بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Al Qur'an Dan Sains, Kenapa Tidak Ada Dinosaurus Dalam Islam?
Open Mic - Ammi Nur Baits, S.T., B.A. Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-1 dalam seri Open Mic yang membahas tentang al qur'an dan sains, kenapa tidak ada dinosaurus dalam islam?. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
Ada dinosaurus terbukti ini adalah fosilnya rangkanya dan seterusnya
sehingga kita yakin ini betul-betul
rangka dinosaurus kita Yakin betul
misalnya tapi kenapa kok tidak ada dalam
al-qur'an jawabannya tidak semua realita
disebutkan dalam
al-qur'an Open Mic anb
Ustaz ini kita mau tanya kaitannya
dengan sains ya artinya Bagaimana
pandangan Islam mengenai hasil-hasil
riset dan penemuan-penemuan para ilmuwan
yang terbaru yang mungkin itu tidak
tercantum di dalam al-qur'an dan
hubungannya nanti apakah benar bahwa
al-quran itu kitab sains gitu sehingga
kejadian di sekitar kita ataupun yang
kita temukan dalam dunia modern ini
sebenarnya sudah dijelaskan oleh
al-qur'an nah bagaimana Islam memandang
sains dan bagaimana al-qur'an menjawab
Ustaz terhadap fenomena fenomena yang
muncul yang itu mungkin baru ditemukan
hasil risetnya Alhamdulillah wasalatu
wasalamu ala
rasulillah kita berbicara tentang
penilaian kebenaran ini Apakah benar
ataukah ini tidak benar karena eh
penemuan sains sendiri akan menggali
tentang beberapa hal yang itu menjadi
menjadi apa ya Ee pertanyaan besar
masyarakat benar enggak sih ada kayak
gini benar enggak sih ada kayak gini
kemudian mereka melakukan penelitian
kalau kita ditanya mana sih antara
al-qur'an dan sains yang lebih dulu
al-qur'an atau sains yang duluan mungkin
al-qur'an Ustaz jelas al-qur'an kan jadi
al-qur'an diturunkan oleh Allah dalam
kondisi masyarakat belum mengenal aneka
sains seperti yang saat ini kita kenal
memang ada pengetahuan yang sudah
dimiliki oleh mereka dan ada
ee budaya atau teknologi sederhana yang
mereka miliki ketika itu tapi tidak
seperti yang sekarang kita jumpai
berkembang demikian pesat bahkan ada
beberapa kondisi yang tidak terjangkau
di masa silam sekarang bisa dijangkau
dengan adanya misalnya teropong dengan
adanya apalagi misalnya USG dan
seterusnya sehingga kalau Quran lebih
dulu lalu baru ada sains pernyataan mana
yang lebih benar al-quran membenarkan
sains ataukah sains membenarkan
al-qur'an sainsenar
Alquran sains membenarkan Alquran jadi
kita tidak mengatakan al-quran
membenarkan sains karena kalimat ini
berarti sains ada lebih dulu kemudian
dinyatakan kebenarannya oleh al-qur'an
tapi yang lebih tepat adalah al-quran
dibenarkan oleh sains artinya begini ada
beberapa teks dalam Alquran yang
menyinggung tentang kejadian yang tidak
dijangkau oleh manusia di masa dulu
misalnya tahapan-tahapan penciptaan
manusia manusia di diciptakan dari
mudgah kemudian atau sebelumnya dari
alaqah Kemudian dari mudgah kemudian
mudgah jadi Idam lalu fakasalid lahman
kemudian tulang itu kami bungkus dengan
daging awalnya segumpal darah kemudian
jadi segumpal daging kemudian ada tulang
lalu tulang itu dibungkus dengan daging
dan seterusnya orang dulu Enggak ngerti
yang seperti ini dan mereka tidak bisa
menjangkau apa yang ada dalam rahim
