Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
waalaikumsalam warahmatullahi
Alhamdulillahi rabbil 'alamin, washalatu wassalamu 'ala asrofil mursalin, Nabiyina wa maulana Muhammadin, wa'ala alihi washohbihi ajma'in, wa Asyhadu alla ilaha illallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan 'abduhu warosuluh, Shallallahu alaihi wa'alaa aalihii wa shahbihii, waman tabial huda illa yaumiddin.
Alhamdulillah puji syukur kita haturkan kehadirat Allah subhanahu wa taala, pagi ini kembali kita melanjutkan kajian dengan membaca buku Prinsip
Hidupku. Nampaknya pagi ini khataman, makanya jamaah yang datang lebih banyak daripada biasanya. sudah disiapkan apa Pak? ya? bukunya sudah siap ya, baik
alhamdulillah. kita mau belajar nasihat emas Fudhail bin Iyadh dan nanti dibagian akhir adalah doa agar kita diwafatkan di atas Islam dan sunah.
Baik, tentang Fudhail bin Iyadhh, dibuku saya sebutkan sedikit footnote biografi Fudhail bin Iyadh. Fudhail bin Iyadhh termasuk tokoh ahlusunah wafat tahun
187 Hijriah dan beliau berada di masa tabi tabi'in. Berarti masih di rentang Kurun Mufadholah" (atau "kurun terbaik") generasi terbaik.
Generasi terbaik umat Islam ada berapa?
disebut dengan kurun mufadalah, ada berapa ini Pak?
ada tiga
siapa saja? generasi sahabat, kemudian muridnya sahabat tabiin, lalu satu lagi tabi tabiin, muridnya para tabiin yaitu tabi tabiin.
enggak kelihatan, kelihatan? masyaallah!
kenapa tiga ini disebut sebagai generasi terbaik?
karena mereka adalah generasi yang terdekat dengan zaman Nubuwah. terdekat dengan zaman Nubuwah. sehingga karena generasi mereka terdekat dengan zaman Nabi sallallahu alaihi wasallam maka generasi mereka terbaik di tengah umat ini. sehingga begini, ada urusan agama, ada urusan dunia.
untuk urusan agama, di generasi mana urusan agama itu paling sempurna?
generasi sahabat! yang ketemu dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam
di generasi mana urusan dunia itu paling mewah?
jadi kalau kita berbicara tentang masalah fasilitas dunia dan kehidupan, makin akhir zaman dunia itu makin melimpah, makin akhir zaman dunia makin
melimpah. sampai Nabi sallallahu alaihi wasallam menyebutkan nanti akan ada di akhir zaman. di mana orang sedekah emas itu tidak ada yang mau nerima, karena semua orang sudah sudah kaya. ada orang membawa sekantong isinya dinar terus dia keliling-keliling mau disedekahkan, enggak ada yang mau nerima, saking melimpahnya harta ketika itu.
Maka untuk urusan dunia orang di akhir zaman lebih hebat daripada manusia masa silam. para sahabat tidak pernah mendapatkan fasilitas AC, tidak pernah ketemu dengan kendaraan mewah tapi kita bisa terbang dengan pesawat, padahal dulu mereka hanya menggunakan unta.
baik,
selanjutnya kembali kepada Fudhail bin Iyadh, beliau dikenal sebagai Abidul Haramain (ahli ibadah dua kota suci). Beliau banyak mendapatkan pujian dari para ulama sehingga adz-Dzahabi menyebutnya sebagai ulama panutan, kuat hadisnya, seorang Syaikhul Islam. Dan Fudhail bin Iyadhh ini, dulunya waktu masih muda adalah seorang perampok, dulunya waktu masih muda Fudhail ini perampok, lalu bertobat kepada Allah Subhanahu wa taala. salah satu di antara faktor kenapa dia bertobat adalah ayat ini.
Allah Subhanahu wa taala berfirman di surat Al-Hadid ayat 16: a lam ya'ni lilladzîna aamanuu an takhsya‘a quluubuhum lidzikrilluuhii wa maa nazala minal-ḫaqqi - bukankah telah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk menundukkan hatinya, lidikrillah dalam rangka zikrullah untuk tunduk kepada zikrullah, wama nazala minal haq, dan kebenran yang telah turun.
