengingkaran terhadap agama Allah
seluruhnya karena agama Allah diturunkan oleh Allah dengan apa dengan
firman-firmannya agama ini seluruhnya adalah Firman Allah teman-teman sekalian al-quran ya al-quran isinya adalah
semuanya apa firman Allah subhanahu wa taala Bagaimana mungkin kita mengatakan bahwa Allah tidak berbicara Bagaimana
mungkin kita mengatakan bahwa Allah tidak berfirman Baga mungkin kita mengatakan bahwa firman Allah adalah
makhluk Enggak mungkin Ini Wahyu dari Allah itu adalah agama kita seluruhnya
sehingga yang tadi kita sebutkan ya dalil tentang hal ini adalah sabda Nabi Sallallahu alaii Wasallam kepada
orang-orang yang datang tadi kepada nabi ke kota Makkah nabi
mengatakanahis siapa yang mau membawaku kepada kaumnya sesungguhnya orang-orang Quraisy telah melarangku menyampaikan
firman dari Tuhanku menyampaikan al-qur'an lihat ini agama yang dibawa
oleh Nabi Muhammad agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad semuanya ada di dalam al-qur'an al-qur'an adalah pedoman kita
al-qur'an adalah agama kita al-qur'an adalah kehidupan kita teman-teman sekalian Bagaimana mungkin kemudian kita menyatakan bahwa Allah itu tidak
berfirman ya kemudian yang kelima terakhir bahwa Allah mengancam dengan
neraka sakar bagi yang menyatakan al-qur'an Quran adalah ucapan manusia
atau makhluk Allah mengancam dengan neraka sakar bagi yang menyatakan al-qur'an
adalah ucapan manusia dalam kurung makhluk ada seorang tokoh jahiliyah yang
bernama al-walid Ibnu mughirah al-walid Ibnu mughirah dia mendengarkan al-quran
sampai kemudian memuji-muji al-qur'an dan alwalid Ibnu mughirah adalah orang yang sangat fasih terkenal bahwa dia
ahli dalam kefasihan bahasa bahasa Arab ya Sehingga di Makkah itu ada
semacam festival tiap tahun yang diadakan di Su ukad ya di pasar ukad
pasar ukad ini apa Ya bisa dibilang Legend ya buat orang-orang jahiliah dan banyak ya
buku-buku sastra Arab yang kemudian menukil tentang kisah pasar Eh ukad ya
pasar ukad ini ada festival tiap tahunnya festival para penyair ya jadi
setiap orang yang punya syair bagus dia melantunkan syairnya kemudian ya dinilai
Siapa yang terbaik maka dinobatkan sebagai penyair terbaik gitu ya Nah
Antum tahu alwalid Ibnu mughirah ini yang jadi juri alwalid Ibnu mughirah ini
bukan peserta bukan pemenang juri dia yang menentukan siapa yang hebat ya Siapa yang juara Siapa yang paling bagus
syiirnya syairnya nah alwalid in mughirah pada saat mendengarkan
al-qur'an dia terkaget luar biasa terkaget luar biasa Kemudian dia
mengatakan Inna alaihiawah ya innahu E innahu laawah wa
inna Alaihi thawah ya dia menyebutkan pujian-pujian yang sangat bagus ya saya lupa konteksnya intinya adalah e Ini
adalah ucapan yang sangat bagus ya rasanya manis kemudian dia eh intinya
adalah dia menyebutkan pujian yang luar biasa tentang al-qur'an sampai akhirnya viral alwalid Ibnu mughirah memuji
al-qur'an selesai sudah alwalid IBN mughirah memuji al-quran selesai semua
orang bakal percaya sama al-qur'an bakal percaya sama Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam akhirnya Subhanallah Abu Jahal
seperti biasa Abu Jahal datang ke rumah alwalid Ibnu mughirah setelah viral nih
bahwa ya Al alwalid Ibnu mughirah memuji al-qur'an Abu Jahal datang ke rumah alwalid
kemudian ketok pintu dibuka sama alwalid Subhanallah Abu Jahal Antum tahu
Bawa apa Bawa sekantong uang kata Abu Jahal wahai Walid ini
untukmu Walid Bin mughirah kaget ini Walid Bin mughirah orang kaya orang kaya
Luar biasa ini saudagar ya tokoh di Makkah dikasih
em kantong uang kaget alwalid Apa ini kata Abu Jahal aku mendengar engkau
butuh uang akhirnya engkau memuji al-quran supaya dapat uang dari Muhammad dan
sahabat-sahabatnya ini aku berikan kepadamu bantuan engak usah Muji lagi
Alquran lihat Firaun hadil Ummah kata Nabi Muhammad ini firaunnya umat ini Abu
Jahal lihat kelakuannya abu