karena mereka enggak punya teknologi
tentang itu nah kemudian belakangan
sains membuktikan bahwa apa yang
diceritakan dalam al-qur'an ini benar
tahapan-tahapan manusia yang tercipta
dalam rahim sang Ibu ini ternyata sesuai
dengan realita yang ada sehingga dari
sini kita mengatakan bahwa penemuan
sains belakangan membenarkan apa yang
ada dalam
al-qur'an contoh yang lain misalnya
Emm al-qur'an menyebutkan tentang a
misalnya lalu belakangan orang paham Oh
Ternyata apa yang disebutkan dalam
al-qur'an itu benar marjal bahraini
yaltaqian bainahuma barzakun la
yaban Allah mempertemukan dua lautan
yaltaqian keduanya saling bertemu
bainahuma barzakh di antara keduanya ada
barzakh la yabian sehingga antara satu
dengan yang lain tidak saling
bercampur mungkin ketika ayat ini ini
turun ada sahabat yang tidak pernah
melakukan perjalanan laut sampai
menemukan yang seperti
ini dia cuman membaca tapi dia enggak
tahu akan ada kayak gini
misalnya lalu
ee orang belakangan melakukan
perjalanan ketika dia menemukan
peristiwa di laut ada kayak gitu Oh kok
ada pertemuan dua lautan yang satu
berwarna biru matang Yang satu berwarna
agak cok cokelat atau biru mentah ya
tapi airnya tidak saling
bercampur dan Allah katakan bainahuma
barzakh di antara keduanya ada barzak la
yabghian sehingga antara air satu dengan
air yang kedua tidak saling
bercampur ketika air s dan air du ini
diambil lalu dimasukkan ke dalam satu
wadah diaduk mereka
bercampur begitu dituang kembali kata
nya ada yang melakukan penelitian air di
sebelah itu Balik
ke asalnya nah Anggaplah Misalnya ini
satu penelitian sederhana sehingga
menunjukkan bahwa sains membuktikan apa
yang ada dalam ayat ini benar jadinya
kita membuat kesimpulan bahwa sains
membenarkan al-qur'an bukan al-qur'an
membenarkan sains berarti betul gak
Ustaz kalau tadi ada kesimpulan bahwa
al-qur'an itu sebenarnya adalah kitab
sains atau Sebenarnya al-quran bukan
kitab sains atau Alquran ini mau kita
sebut kitab apa Ustaz kalau dihubungkan
dengan sains status Quran telah
ditegaskan oleh
alquranikalitabu
hudiluttaqin tidak ada itu adalah kitab
yang tidak ada keraguan di dalamnya
Hudan Lil Muttaqin sebagai petunjuk bagi
orang-orang yang bertakwa sehingga dia
adalah kitab petunjuk dan ada banyak
sekali teks dalam Alquran bahwa Alquran
adalah kitab petunjuk kitabun
anzalnahuika mubarbaru ayatihi ini
adalah kitab yang kami turunkan kepadamu
mubarakun dan dia diberkahi libaru
ayatihi agar kau e merenungi isinya dan
di ayat yang lain Allah Taala menyebut
al-qur'an
sebagai rahmat dan Syifa bagi
orang-orang yang beriman sehingga kita
bisa menyimpulkan bahwa status Quran
telah ditegaskan oleh Alquran dia adalah
sebagai sumber Hidayah dan sebagai
rahmat bagi orang yang beriman hidayah
untuk mendapatkan apa kebahagiaan dunia
dan akhirat maka penjelasan dalam
al-qur'an dibutuhkan oleh mereka yang
beriman agar mereka bisa menjadi seorang
mukmin yang baik seorang pribadi yang
baik nah tentu saja hal ini tujuannya
adalah bagaimana mereka bisa bahagia di
akhirat karena akan ada kehidupan yang
kedua yang tidak bisa dijangkau oleh
akal nah di posisi ini kalau disebut
Quran adalah kitab
sains mungkin terlalu berlebihan memang
ada sisi sains yang Disinggung tapi
tidak