Ceritanya Fudhail bin Iyadh pernah suatu ketika melakukan aksinya dan pada waktu itu dia ingin mengunjungi pacarnya, berarti kan belum nikah ya lalu dia naik genteng naik ke atap rumah masyarakat hingga kemudian ketika dia tiba di sebuah rumah, jadi pindah dari satu genteng ke genteng yang lain , ketika Fudhail tiba di sebuah atap rumah seseorang ternyata dia mendengar pemilik rumah itu sedang membaca Al-Qur'an. nah pas tepat yang dibaca ayat ini, Fudhail menyimak dengan seksama, masyaallah! ini perampok tapi pintar bahasa Arab! karena perampoknya orang Arab.
Tibalah di ayat ini, 'alam ya'ni lilladzîna aamanuu an takhsya‘a quluubuhum lidzikrilluuhii wa maa nazala minal-ḫaqqi - bukankah telah datang waktunya bagi orang yang beriman untuk menundukkan hati mereka fokus dengan zikrullah dan kebenaran yang turun kepada mereka. Maka Fudhail yang waktu itu sudah siap untuk beraksi, tiba-tiba terhenti terus dia mikir, Allah berfirman "Bukankah telah datang waktunya bagi orang yang beriman untuk menundukkan hatinya? " Maka Fudhail mengatakan "Diam batin al ana ya Rabbi." Sekarang memang sudah datang waktunya ya Rabbi, sekarang sudah datang waktunya wahai Rabbku. maka dia pun tobat turun dari atap kemudian menjadi orang yang rajin ibadah. sampai dikenal dengan abidul haramain ahli ibadahnya dua kota suci. masyaallah!
terkadang hanya dengan satu sebab ayat seorang bisa tersentuh hatinya karena ketika dia mendengarkan itu dimasukkan ke dalam batin.
baik, selanjutnya kita kembali kepada nasihat Fudhail bin Iyadh,
Abu Nuaim dalam karya beliau Hilyatul Auliya, hilyatul Auliya ini buku yang menyebutkan biografi para ulama dan nasihat-nasihat emas yang disampaikan oleh mereka. Hilyah itu artinya perhiasan, al auliya artinya para wali. menyebutkan dalam sebuah penggalan kisah yang dialami oleh seorang ulama tabiut tabiin yaitu Fudhail bin Iyadh rahimahullah, suatu ketika Fudhail ketemu dengan seseorang sebut saja namanya si A, lalu terjadilah dialog antara Fudhail dengan Si A
fudhail bertanya, "Berapa usia Anda?"
si A menjawab 60 tahun
lalu Fudhail mengatakan "Anta tasiru ila rabbika sittina sanatan tusyiku an tablugha." Anda melakukan perjalanan menuju Allah selama 60 tahun sebentar lagi Anda akan sampai
dan demikianlah cara para ulama memahami hakikat dari kehidupan ini.
Pak Paridi berapa usianya?
62 tahun
masyaallah!
kalau orang melakukan perjalanan selama 62 tahun itu kira-kira sampai mana Pak? hm? penghujung apa?
ah muter-muter terus ning Yogjo ya ora tekan-tekan ngih Pak!
kita semuanya sedang melakukan perjalanan menuju Allah, dengan usia yang Allah berikan kepada kita. ada yang sudah melakukan perjalanan selama 70 tahun, ada yang sudah melakukan perjalanan selama 80 tahun, sekian puluh tahun. apa enggak merasa sebentar lagi mau sampai? apa enggak merasa sebentar lagi mau sampai!
bapak usia berapa Pak?
77
masyaallah!
kalau Pak Bambang berapa?
68? oh masih muda ya, masyaallah! alhamdulillah ya dibandingkan yang 77 kan selisih 11 tahun, 9 tahun.
baik, kita melakukan perjalanan selama sekian puluh tahun sesuai dengan usia yang Allah berikan kepada kita. ketika dikatakan kepada orang ini, sebentar lagi Anda akan sampai, spontan si A ini beristirja, inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.
lalu Fudhail bertanya "........?" Kamu tahu apa makna kalimat itu? innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
maka si A meminta "Tolong jelaskan kepada kami.
