1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-25 dalam seri Kitab Umdatul Ahkam yang membahas tentang perang hunain. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan Kajian

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


Melanjutkan pembahasan hadits dalam Kitab Umdatul Ahkam, pada bab tentang Jihad, kita akan membahas tentang Perang Hunain


Shahih Bukhari 2909 Telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin Maslaman] dari [Malik] dari [Yahya bin Sa'id] dari [Ibnu Aflah] dari [Abu Muhammad, maula Abu Qatadah] dari Abu Qatadah radliyallahu 'anhu berkata Kami berangkat bersama Rasulullah ﷺ pada perang Hunain. Ketika kami sudah berhadapan dengan musuh, posisi Kaum Muslimin terdesak dan aku melihat ada seorang dari Kaum musyrikin berhasil mengatasi (membunuh) seorang dari Kaum Muslimin maka aku berbalik hingga aku berada di belakangnya lalu aku menghantamnya dengan pedang pada urat bahunya. Dia berbalik lalu mendekapku dengan satu dekapan dan saat itulah aku merasakan bau kematian dan akhirnya dia menemui kematiannya. Kemudian datang utusan maka aku menemui 'Umar bin Al Khaththab lalu aku katakan Bagaimana keadaan orang-orang. Dia berkata Itu urusan Allah. Kemudian orang-orang kembali lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam duduk di hadapan manusia seraya bersabda Siapa yang telah membunuh musuh dan dia mempunyai bukti yang jelas maka salab (hartabarang yang melekat pada musuh yang terbunuh) menjadi miliknya. Maka aku berdiri dan berkata Siapa yang menjadi saksi untukku. Lalu aku duduk kembali. Kemudian Beliau bersabda lagi Siapa yang telah membunuh musuh dan dia mempunyai bukti yang jelas maka salab (hartabarang yang melekat pada musuh yang terbunuh) menjadi miliknya. Maka aku berdiri lagi dan berkata Siapa yang menjadi saksi untukku. Lalu aku duduk kembali. Kemudian Beliau bersabda lagi untuk yang ketiga kalinya seperti tadi maka aku berdiri. Rasulullah ﷺ bertanya Ada apa denganmu wahai Abu Qatadah Maka aku menceritakan kepada Beliau peristiwa yang aku alami. Tiba-tiba ada seorang yang berkata Dia benar wahai Rasulullah dan salabnya ada padaku maka itu relakanlah untukku. Abu Bakr ash-Shiddiq radliyallahu 'anhu berkata (kepada laki-laki itu) Tidak, demi Allah. Apa layak seseorang menemui salah satu singa Allah (maksudnya Abu Tolhah) yang dia berperang demi membela Allah dan Rasul-Nya ﷺ, lantas ia memberi salabnya kepadamu Maka Nabi ﷺ berkata Abu Bakar benar. Maka Beliau memberikan salab itu kepada Abu Qatadah. Lalu aku menjual baju besi (salab) tersebut dan dengan harta itu kemudian aku membeli kebun yang penuh dengan buah-buahannya di kampung Bani Salamah dan itulah harta pertama yang aku kumpulkan di masa Islam.


Rampasan perang ada beberapa jenis ;

1. Ghanimah ; rampasan perang setelah melalui peperangan

2. Fa'i ; harta rampasan yang tidak melalui peperangan

3. Salab; harta bawaan pasukan (pisau, rompi, sabuk, senjata lainnya, dll)


Nabi ﷺ memberikan motivasi pada perang hunain, yang terjadi pada tahun ke - 8 H, setelah selesai peristiwa fathu mekkah, jumlah pasukan kaum muslimin sekitar 12.000 (10.000 dari madinah, 2.000 dari mekkah).


Setelah kota Mekah takluk di tangan Rasûlullâh ﷺ , ternyata masih ada sejumlah kabilah Arab yang belum menyerah, seperti Bani Tsaqîf, Hawazin, dan sejumlah kabilah lainnya. Semua kabilah tadi akhirnya bersatu untuk melawan kaum Muslimin, sembari mengerahkan anak-anak, kaum wanita, dan harta benda mereka.


Jumlah pasukan kaum muslimin yang banyak membuat mereka ujub, Allah berfirman dalam Surat At-Taubah Ayat 25;


قَدْ نَصَرَكُمُ ٱللَّهُ فِى مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍ ۙ وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنكُمْ شَيْـًٔا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ ٱلْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُم مُّدْبِرِينَ


Artinya: Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah(mu), maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari kebelakang dengan bercerai-berai.


Pada tahap awal peperangan kaum muslimin mengalami kekalahan sebelum akhirnya memenangkan peperangan.


Wallahu 'alam

Youtube: Perang Hunain | Ustadz Ammi Nur Baits

Facebook: Perang Hunain | Ustadz Ammi Nur Baits

#perang #hunain #hadits #jihad

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."