keseluruhan karena kalau Quran itu kitab
sains tentu saja yang berkepentingan
hanya orang yang membidangi sains saja
dan kita tahu tidak semua manusia dia
membidangi sains misalnya mereka yang
kegiatan sehari-harinya hanya sebatas ee
e kegiatan kerja sederhana Dia tidak
terlibat dalam penelitian dan seterusnya
sehingga dia enggak ngerti tentang
perkembangan sains Bahkan dia Enggak
ngupris misalnya ada apa
penelitian-penelitian baru yang sempat
viral Dia mungkin enggak
baca dia seorang petani Muslim dia salat
Dia seorang nelayan dia kerja di tempat
tertentu dan dia Engak enggak begitu
peduli dengan aneka penemuan-penemuan
sains nah Apakah orang semacam ini
kemudian kita katakan berarti dia tidak
mengindahkan al-qur'an bukan demikian
orang ini mengindahkan al-qur'an dalam
arti dia bisa baca dia gunakan Quran itu
untuk untuk belajar sesuai kemampuannya
tapi di Bidang sains Mungkin dia tidak
begitu
perhatian artinya disebut sebagai kitab
sains itu mungkin terlalu berlebihan
kesimpulan yang yang kelebihan kita
Nyatakan ada sains yang disebutkan dalam
al-qur'an tapi tidak semuanya berisi
sains masih banyak sisi yang lain yang
disebutkan dalam al-qur'an dan itu tidak
ada kaitannya dengan sains misalnya
tentang masalah akhirat kan gak mungkin
sains melakukan penelitian dalam bidang
ini atau tentang masalah perintah dan
larangan yang Allah turunkan sebagai
hukum dalam al-qur'an sains tidak
berkepentingan dengan hal ini sehingga
kita tidak bisa simpulkan demikian baik
Ustaz tadi ada Ustaz nyatakan bahwa
sains itu membenarkan al-quran karena
sains muncul setelah al-qur'an nah tapi
kan Ustaz ada kejadian-kejadian Ustaz
sebelum al-qur'an dan ada
kejadian-kejadian itu setelah al-qur'an
yang mungkin setelah al-qur'an itu ada
orang riset kehidupan di Mars wisata ke
luar bumi gitu ya bukan lagi antar benua
gitu ya tapi sudah sampai di level ini
manusia bisa loh hidup di Mars gitu ya
sudah ada risetnya misalnya atau ada
kejadian yang mana itu muncul sebelum
al-qur'an Ustaz ya sebelum Rasul diutus
dan yang lain kan sudah ada kehidupan
mungkin riset tentang tadi arkeolog dan
sejenisnya di mana ada manusia purba ada
manusia begini manusia begitu nah
bagaimana al-qur'an memandang ini dalam
artian kalau enggak muncul di dalam
al-qur'an tadi mengenai Mars misalnya
mengenai kehidupan di luar bumi atau
mungkin
cerita-cerita tentang manusia purba dan
sejenisnya itu maka Seperti apa
pandangan kita atau sikap seorang muslim
terhadap dua fenomena itu
Ustaz jadi kalaupun ada penelitian dan
itu real adanya misalnya tentang manusia
purba atau
eh Dinosaurus misalnya kalaupun itu R
misal ada
dinosaurus terbukti ini adalah fosilnya
rangkanya dan seterusnya sehingga kita
yakin ini betul-betul rangka dinosaurus
kita Yakin betul
misalnya tapi kenapa kok tidak ada dalam
al-qur'an jawabannya tidak semua realita
disebutkan dalam
al-qur'an semua isi Quran tidak ada yang
bertentangan dengan
realita Tapi tidak semua realita
disebutkan dalam al-qur'an sehingga
kalau memang ini betul-betul Real maka
kita Nyatakan Ya itu benar mau diapain
lagi itu real kita Nyatakan benar tapi
kenapa tidak ada dalam al-qur'an karena
al-qur'an tidak menyebutkan semua
realita kalau semua realita disebutkan
dalam al-qur'an nanti Quran jadinya
