بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Menjadi Orang Tua Pembelajar
Menjadi Orang Tua Pembelajar - Ammi Nur Baits, S.T., B.A. Hafidzahullahu Ta'ala
Video Kajian
Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.
Tentang Kajian Ini
Kajian pertemuan ke-108 dalam seri Menjadi Orang Tua Pembelajar yang membahas tentang menjadi orang tua pembelajar. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.
Isi Ceramah Lengkap
Alhamdulillah puji syukur kita haturkan kehadirat Allah pagi ini di rumah Pak mohon maaf Pak lengkapnya di rumah Pak Hartono di TK permata iman bareng sedikit untukmu semoga dalam memberikan sedikit manfaat bagi Bapak Ibu sekalian Saya hanya kajian pengantar lah Iskandar kita mau membahas tentang salah satu diantara manusia ideal yang Allah sebutkan di akhir dari surat al-furqon yang disebut dengan karakter manusia karakter manusia mukmin yang baik Allah subhanahu wa ta'ala sebutkan seperti apa kalau orang ingin menjadi hamba Rahman yang sejati ada banyak sekali kriteria yang Allah sebutkan dalam Alquran tentang karakter yang Baiturrahman dan seterusnya nah yang menarik dari karakter-karakter Rahman itu ada satu doa yang dibaca oleh Ibadurrahman Ibadurrahman ini mengucapkan kalimat doa walladzina yaquluna robbana hablana Min azwajina wa dzurriyatina diantara karakter Ibadurrahman adalah mereka orang-orang yang berdoa kepada Allah memohon rabbana hablana Min azwajina Ya Allah anugerahkanlah kepada kamina para istri dan keturunan yang menyejukkan pandangan sehingga kehadiran istri dan anak-anaknya dalam keluarganya itu kepala rumah tangga membuat bahagia bapaknya membuat bahagia kepala rumah tangganya imamah dan jadikanlah Baiturrahman itu yang pertama memohon agar istri dan anak keturunannya menjadi orang ya jadikan sebagai Imam bagi orang yang bertakwa berarti ada beberapa permintaan dua permintaan yang pertama mohon agar anak dan istrinya dijadikan sebagai anggota keluarga yang baik permintaan yang kedua isinya memohon perbaikan diri sendiri agar bisa menjadi imam bagi orang yang bertaqwa untuk permohonan yang pertama Ya Allah anugerahkanlah kepada kami istri dan anak-anak yang menyejukkan pandangan sumber kebahagiaan bagi hamba salah satunya adalah keluarganya bahkan bisa kita sebut ini faktor terbesar yang akan mengantarkan seorang hamba mendapatkan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat apalagi ketika keluarganya bisa membantunya untuk semakin bertaqwa kepada Allah sehingga disebutkan dalam hadis dan kalau enggak salah juga diriwayatkan oleh Abdul Razak dalam al-musanah Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah mengatakan sesungguhnya seorang hamba ketika diberi oleh Allah Rizki seorang istri yang sholehah yang itu bisa menolongnya membantunya untuk semakin taat kepada Allah bapa malam ini seperti ini maka berarti dia telah menyempurnakan setengah agamanya kalian pakailah finishil bakti maka hendaknya dia bertakwa kepada Allah di sisa kehidupannya sehingga Allah sebut atau Nabi shallallahu alaihi wasallam menyebut di sini bahwa siapa yang diberi oleh Allah ta'ala seorang istri yang sholehah istri yang baik keluarga yang baik yang bisa menolongnya dalam kebaikan maka dia nanti akan atau dia seperti disempurnakan setengah tinggal dia berusaha untuk menjaga setengah sisanya
Bagi orang yang diberi oleh Allah subhanahu wa ta'ala keluarga yang baik maka dia akan bisa beraktivitas dengan maksimal tidak terganggu aktivitasnya tidak terganggu ibadahnya dia ke rumah mungkin dia penuh masalah juga di dalam rumah tingkat kebahagiaannya lebih tinggi dibandingkan bagaimana perkataan Allah rahimahullah itu di dalam atau bagaimana perkataan atau rahimahullah itu di dalam atau di luar rumah yang terjadi di luar rumah yang terjadi di masyarakat hanya tidak menyenangkan bagi masyarakat hanya tidak menyenangkan bagi dia ulama ini dia ulama lebih cenderung di dalam rumah daripada lebih cenderung di dalam rumah daripada di luar rumah jarang sekali mereka keluar rumah jarang sekali mereka keluar rumah sallallahu alaihi wasallam jadi di dalam sallallahu alaihi wasallam jadi di dalam rumah aktivitasnya apa belajar mengkaji hadis saat kami Imam bagi orang yang bertakwa jadikanlah kami Imam bagi orang yang bertaqwa Imam bagi orang yang bertakwa pertanyaannya begini Imam berada di depan makmum berada di mana belakangnya maka kenapa disebut Imam di annahu fil amam karena dia berada di depan mana yang lebih ideal imamnya atau makmumnya