tersinggung luar biasa teman-teman sekalian ini tokoh orang tajir orang hebat terpandang Kok bisa dikasih uang
sama Abu Jahal yang mengumpulkan dari orang-orang Makkah dia tersinggung luar
biasa Kemudian dia ya berpikir dia marah
kemudian dia berpikir tentang apa yang harus dia ucapkan tentang al-qur'an ya
kemudian dia memikirkan dia menganalisa Apa yang harus saya ucapkan sampai akhirnya dia pun mengucapkan
apa sesungguhnya Alquran ini adalah sihir in sesungguhnya ucapan itu hanyalah
ucapan manusia paham Antum akhirnya itu yang
diucapkan oleh alwalid IBN mughirah tentang Alquran Setelah dia meyakini tentang keindahannya Setelah dia memuji
luar biasa tentang Alquran akhirnya pada saat dia marah karena tersinggung tadi
perasaannya di sama Abu Jahal akhirnya dia bilang apa ini adalah sihir Ini adalah ucapan manusia di situlah Allah
subhanahu wa taala menurunkan surat al-muddatir ayat 11 sampai ayat
30 Antum perhatikan ayatnya baik-baik ini luar biasa teman-teman sekalian
wallah ya karena kalau dengar Imam baca surah ayat ini merinding ya terakhir pada saat saya ke
Makkah umrah Subhanallah Imam baca salat subuh baca surat almuddatir Lailahaillallah indahnya luar biasa dan
menunjukkan betapa Agungnya Allah betapa besarnya Allah dan juga betapa al-qur'an
adalah kalamullah ya ini ayat sangat menguatkan hati ya dan meyakini tentang
keagungan dan kebesaran al-qur'an Antum perhatikan ayatnya baik-baik Allah subhanahu wa taala mengatakan Darni
waman khalaqtu Wahida biarkan aku bertindak terhadap orang yang telah aku menciptakannya sendirian Allah marah
kepada alwalid Ibnu mughirah Allah mengatakanni wtu Wah biarkan aku
bertindak terhadap orang yang aku telah menciptakan sendirian
wa dan aku jadikan baginya harta benda yang banyak wuda dan anak-anak yang
selalu bersamanyau dan telah kulapangkan orang ini rezeki dan kekuasaan
selapang-lapangnya laahaillallah Allah marah ketika Allah memberikan nikmat kepada alwalid Mirah
kemudian dia kufur kepada Allah Allah marah kepada alwalid IBN mughirah diberikan harta diberikan kenyamanan
hidup diberikan anak diberikan keluarga yang baik keluarga yang banyak kemudian
dia tidak menjadikan nikmat itu untuk Allah subhanahu wa taala tidak digunakan untuk beriman dia tidak gunakan untuk
bertakwa dia tidak gunakan untuk meyakini keyakinan yang benar
Lailahaillallah ya lihat Allah mengatakan sekali lagi Biarkan aku bertindak kepada orang yang telah aku
menciptakannya sendirian yang aku sudah berikan harta yang banyak anak-anak yang selalu bersamanya dan telah kulapangkan
baginya rezeki dan kekuasaan selapang-lapangnya kemudian Allah mengatakan tmaatm azid kemudian dia
ingin sekali supaya aku menambahkannya Allahu akbar lihat ketamakan alwalid iln mughirah yang
digambarkan oleh Allah subhanahu wa taala dalam surat almuddatir kemudian Allah mengatakan Kalla innahu kaana
liayatina Adida sekali-kali tidak akan aku tambah karena sesungguhnya dia menentang
ayat-ayat kami menentang al-qur'an hati-hati bisa jadi Allah
cabut nikmat kita karena dosa kita Allah cabut nikmat yang Allah berikan kepada kita karena maksiat yang kita lakukan
lihat kemurkaan Allah kepada alwalid mughirah Kalla innahuana liaytinaida
sekali-kali tidak akan aku tambah karena sesungguhnya dia menentang ayat-ayat kami
saurhuuda aku akan membebaninya dengan seakan akan dia mendaki pendakian yang
memayahkan Allahu akbar hidupnya sudah enak bakal dibikin sulit sama Allah
inahu fakar waqadar kemudian Allah menceritakan apa yang dilakukan oleh alalid IB Mirah inahuakar waqadar
sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan apa yang telah dia tetapkan faqutilaqdar Celakalah dia apa yang dia
tetapkantilqdar kemudian dia benar-benar celaka atas apa yang telah dia
tetapkan kemudian dia pikirkan tma Abasa waasar kemudian dia bermasam Mukanya dan
merengut mukanya tumma adbar wastakbar kemudian dia berpaling dari kebenaran dan menyombongkan diri faqala kemudian