"Kemudian Fudhail mulai menjelaskan,
innalillah - kita ini milik Allah,
Taquulu innalillah - kau tadi mengatakan kita ini milik Allah,
anna lillahi abdun - maka berarti aku adalah hamba milik Allah,
aku adalah hamba milik Allah sehingga tidak boleh beribadah kepada selain Allah, tidak boleh menyekutukan Allah.
wa ana ilallahi roji' - dan aku akan kembali kepada Allah
faman alima annahu Abdullah - siapa yang menyadari bahwa dia adalah hamba Allah
wa annahu illaihi roji' - dan dia akan kembali kepada Allah
falyalam annahu maukuf - maka hendaknya dia menyadari kalau nanti dia akan menghadap Allah.
Kalau nanti dia akan menghadap Allah, kamu akan kembali kepada Allah dan kau akan menghadap Allah, kita akan pulang untuk selamanya, menghadap kepada sang pencipta.
waman alima biannahu maukuf - dan siapa yang menyadari kalau dia akan menghadap Allah,
falyalam biannahu masulun - maka dia harus sadar kalau dia akan ditanya.
waman alima annahu masulun - dan siapa yang menyadari kalau dia akan ditanya
"Falyuid lil masalati jawaban - "Maka siapkan jawaban untuk pertanyaan Allah.
Seperti itulah membangun kesadaran yang disampaikan oleh Fudhail bin Iyadh, kau akan menghadap Allah dan kau akan ditanya oleh Allah, siapkan jawaban untuk pertanyaan Allah.
Akhirnya si A makin ketakutan, Lalu si A ini mengatakan "Famal hilah?" Lalu bagaimana caranya?
Jawab Fudhail, yasirun liman yasarahullah, mudah bagi mereka yang dimudahkan oleh Allah.
kemudian Fudhail bin Iyadh memberikan nasihat yang luar biasa layak untuk ditulis dengan tinta emas, beliau mengatakan;
تُحْسِنُ فِيمَا بَقِيَ يُغْفَرُ لَكَ مَا مَضَى وَمَا بَقِيَ , فَإِنَّكَ إ ِنْ أَسَأْتَ فِيمَا بَقِيَ أُخِذْتَ بِمَا مَضَى وَمَا بَقِيَ
"Tuhsin fiima baqiya, yughfar laka ma madha wama baqiya fa innaka in asa'ta fiima baqiya ukhdhitta bima madha wama baqiya.
ini nasihatnya Fudhail bin Iyadh,
Berbuat baiklah di sisa usiamu maka kau akan diampuni dosamu yang telah lewat dan dosa di sisa usiamu. fainnaka in asa'ta - karena kalau kau masih berbuat buruk, kalau kau masih berbuat buruk, fima baqiya - di sisa usiamu, ukhitta bima madha wabima baqiya - maka kau akan dihukum untuk dosamu di masa silam dan dosamu di sisa usiamu.
Sehingga akan diakumulasi, akan ditotal dosa yang dulu dan dosa sekarang, apabila di akhir hayatnya dia belum berubah untuk menjadi lebih baik.
Masyaallah! saya mendengar kalimat ini pertama kali sekitar 2010 dari kajian Al Ustadz Abdullah Taslim dan langsung saya cari, nasihat ini bagus sekali karena seperti inilah prinsip seorang mukmin, persis sebagaimana yang diajarkan Nabi sallallahu alaihi wasallam, innamal a'malu bil khawatim, yang namanya amal itu tergantung dari ujungnya, kalau ujungnya baik maka amal itu dinilai baik semuanya, kalau ujungnya jelek ya sudah amal baik yang dulu tidak diperhitungkan.
Kemarin sudah kita sampaikan, kita semuanya punya masa silam sebagaimana para sahabat juga punya masa silam dan mungkin masa silamnya para sahabat lebih gelap gulita daripada masa silamnya orang zaman sekarang. sahabat ada yang pernah sujud kepada berhala, ada yang sajen kepada Latta dan Uza, ada yang pernah membunuh orang saleh, membunuh Hamzah, ada yang pernah benci Nabi sallallahu alaihi wasallam tapi tatkala mereka sudah masuk Islam mereka menjadi pejuang-pejuang dan pahlawan bagi kaum muslimin.
