1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-4 dalam seri Kitab Bahjatu Qulubil Abrar yang membahas tentang iman kepada takdir. Ustadz Feri Septianto, Dosen PUTM & Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Kitab Bahjatu Qulubil Abrar

Ustadz Feri Setianto حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Rabu, 24 Juli 2025

🏢 Masjid Al Jamalah, Panggungan, Sleman

Hadits ke 9: Iman kepada Takdir

Pada pertemuan sebelumnya membahas perangkap setan membuat manusia was-was ragu akan Allah subhanahu wa ta'ala dengan cara yang sangat halus sekali sampai manusia menanyakan sesuatu yang seharusnya tidak perlu ditanyakan.

Sabda Nabi: sungguh aku mengetahui apabila seseorang mengucapkan sesuatu maka sakitnya akan hilang, yaitu ucapan ta'awudz.

Pada pertemuan sebelumnya membahas perangkap setan menggoda manusia sampai manusia ragu dan tidak percaya sama Allah subhanahu wata'ala. Sampai padatitik manusia menanyakan sesuatu yang seharusnya tidak perlu ditanyakan.

Obat jika merasa was2,

~ Ucapkan aku beriman kepada Allah/amantu Billah

~ Mengucapkan isti'adzah/ ta'awudz

Kata Nabi shallallahu allaihi wasallam, Sesungguhnya iman itu sungguh bisa usang, bisa lusuh sebagaiman lusuhnya pakaian kita.

Hadits ke 9

Iman kepada Takdir

Segala sesuatu itu sudah ada takdirnya,

Segala sesuatu itu ada ketetapannya, Sampai2 yang namanya malas dan semangat juga merupakan takdir Allah subhanahu wa ta'ala.

Maka segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah subhanahu wa ta'ala.

Yang ini adalah salah satu dari 6 hal yang wajib kita imani.

Takdir adalah rahasia Allah

Tidak ada yang terjadi pasti Allah sudah tahu.

Segala sesuatu itu dengan takdirNya

Bagaimana kita tahu itu takdir kita?

Kita tahu itu takdir kita kalau sudah terjadi.

Ketika seseorang iman kepada takdir maka dia tidak akan pernah merasa sedih ketika Allah tidak berikan kepadanya dan tidak akan merasa kegeeran ketika Allah memberikan kepadanya.

Kata Nabi shallallahu alaihi wasallam apa yang menjadi takdir kita maka tidak akan lari kemana. Dan apa yang bukan takdir kita maka tidak akan pernah sampai kepadanya.

Bahwa setiap yang Allah takdirkan untuk kita pasti akan kita dapatkan

Apa yang akan menjadi bagian kita, takdir kita tidak akan kemana.

Dan sebaliknya,, apa yang bukan menjadi takdir kita tidak akan pernah sampai kepada kita.

Orang yang iman kepada takdir dengan sebenar2 Iman tidak akan mungkin hasad.

Salah satu sebab hasad kurangnya beriman kepada takdir Allah

Setiap yang Allah tetapkan itu baik karena Allah 'alim, tidak ada yang luput dari ilmu Allah

Segala sesuatu Allah tetapkan..

Allah menetapkan aaa dasar ilmunya tapi Allah memiliki kehendak/iradah. Jadi kehendak tergantung ....

Faalhamaha fujurroha,Allah sudah memberikan kita semuanya jalan yang lurus.

Allah sudah menurunkan Nabi dan kitab2Nya sebagai pedoman agar kita menyalahkan takdir

Ketika manusia memilih surga maka Allah mudahkan untuk masuk surga.

Yang tahu apakah seseorang berhak mendapat hidayah adalah Allah subhanahu wata'ala

Kalau semua sudah jelas ditetapkan oleh Allah untuk apa kita beramal?

Semua manusia akan diberikan kemudahan untuk apa yang menjadi takdirnya.

Ya Allah jadikanlah setiap ketetapan

..menjadi takdir yang baik.

Pertemuan selanjutnya insya Allah membahas hadits kesepuluh

Mengajak untuk mendapatkan hidayah dari Allah subhanahu wa ta'ala.

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."