dia mengatakan kata Allah in hadza illa sihr yutar Ya Allah mengatakan kemudian
dia pun mengatakan al-qur'an ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari in hadza illa qulul Basyar sesungguhnya
al-qur'an adalah perkataan manusia Allahu Akbar
kemudian apa kata Allah di ayat berikutnya Allah
mengatakan Aku akan masukkan dia ke dalam neraka
sakarahukahau apa itu
nerakaeraka neraka yang tidak meninggalkan
danbiar manusia alaihaasar yang memiliki 19 malaikat
yang menjaganya La Ilaha Illallah menyatakan bahwa al-qur'an
makhluk menyatakan bahwa al-qur'an adalah ucapan manusia langsung diancam
oleh Allah dengan neraka saakar Allah mengatakan sauslihiqar pasti aku akan masukkan orang ini ke dalam neraka
sakar ya Sehingga para ulama mengatakan yang menyatakan alqur itu makhluk dia
mendapatkan ancaman sebagaimana yang didapatkan oleh alwalid Ibnu
mughirah ya Sekali lagi ini ayat luar biasa teman-teman sekalian
ya menunjukkan betapa Allah subhanahu wa taala sudah baik kepada alwalid memberikan banyak kenikmatan tapi dia
malah mendustakan ayat-ayat al-qur'an padahal allah berikan eh akal Ya
kecerdasan ya alwalid Ini bukan orang bodoh teman-teman sekalian dia orang hebat dia tokoh dia saudagar kaya
seseorang yang bisa berpikir dan dia sampai pemikirannya bahwa Alquran adalah
kebenaran tapi karena kesombongannya dia tolak hati-hati Allah berikan kepada kita akal Allah berikan kepada kita cara
berpikir yang baik ya kita tahu mana yang baik mana yang buruk mana yang benar mana yang salah ya diambil
hidayahnya hidayahnya diambil jangan dibuang ya setiap orang itu bakal
melalui kehidupan dengan melewati banyak sekali Hidayah ya terkadang Hidayah dapat pada saat kita kajian terkadang
Hidayah dapat dari teman nasehhatin kita terkadang Subhanallah enggak sengaja ya ada cuplikan video cuplikan reels lewat
di Instagram kita lewat di status kita misalnya di WhatsApp di itu Hidayah yang
berlalu-lalang dalam kehidupan kita jangan dibuang
diambil Jangan sampai kita menjadi orang yang sombong padahal diberikan nikmat oleh Allah diber keleluasaan cara untuk
ya menjalani hidup dengan mudah Ya Allah subhanahu wa taala berikan kemudahan Yang banyak kepada kita jangan
disia-siakan jangan pernah digunakan untuk melakukan dosa dan maksiat ya Sehingga ini ya Penjelasan bahwa
al-quran adalah kalamullah Firman Allah dan bukan makhluk ya kemudian pembahasan
berikutnya Subhanallah ini kita sudah agak telat ya tapi saya persingkat saja
Emm kemudian pembahasan berikutnya adalah bahwa al-quran itu diturunkan oleh Allah ya Dan ini juga keyakinan
yang penting ya untuk kita yakini bersama bahwa al-qur'an itu diturunkan oleh Allah ya dalam surat assajdah ayat
2 Allah berfirman tanzilul kitabi la F mirbil alamin turunnya al-qur'an yang
tidak ada keraguan padanya adalah dari Tuhan semesta alam jadi Allah mensifati
bahwa al-quran itu diturunkan ya kemudian Allah juga berfirman dalam surat alan'am ayat 114
orang-orang yang telah kami datangkan kitab kepada mereka mereka mengetahui bahwa al-quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan hak dengan benar ya ya
Sekali lagi bahwa ini adalah Dalil yang menunjukkan bahwa Allah Subhan taa menurunkan al-quran dan kita harus
meyakini hal tersebut dan ini termasuk dari akidah yang penting untuk kita yakini
kemudian yang ketiga bahwa Alquran itu di mulai atau berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah minhu badaa wa
ilaihi yaud ini adalah istilah para ulama ya dalam mensifati al-qur'an bahwa
al-qur'an itu minhub bada berasal dari Allah wa ilaihi yaud dan akan kembali
kepada Allah Apa maksudnya berasal dari Allah dan akan kembali kepada
Allah sehingga maksudnya adalah ya Eh dinamakan kalamullah ya
firman Allah
dinamakan firman Allah dinamakan kalam Allah karena Allah yang mengucapkannya pertama kali ya karena Allah yang
mengucapkannya pertama kali jadi al-qur'an ini diucapkan oleh siapa