Maka berkaitan dengan masalah hijrah, kalau kita bicara hijrah kita tidak sedang membahas masa silam tapi kalau sudah berbicara hijrah kita akan bahas masa mendatang, bagaimana kondisi kita di masa yang akan datang, maka lebih baik kita berpikir kedepan, apakah saya bisa menjadi orang yang lebih baik ataukah tidak? bukan tenggelam dengan masa silam. saya dulu pernah ini, saya dulu pernah ini, hanya sibuk mikir masa silam orang tidak akan bisa berkembang. ya sudahlah, jadikan masa silam sebagai pelajaran kalau yang buruk jangan diulang, berikutnya kau lihat masa depan. pastikan bagaimana kau bisa berusaha untuk menjadi lebih baik terutama di penghujung hidup, sebab itulah yang menentukan, innamal a'malu bil khawatim sesungguhnya amal itu baik buruknya dihitung dari ujungnya.
Kita mohon kepada Allah subhanahu wa taala semoga Allah menjadikan ujung dari kehidupan kita ujung yang baik, allah berikan kita taufik untuk beramal terutama di penghujung kehidupan dan semoga Allah ampuni dosa-dosa yang pernah kita lakukan, baik dosa yang dilakukan terang-terangan maupun dosa yang dilakukan dalam kondisi rahasia.
Bisa dihafal ini Pak, nasihat ini Pak, "Tuhsin fiima baqiya, yughfar laka ma madha wama baqiya, fa innaka in asa'ta fiima baqiya ukhdhitta bima madha, wama baqiya - berbuat baiklah di sisa usiamu maka kau akan diampuni untuk dosamu di masa silam dan dosa di sisa usiamu jika kau tetap bertahan berbuat buruk di sisa usiamu kau akan dihukumm dengan dosa di masa silam dan dosa di sisa usiamu.
Selanjutnya, mengakhiri dari kajian di buku ini, kita akhiri dengan doa agar diwafatkan sebagai muslim ahlusunah, diwafatkan sebagai muslim ahlusunah. di zaman Nabi sallallahu alaihi wasallam semua muslim ahlusunah karena tidak ada penyimpangan dalam masalah akidah ketika itu, kemudian dari generasi ke generasi terjadi perubahan sehingga manusia dalam urusan agama itu pecah berkeping-keping menjadi banyak sekali sekte-sekte dan semuanya mengklaim sebagai muslim. yang realita ini pernah disabdakan oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam, sataftariku umati ala salatin wasab'ina firqah - umatku akan berpecah menjadi 73 golongan, 73 golongan yang disabdakan Nabi sallallahu alaihi wasallam itu apakah semuanya muslim? jawabannya iya. selama dia masuk dalam 73 golongan itu dia muslim, makanya kalau sudah keluar dari 73 golongan berarti dia nonmuslim.
baik, kita kembali
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pernah menyebutkan tentang perpecahan yang nanti akan terjadi di tengah umat, bahwa umat beliau akan terpecah jadi berapa tadi Pak? 73 golongan! itu semuanya muslim gak? semuanya muslim! kenapa kok semuanya muslim? karena di awal hadis Rasulullah sallallahu alaihi wasallam telah menyebutkan Yahudi dan Nasrani. Yahudi akan berpecah menjadi 71 golongan, nasrani 72 golongan dan kata beliau, ....., umatku terpecah menjadi 73 golongan. lalu beliau mengatakan "kulluha finar," Semuanya masuk neraka, illa wahidah kecuali satu. Nah, kenapa dinyatakan Nabi sallallahu alaihi wasallam semuanya terancam masuk neraka? karena mereka punya penyimpangan dalam masalah prinsip, yaitu penyimpangan dalam akidah dan penyimpangan akidah itu kan jadi keyakinan ya, yang dibawa mati. sebab orang kalau sudah punya keyakinan itu tidak akan berubah sampai dibawa mati kecuali kalau yang bersangkutan bertaubat, beda dengan amaliah.
