1

Video Kajian

Jika video tidak dapat diputar, silakan Tonton di YouTube.

Tentang Kajian Ini

Kajian pertemuan ke-8 dalam seri Tafsir yang membahas tentang seruan tauhid, seruan seluruh nabi & rasul (surat fussilat 14-15). Ustadz Amrullah Akadhinta, Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta memberikan penjelasan rinci terkait topik ini.

2

Ringkasan Kajian

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Kajian ini membahas tafsir Surat Fussilat ayat 14-15 yang menitikberatkan pada misi utama para Nabi dan Rasul:

  • Tauhid sebagai Inti Dakwah: Seluruh nabi dan rasul, termasuk Nabi Hud (kaum Ad) dan Nabi Saleh (kaum Tsamud), membawa pesan yang sama: "Alla ta'budu illallah" (Janganlah kalian menyembah kecuali hanya kepada Allah).
  • Metode Dakwah yang Fleksibel: Para rasul menempuh berbagai cara (depan, belakang, terang-terangan, sembunyi-sembunyi) sesuai dengan karakter kaum yang dihadapi. Dakwah harus melihat kapasitas dan sensitivitas audiens.
  • Bahaya Kesombongan (Istikbar): Kaum Ad merasa tertipu oleh kekuatan fisik dan bangunan mereka hingga berkata, "Siapa yang lebih kuat daripada kami?". Ini adalah puncak kesombongan yang mengundang azab.
  • Teguran bagi Orang Sombong: Allah menegaskan bahwa Dialah yang menciptakan mereka dan Dialah yang jauh lebih kuat. Kesombongan (menolak kebenaran dan meremehkan manusia) adalah penghalang hidayah.
  • Pelajaran untuk Penuntut Ilmu: Pentingnya terus meminta tambahan ilmu (Rabbi zidni 'ilma) dan meluruskan niat agar ilmu yang didapat berbuah amal, bukan kesombongan.

Mutiara Hari Ini

Abu Zubair Hawaary

"Akan datang suatu hari kematian menjemputku, tinggallah segala apa yang telah kutulis. Oh andai saja setiap yang membacanya berdo'a untukku, agar Allah Ta'ala melimpahkan ampunan untukku, serta memaafkan kekurangan dan buruknya perbuatanku."

QS. Al-Jumu'ah (62:10)

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."