diucapkan oleh seluruh kaum muslimin dan muslimat Betul tidak ya kita mengucap kita membacanya ya kita mengucapkan
al-qur'an kemudian juga dibaca oleh para sahabat nabi dibaca oleh Nabi kemudian juga disampaikan oleh
Jibril tapi kita harus yakin bahwa ini bukan ucapannya Jibril bukan ucapannya
Nabi Muhammad tapi ini adalah ucapan Allah subhanahu wa taala ya Kenapa para ulama menyebutkan
hal ini minhubada ya berasal dari Allah karena sekali lagi yang mengingkari sifat kalam bagi Allah sebagian mereka
mengatakan bahwa ini adalah takbir atau ekspresi dari Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam jadi Muhammad mendapatkan Wahyu
itu berupa sesuatu yang EE bukan terucap gitu ya bukan terbaca bukan terucap tapi
kemudian Muhammad yang menjelaskannya ya padahal ini tidak sedemikian ini berasal
dari Allah langsung teman-teman sekalian dan ini kemuliaan buat kita ya kaum muslimin bahwa kita memiliki al-qur'an
Allahu akbar ya Subhanallah al-qur'an ini dari Allah langsung dan sekali lagi
keyakinan ahlusunah Wal Jamaah ya belajar Akidah itu bakal menjadikan kita bertakwa menjadikan kita dekat sama
Allah menjadikan kita semakin kuat kokoh di atas agama Coba bayangkan sebelum mempelajari tentang hakikat dari
al-qur'an dengan setelah Antum mempelajarinya kita bakal lebih respect sama al-qur'an kita bakal lebih hormat
sama al-quran mengagungkan al-qur'an itu kata-kata yang lebih pantas mungkin pengagungan terhadap al-qur'an takzimul
Quran ya bahwa ternyata dalam kehidupan kita ada kalamullah dalam kehidupan kita
adal ada firman Allah yang merupakan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala ya Ikhwan enggak mungkin kita
menyia-nyiakan ini enggak mungkin mustahil dalam hidup kita kita menyia-nyiakan ini Jika ternyata ini
adalah keyakinan yang harus kita yakini bahwa dia datang dari Allah bukan perkataan nabi Muhammad bukan perkataan
Jibril bahkan Jibril ini Mulianya luar biasa malaikat yang paling mulia adalah Jibril penduduk langit yang paling mulia
adalah Jibril ternyata ini bukan perkataannya Jibril Tapi perkataan siapa perkataan Allah yang merupakan Tuhan
dari Jibril dan Tuhan dari Muhammad Tuhan seluruh makhluk dan alam semesta ya masih kita menyia-nyiakan
al-quran pada saat kita punya keyakinan minhuada berasal dari
Allah lihat pentingnya belajar akidah menghidupkan hati memotivasi kita untuk
selalu melakukan amal-amal Saleh pada saat kita meyakini tentang ya hakikat dari keyakinan yang harus kita yakini
tentang Alquran ya Sehingga disandarkan kepada Allah
waai dan Alquran ini kembali kepada Allah Apa artinya kembali kepada Allah dan ini yang kan teman-teman sekalian
dia hakikat yang harus kita yakini tapi Subhanallah menyedihkan kata para ulama bahwa maksud
dari al-qur'an yang akan kembali kepada Allah adalah bahwa di akhir zaman nanti kita enggak tahu kapan bahwa Allah akan
mengambil al-qur'an sehingga tidak tersisa di muka bumi satu ayat pun dari Alquran kecuali
sudah dicabut oleh Allah diangkat sama Allah sehingga sebagai dengan orang membuka mushaf
kosong tidak ada lagi firman Allah hati manusia Mungkin dia menghafal
satu ayat dua ayat hilang semuanya al-qur'an diangkat sama Allah dikembalikan kepada Allah subhanahu wa
taala ini adalah makna minhuadaa wa ilaihi yaud bahwa al-quran itu berasal dari Allah dan akan kembali kepada
Allah Lailahaillallah Siapa yang bisa membayangkan hidup tanpa
al-qur'an Siapa yang bisa membayangkan dia membuka mushaf kemudian enggak ada
isinya ini hakikat yang dijelaskan oleh Abdullah bin Mas'ud di antaranya ya
sebuah arar Abdullah bin Mas'ud
mengatakanusratuni mushaf Wibi ahin Riat kata Abdullah Inu Masud seorang sahabat
yang mulia akan diambil Alquran pada suatu malam akan diambil Alquran pada suatu
malam sehingga tidak akan Tertinggal satu ayat di dalam Mushaf dan satu ayat
di dalam hati seseorang kecuali akan diangkat oleh Allah subhanahu wa taala sehingga mereka bangun di pagi hari