misalnya, ada orang tukang mabuk terus sakit, nah saat sakit dia masih mabuk enggak dia akan berhenti sehingga saat dia sudah sakit dia berhenti. nah ketika sudah berhenti ada dua kemungkinan antara masih pengin mabuk berarti dia belum tobat atau dia sudah kapok dengan mabuk sehingga dia tobat. yang kapok ini pun ada dua, ada yang kapok karena pertimbangan kesehatan, ada yang kapok karena pertimbangan ini dilarang. dan yang bernilai tobat yang sah yang mana? karena pertimbangan ini dilarang oleh agama. di saat itulah hamba yang berbuat maksiat berupa amalan itu bisa berhenti tapi kalau maksiatnya berupa akidah, berupa keyakinan maka maksiat itu akan dibawa mati.
baik, alhamdulillah.
saya cuma mau nunjukin hadis ini ya, ...., yahudi terpecah menjadi 71 golongan, ...., nasrani terpecah menjadi 72 golongan, ..... dan umat ini. berarti umat ini itu siapa? umat Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, umat Islam. di depan ada Yahudi, ada Nasrani, maka kalau ada anggapan 73 itu yang 72 nonmuslim yang satu muslim, ini keliru. yang benar 73 itu semuanya muslim. ......, dan umat ini akan terpecah, ......, menjadi 73 golongan, kulluha finar, semuanya masuk neraka, illa wahidah kecuali satu.
illa, ada yang bertanya "Man hiya ya Rasulullah?" Siapa dia ya Rasulullah?
faqala shallallahu alaihi wasallam, lalu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, "Mangkana ala misli ma ana alaihi wa ashabi." Mereka yang masih komitmen dengan akidah yang aku miliki dan yang dimiliki oleh para sahabatku.
Karena perselisihan ini, perselisihan dalam keyakinan, perselisihan dalam akidah dan tadi ya orang kalau sudah itu dibawa sampai mati, ada orang yang mau mati punya jimat ya, saat dia mau mati punya jimat, gimana Pak? kecintaan dia kepada jimat itu enggak putus. sehingga dia punya cekelan punya jimat sampai mati walaupun jimat itu ada di lemari tidak dia pegang tapi rasa cinta dia kepada jimat enggak putus, itulah bahayanya akidah. orang kalau sudah punya akidah menyimpang dibawa sampai mati.
Sehingga tadi kita bisa buat peta maksiat ya, ada maksiat yang bentuknya keyakinan, ada maksiat yang bentuknya amalan. maksiat yang bentuknya keyakinan umumnya dibawa mati, nah maksiat yang dibawa mati ini adalah dia masih punya keyakinan itu sampai dia mati dan banyak orang yang demikian kondisinya. makanya bahaya ketika orang punya keyakinan yang menyimpang bisa jadi keyakinan itu di bawa mati.
maksiat yang bentuknya amalan ada dua keadaan:
yang pertama, putus sebelum mati, nah yang putus sebelum mati ini pun ada dua, terhenti karena sakit atau karena faktor yang lain atau karena tidak mampu.
ya dulu bisa beli minuman keras sekarang sudah enggak punya uang sehingga enggak bisa beli minuman keras, maka pada saat dia sudah enggak bisa beli minuman keras dia sudah tidak mampu lagi untuk berbuat maksiat. yang terhenti karena sakit ini ada dua: tadi apa? masih ada keinginan untuk lanjut andaikan ada duit dia akan beli, ini belum tobat. yang kedua dia kapok sudah enggak ada keinginan untuk mengulang kembali maksiatnya. nah yang kapok ini juga ada dua, ada yang kapok karena pertimbangan apa?ada yang kapok karena pertimbangan kesehatan, ada yang kapok karena pertimbangan ini dilarang oleh syariat. nah yang bertobat adalah kapok karena dilarang syariat.
