1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-43 dalam seri Kitab Al Mulakhos Fi Syarhi Kitab At Tauhid yang membahas tentang ziarah kubur bagi wanita. Ammi Nur Baits, S.T., B.A. memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Ziarah Kubur bagi Wanita

Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Ahad, 21 Juli 2025

🏢 Masjid Al Muhsinin, Wirokerten, Yogyakarta

Melanjutkan pembahasan Kitab Al Mulakhos Fi Syarh Kitabu Tauhid, perihal Berlebih-lebihan Terhadap Kuburan Orang-orang Shalih Menjadi Penyebab Dijadikannya Sesembahan Selain Allah, Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, ia berkata

عَنَ رَسُوْلُ اللهِ زَائِرَاتِ الْقُبُوْرِ وَالْمُتَّخِذِيْنَ عَلَيْهَا الْمَسَاجِدَ وَالسُّرُجَ

“Rasulullah ﷺ melaknat kaum wanita yang menziarahi kuburan, serta orang-orang yang membuat tempat ibadah dan memberi lampu penerang di atas kuburannya.” (HR. para penulis kitab Sunan).

Makna hadits secara umum adalah

1. Nabi ﷺ melaknat wanita yang berziarah kubur, sebagai peringatan keras agar tidak dilanggar, karena makna laknat adalah dijauhkan dari rahmat Allah. Ziarah kubur bagi wanita banyak yang dilanggar seperti meratap, menangis, berkeluh kesah, menampakkan kesedihan, ikhtilat dengan laki-laki.

2. Rasulullah ﷺ melaknat mereka yang menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah seperti semedi di kuburan semalam suntuk diterangi dengan lampu, ini bentuk ghuluw & akan mengantarkan kepada kesyirikan

Keterkaitan hadits dengan bab ini adalah ;

1. Haramnya ghuluw terhadap kuburan orang shalih karena akan menjadikan kuburan tadi berhala yang disembah.

2. Haramnya menerangi kuburan, karena bisa menjadi sarana untuk menyembah kuburan

3. Ghuluw di kuburan termasuk dosa besar, maka dilaknat oleh Nabi ﷺ.

Wallahu 'alam

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."