dalam kondisi tidak ada lagi al-qur'an Lailahaillallah pedoman hidup kita yang
menjadikan kita bahagia yang menjadikan hati kita tenang pada saat kita sedih kita baca al-qur'an itu menjadi Pelipur
bagi kesedihan kita pada saat kita stres banyak masalah kita buka al-qur'an kita
baca Surah Yusuf ya kita baca ya surat alan'am
surat annahl yang penuh dengan penyebutan kenikmatan-kenikmatan Allah hati kita langsung senang
lagi ya kita baca surat al'raf kita baca surah alqasas yang isinya banyak sekali
kisah-kisah para nabi dan rasul yang sangat-sangat menghibur hati kita ya Allah subhanahu wa taala
berfirman dalam
alquranikillah sesungguhnya dengan zikir kepada Allah hati itu akan menjadi
tenang wunazzilu Minal Qurani Ma Hua syifaun warahmatun lil mukminin dan kami
turunkan al-qur'an sebagai penyembuh dan juga Rahmat kasih sayang bagi orang-orang yang beriman kita enggak
dapat lagi penyembuh kata para ulama penyembuh di sini adalah penyembuh bagi sakit yang secara fisik dan sakit yang
sifatnya itu adalah abstrak sesuatu yang ada di dalam hati hati kita sedih baca Quran Subhanallah pulih lagi kita punya
masalah nih dalam hidup masalah dalam rumah tangga dalam finansial dalam urusan pertemanan di kantor misalnya
kita punya masalah Buka al-quran baca Antum rasakan nikmatnya baca Alquran pada saat ada
masalah wallah hilang semuanya ya apalagi kalau antum ngerti isinya Wah
Subhanallah selesai sudah ya apalagi Surat Yusuf Sebagian ulama mengatakan
Surat Yusuf tidak ada orang yang bersedih kemudian membacanya ya pasti Allah akan hilangkan kesedihannya Kenapa
karena makna yang terk di dalamnya ya karena makna yang terkandung di dalamnya Nabi Yusuf
kehidupannya sangat menyedihkan di awal-awal kehidupannya tapi kemudian dia menjadi e seorang yang punya jabatan
tinggi diluaskan rezekinya sama Allah diluaskan jabatannya dimudahkan kehidupannya setelah melalui fase
kehidupan yang sangat sulit yang baca surat Yusuf dia akan terlibur Nah bayangkan suatu malam Allah angkat itu
semua baca Quran sebelum diangkat baca al-qur'an sebelum diangkat
al-qur'an ya Sehingga itu makna dari minhuada waaii yaud ya Alquran itu berasal dari Allah dan akan di akan
kembali kepada Allah subhanahu wa taala dan juga bahwa al-qur'an itu
adalah eh Firman Allah ya Secara makna dan hurufnya secara makna dan hurufnya
ya tadi disebutkan oleh sikhul Islam Ibnu Taimiyah Ya silakan Antum buka lagi bukunya tadi Eh kata
beliau di halaman yang ke 54 ya
hikayat itu maksudnya yang semisal dengan firman Allah ya atau ungkapan dari firman Allah enggak itu Firman
Allah bukan ungkapan dari firman Allah bukan yang semisal dari firman Allah bukan hikayah artinya yang semisal yang
mirip enggak itu bukan yang mirip bukan ungkapan tapi itu adalah Firman
Allah itu yang diucapkan oleh Allah difirmankan oleh Allah ya Bahkan apabila orang-orang membaca Alquran atau
menulisnya di mushaf-mushaf lembaran-lembaran buku itu tidak Ar dari hakikatnya bahwa dia firman Allah jadi
walaupun kita baca nih sekarang kita baca alif lam
mimikalitabin itu adalah Firman Allah lisan kita makhluk suara kita makhluk
tapi Alquran yang kita baca tetap dia adalah Firman Allah paham
ya pada saat kita tulis di Alquran di mushaf misalnya lembaran-lembaran kertas
itu makhluk ya tinta itu makhluk tapi Alqurannya
Walaupun dia dituliskan dia tetap firman Allah paham Antum Maksudnya semoga paham ya ini yang maksud dari Ibnu
Taimiyah apabila orang-orang membaca Alquran atau menulisnya di mushaf-mushaf lembar-lembaran buku itu tidak
mengeluarkannya dari hakikatnya bahwa ia adalah Firman Allah yang sebenarnya ya
makanya ada perkataanuul qamu kalamul bari ini perkataan bagus
nih suara adalah suara manusia pembaca
al-qur'an tapi alkalam ucapannya ya yang disebutkan Itu adalah
ucapan Allah firman Allah karena perkataan hanya disandarkan secara hakiki kepada yang mengatakannya