..... untuk diwafatkan dalam kondisi sebagai muslim ahlusunah, thalhah bin Ubaidillah albaghdadi, ini bukan thalhah bin Ubaidillah sahabat ya. thalha bin Ubaidillah alBaghdadi menceritakan pengalamannya bersama Imam Ahmad. beliau mengatakan "Wafaqo rukubi wa rukuba Ahmad ibni Hambal fishafinah." Aku pernah naik perahu bersama Ahmad bin Hambal dalam satu kapal dalam satu perjalanan, min ghairi tabiah - tanpa disengaja. nah ketemu Imam Ahmad ternyata satu perahu, . ..., beliau banyak diam. faidza takallama, qala Allahumma amitna alal islami wasunnah. ketika beliau bersuara maka yang keluar adalah doa, Allahumma amita alal islami wasunah.
dan para ulama itu rata-rata pendiam, para ulama itu orang yang rata-rata pendiam.
Imam Ahmad ketika berbicara maka yang keluar adalah doa, Allahumma amitna 'alal islami wasunnah - ya Allah wafatkanlah kami sebagai muslim ahlusunah.
Kemudian dalam kisah yang lain Al-Hasan bin Ayyub Albaghdadi, ada orang yang mendoakan Imam Ahmad semoga Allah memberi kehidupan dan kematian yang baik kepada Anda wahai Imam Ahmad. spontan Imam Ahmad menimpali, alal islami wasunah - di atas Islam dan sunah. beliau juga pernah mengatakan "Man mata alal islami wasunah mata alal khairi kullih." Siapa yang meninggal sebagai muslim ahlusunah maka dia meninggal di atas semua kebaikan.
Dan nasihat yang semisal juga disampaikan oleh para ulama di masa silam sebelum Imam Ahmad. berikut di antara keterangan mereka,
- Ibnu Aun seorang ulama tabiin pernah mengatakan, qala Ibnu Aun manta alal islami wasunah falahu basyirun bikulli khairin - siapa yang mati di atas Islam dan sunah berarti dia telah mendapatkan kabar gembira dengan semua kebaikan.
- fudhail bin Iyadh juga mengatakan yang sama, thuba liman matta alal islami wasunah - keberungan besar bagi orang yang mati di atas Islam dan sunah.
maka mari kita rutinkan doa ini, coba dibaca Pak!
allahumma amitna 'alal islami wasunnah, allahumma amitna 'alal islami wasunnah, aallahumma amitna 'alal islami wasunnah - semoga kita diwafatkan oleh Allah dalam kondisi sebagai muslim ahlusunah.
demikian walhamdulillahi rabbil alamin buku ini sudah selesai.
baik, itu yang bisa kita sampaikan semoga apa yang kita kaji menjadi ilmu yang bermanfaat, sekiranya ada materi yang menurut Anda layak dibagikan kepada yang lain silakan dibagikan mudah-mudahan kita sama-sama turut mendapatkan pahala dalam menyebarkan kebaikan.
washallallahu a'la nabiyana Muhammadin wa 'ala alihi wasahbihi wasallam.
nah silakan Pak! asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.mohon izin Pak Ustadz tanya, ee tadi disebutkan ada Islam sekuler Pak ya islam, Islam sekuler, islam sekuler ada juga Islam ori ya, iya iya Pak asli nah nah di Indonesia ada pendapat bahwa dominannya Islam sekuler itu apa dominan sekuler dominan di di di Indonesia Islam sekuler karena begini Pak Ustaz ee ee setiap pemilu yang menang itu partai Islam yang kedua hukum, hukum yang berlaku misalnya hukum hukum acara pidana sama hukum perd perdata yang berlaku di Indonesia ee syariat Islam itu alasan ee sebentar Pak kurang begitu dipahami setiap apa tadi? ee hukum acara hukum-hukum yang berlaku di Indonesia itu kan hukum yang berlaku di Indonesia bukan hukum Islam ya bukan
