1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-116 dalam seri Kajian Tematik yang membahas tentang pahala nabi ﷺ. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🗓️ Selasa 2 September 2025

🏢 Masjid Jami' Margotunggal, Yogyakarta

Pembahasan kajian pagi ini adalah tentang Pahala Nabi ﷺ karena beliau ﷺ adalah manusia yang pahalanya paling besar, karena Nabi ﷺ mendapatkan pahala dari amal semua umatnya, Allah سبحانه و تعالى tegaskan dalam Surat Al-Qalam Ayat 3;

إِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍ

Artinya: Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.

3. Kemudian Allah menyebutkan kebahagiaan Nabi Muhammad di akhirat seraya berfirman, “Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.” Yaitu pahala besar sebagaimana yang disebutkan oleh kata nakirah dalam ayat ini. Pahala besar yang tidak ada putusnya, namun tetap mengalir. Hal itu dikarenakan amal shalih yang dilakukan oleh Rasulullah, akhlak yang sempurna, dan petunjuk menuju kebaikan.[Tafsir as-Sa'di]

Maka umat Nabi ﷺ tidak perlu menghadiahkan pahala untuk Nabi ﷺ karena ketika umat islam mengamalkan Islam secara otomatis akan mengalir pahalanya untuk Nabi ﷺ mulai dari surat al fatihah, surat lainnya dalam Al Quran, maupun amal shalih lainnya. Maka sebaliknya apabila seseorang memulai perkara keburukan akan mendapatkan dosa dari apa yang dilakukan para pengikutnya, sebagaimana peristiwa akhir-akhir ini berupa demonstrasi yang membawa kepada kerusakan yang lebih besar berupa penjarahan & pembunuhan, semua akan mempertanggungjawabkan kelak di akhirat,

لَا تَحْسَبَنَّ ٱللَّهَ غَٰفِلًا عَمَّا يَعْمَلُ ٱلظَّلِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ ٱلْأَبْصَٰرُ

Artinya: Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak,[Surat Ibrahim Ayat 42]

Merupakan rahmat dan karunia Allah adalah amal shalih hamba tidak akan disia-siakan, sebagaimana Allah سبحانه و تعالى berfirman dalam Surat Hud Ayat 115

ٱصْبِرْ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Artinya: Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.

Semua amal hamba baik besar maupun kecil akan dihisab, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى dalam Surat Al-Insyiqaq Ayat 8

فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا

Artinya: Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,

Maka manfaatkan waktu di kehidupan kita ini dengan catatan amal yang baik agar kelak kita mendapatkan kebahagiaan yang hakiki.

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."