pertama kali ya bukan kepada yang mengatakannya untuk sekedar menyampaikan dan
mengabarkan ya Jadi kalau sekarang Ana bawa perkataan dari Sal seorang misalnya
ee seorang ulama misalnya maka anda katakan bahwa ini adalah perkataan siapa bukan perkata perkataan ulama walaupun
adaa yang menyampaikan paham Antum ya tetap perkataan tersebut disandarkan kepada ulama tersebut atau contoh deh
Sekarang Ana katakan kepada Antum Innamal aalu binniyat Sesungguhnya setiap
ee perbuatan itu ada niatnya ucapan siapa ini
hah ucapan Ana bukan ucapan Rasul Antum tahu itu hadis itu ucapan Rasul Ya
sehingga ucapan itu disandarkan kepada yang pertama kali mengucapkannya Begitu juga dengan al-quran ya walaupun
disampaikan oleh Jibril kepada Nabi Muhammad walaupun disampaikan oleh Nabi Muhammad kepada umatnya tetap dia adalah
Firman Allah kenapa Karena yang pertama kali mengucapkannya adalah Allah ya Sehingga yang disandarkan kepadanya
adalah Allah ya dan al-qur'an adalah Firman Allah huruf-huruf Dan
makna-maknanya ya Jadi huruf per hurufnya itu Firman Allah maknanya juga
firman Allah karena sekali lagi mereka yang mengingkari al-qur'an itu adalah Firman Allah mereka kadang membuat-buat
maknanya dari Allah tapi hurufnya dari Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ini enggak benar hurufnya dari Allah
maknanya dari Allah dan firman Allah bukan sekedar huruf tanpa makna dan bukan pula makna tanpa huruf jadi
hurufnya maknanya semuanya dari Allah subhanahu wa taala kemudian yang terakhir yang terakhir ya setelah kita
mempelajari ini semua teman-teman sekalian al-qur'an adalah Firman Allah
Dan bahwasanya ini sifat di antara sifat-sifat Allah al-qur'an itu datang dari Allah ya berasal dari Allah dan
akan kembali kepada Allah hurufnya dari Allah maknanya dari Allah nah terus kita apain ni al-qur'an setelah belajar
akidah setelah Masyaallah akidah ahlusunah wal jamaah mengikuti para Salaf mengikuti al-qur'an mengikuti
hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengikuti kesepakatan para ulama ya ilmunya sekarang semakin dalam
nih Nah ilmu itu bukan cuma sekedar teori terus Antum apain nih al-qur'an
kalau masih malas baca ya maka ada yang salah dalam pembelajaran kita terhadap
al-qur'an sehingga hak al-qur'an yang harus kita penuhi di antaranya adalah
membaca dan menghafalkan al-qur'an Ikhwan kita dalam urusan
kerjaan kita kita berusaha untuk menghafalkan hal-hal yang perlu dihafalkan ya
tib pada saat kita kerja misalnya atau kita punya satu usaha ya kita berusaha untuk ya Membaca
hal-hal yang penting untuk kita ketahui tentang apa namanya eh pekerjaan kita
tersebut atau jangan jauh-jauh deh sekarang Antum beli sesuatu nih baru ya handphone tablet laptop kan biasanya
suka ada buku panduan tuh ya kalau antum enggak tahu apa yang Antum lakukan Ambil
buku panduannya kemudian Antum baca betul enggak Antum pelajari karena Antum yakin bahwa ini harus ada guidance-nya
harus ada petunjuk Gimana cara menggunakan barang ini jangan sampai salah begitu juga kita dalam kehidupan
ya kalau kita beli barang kemudian ada buku petunjuknya maka kita hidup ada buku
petunjuknya juga ini buku petunjuknya al-qur'an
Ustaz Saya mau hidup bahagia jawabannya Alquran Saya punya masalah sama istri
saya ya istri saya membanggang terus mengangkat suara terus di hadapan saya ya kembalikan kepada al-quran kembalikan
kepada agama kembalikan kepada Allah subhanahu wa taala sehingga kewajiban kita yang pertama adalah membaca dan
menghafalkan Alquran ya baca Alquran setiap hari teman-teman sekalian enggak boleh ada satu hari kita enggak baca
al-quran Enggak boleh kalau kita yakin dengan Akidah Yang tadi kita pelajari yakin bahwa ini firman Allah berasal
langsung dari Allah ya bukan dari manusia bukan dari Nabi Muhammad Bahkan bukan dari Jibril dari Allah langsung