kitab Lauhul Mahfud kitab catatan takdir
yang menyebutkan semua kejadian dari
zaman Azali sampai kiamat misalnya
tentang masalah Binatang apakah semua
binatang ada dalam al-qur'an jawabannya
tentu tidak hanya beberapa binatang saja
yang dicantumkan dalam
al-qur'an kalau semua binatang ada dalam
Quran nanti al-qur'an jadi kitab biologi
nanti ee disiplin ilmu yang lain enggak
kebagian karena kita tahu Quran itu
jumlah ayatnya terbatas suratnya hanya
114 surat dengan teks sebagaimana yang
tercantum dalam mushaf yang kita kenal
dan sudah tidak ada lagi ayat yang baru
Maka memaksakan bahwasanya semua realita
harus ada dalam Quran nanti jadinya
kitab Lauhul Mahfud yang demikian tebal
sehingga kalupun misalnya ya bahwa hasil
penelitian tentang keberadaan dinosaurus
itu benar kita Nyatakan ya kebenaran
tidak kita tolak tapi kenapa tidak
disebutkan dalam Alqur'an jawabannya
tidak semua realita ada dalam Alqur'an
nah tentang manusia purba benar enggak
sih ada manusia purba kalau itu sifatnya
baru teori itu kan baru teori ya
Sehingga ada yang bilang dulu nenek
moyang kita seperti ini kondisi manusia
dulu seperti ini itu kan baru teori
orang membuat postulat membuat teori
dari hasil fosil yang dia temukan
kayaknya sih rangka ini kalau di di apa
dibuat sketsa manusia maka bentuknya
seperti ini itu baru teori sehingga
kepastiannya Bagaimana gak ada bukti
yang yang bisa dipercaya
100% namun al-qur'an menegaskan bahwa
manusia pertama itu Seorang nabi
ya
ayyuhanasqubakumadziaqokum Min nafs
Wahidah wahai manusia bertakwalah kepada
RAB kalian yang telah menciptakan kalian
dari satu jiwa Allah ciptakan manusia
dari satu jiwa sehingga dari satu jiwa
ini kemudian muncul jiwa-jiwa yang
lain nah jiwa yang satu ini adalah
nabiah Adam alaihiu wasalam yang beliau
berstatus sebagai
sebagaimana Zahir Quran ketika Allah
berdialog dengan para malaikat kalau
manusia pertama adalah seorang nabi
berarti dia sudah berperadaban belum
sangat berperadaban Seorang nabi itu
manusia yang istimewa sempurna fisiknya
sempurna akalnya sempurna bahkan dia
dibimbing oleh Allah dengan Wahyu
melebihi posisi kita yang saat ini kita
ketahui manusia seperti ini wujudnya
sehingga kalau disebut ada manusia purba
sebagaimana yang disimpulkan dalam
beberapa
eh kesimpulan sains dan tidak 100% semua
ahli sains
sepakat itu kan teori sementara teks
Quran menyebutkan seperti ini sebagai
orang yang beriman kita akan mengatakan
Teori ini
salah dan ini sifatnya baru teori
sebagaimana yang lain juga sifatnya baru
teori karena itu mungkin perlu dibedakan
ya antara
ee kesimpulan sains yang sifatnya baru
teori dengan kesimpulan sains yang itu
berwujud fisik nyata yang bisa kita
Indra sehingga kita Nyatakan Kejadian
ini benar tapi kalau yang teori kan
masih ada dua peluang antara benar dan
salah jika itu teori kok kemudian
bertentangan dengan teks dalam al-qur'an
sebagai orang yang beriman kita akan
mengatakan Teori ini salah begitu baik
Ustaz tadi ada bagian kedua yang mungkin
kurang Disinggung terkait dengan
kehidupan di Mars gitu ya Apakah
al-qur'an hanya membatasi Manusia itu
tempatnya di bumi
saja atau al-qur'an tidak memberikan
batasan itu gitu ya sehingga kalau
secara riset membuktikan manusia bisa
