بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Kitab Bahjatu Qulubil Abrar
Ustadz Feri Setianto حَفِظَهُ الله تعالى
🗓️ Rabu, 24 Juli 2025
🏢 Masjid Al Jamalah, Panggungan, Sleman
Hadits ke 9: Iman kepada Takdir
Pada pertemuan sebelumnya membahas perangkap setan membuat manusia was-was ragu akan Allah subhanahu wa ta'ala dengan cara yang sangat halus sekali sampai manusia menanyakan sesuatu yang seharusnya tidak perlu ditanyakan.
Sabda Nabi: sungguh aku mengetahui apabila seseorang mengucapkan sesuatu maka sakitnya akan hilang, yaitu ucapan ta'awudz.
Pada pertemuan sebelumnya membahas perangkap setan menggoda manusia sampai manusia ragu dan tidak percaya sama Allah subhanahu wata'ala. Sampai padatitik manusia menanyakan sesuatu yang seharusnya tidak perlu ditanyakan.
Obat jika merasa was2,
~ Ucapkan aku beriman kepada Allah/amantu Billah
~ Mengucapkan isti'adzah/ ta'awudz
Kata Nabi shallallahu allaihi wasallam, Sesungguhnya iman itu sungguh bisa usang, bisa lusuh sebagaiman lusuhnya pakaian kita.
Hadits ke 9
Iman kepada Takdir
Segala sesuatu itu sudah ada takdirnya,
Segala sesuatu itu ada ketetapannya, Sampai2 yang namanya malas dan semangat juga merupakan takdir Allah subhanahu wa ta'ala.
Maka segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah subhanahu wa ta'ala.
Yang ini adalah salah satu dari 6 hal yang wajib kita imani.
Takdir adalah rahasia Allah
Tidak ada yang terjadi pasti Allah sudah tahu.
Segala sesuatu itu dengan takdirNya
Bagaimana kita tahu itu takdir kita?
Kita tahu itu takdir kita kalau sudah terjadi.
Ketika seseorang iman kepada takdir maka dia tidak akan pernah merasa sedih ketika Allah tidak berikan kepadanya dan tidak akan merasa kegeeran ketika Allah memberikan kepadanya.
Kata Nabi shallallahu alaihi wasallam apa yang menjadi takdir kita maka tidak akan lari kemana. Dan apa yang bukan takdir kita maka tidak akan pernah sampai kepadanya.
Bahwa setiap yang Allah takdirkan untuk kita pasti akan kita dapatkan
Apa yang akan menjadi bagian kita, takdir kita tidak akan kemana.
Dan sebaliknya,, apa yang bukan menjadi takdir kita tidak akan pernah sampai kepada kita.
Orang yang iman kepada takdir dengan sebenar2 Iman tidak akan mungkin hasad.
Salah satu sebab hasad kurangnya beriman kepada takdir Allah
Setiap yang Allah tetapkan itu baik karena Allah 'alim, tidak ada yang luput dari ilmu Allah
Segala sesuatu Allah tetapkan..
Allah menetapkan aaa dasar ilmunya tapi Allah memiliki kehendak/iradah. Jadi kehendak tergantung ....
Faalhamaha fujurroha,Allah sudah memberikan kita semuanya jalan yang lurus.
Allah sudah menurunkan Nabi dan kitab2Nya sebagai pedoman agar kita menyalahkan takdir
Ketika manusia memilih surga maka Allah mudahkan untuk masuk surga.
Yang tahu apakah seseorang berhak mendapat hidayah adalah Allah subhanahu wata'ala
Kalau semua sudah jelas ditetapkan oleh Allah untuk apa kita beramal?
Semua manusia akan diberikan kemudahan untuk apa yang menjadi takdirnya.
Ya Allah jadikanlah setiap ketetapan
..menjadi takdir yang baik.
Pertemuan selanjutnya insya Allah membahas hadits kesepuluh
Mengajak untuk mendapatkan hidayah dari Allah subhanahu wa ta'ala.
Wallahu 'alam