Lah terus kenapa enggak dibaca ya Sehingga ini yang pertama membaca dan menghafalkan al-quran Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam mengatakan dalam hadisnya iqraul Quran fainnahu ya'ti yaumalqiamah syafian liashhabih bacalah
al-quran karena ia akan datang di hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang
membacanya Allahu akbar orang yang baca al-qur'an di hari kiamat pasti bahagia
ya orang yang baca al-quran di hari kiamat pasti bahagia kemudian dalam sebuah hadis Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Man Q harfan Min kitabillahahu bihian hasanualiha Barang siapa membaca satu
huruf Alquran dia akan mendapat mendapatkan satu kebaikan dan satu kebaikan dia akan mendapatkan 10 pahala
Lau Alif Lam Mim harf aku tidak katakan Alif Lam Mim adalah satu huruf akan tapi Alif satu huruf lam satu huruf dan mim
satu huruf bayangkan Antum baca Alif Lam Mim Antum dapat berapa pahala
30 cuma Alif Lam Mim Bagaimana kalau kemudian Antum
lanjutkan coba hitung ya Al l mim 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
19 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
3 320 pahala ini dapat dari mana 320 pahala
dengan membaca Alif Lam Mim dalikal kitabu la F hudil Muttaqin itu 320
pahala ini baru satu baris loh ya 320 pahala dan satu halaman itu ada berapa
baris ada 15 baris 15 300 berapa teman-teman sekalian 3 Kal 300 10 aja
sudah 3.000 3.000 tambah 3 * 5 15
4.500-an kurang lebih 5.000an lah bayangkan Antum Antum dapat 5.000 pahala
hanya dengan satu halaman betapa bodohnya kita ya maaf
kalau agak kasar ya betapa bodohnya kita kalau kita enggak baca al-qur'an setelah kita mengetahui semua ini kita terlalu
bodoh ya Ada emas di hadapan kita terus Antum enggak ambil Antum dipersilakan nih ya ada Bos emas
misalnya Silakan ambil ya mau Berapa keping silakan diambil terus Antum Masyaallah tawadu Enggak saya enggak
perlu emas ini orang bodoh sekarang kita dihadapkan dengan pahala yang sangat
banyak kemudian kita enggak mau baca al-quran satu halaman aja enggak mau satu halaman nih enggak sampai 5 menit
teman-teman sekalian enggak mau ya Sehingga ini hirman ya Ini adalah
orang-orang yang terhalangi dari kebaikan ya gak mau
menyisihkan waktunya 5 menit pun untuk baca Alquran ya Dan kita melakukan banyak
aktivitas lebih dari itu kita ngobrol sama teman-teman scrolling medsos ya
nonton apalagi naubillah jangan sampai ada yang nonton teman-teman sekalian yatum sudahah belajar akidah tolong gak
usah nonton lagi ya ya khusnya akhwat nih sebagianhanallah punya hobi nont non
drama ini drama itu series ini series itu enggak habis-habis semakin diikuti
dia semakin terjerembab ke dalam ya kemungkaran-kemungkaran tersebut ya La
haula wala quwata illa Billah jadi ini bisa jadi alternatif Maksudnya ya jadi alternatif yang suka nonton Jangan
tersinggung ya atau silakan tersinggung ya justru itulah e manfaat dari kajian ya Wul mustaan sehingga itu yang pertama
membaca dan menghafalkan al-qur'an dan kita perlu punya hafalan ya untuk baca apa namanya
bacaan kita pada saat salat ya kita perlu punya hafalan ya jadi hafal ee perlu dihafalkan teman-teman sekalian
kemudian kedua adalah mentadaburi dan mempelajari al-qur'an jadi jangan cuma sekedar dibaca saja dan dihafalkan saja
ya tapi kita harus juga mentadaburi ya berusaha untuk baca terjemahannya misalnya ya mengkhususkan waktu apalagi
di bulan Ramadan ya ya baca al-qur'an kemudian khususkan waktu entah misalnya
Kapan sebelum buka puasa misalnya setengah setengah jam Antum di meja makan tuh sambil buka terjemahan
al-qur'an misalnya baca aja baca dari mulai Albaqarah atau baca yang dikira menarik Ya seperti surat alqasas surah
Al qasas menarik banget teman-teman sekalian ya Coba deh Antum baca terjemahnya ya kisah Nabi Musa alaih
salam ya kisah para nabi dan rasul Kisah Nabi Adam ya menarik dan banyak pelajaran di situ bagaimana para nabi
berdoa kepada Allah pada saat mereka sulit Apa doa yang mereka ucapkan itu banyak di al-qur'an ya Sehingga itu yang