Saya ulang ya dalam kondisi normal Pak imamnya atau makmumnya ada maka dalam doa ibadah ini ibadah itu Rahman memohon kepada Allah wajibkan jadikanlah kami Imam bagi orang yang bertakwa pertanyaannya boleh nggak Pak kita berdoa semacam ini padahal kita sendiri belum merasa bertakwa sementara kita minta jadi imam bagi orang yang bertakwa bagaimana mungkin saya bisa jadi imam orang bertakwa sementara saya sendiri belum bertakwa pertanyaannya kalau makmumnya adalah orang yang bertakwa seharusnya imamnya adalah lebih bertakwa apakah kita sudah bertakwa saya nggak yakin pak bahkan saya merasa saya masih jauh dari sifat taqwa terus boleh nggak Pak kita berdoa seperti ini mohon kepada Allah untuk jadi imam bagi orang yang bertakwa sementara kita sendiri bukan orang yang bertakwa karena jamaah berdoa memohon sesuatu yang mustahil untuk bisa diwujudkan itu termasuk doa yang dilarang sehingga misalnya Anda berdoa ya Allah aku mohon kepadamu jadikanlah aku seorang nabi padahal tidak boleh kenapa mustahil orang bisa jadi nabi Saya pernah dapat pertanyaan dari ibu-ibu beliau sangat kehilangan suaminya dan ingin ketemu suaminya yang sudah meninggal terus dia tanya bolehkah saya berdoa kepada Allah agar Allah menghidupkan suami saya kembali ya mungkin atau tidak mungkin tidak seperti Nabi Isa yang bisa menghidupkan orang izin Allah maka siapapun tidak mungkin bisa menghidupkan yang mati dan orang yang mati maka berdoa minta kepada Allah agar yang mati ditekan kembali ini termasuk di antara bentuk batas dalam doa dan Allah ta'ala mengatakan tidak menyukai orang yang bersikap melampaui batas ketika berdoa maka memohon kepada pemohonan yang terlarang baik
Jadikanlah kami Imam bagi orang yang bertakwa itu termasuk permohonan sesuatu yang nampaknya mustahil untuk bisa terwujud meminta kepada Allah di sini saya akan bacakan keterangan yang disampaikan dalam risalah beliau yang diberi judul oleh para ulama saya enggak tahu ini judulnya dari ilmu surat Ibnu qayyim kepada salah satu saudaranya dan dhohirnya nampaknya Ibnu qayyim tidak ngasih judul tapi oleh para ulama dikasih judul seperti itu risalah ini tipis dan pernah dikaji yang waktu itu yang isi adalah risalah Ibnu qayyim menjelaskan doa ibadah beliau mengutip pujaan itu imamah jadikanlah kami Imam bagi orang yang jadi yang bisa mengikuti orang yang bertakwa dan menjadi makmum bagi orang yang bertakwa memahami gimana mujahid menafsirkan dengan cara terbalik bertakwa tapi dipahami oleh mujahid jadikanlah kami makmum bagi orang yang bertah tapi ditafsirkan oleh mujahid wajah dan ini bagian dari kesempurnaan pemahaman mujahid kehebatan tafsirnya mujahid rahimahullah alasannya fainnahullah yaqulu Imam orang tidak mungkin bisa jadi imam bagi orang yang bertakwa sampai sebelumnya dia jadi makmum bagi orang bertakwa kepada orang bertakwa sebelum kita orang seperti itu sampai kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam
Maka generasi kaum muslimin itu seperti rantai yang tidak pernah punah adalah orang yang berada di posisi paling bertakwa di tengah umat ini siapa beliau Rasulullah SAW meskipun takwa sendiri itu nggak ada ujung taqwa karena Nabi shallallahu alaihi wasallam diperintahkan oleh Allah untuk bertakwa ya ayyuhan kepada Allah adanya perintah bertakwa kepada beliau walaupun beliau manusia paling bertakwa tapi takwa itu tidak ada ujungnya maka beliau diperintahkan oleh Allah untuk bertakwa
Mutiara Hari Ini
"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."
"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."