loh hidup manusia bisa loh tinggal di
Mars Nah itu gimana Ustaz seolah-olah
kan kayak bertentangan antara hasil
riset dengan apa yang tercantum di
al-qur'an itu teori atau fakta atau
bagaimana ada beberapa berita saya sebut
ini berita ya bahwa ada orang yang sudah
tiba di
bulan Kemudian ada penelitian yang sudah
sampai di Mars sehingga orang mengukur
kira-kira tingkat kemungkinan kita bisa
tinggal di Mars itu berapa persen dan
seterusnya nah bagaimana Islam menyikapi
hal ini pertama Allah menegaskan dalam
al-qur'an bahwa tempat tinggal kita itu
adalah fil ardhi di muka bumi
sebagaimana yang Allah firmankan dalam
Alquran waqbukail malaikati inni jailun
fil ardhi khifah ingatlah ketika rabmu
berkata kepada para malaikat aku akan
menjadikan fil ardhi di Al ARD khalifan
eh makhluk pengganti nah makna al-ard
ini apa apakah planet bumi ataukah
eh apa tempat yang di situ bentuknya
tanah yang bisa
didiami karena Allah menyebut al-ard
kemudian di ayat yang lain ketika Adam
digoda oleh iblis lalu iblis dan Adam
dan kemudian Adam melakukan pelanggaran
akhirnya keduanya diturunkan Allah
mengatakan WL
nahbitu ba'dukum liba'din adu kami
perintahkan turunlah kalian ba'dukum
li'din adu wakum fil Ardi mustaqun dan
kalian fil ardhi di muka bumi fil Ardi
mustaqun memiliki tempat tinggal wunahin
dan kenikmatan sampai batas waktu
tertentu teksnya
filard kemudian di surat almursalat
Allah juga menegaskan alam naalil
ardifatan ahyaan wa amwata Bukankah kami
telah menjadikan
alardho kifatan kifatan bimakna Wi wadah
yang mencukupi yang menampung ahyaan wa
amwata yang hidup maupun yang mati jika
kita Terjemahkan al-ard di sini maknanya
adalah bumi maka al-qur'an berarti
menegaskan manusia ini hanya bisa
tinggal di
bumi manusia hanya bisa tinggal di bumi
sehingga dia tidak bisa tinggal di
tempat yang lain Dan kita bisa
menyimpulkan beberapa e eksperimen
tentang luar angkasa seperti di bulan
dan
seterusnya kalaupun berita itu benar
foto-fotonya itu benar mereka saat
berada di tempat-tempat ini kan
menggunakan alat ya sehingga dia pakai
jaket khusus dan tidak boleh ada yang
bocor demikian pula Ketika mereka
melakukan penelitian di Mars itu
sifatnya baru robot sementara untuk
manusianya belum singgah di sana Jadi
mungkin justru Ini malah membenarkan
bahwa nampaknya enggak mungkin manusia
akan bisa tinggal di planet
tersebut karena kondisi cuacanya yang
tidak memungkinkan udaranya yang tidak
memungkinkan dan seterusnya wallahuam
eh saya sendiri kurang tahu mengenai
kesimpulan tentang penelitian Mars
sampai di titik mana Apakah betul sudah
ada manusia yang menginjakkan tanah Mars
dan itu pun seperti apa Pakaiannya yang
harus dia gunakan intinya dengan
kehidupan di bumi yang kita tanpa pakai
helm tanpa pakai
kita bisa berinteraksi dengan normal
makan dengan normal hasil bumi bisa kita
makan ada enggak seperti itu di planet
yang lain kalau kemudian enggak ada
berarti ini membenarkan eh penegasan
dalam Alqur'an alam najalil ardho
kifatan ahyaan wa amwata Bukankah kami
telah menjadikan al-ard dan kita
Terjemahkan al-ard di sini dengan bumi
itu kifatan sebagai wadah penampung bagi
makhluk yang masih hidup maupun yang
sudah mati
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."