kedua mentadaburi dan mempelajarinya kemudian yang ketiga adalah
mengamalkannya dan ini engak kalah penting ya kita mempelajari ilmu agama
mempelajari Alquran untuk mengamalkannya jadi hati-ti tem-
sekalian ilmu itu untuk diamalkan ya jangan sampai kita punya ilmu kemudian kita lalaikan kita
sia-siakanah AB
wasr perhatikan abdurahmanami ini murid dari para sahabat seorang tabiin dia mengatakan
bahwa aku diberitahukan oleh sahabat-sahabat Nabi yang belajar
Alquran dari Nabi Lihat metode para sahabat dalam mempelajari Alquran itu seperti apa kata Abdurrahman Bin Sulami
yang memberitahukan kepadaku adalah Utsman bin Affan Abdullah bin Mas'ud dan
yang lainnya mereka semua mengatakan pada saat mereka belajar al-quran dari
nabi mereka mempelajari 10 ayat kemudian mereka tidak menambahkannya sampai
mereka mempelajari ilmu dan amal di dalam ayat tersebut jadi 10 ayat berhenti dulu
dipelajari diamalkan selesai lanjut lagi 10 ayat
berikutnya enggak lebih dari 10 dipelajari diamalkan terus begitu ini metode mempelajari al-quran para ulama
para sahabat nabi ya ternyata ada amalnya tuh bukan cuma teori Mereka pun Mengatakan kata
Abdurrahman Bin asulami sahabat-sahabat nabi mengatakan fataam Quran walma walala Jamian maka kami pun mempelajari
al-quran ilmu dan amal secara berbarengan ya jadi penting untuk
mengamalkan al-qur'an kemudian yang terakhir yang keempat adalah mengajarkan Alquran ya nabi
mengatakanirukumr sebaik-baik kalian adalah orang yang mengaj belajar Alquran dan
mengajarkannya ya jadi Antum pelajari Alquran cara bacanya Ya kemudian
tafsirnya Bagaimana beramal dengan Alquran belajar dan juga mengajarkan
Ustaz saya bukan Ustaz saya bukan Ustazah Apa yang harus saya lakukan Makanya belajar dulu nanti kalau sudah
belajar ada sesuatu yang bisa kita ajarkan ya apalagi konteksnya misalnya kepada anak-anak kita ya kalau kita
punya anak-anak kecil Wah jangan kasih Ustaz ya kita punya anak kecil nih
Jangan kasih Ustaz Antum bisa baca Quran Antum ajarkan dia baca Quran sampai dia rada lancar sedikit ya ilmu kita sudah
mentok nih udah hampir disaingi sama anak kita baru kasih Ustaz ya enggak
masalah kenapa karena tadi kita sebutkan bahwa satu huruf berapa pahalanya 10
ya satu huruf pahalanya 10 kalau anak kita bisa baca Qurannya Karena sebab dari kita kita yang mengajarkannya maka
kita akan mendapatkan pahala baca Quran anak kita seumur
hidupnya bayangkan berapa ribu berapa puluh ribu berapa ratus ribu berapa juta pahala yang akan didapatkan anak kita
dan kita mendapatkannya secara gratis ini investasi orang-orang yang cerdas dia tahu bagaimana meraih pahala
dengan cara yang mudah yaitu dengan mempelajari al-quran kemudian mengajarkannya kepada orang lain karena Nabi Sallallahu alaih wasallam
mengatakan dalam sebuah hadisir orang yang mengajarkan kebaikan menunjukkan Kebaikan dia akan
mendapatkan pahala sama persis seperti orang yang melakukannya barakallahu fikum
teman-teman Sekalian minta maaf kalau terlalu lama Semoga apa yang disampaikan bermanfaat untuk kita semua
dan tentu pertanyaan lagi-lagi tidak bisa dijawab karena waktunya sudah
terlalu e apa namanya terlambat
ya Ya mungkin nanti saya coba atur sama teman-teman panitia supaya pertanyaan
itu dijukan e dihimpun gitu ya pertanyaannya
kemudian nanti kita buat mungkin satu sesi untuk tanya jawab wahuam Ya intinya Alhamdulillah yang penting materinya
tersampaikan dan Saya berusaha untuk e apa namanya menyusun ya materinya supaya
mudah untuk di dan jelas Sekali lagi semoga apa yang disampaikan bermanfaat teman-teman sekalian, barakallahu fikum.
Kita tutup dengan doa kafaratul majelis subhanakallahumma wabihamdika asadu Alla ilahailla Anta astagfiruka waubu ilaik.
Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Subhanakallahumma wabihamdika, Ashadu alla ilaha illa anta, astaghfiruka wa
atubu ilaik.
Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."