بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
🗓️ Selasa, 13 Mei 2025
🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Sleman
Melanjutkan pembahasan tentang sunnah-sunnah harian, yakni berkaitan dengan sunnah-sunnah ketika makan diantaranya mengucapkan tasmiyyah sebelum makan. Hadis yang menjadi landasan seputar masalah ini adalah, sabda Nabi ﷺ kepada Umar bin Abu Salamah, yang kala itu beliau masih belia,
ا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ » . فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِى بَعْدُ
“Wahai Anakku, bacalah “bismilillah”, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu. (HR. Bukhari no. 5376 dan Muslim no. 2022)
Kemudian ditegaskan dalam riwayat yang lain dari Ibunda Aisyah radhiyallahu’anha. Nabi ﷺ bersabda,
ذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ فَإِنْ نَسِيَ فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
“Apabila salah seseorang dari kalian hendak makan, maka ucapkanlah bismillah. Apabila lupa maka ucapkanlah, “Bismillahi Awwalahu wa Aakhirohu” (Dengan menyebut nama Allah di awal dan di akhir).” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)
Para ulama berbeda pendapat tentang hukum tasmiyyah sebelum makan, ada yang berpendapat wajib ada yang berpendapat sunnah, namun yang hati-hati adalah hendaknya setiap muslim mengucapkan tasmiyyah sebelum makan.
Nabi ﷺ bersabda,
نَّ الشَّيْطَانَ يَسْتَحِلُّ الطَّعَامَ أَنْ لَا يُذْكَرَ اسْمُ اللهِ عَلَيْهِ
Sesungguhnya setan akan ikut menyantap makanan yang tidak diawali dengan membaca bismillah sebelum makan. (HR. Muslim dan Ahmad)
Manusia makan dengan tangan kanan untuk menyelisihi kebiasaan setan, berdasarkan hadits Ibnu Umar radhiallahu’anhuma:
ذا أَكَلَ أحدُكُم فليأكلْ بيمينِهِ . وإذا شرِبَ فليشربْ بيمينِهِ . فإنَّ الشَّيطانَ يأكلُ بشمالِهِ ويشربُ بشمالِهِ
“jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya” (HR. Muslim no. 2020).
Allah سبحانه و تعالى telah berfirman dalam Al Quran perihal gangguan setan terhadap manusia
ٱسْتَفْزِزْ مَنِ ٱسْتَطَعْتَ مِنْهُم بِصَوْتِكَ وَأَجْلِبْ عَلَيْهِم بِخَيْلِكَ وَرَجِلِكَ وَشَارِكْهُمْ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَٰدِ وَعِدْهُمْ ۚ وَمَا يَعِدُهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ إِلَّا غُرُورًا
Artinya: Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.[Surat Al-Isra Ayat 64]
Setan akan turut serta dalam harta dan makanan kita sehingga kita harus mengawali aktivitas kita dengan membaca tasmiyyah untuk berlindung dari godaan setan.
Wallahu'alam
Silakan dibantu share
Semoga bermanfaat
Barakallahu fiikum