bukan hukum Islam itu seperti misalnya ada orang yang membunuh ee misalnya ada orang membunuh lima orang ee ee dihukum cuma 20 tahun kan itu artinya dengan sengaja ya dengan yang kedua Pak Ustaz ee mengenai apa namanya amalan ee ee keraton Yogyakarta itu ada istilah sumbu filosofi apa Pak keraton Yogyakarta kan
menganut pembangunannya sumbu filosofi suhu sumbu sumbu filosofi itu antara keraton terus Tugu Tugu sampai Merapi heeh terus saya alun utara alun selatan kerapiak sampai anu pantai selatan ituut ee ee seperti itu itu apakah ada amalan yang diperbolehkan atau syirik gitu Pak ustadz? terima kasih
yang dipahami dalam sumbu filosofi itu apa Pak? e anu Pak pembangunannya misalnya sekarang ada penataan Jaro Beteng itu Pak ya ada apa pembangunan rehap jarum beteng pembangunan Jaro Beteng semua kan seperti alun alun utara itu Pak ya Pak Ustaz itu rasakan di pagar itu karena ee enggak boleh apa masyarakat main di alun-alun utara nah terus yang di apa ee Pelengkung Gading itu kan ditutup Pak ee jalan terowongan itu Pak heeh ditutup itu karena demi anu menganut sumbu
filosofi itu Pak Ustaz oh gitu masyaallah ya baik demikian Pak Ustaz terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, itu sumbu filosofi kalau ditarik dari selatan ya pantai selatan terus ke utara Kerapya ke utara lagi alon-alon selatan alon-alon utara Tugu Merapi ngalor lagi Magelang nanti ke utara lagi apa?semarang ada hubungannya enggak kayak gitu. nah jadi puncaknya Merapi Ramadun
ya iya jadi wallahuam, pemahaman-pemahaman tentang ini kalau ditarik garis lurus sampai ke sini sampai ke sini masjid Al-Furqan kalau Bapak lihat di peta ya Masjid Alfurqan godean ini kalau Bapak lihat di peta kalau ditarik garis lurus itu sampai ke Ka'bah Pak oh iya betul coba bawa tarik garis lurus sampai ke Ka'bah iya enggak Pak? enggih rumah Bapak Ibu kalau ditarik garis lurus sampai ke Masjid Nabawi ya semua kalau ditarik garis lurus ya sampai di titik
manaun.
di manapun kita punya posisi itu tidak menentukan prestasi Pak ya, sebab yang namanya takwa itu bisa dilakukan di semua tempat maka kalau orang ingin jadi hamba bertakwa walaupun tidak tinggal satu garis lurus oh saya enggak tepat di sini gak masalah dan tidak ada ceritanya yang berada di sini nanti punya nilai keistimewaan tertentu atau tanah yang berada di garis lurus ini tanah khusus itu gak ada semua tanah itu sama kecuali tanah yang dimuliakan oleh Allah yaitu tanah suci tanah suci ada di mana di tiga tempat makkah Madinah Baitul Maqdis selain itu gak ada karena dialah yang menciptakan allah yang menciptakan dan Allah yang berhak untuk memilih mana di antara ciptaannya yang diistimewakan manusia tidak punya hak untuk menentukan itu tapi kalau misalnya ini terkait masalah kebijakan di wilayah ini kamu jangan bangun itu sah-sah saja antara satu wilayah dengan wilayah yang lain beda-beda. sehingga misalnya di kerajaan Saudi semua area yang dekat dengan Masjidil Haram terutama untuk yang ke arah ke arah utara selatan dan barat itu sensitif dibongkar kalau terjadi perluasan ya sudah walaupun ada hotel ya hilang itu di area selatan Masjidil Haram dulu ada banyak hotel yang tinggi-tinggi gede-gede hilang di area barat Masjid Nabawi itu ada banyak hotel yang gede-gede juga pada hilang. jadi area perluasan ya karena untuk kepentingan masjid ya kalau seperti itu maksudnya bahwa di area ini adalah ee tanah khusus wilayah provinsi di mana orang tidak boleh bangun sembarangan sah-sah saja wallahuam.
kemudian berkaitan dengan masalah Islam liberal betul enggak sih di Indonesia itu dominan Islam liberal? pernyataan itu mungkin butuh survei ya karena liberal dalam pemahaman bahwa Islam dan urusan dunia itu terpisah sehingga boleh enggak dipakai boleh misalnya Bapak melakukan akad apakah harus selalu terlapor di notaris ya? tidak! orang boleh enggak melakukan akad tanpa lapor ke notaris? negara mengizinkan silakan, tidakkemudian dinyatakan ee kriminal atau pelanggaran tidak sehingga negara hanya memberi fasilitas dipakai boleh enggak dipakai boleh. masalah pernikahan ini juga sama negara memberi fasilitas, dipakai silakan enggak dipakai, silakan nikah tanpa dilaporkan gimana? hah? apakah diciduk orangnya? mana yang kemarin nikah siri datangi polisi
digerebek itu ada Pak? gak ada! nikah siri di tempat kita dibiarkan jangankan nikah dia yang enggak nikah aja dibiarin. sehingga di tempat
kita ee untuk urusan munakahah negara itu membebaskan, mau dipakai silakan enggak dipakai silakan. tapi untuk dua ini dalam urusan muamalah dan munakahah kalau pengin punya legal payung hukum silakan gunakan fasilitas negara. akad jual beli kamu sah dan punya kekuatan hukum kalau kau menggunakan fasilitas negara seperti sertifikat tanah, kemudian apalagi buku nikah, kemudian nanti kan ada turunannya ya dari buku nikah ada akta anak, surat KK dan seterusnya itu semuanya negara, hadir negara hadir.
makanya kalau dikatakan bahwasanya negara ini 100% hukumnya tidak sesuai syariat, sebentar dulu jangan ngomong kayak gitu kamu lihat ini urusan syariat tiga yang utama ini, tiga yang pertama itu semuanya negara ngasih fasilitas, negara bangunkan masjid untuk kaum muslimin negara menerbitkan Quran terjemah ya, Quran terjemah depak itu kan proyek negara itu dan seterusnya. tapi untuk yang terakhir ini, ini murni wewenang negara jadi negara tidak memberikan wewenang yang terakhir ini kepada masyarakat. khusus untuk bagian peradilan negara yang mengambil alih utuh. nah mungkin di bagian ini orang melihat tidak sejalan dengan syariat Islam walaupun tidak sepenuhnya ya karena negara mengambil alih penuh dalam hal ini. oleh karena itu kalau cuma melihat negara tidak menerapkan syariat Islam ini baru dilihat seperempatnya loh ini, seperempatnya itu pun syariat berkaitan dengan amalan sementara yang lain belum dibahas di sini maka terlalu terbatas kalau orang sudah menyimpulkan penilaian terhadap negara hanya melihat dari salah satu sudut pandang ibarat orang buta megang gajah ya, nah ada yang megang tipis gajah kok tipis karena yang dia pegang telinganya belalainya suruh cerita gimana gajah?panjang lonjong kan nanti lucu itu tidak bisa dari satu sisi. walhamdulillah Indonesia mayoritas muslim sehingga syiar Islam bisa terlaksana,,, di tempat kita bisa di lapangan di negara kafir Jepang Eropa dan seterusnya ada yang mereka tidak bisa salat IED di lapangan kita di pinggir jalan boleh enggak? boleh, boleh masjid-masjid pinggir di sana enggak boleh harus di RPH khusus dan tidak bisa menyaksikan ketika tidak bisa menyaksikan sunah menyembelih di sana banyak yang hilang, enggak bisa menyaksikan, penyembelihannya enggak tahu di mana yang nyembelih juga enggak tahu siapa karena yang menyembelih hanya orang khusus tidak boleh orang tertentu, ee orang bebas tidak boleh hanya orang tertentu itu di negara nonmuslim di Indonesia enggak terjadi kayak gitu Pak. makanya kalau menilai Indonesia itu negara muslim atau negara kafir sih Anda mau lihat dari sisi mana. kalau dilihat dari sisi mayoritas penduduknya muslim dan syiar Islam ada di mana-mana, orang jumatan bebas bisa corong azan ke mana-mana enggak dilarang. walhamdulillah
cukup nggih, Pak ini beberapa pertanyaan besok saja ya bisa kita sampaikan semoga bermanfaat.
wasallallahu ala nabiina Muhammadin wa ala alihi wasallam wa akhir dakwanahamdulillahiabbil alamin
wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikumsalam
https://www.qurhad.com/kajian/anb/buku-prinsip-hidupku/nasehat-emas-fudhail-bin-iyadh